;

Harga Purun Naik

02 Aug 2021 Sumatera Ekspres
Harga Purun Naik

KAYUAGUNG - Saat ini harga purun, bahan baku membuat tikar, naik. Kenaikan harga ini karena adanya tambahan biaya operasional membawa purun yang dipesan pelanggan. Suparedi, pengrajin purun mengaku, kalau musim penghujan bisa mengambil purun lewat sungai. "Sekarang purun bisa diangkut menggunakan mobil," katanya.

Sejak masuk musim kemarau harganya Rp 12 ribu per ikat. Biasanya Rp 10 ribu per ikat. "Saat ini tak banyak yang mencari purun karena penjualan tikar turun. Kalau dijual tikar kan harganya murah," imbuhnya kemarin (1/8). Dikatakan, purun jika sudah dibuat kerajinan lain seperti tas harganya mahal. Sayangnya saat ini permintaan berkurang. "Kami berharap kerajinan purun terus berkembang dan bisa dipasarkan. Kalau bisa kreatif maka harga produk yang dihasilkan akan semakin tinggi," ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM OKI Herliansyah Hilaludin menambahkan akan terus mengembangkan kerajinan purun menjadi produk lain yang bernilai tinggi. "Produk purun sudah sering dikenalkan dalam berbagai acara seperti pameran," katanya.

Tags :
Download Aplikasi Labirin :