;

Kinerja Semester I/2021, Emiten Healthcare Kian Tokcer

Ekonomi Hairul Rizal 02 Aug 2021 Bisnis Indonesia
Kinerja Semester I/2021, Emiten Healthcare Kian Tokcer

Emiten farmasi dan pengelola rumah sakit membukukan pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas yang lebih baik pada semester I/2021. Lonjakan kebutuhan fasilitas kesehatan dan obat-obatan untuk pasien Covid-19 serta kenaikan konsumsi vitamin dan suplemen menjadi faktor pendorong utama.Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, tiga perusahaan farmasi telah menyampaikan laporan keuangan per 30 Juni 2021, yakni PT Indofarma Tbk. (INAF), PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO), dan PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF).Pendapatan INAF pada 6 bulan pertama 2021 berlari kencang dengan kenaikan 89,88% year on year (yoy) dari Rp447,29 miliar menjadi Rp849,32 miliar pada semester I/2021.Di sisi profit, laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk SIDO naik paling tinggi 21,32% yoy menjadi Rp502 miliar. Kendati demikian, KLBF mengantongi nilai laba bersih paling besar Rp1,49 triliun pada semester I/2021.Kinerja ciamik juga dibukukan oleh emiten pengelola rumah sakit (RS) yang kompak mengantongi pendapatan lebih tebal dengan tingkat pertumbuhan 51%—103% secara tahunan. Sementara itu, laba bersih PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) melesat 422,5% yoy menjadi Rp544,65 miliar.Senada, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. (SAME) dan PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) bernasib sama dengan membalik posisi rugi pada semester I/2020 menjadi laba per akhir Juni 2021.

(Oleh - HR1)

Tags :
#Farmasi
Download Aplikasi Labirin :