;

Hasil Antigen Palsu di Merak

Mohamad Sajili 28 Jul 2021 Kompas

Lima orang, salah satunya dokter klinik di Cilegon, Banten, memalsukan surat hasil tes usap antigen bagi pelaku perjalanan penyeberangan dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni di Lampung. Puluhan surat hasil negatif antigen tanpa tes mereka buat setiap harinya sejak Mei 2021.

Jika komplotan ini membuat 20 surat hasil negatif tanpa tes setiap hari sejak Mei lalu, hingga menjelang akhir Juli ini diperkirakan sedikitnya 1.700 surat hasil negatif antigen tanpa tes telah beredar. Mereka menawarkan surat itu kepada pengguna jasa kapal penyeberangan dari Pelabuhan Merak, Banten, menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Tidak ada pemeriksaan antigen sebagaimana mestinya. Mereka langsung membuat surat palsu. Jumlahnya bisa puluhan setiap hari dengan harga Rp 100.000 per orang. Keuntungan dari kejahatan ini sampai puluhan juta rupiah.

Atas tindakan melanggar hukum tersebut, Kepolisian Daerah Banten menangkap RO (28), YT (20), RS (20), DSI (43), dan RF (31) di Cilegon. Masing-masing di antara mereka berperan mulai dari mencari calon penumpang hingga membuat surat palsu hasil tes usap antigen. Kelimanya diancam pidana penjara maksimal 10 tahun penjara. Kami akan sidak guna memastikan tidak terulang hal serupa.


Pengangguran Diprediksi Bertambah

Mohamad Sajili 28 Jul 2021 Kompas

Untuk menekan pengangguran, investasi diharapkan dapat membuka lebih banyak lapangan kerja. Akan tetapi, melihat pencapaian pada triwulan II tahun ini, peningkatan serapan tenaga kerja yang dibawa investasi dinilai tidak cukup signifikan. Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia memprediksi tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Agustus 2021 akan berada di kisaran 7,15-7,35 persen atau 9,9 juta sampai 10,27 juta orang. Angka tersebut lebih tinggi daripada TPT Agustus 2020, yaitu 7,07 persen (9,76 juta orang), dan TPT Februari 2021, yaitu 6,26 persen (8,75 juta orang).

Menurut ekonom CORE Indonesia, Akhmad Akbar Susamto, Selasa (27/7/2021), pengangguran akan bertambah akibat lonjakan kasus Covid-19 serta kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang telah berjalan sekitar tiga minggu terakhir. ”Pengangguran akan lebih tinggi. Kondisinya bisa lebih buruk daripada bulan Agustus 2020 dan Februari 2021. Memang, selisihnya tidak banyak, tetapi secara prinsip akan terjadi kenaikan,” kata Akhmad dalam diskusi virtual di Jakarta. Ia mengatakan, pemerintah memang telah menyiapkan beberapa program untuk perlindungan sosial dan insentif bagi dunia usaha untuk mencegah pemutusan hubungan kerja. Namun, berbagai kendala implementasi membuat program-program bantuan itu tidak menyentuh kalangan yang membutuhkan secara tepat waktu dan tepat sasaran. ”Beberapa program arahnya sudah benar, tetapi apakah itu cukup untuk menahan situasi saat ini? Tidak. Terlebih jika krisis kesehatan akibat Covid-19 masih berlanjut dan pembatasan tetap harus diterapkan,” katanya.

Pemerintah berupaya menarik investasi untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan menyerap pengangguran. Data terbaru Kementerian Investasi menunjukkan, realisasi investasi pada triwulan II-2021 mencapai Rp 223 triliun atau tumbuh 16,2 persen daripada tahun sebelumnya sebesar Rp 191,9 triliun. Secara triwulanan, realisasi investasi sepanjang April-Juni 2021 itu naik tipis 1,5 persen dibandingkan triwulan I-2021 sebesar Rp 219,7 triliun. Investasi yang masuk didominasi penanaman modal asing senilai Rp 116,8 triliun (52,4 persen) dan penanaman modal dalam negeri sebesar Rp 106,2 triliun (47,6 persen).

Regulasi Tak Cukup Lindungi Peternak

Mohamad Sajili 28 Jul 2021 Kompas

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menyatakan terus berupaya melindungi peternak dan mencari solusi bagi problem perunggasan nasional. Sejumlah cara ditempuh untuk mengatasi masalah di hulu, seperti pengaturan dan pengendalian produksi, serta di hilir, antara lain melalui pengembangan usaha pascapanen, rantai dingin, dan edukasi konsumen. Akan tetapi, sejumlah regulasi dan program dinilai belum signifikan mengatasi problem yang dihadapi peternak, terutama kenaikan harga sarana produksi dan fluktuasi harga jual di tingkat peternak. Situasi itu mengimpit peternak skala kecil sehingga tidak sedikit di antara mereka yang bangkrut dan gulung tikar.

Terkait itu, peternak yang tergabung dalam Paguyuban Peternak Rakyat Nusantara resmi menggugat pemerintah ke pengadilan tata usaha negara. Mereka menilai pemerintah gagal menstabilkan harga ayam di tingkat produsen sesuai regulasi dan menuntut ganti rugi Rp 5,4 triliun atas kerugian yang diderita peternak rakyat selama 2019-2020.

Terkait gugatan tersebut, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Nasrullah mengatakan, pihaknya belum menerima pemberitahuan secara resmi. ”Sejatinya pemerintah telah menerapkan kebijakan dari hulu ke hilir untuk mengatasi persoalan perunggasan nasional. Contohnya, kebijakan di hulu dengan pengaturan dan pengendalian DOC (bibit ayam),” ujarnya melalui keterangan pers, Selasa (27/7/2021). Pemerintah, lanjutnya, berupaya memecahkan problem yang dihadapi peternak rakyat serta mengevaluasi kebijakan dengan melibatkan pelaku usaha, asosiasi peternak, dan peternakan rakyat. Menurut Nasrullah, Peraturan Menteri Pertanian Nomor 32 Tahun 2017 tentang Penyediaan, Peredaran, dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi mengakomodasi kepentingan mereka. Pasal 4 regulasi tersebut menyatakan, penyediaan ayam ras dan telur konsumsi dilakukan berdasarkan rencana produksi nasional yang menyesuaikan keseimbangan pasokan dan permintaan. Guna menghitung dan menganalisis permintaan dan pasokan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan menetapkan Tim Analisa Penyediaan dan Kebutuhan Ayam Ras dan Telur Konsumsi.

Di hulu, upaya menyeimbangkan pasokan dan permintaan ditempuh melalui pengaturan impor bibit indukan (grand parent stock/GPS). Kementerian Pertanian juga mewajibkan perusahaan-perusahaan peternakan terintegrasi (integrator) melaporkan produksi DOC setiap bulan melalui sistem daring, termasuk distribusinya, sehingga pemerintah dapat memantaunya. Di hilir, pemerintah mendorong tumbuhnya usaha pascapanen, seperti pemotongan dan penyimpanan yang disertai dengan fasilitas rantai dingin. Harapannya, produk unggas dijual dalam bentuk beku, bukan ayam hidup atau daging ayam segar, sehingga dapat berdampak pada kestabilan harga.

Ekspor Porang Bikin Petani Makin Gairah

Mohamad Sajili 28 Jul 2021 Banjarmasin Post

Setelah porang masuk dalam komoditas ekspor dari Balangan Kalsel ke Jepang, harga Porang masih tetap stabil di harga Rp 7. 000. Ketua Asosiasi Petani Porang Kalsel, Joni Sulistianto, membenarkan bahwa harga porang masih membaik. Harga umbi basah saat ini kisaran Rp 7.000 per kilogram. Sedangkan untuk chip kering yang diekspor seharga Rp 60 ribu per kilogram.

Dijelaskan dia, saat ini perluasan budidaya 2021 untuk wilayah Kalsel sangat Luar biasa. Terlebih, di Balangan, petani sangat bergairah untuk tanam porang. Dijelaskan Joni, petani Porang kini makin bergairah, sebab sekarang petani Porang Balangan telah mendapatkan fasilitas kredit KUR dari Bank BNI. Apalagi, mekanisme pembayaran setelah panen.


Pabrik Baterai Mobil Listrik Dibangun Agustus

Mohamad Sajili 28 Jul 2021 Sinar Indonesia Baru

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan groundbreaking tahap satu pabrik baterai mobil listrik PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) dan Konsorsium LG asal Korea Selatan (Korsel) dimulai Agustus 2021.

Selain itu, Bahlil juga mengungkap pabrik mobil listrik yang dibangun perusahaan asal Korea Selatan, Hyundai Group ditargetkan pada Februari 2022 sudah mulai produksi. Pabrik mobil Hyundai yang nilai investasinya US$ 1,5 miliar ini dibangun terus, bulan dua atau tiga tahun 2022 itu sudah menghasilkan mobil listrik.

LG ini sudah mulai groundbreaking bulan Juli, paling lambat Agustus awal kita sudah kita bangun.

Sementara pabrik mobil listrik Hyundai akan menjadi pusat basis produksi pertama Hyundai di kawasan ASEAN. Sales Director Hyundai Mobil Indonesia Erwin Djajadiputra pernah mengungkap pihaknya bisa mulai produksi mobil listrik akhir tahun ini.

Sudah hampir mencapai 90% dan akan selesai kurang lebih di bulan Juli ini di mana di akhir tahun ini kita sudah bisa mulai memproduksi.


AS - Korsel Mau Investasi Jumbo di RI, Bahlil : Tunggu Tanggal Mainnya

Mohamad Sajili 28 Jul 2021 Sinar Indonesia Baru

Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkap ada tiga negara yang akan berinvestasi dengan nilai cukup besar pada kuartal IV-2021. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkap ketiga negara itu yakni Amerika Serikat (AS), Australia, dan Korea Selatan. Namun, Bahlil belum membeberkan berapa nilai investasi dan perusahaan apa yang akan menanam modal jumbo di akhir 2021.

Investasi dari Australia cukup gede, kemudian dari Amerika yang akan masuk cukup gede juga, kemudian Korea juga akan masuk. Di 2021 akhir itu mereka sudah melakukan realisasi. Tapi perusahaannya apa dan berapa angkanya, nanti tunggu tanggal mainnya.

Bahlil bercerita hasil kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu. Dia mengatakan berhasil mendapatkan investasi dari dari sejumlah perusahaan seperti Microsoft, Aplan Lighting, dan Cargill. Untuk Cargill disebutkan investasinya sekitar Rp 5 triliun.

Kemudian ada beberapa perusahaan juga yang sudah masuk, tapi komitmen saya sama mereka belum mau di-announce dulu, di tahan dulu. Kita tahan dulu, jadi nanti pada saat waktunya saya akan menyampaikan.

Bahlil juga mengungkap saat kunjungannya di AS, juga menarik investor untuk investasi ke sektor kesehatan. Menurutnya hal itu berpotensi membantu Indonesia punya industri kesehatan di dalam negeri.


Kapal Ikan RI Diawasi Pakai Teknologi, KKP : Tak Bisa Sembunyi

Mohamad Sajili 28 Jul 2021 Sinar Indonesia Baru

Kapal-kapal penangkap ikan Indonesia tak bisa sembunyi dari berbagai jenis pelanggaran. Sebab, Ditjen Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) punya teknologi yang dapat memantau kapal-kapal ikan tersebut secara real-time.

Direktur Pemantauan dan Operasi Armada Ditjen PSDKP, Pung Nugroho Saksono mengatakan Ditjen PSDKP memiliki teknologi radar, VMS dan AIS, sebuah alat yang menggunakan satelit dan berada di Pusdal. Pria yang akrab disapa Ipunk ini mengatakan PSDKP dapat melihat langsung apa yang dilakukan oleh kapal-kapal berbendera Indonesia tersebut.

Jadi kapal tidak bisa sembunyi dari kami, apalagi nanti ada wacana kapal izin daerah dipasang VMS juga ini akan lebih jelas bagaimana posisi di laut itu sudah overfishingnya kelihatan sekali.

PSDKP juga memiliki dashboard pengawasan yang menggunakan VMS, dashboard ini memberikan info berupa input data, data spasial, dan informasi non-spasial. Dashboard ini menggunakan machine learning yang punya fitur integrasi data, otomatisasi, indikasi pelanggaran, dan prediksi.

Dengan alat ini, PSDKP dapat melihat sebaran kapal Indonesia yang terpasang VMS dan perlakuan kapal-kapal tersebut. Tak hanya itu, teknologi ini mampu untuk memantau secara langsung kapal-kapal ikan secara real time.


Anggota DPR SU : Durian Sumut Berpotensi Bersaing di Pasar Ekspor

Mohamad Sajili 28 Jul 2021 Sinar Indonesia Baru

Kepala BPEK (Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan) PDI Perjuangan Sumut yang juga anggota Komis B DPRD Sumut Sugianto Makmur menyebutkan, durian Sumut berpotensi menyaingi durian lain di pasar ekspor, dengan memiliki berbagai jenis durian unggul lokal yang sudah terkenal "hebat" dari warisan kakek-nenek secara turun-temurun.

Hal ini diungkapkan Sugianto Makmur kepada wartawan, Selasa (27/7), di DPRD Sumut usai menggelar perlombaan "Durian Unggul Lokal" yang diselenggarakan BPEK PDI Perjuangan Sumut, Jumat (24/7) di Binjai, guna membangkitkan kembali gairah dunan unggul lokal pasca musnahnya Plasmah Nutfah (DNA) durian tersebut.

Sugianto menyebutkan, perlombaan durian unggul lokal tersebut dilatarbelakangi adanya keprihatinan atas musnahnya Plasmah Nutfah (DNA) durian unggul lokal dan merupakan event yang ditunggu-tunggu para pemilik pohon durian, karena ingin pengakuan "kehebatan" durian yang ditanam kakek-nenek terdahulu.

Masyarakat tidak menyadari pohon durian unggul memiliki nilal ekonomi yang jauh melampaui nilai kayu atau pun sekadar buahnya Jika pohon-pohon ini diperbanyak, buahnya dibranding, bisa berubah menjadi sumber ekonomi yang besar.

Berkaitan dengan itu, kata Sugianto, pihaknya bersama pengurus BPEK PDI Perjuangan Sumut lainnya, seperti Indah Dameria Lumban Tobing, Juphiter Ginting, Franche Sitanggang melaksanakan perlombaan durian unggul lokal sebagai perlawanan atas dominasinya durian Thailand dan Malaysia di pasar ekspor durian dunia.


Triwulan II, Investasi Pelindo IV Serap Rp 254,16 M

Mohamad Sajili 28 Jul 2021 Tribun Timur

PT Pelabuhan Indonesia IV(Persero) mencatat progress fisik total investasi induk dan anak perusahaan mencapai 72,47 persen. Adapun penyerapan anggaran sebesar Rp254,16 miliar pada triwulan II tahun 2021. Direktur Utama PT Pelindo IV Prasetyadi mengatakan, progress fisik terbesar adalah kegiatan investasi di Cabang Biak dan Ternate. Dimana, hingga triwulan II tahun ini telah mencapai 100 persen.

Dengan pekerjaan yang dilakukan yaitu pembangunan lapangan penumpukan dan instalasi fasilitas pelabuhan. Menyusul progress fisik pekerjaan di Cabang Jayapura 82,1 persen, Cabang Fakíak 77,9 persen, Direktorat Teknik 75,1 persen dan Cabang Sorong 71,7 persen.

Kemudian Cabang Terminal Petikemas Bitung 38,2 persen, Cabang Terminal Petikemas Makassar dengan progress fisik 47,7 persen, Cabang Tarakan 12,7 persen dan Cabang Pantoloan yang mencapai progress fisik 5,0 persen.

Kami optimistis hingga akhir 2021 nanti, semua pekerjaan fisik akan rampung sesuai dengan target yang ditetapkan.


PPKM Pengaruhi Penjualan Emas Sumba Opu

Mohamad Sajili 28 Jul 2021 Tribun Timur

Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Makassar berdampak pada aktivitas pejualan emas. Hanya ada beberapa penjual di tiap toko dan juga beberapa pembeli.

Tidak terlalu (tidak terlalu ramai saat PPKM), tapi lumayan. Kostari, pedagang emas lainya menuturkan bahwa saat PKKM, kurang masyarakat menjual emasnya. "Kurang, kurang, harga tidak menentu, orang takut jual emasnya, " tuturnya.

Kostari mengeluhkan bahwa PPKM berdampak pada pendatapan karena waktu operasional yang dibatasi. "Dibatasi, aturan sore tutup, " keluhnya. Olehnya itu, ia berharap PPKM di Kota Makassar tidak diperpanjang lagi. Untuk harga emas sekarang, Kostari menyebut bahwa 22 karat Rp800 ribu per gram.


Pilihan Editor