;

GoTo IPO Tahun Ini, 4 Unicorn dann 5 Centaur bakal Menyusul

Hairul Rizal 29 Jul 2021 Investor Daily, 29 Juli 2021

Satu-satunya decacorn Indonesia, GoTo, diperkirakan melangsungkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham tahun ini. Selain itu, empat unicorn dan lima centaur bakal menyusul. Bursa Efek Indonesia (BEI) memproyeksikan kapitalisasi pasar (market cap) bursa bertambah Rp 553,9 triliun setelah lima unicorn dan satu decacorn melantai di bursa saham domestik.Satu dari lima unicorn, yaitu Bukalapak, sedang menggelar penawaran umum dan akan mencatatkan saham (listing) pada 6 Agustus mendatang. Sedangkan empat unicorn lainnya masih mempersiapkan diri. Market cap BEI akan meningkat lagi setelah lima centaur ikut menyemarakkan lantai bursa.Decacorn adalah perusahaan rintisan teknologi (startup) yang memiliki valuasi US$ 10-100 miliar. Sedangkan unicorn merupakan startup yang memiliki valuasi US$ 1-10 miliar. Adapun centaur adalah startup dengan valuasi US$ 100 juta sampai US$ 1 miliar.Di Indonesia, startup yang masuk kategori decacorn baru satu, yaitu GoTo, perusahaan hasil merger Gojek dengan Tokopedia. Sedangkan di jajaran unicorn ada Traveloka, Bukalapak, JD.ID, J&T Express, dan OVO. Lalu di level centaur terdapat sekitar 27 perusahaan, antara lain Halodoc, Dana, Modalku, Ralali, Akulaku, Kredivo, dan Blibli.

(Oleh - HR1)

Bantu Start-up Bertemu Investor, Kemenkominfo Luncurkan HUB.ID

Hairul Rizal 29 Jul 2021 Investor Daily, 29 Juli 2021

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan program HUB.ID untuk membantu perusahaan rintisan teknologi (startup) bertemu calon investor. HUB.ID merupakan perluasan dari program Kemenkominfo untuk mendukung perusahaan rintisan berbasis digital di Indonesia. Program ini juga merupakan kelanjutan Nexticorn yang sempat diadakan pada 2018. “HUB.ID ini memfasilitasi start up supaya berkembang lebih cepat,” kata Dirjen Aplikasi Informatika Komenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan pada konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu (28/7). Menurut Semuel Abrijani, dalam program ini, startup diberikan kesempatan untuk mendapatkan akses ke pendanaan dan kerja sama melalui berbagai pelatihan, jejaring, dan demo day atau memperkenalkan produk. Dia menjelaskan, HUB.ID fokus pada business matchmaking atau perjodohan bisnis. Startup digital akan dipertemukan dengan BUMN, perusahaan swasta, dan institusi pemerintah yang dikurasi sesuai sektor bisnis (vertikal) perusahaan rintisan. “Untuk HUB.ID, Komenkominfo memberi kesempatan bergabung kepada startup di bidang pertanian dan kemaritiman, pendidikan, kesehatan, pariwisata, logistik, keuangan, dan smart city,” tutur dia

Pendaftaran HUB.ID dibuka mulai 28 Juli hingga 13 Agustus, bisa diikuti startup di tahap pra-seri A sampai lanjut (later stage). “Komenkominfo memberi kuota untuk 50 startup yang sudah siap dengan strategi bisnis, sudah menjalankan bisnis lebih dari enam bulan,” ujar dia. Dia menambahkan, startup yang terpilih akan mengikuti pelatihan speed mentoring secara online dari mentor yang merupakan pendiri atau pimpinan perusahaan rintisan, pelaku usaha, dan perusahaan modal ventura. “Setelah mengikuti serangkaian program, startup terpilih akan mempresentasikan bisnis dan produk di hadapan investor dari berbagai negara,” papar dia

(Oleh - HR1)

KKP Target Lumbung Ikan Sumbang Rp 3,71 T ke Negara

Hairul Rizal 29 Jul 2021 Investor Daily, 29 Juli 2021

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari aktivitas perikanan pada program Lumbung Ikan Nasional (LIN) di wilayah Maluku mencapai Rp 3,71 triliun. Di sisi lain, potensi penyerapan tenaga kerja untuk industri perikanan di LIN pun cukup banyak, diperkirakan lebih dari 5.500 orang. Demikian disampaikan Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono dalam rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (pemda) yang dipimpin Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan secara virtual, Rabu (28/7). “Apabila keseluruhan ini kita implementasikan akan ada penerimaan negara sekitar Rp 3,71 triliun per tahun dari Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 718. Artinya, LIN ini sangat proven," ujar Trenggono.

Untuk memastikan skema itu berjalan dengan baik, KKP akan memperkuat sistem pengendalian dan pengawasan ruang laut dengan menggunakan teknologi berbasis satelit. Sistem ini tidak sebatas memantau pergerakan kapal penangkap ikan pengguna VMS maupun yang tidak, tapi juga dapat memonitoring stok ikan, tumpahan minyak, kondisi terumbu karang, kawasan budidaya udang dan rumput laut, hingga memantau kawasan-kawasan pesisir yang terintegrasi.

(Oleh - HR1)

Investasi Manufaktur Melonjak 29%

Hairul Rizal 29 Jul 2021 Investor Daily, 29 Juli 2021

Nilai investasi industri manufaktur sepanjang semester I-2021 mencapai Rp 167,1 triliun, melonjak 29% dibanding periode sama tahun lalu Rp 129,6 triliun. Jumlah tersebut berkontribusi 37,7% terhadap total investasi nasional Rp 442,8 triliun. “Adapun dua sektor manufaktur primadona yang menjadi penyumbang terbesar investasi adalah logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya sebesar Rp 57,6 triliun dan makanan Rp 36,6 triliun (8,3%),” kata Menteri  Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan resminya, Rabu (28/7). Agus menjabarkan, sepanjang enam bulan 2021, penanaman modal dalam negeri (PMDN) sektor industri mencapai Rp 46,3 triliun atau berkontribusi 21,6% dari total PMDN yang menembus Rp 214,3 triliun. Adapun penanaman modal asing (PMA) di industri mencapai Rp 120,8 triliun atau berkontribusi 52,9% dari total PMA Rp 228,5 triliun.

Sebelumnya, Ekonom Core Indonesia Ina Primiana meminta pemerintah menjaga momentum bagus sektor manufaktur. Sebab, di tengah pandemi Covid-19, manufaktur masih menggeliat. Dia mencatat, kontribusi manufaktur ke produk domestik bruto (PDB) masih 19,84%, sama seperti sebelum pandemi. Indeks manajer pembelian (purchasing managers index/PMI) juga dalam tren positif. Bahkan, pada Mei 2021, PMI mengukir rekor baru, sebesar 55,3 poin

(Oleh - HR1)

Sepuluh MI Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asabri

Rima armelia 29 Jul 2021 Investor Daily, 29 Juli 2021

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyampaikan, tersangka Korporasi MI yang dimaksud adalah PT IIM, PT MCM, PT PAAM, PT RAM, PT VAM, PT ARK, PT.OMI, PT MAM, PT AAM, dan PT CC. Penetapan tersangka terhadap MI itu dilakukan berdasarkan gelar perkara yang diketahui dari hasil pemeriksaan para pengurus MI. Hasil pemeriksaan terhadap pengurus manajer investasi telah menemukan fakta reksa dana yang dikelola oleh manajer investasi, yang pada pokoknya tidak dilakukan secara profesional serta independen karena dikendalikan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan pihak pengendali tersebut, sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara yang digunakan/dimanfaatkan oleh manajer investasi, Leonard dalam keterangan resmi, Rabu . Dia menjelaskan, tindakan dari sejumlah MI itu bertentangan dengan ketentuan peraturan pasar modal dan fungsi MI, serta peraturan lainnya yang terkait.

Pertumbuhan Sektoral, Industri Farmasi Fokus Penanganan Covid-19

Hairul Rizal 29 Jul 2021 Bisnis Indonesia

Sektor farmasi akan fokus pada produksi obat terkait Covid-19 ketimbang mengejar pertumbuhan secara industri pada tahun ini.Tahun lalu, pertumbuhan industri farmasi hanya didorong oleh produk berkaitan dengan imunomodulator, sedangkan serapan obat di luar Covid-19 tercatat minus hingga 11%.Alhasil, sulit mengejar pertumbuhan dari produk yang tak berkaitan dengan penanganan Covid-19.Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Farmasi Indonesia (GPFI) Andreas Bayu Aji mengatakan dengan lonjakan kasus Covid-19 saat ini, fokus industri membantu masyarakat dan pemerintah dari sisi penyediaan obat.Sementara itu, berbeda dengan keluhan industri, data pemerintah dan Badan Pusat Statistik (BPS) justru mengelompokkan industri kimia dan farmasi pada sektor yang bertumbuh paling baik.Direktur Industri Kimia Hilir dan Farmasi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Muhammad Taufiq mengatakan saat ini industri farmasi telah menjadi industri prioritas pemerintah yang terus tumbuh di tengah pandemi Covid-19.

(Oleh - HR1)

Ekspor Daerah, Kaltim Susun Ulang Program Pengapalan Langsung

Hairul Rizal 29 Jul 2021 Bisnis Indonesia

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tengah menyusun sejumlah langkah agar pengapalan langsung atau direct call menjadi lebih profesional dalam menunjang ekspor daerah itu.Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi UKM (Disperindagkop) Kaltim Yadi Robyan Noor menyatakan ekspor Kaltim akan jelas mendapatkan keuntungan dengan menggunakan fasilitas tersebut.“Direct call bagus dan penting untuk mendorong dari negara buyer langsung dan nggak kemana-mana,” ujarnya, Rabu (28/7).Pertama, memastikan besaran jumlah kapasitas ekspor dari Kaltim.Kedua, menyusun penjadwalan ekspor menggunakan direct call yang berkaitan dengan wilayah Kaltim. Ketiga, mempersiapkan produk ekspor yang memiliki daya saing harga

(Oleh - HR1)


Vaksin Sinovac : Antibodi Menurun Setelah Enam Bulan

Mohamad Sajili 29 Jul 2021 Kompas

Studi terbaru menunjukkan, pada sebagian besar penerimanya, antibodi yang dipicu oleh vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech turun di bawah ambang batas sekitar enam bulan setelah dosis kedua. Selain pentingnya mempersiapkan suntikan ketiga, temuan ini menekankan pentingnya monitoring penularan dan keparahan Covid-19 setelah vaksinasi. Di Indonesia, vaksin Sinovac digunakan pada awal-awal vaksinasi pertama pada pertengahan Januari 2021 hingga kini.

Temuan tentang penurunan antibodi dari vaksin Sinovac ini dilaporkan peneliti China dalam sebuah makalah yang diterbitkan di medRxiv pada hari Minggu (25/7/2021), yang belum ditinjau oleh rekan sejawat. Menjadi penulis pertama makalah tersebut adalah Hongxing Pan, peneliti dari Vaccine Evaluation Institute, Jiangsu Provincial Center for Disease Control and Prevention, China. Dalam kajian ini, peneliti meneliti antibodi dari orang yang menerima dua dosis vaksin Sinovac, dua atau empat minggu terpisah. Hasilnya, hanya 16,9 persen dan 35,2 persen masing-masing masih memiliki antibodi penetralisir di atas apa yang peneliti anggap sebagai tingkat ambang batas terdeteksi pada enam bulan setelah suntikan kedua. Analisis dilakukan terhadap dua kelompok yang melibatkan masing-masing 50 peserta dan mereka juga memberikan dosis ketiga vaksin atau plasebo kepada total 540 peserta.

Para peneliti tidak menjelaskan bagaimana dampak penurunan antibodi ini pada efek proteksinya terhadap Covid-19. Hal ini karena para ilmuwan belum mengetahui secara tepat ambang batas tingkat antibodi untuk vaksin agar dapat mencegah penyakit ini. Namun, terlepas dari antibodi yang tahan lama, komponen lain dalam sistem kekebalan manusia, seperti sel T dan memori sel B, yang ditimbulkan oleh vaksin juga dapat berkontribusi pada perlindungan. Dalam kajian ini, orang yang menerima dosis ketiga suntikan Sinovac sekitar enam bulan setelah yang kedua menunjukkan peningkatan 3-5 kali lipat tingkat antibodi setelah 28 hari. Kadar antibodi ini setara dengan tingkat yang terlihat empat minggu setelah suntikan kedua.

Data Bocor Diduga Hasil Pembobolan

Mohamad Sajili 29 Jul 2021 Kompas

Sebanyak 2 juta data nasabah yang diduga berasal dari perusahaan asuransi jiwa BRI Life diretas dan diperjualbelikan di internet. Data diduga berasal dari proses pembobolan situs. Pihak BRI Life menyatakan tengah menelusuri hal itu dan berkoordinasi dengan penegak hukum guna proses lebih lanjut. Informasi peretasan dan bocornya data nasabah BRI Life terungkap dan viral di media sosial sejak Selasa (27/7/2021).

Akun Twitter @UnderTheBreach milik Alon Gal, petinggi perusahaan keamanan siber Hudson Rock, mencuit telah terjadi kebocoran besar pada BRI Life. Data yang diretas mencapai 2 juta klien, 463.000 dokumen, dan dijual seharga 7.000 dollar AS atau sekitar Rp 101 juta (dengan kurs Rp 14.428 per dollar AS). Akun itu juga mengunggah foto kartu tanda penduduk (KTP) nasabah. Sekretaris Perusahaan BRI Life Ade Nasution mengatakan, pihaknya bersama tim independen spesialis keamanan siber tengah menelusuri jejak digital guna investigasi dan meningkatkan perlindungan data pemegang polis BRI Life. ”BRI Life berupaya maksimal untuk melindungi data pemegang polis melalui penerapan tata kelola teknologi informasi dan data sesuai ketentuan dan standar serta peraturan perundangan yang berlaku,” ujar Ade dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Terkait dugaan itu, BRI Life akan melaporkan dan berkoordinasi dengan penegak hukum untuk proses lebih lanjut. Ia menegaskan, BRI Life tidak pernah memberikan data pribadi kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Apabila ada permintaan data pribadi dari pihak yang mengatasnamakan atau mengaitkan dengan kepemilikan polis di BRI Life, kata Ade, pemegang polis diharapkan menghubungi layanan resmi melalui nomor 1500087, Whatsapp 0811-935-0087, atau e-mail cs@brilife.co.id. Menurut Chairman Communication and Information System Security Research Center Pratama Persadha, dari sampel yang dia peroleh, data yang bocor meliputi data mutasi rekening, bukti transfer setoran asuransi, KTP, tangkapan layar perbincangan Whatsapp nasabah dengan pegawai BRI Life, dokumen pendaftaran asuransi, kartu keluarga, beberapa formulir pernyataan diri, dan polis asuransi jiwa.

Pratama menduga, klaim Hudson Rock tentang kebocoran atau penjualan data nasabah BRI Life kemungkinan besar benar. ”Apabila diperhatikan, dari tangkapan layar yang dibagikan Hudson Rock, data jelas diambil karena pembobolan laman sebab menyebutkan nama pengguna atau akun log-in, kata kunci, dan internet protocol,” ujarnya. Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi menyampaikan, sejak Selasa lalu, Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika melakukan investigasi untuk mendalami sampel data yang diduga bocor. Kementerian telah memanggil direksi BRI Life. ”Belum ada kesimpulan dari proses investigasi yang sedang berjalan,” ucapnya.

Donasi Konglomerat Indonesia Melawan Covid-19

Mohamad Sajili 29 Jul 2021 Kontan

Pandemi Covid-19 juga menyudutkan kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Angka pengangguran dan kemiskinan di negeri ini berpotensi bertambah akibat hantaman wabah korona. Di tengah program bantuan sosial dari pemerintah yang belum maksimal, muncul tangan-tangan dermawan yang turut membantu. Sebagian kelompok masyarakat, mulai dari tingkat RT hingga para konglomerat, berduyun-duyun mengucurkan bantuan. Maka tak heran jika Indonesia didaulat menjadi negara paling dermawan di dunia. Penilaian itu mengacu pada Charities Aid Foundation (CAF) World Giving Index 2021.

Di sepanjang 2020, Indonesia mencatatkan total skor 69%, naik dari skor pada 2018 sebesar 59%. Angka penilaian CAF World Giving Index berdasarkan tiga aspek, yakni membantu orang asing, donasi uang dan waktu volunteer. Masyarakat Indonesia, termasuk para pengusaha, sudah terlibat dalam donasi terkait penanggulangan efek Covid-19 sejak tahun lalu. Sederet perusahaan konglomerasi itu antara lain Grup Djarum, Sinarmas, Astra, Salim, Lippo, Barito, Mayapada, Indika dan sederet pengusaha lainnya. Aneka bantuan tersebut terus mengalir, mulai dari alat-alat kesehatan, masker, APD, obat-obatan, vaksinasi, pasokan oksigen konsentrator hingga bahan pangan bagi kelompok masyarakat terdampak Covid-19.

Director of Public Affairs Djarum Indonesia, Mutiara Asmara menjelaskan, Grup Djarum turut mendukung pemerintah dan membantu masyarakat yang terdampak Covid-19, baik secara langsung maupun melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. "Hingga kini Djarum telah menyalurkan bantuan lebih dari Rp 150 miliar. Bantuan ini masih berlanjut selama masa pandemi Covid-19," ungkap dia, Selasa (27/7).

Grup Sinar Mas juga memelopori gerakan donasi lintas sektor industri di bawah naungan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) yang disalurkan melalui Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Gerakan tersebut bernama Pengusaha Peduli NKRI. Inisiator dan Koordinator Pengusaha Peduli NKRI yang juga eks-Managing Director Sinar Mas, Gandi Sulistiyanto mengatakan, total donasi lebih dari Rp 650 miliar. Jumlah itu melampaui target yang sebesar Rp 500 miliar.

Sementara PT Barito Pacific Tbk (BRPT) telah menyalurkan bantuan kemanusiaan lebih dari Rp 76 miliar untuk berbagai keperluan penanggulangan pandemi, di luar bantuan kemanusiaan lainnya. "Sejak Maret 2020 sampai Juli 2021 kami telah mendistribusikan berbagai bantuan untuk penanggulangan Covid-19," jelas Agus Salim Pangestu, Presiden Direktur PT Barito Pacific Tbk, kemarin.

Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengapresiasi para pengusaha yang selama ini bahu-membahu turut membantu pemerintah dan masyarakat. "Kami akan terus mengajak para pengusaha di Indonesia untuk bergerak bersama meredam dampak pandemi yang belum kunjung berakhir," ucap dia, kepada KONTAN, kemarin.

Pilihan Editor