Perusahaan Pelayaran Genjot Layanan Kargo
Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PT Pelni (Persero), Masrul Khalimi, mengatakan terjadi lonjakan volume pemakaian jasa trayek tol laut rata-rata 20 persen dibanding periode yang sama tahun lalu karena menjelang Lebaran, pembatasan juga membuat orang lebih sering berkirim barang.
Direktur Utama PT Djakarta Lloyd (Persero), Suyoto, mengatakan intensitas layanan trayek tol laut yang dikelola perusahaan meningkat 10 persen dibanding periode lalu. Lima trayek feeder yang dikelola perseroan dominan melayani pengiriman barang pokok pembangunan, misalnya semen. Namun, pada masa Covid-19 ini, pengiriman bahan bangunan mulai tergantikan bahan pokok.
Adapun Direktur Operasional PT Temas Line, Teddy Arief Setiawan, mengatakan kapasitas layanan akan tetap stabil karena pemerintah justru membuka lebar akses logistik di tengah pembatasan mobilitas manusia.
Wakil Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia, Trismawan Sanjaya, mengatakan permintaan pengiriman hanya ramai di beberapa segmen barang, seperti alat kesehatan dan makanan.
Adapun Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia, Zaldy Ilham Masita dan General Manager Sales SiCepat Ekspres, Imam Sedayu, mengeluh soal pembatasan frekuensi penerbangan yang berdampak pada penumpukan barang karena harus antre slot penerbangan. Penumpukan itu terjadi di rute pengiriman dari Sulawesi, Bali, Kalimantan, serta Sumatera Utara ke kota besar di Jawa.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023