IHSG Berpeluang Tembus 7.500
JAKARTA, ID – Setelah melewati tren koreksi pada September ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan melaju pada Oktober 2022 hingga menembus level 7.500 di akhir Desember 2022. Katalis yang mendorong kenaikan indeks adalah fundamental ekonomi nasional yang solid serta berkibarnya kinerja keuangan emiten. Pelaku pasar bisa mencermati saham sektor pertambangan, perbankan, dan perkebunan agar bisa menikmati capital gain di tengah kenaikan IHSG. Sebab, kinerja keuangan emiten tiga sektor tersebut melesat tahun ini, sehingga bisa menopang pergerakan harga saham. Tahun ini, emiten pertambangan dan perkebunan diuntungkan oleh lonjakan harga di pasar global, sedangkan emiten perbankan terbantu pemulihan ekonomi dan penurunan provisi. Sedangkan di akhir pekan, Jumat (16/9/2022), IHSG tertekan aksi ambil untung oleh investor dan ditutup melemah 136,73 poin atau 1,87% ke posisi 7.168,87. Sepanjang perdagangan pekan lalu IHSG turun 1,02%, namun secara year to date (ytd) mencatatkan kenaikan 8,92%. (Yetede)
Instruktur Industri dan Ekpor Nasional Harus Diubah
JAKARTA, ID – Kerja keras harus dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk membalik catatan defisit neraca perdagangan Indonesia- Tiongkok yang telah berlangsung hampir 19 tahun terakhir, menjadi surplus. Struktur industri dan ekspor nasional harus diubah secara signifikan agar memiliki tingkat efisiensi yang tinggi, guna memastikan produk-produk Indonesia mempunyai daya saing yang baik dengan produk Tiongkok maupun produk negara lain yang diimpor oleh Negeri Tirai Bambu itu. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok terus membukukan defisit selama 18 tahun berturut-turut yaitu antara 2004- 2021. Bahkan, neraca perdagangan nonmigas antara Indonesia dan Tiongkok sepanjang Januari-Agustus 2022 tercatat masih defisit US$ 5,51 miliar. Indonesia terakhir kali berhasil membukukan surplus neraca perdagangan dengan Tiongkok adalah pada tahun 2003 yaitu sebesar US$ 534,8 juta. (Yetede)
Kementerian ESDM Nilai Wacana Penghapusan Daya 450 VA Tak Tepat
JAKARTA, ID – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan tidak ada rencana penghapusan golongan pelanggan dengan daya 450 volt ampere (VA) dan mengalihkannya ke 900 VA. Wacana yang ada dinilai kurang tepat diimplementasikan saat ini lantaran peningkatan ke daya listrik 900 VA berpotensi meningkatkan penggunaan listrik yang selaras dengan peningkatan biaya. "Kalau daya listrik naik pasti akan ada dampaknya. Otomatis pembayarannya yang mengikuti 900 VA. Nah itu kan nggak jelas, apalagi dikemukakan pada saat-saat seperti ini. Jadi sensitif," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif di Jakarta akhir pekan lalu Menurut Arifin, pemerintah fokus melakukan berbagai upaya perbaikan ketepatan sasaran subsidi listrik. Pembaharuan data akan dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat secara nasional. "Kalau penataan tepat sasaran, kami sedang proses mengarah itu supaya yang betul-betul menerima dan membutuhkan dapat manfaatnya," ujarnya. (Yetede)
Pemerintah Harus Optimalkan Bansos untuk Topang Pertumbuhan Ekonomi
JAKARTA, ID – Pemerintah harus mengoptimalkan bantuan sosial (bansos) guna mendukung konsumsi rumah tangga agar tetap tumbuh positif dan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi tahun ini. Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin mengatakan, saat ini beban masyarakat bertambah seiring kenaikan tarif bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang juga turut mengerek harga lainnya. Namun, ia menilai respons pemerintah sudah cepat dengan menambah program bantuan sosial dalam bentuk BLT BBM. "Respons mempertebal bantuan sosial demi menjaga daya beli masyarakat, sekaligus untuk meredam kenaikan tingkat kemiskinan," ucapnya saat dihubungi, Sabtu (17/9). Di sisi lain, indikator utama lain yang umumnya digunakan untuk menilai perkembangan perekonomian di dalam negeri termasuk di dalamnya seperti penjualan ritel, penjualan semen, penjualan kendaraan bermotor, dan penjualan properti. (Yetede)
Perkuat Modal, Jasa Marga Hengkang dari Perusahaan Property
JAKARTA, ID – Emiten pengelola jalan tol pelat merah, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), resmi melepas seluruh kepemilikannya di PT Ismawa Trimitra kepada PT Griya Energi Sejahtera. Aksi divestasi saham tersebut dilakukan untuk memperkuat likuiditas dan struktur permodalan perseroan. Corporate Secretary and Chief Executive Of fice Jasa Marga Nixon Sitorus mengumumkan bahwa perseroan telah menandatangani aksi jual beli saham PT Ismawa Trimitra dengan PT Griya Energi Sejahtera pada 14 September 2022. “Berdasarkan aksi jual beli saham, Jasa Marga menjual 6.250.000 saham kepada PT Griya Energi Sejahtera,” jelas Nixon dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (18/9). “Memperoleh dana untuk memperkuat likuiditas dan struktur permodalan perseroan,” ujar Nixon. Sebelum melepas saham di PT Ismawa Trimitra, emiten berkode saham JSMR ini juga telah mendivestasi sebanyak 40% porsi sahamnya di PT Jasamarga Jalan layang Cikampek, pengelola Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) kepada PT Marga Utama Nusantara (MUN). (Yetede)
Wartsila Optimistis Indonesia Capai Netralitas Karbon pada 2060
JAKARTA, ID – Wartsila Energy menyatakan optimismenya bahwa Indonesia mampu mencapai target netralitas karbon pada tahun 2060. Namun, untuk mencapai hal tersebut perlu perencanaan yang matang dan sejak dini dilakukan. “Dekarbonisasi adalah proses bertahun-tahun yang menuntut perencanaan matang, namun target Indonesia menuju ekonomi netralitas karbon dapat dilakukan jika sektor energi sigap mengambil tindakan yang diperlukan saat ini dan beberapa dekade mendatang untuk mewujudkan masa depan netralitas karbon pada tahun 2060,” kata Febron Siregar, Direktur Sales, Indonesia, Wärtsilä Energy, di Jakarta, akhir pekan lalu. Disebutkan bahwa dengan kebutuhan listrik Indonesia yang naik 4% per tahun, pemodelan sistem energi dari Wärtsilä menunjukkan bahwa sistem energi terbarukan (yang didukung kapasitas fleksibel) dapat menjawab tantangan tersebut tanpa menambah biaya produksi listrik. Secara khusus, ketika menghitung perkiraan nilai ekonomi karbon (carbon pricing) dari Badan Energi Internasional (IEA), studi terkait menunjukkan biaya listrik rata-rata dalam skenario ‘Netralitas Karbon’ lebih rendah 23% dibanding skenario. ‘Business As Usual’ dari pemodelan yang tidak membatasi emisi. ((Yetede)
Ruang Besar Pertumbuhan Industri Coklat
BANDUNG- Managing Director Barry Callebaut Indonesia, Ciptadi Sukono, mengungkapkan bahwa mayoritas produk makanan dan minuman ringan di Indonesia menggunakan cokelat sebagai bahan bakunya. Setelah cokelat, bahan baku berikutnya yang mendominasi adalah keju di urutan kedua dan vanila di urutan ketiga. Meski mendominasi pasar, ucap dia, berdasarkan data Euromonitor yang dirilis pada Juli 2021, konsumsi cokelat masyarakat Indonesia ternyata tergolong rendah, yaitu hanya 0,3 kilogram per orang per tahun. Angka itu menempatkan Indonesia pada posisi keempat di dunia setelah Australia (5,1 kilogram), Singapura (1,1 kilogram), dan Malaysia (0,5 kilogram). "Masih terdapat ruang pertumbuhan aplikasi dan konsumsi cokelat di Indonesia. Volume produksi cokelat juga meningkat 3-4%," ucap Ciptadi, di dalam acara kunjungan di pabrik kako dan cokelat milik Barry Callebaut di Kabupaten Bandung dan kabupaten Sumedang, Jawa Barat. (Yetede)
Kalkulasi Kontribusi Sektor Perikanan
Kontribusi sektor kelautan dan perikanan tidak hanya dari PNBP, tapi juga ekonomi yang lahir dari lingkungannya yang masuk ke kas pusat dan daerah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengeluhkan kontribusi ekonomi sektor kelautan dan perikanan terhadap produk domestik bruto (PDB) yang masih sangat kecil hanya 2,8%. Pangsa pasar ekspor hasil perikanan di perdagangan dunia juga hanya 3,5%. Kontribusi sektor kelautan dan perikanan umumnya hanya dilihat dari pendapatan yang didapatkan melalui penerimaan negara bukan pajak (PNBP), yang notabene sampai saat ini mencapai lebih dari Rp 900 miliar atau 3,9% secara nasional. Stok ikan tidak seperti stok tambang di darat, yang setelah dapat konsesi atau qouta, akan dengan mudah ''dipanen". Stok ikan baru dapat diambil jika secara ekonomi menguntungkan karena tingginya risiko volatil, seperti harga ikan yang tidak stabil, ikan dalam ukuran layak tangkap, dan harga bahan bakar minyak. (Yetede)
Bank Dunia Tawarkan Kiat Siasati Resesi Global
Bank Dunia telah menyusun tiga skenario pertumbuhan ekonomi global pada 2023 dan 2024. Dari skenario moderat hingga terburuk, resep untuk menyiasatinya cuma satu, yakni memperbaiki pasokan energi, mobilitas tenaga kerja, dan perdagangan internasional. Skenario pertama, akan terjadi penurunan kecil pertumbuhan global pada 2023 dan pulih pada 2024. Skenario kedua, terjadi penurunan tajam pertumbuhan global pada 2023 dan pulih lebih lemah pada 2024. Skenario ketiga terjadi kontraksi perekonomian global pada 2023 dan pulih jauh lebih lemah lagi pada 2024. ”Namun, jika resesi-resesi global dalam 50 tahun terakhir menjadi acuan, ada dua alasan yang menunjukkan risiko resesi global bisa terjadi dalam waktu dekat,” demikian disebutkan dalam laporan Bank Dunia berjudul ”Is a Global Recession Imminent”, yang diluncurkan di Washington, Kamis, 15 September 2022, oleh Presiden Bank Dunia David Malpass. Alasan yang dimaksud, pertama, bahwa di tengah pelemahan pertumbuhan global, kejutan kecil saja akan mudah mendorong dunia memasuki resesi. Istilah resesi global dalam konteks ini merujuk pada kontraksi perekonomian global dari tahun ke tahun.
Skenario kedua (skenario penurunan tajam pertumbuhan) menyebutkan, perekonomian global tidak memasuki resesi, tetapi pertumbuhan turun menjadi 0,8 % pada 2023, atau dari 2,9 % pada 2022. Lalu pertumbuhan pada 2023 naik jadi 2,7 %. Asumsi skenario kedua, inflasi lebih tinggi ketimbang skenario pertama sehingga suku bunga jangka pendek dinaikkan menjadi 4,8 % pada 2023. Asumsi lain, terjadi penurunan harga-harga energi dan juga penurunan permintaan agregat sehingga inflasi tidak terlalu mengancam. Akan tetapi, sepanjang 2022, ada tekanan kuat inflasi yang membuat AS dan Eropa serta banyak negara terdorong menaikkan lagi suku bunga dengan tempo lebih cepat. Suku bunga jangka pendek dunia naik dari 1,6 % pada 2021 menjadi 5,8 % pada 2023. Dalam skenario ketiga (skenario resesi global), diasumsikan ada sinkronisasi kenaikan suku bunga yang melibatkan banyak negara. Dalam skenario resesi ini juga ada dorongan untuk menurunkan stimulus fiskal agar inflasi terdorong turun lebih cepat. Sinkronisasi pengetatan moneter disertai penurunan stimulus fiskal akan memaksa semua negara memasuki resesi global. dalam skenario ini Bank Dunia menurunkan pertumbuhan ekonomi global hanya 0,5 % pada 2023 dan tumbuh hanya 1 % pada 2024.
Bank Dunia menyarankan program ekonomi dari sisi pasokan untuk mengatasi risiko-risiko tersebut. Para pembuat kebijakan harus memperbaiki pasokan energi, mobilitas tenaga kerja dan perdagangan internasional. Sisi ini akan turut menolong penurunan inflasi dan membantu kenaikan produktivitas global dalam jangka panjang. ”Langkah ini sangat krusial dalam konteks sekarang,” demikian kata Bank Dunia. Koordinasi global dapat melancarkan pasokan komoditas serta mengurangi hambatan pada perdagangan global. ”Satu hal yang menjadi prioritas dalam konteks ini adalah perlunya dukungan pada tatanan perdagangan internasional untuk mencegah proteksionisme dan fragmentasi yang justru akan mengganggu jaringan perdagangan,” lanjut Bank Dunia. Bank Dunia menyebutkan output industri China naik 3,6 % sepanjang 2022 (Xinhua, 16 September 2022). Ini menjadi kabar positif. (Yoga)
Lindungi Tenaga Kesehatan di Papua
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyerukan perlindungan dokter yang bertugas di seluruh wilayah Papua. Para dokter tidak luput menjadi korban kekerasan di daerah Papua yang rawan konflik. Hal itu disampaikan Ketua Pengurus Besar IDI Adib Khumaidi saat ditemui pada pelantikan pengurus IDI Provinsi Papua periode 2022-2025 di Jayapura, Sabtu (17/9). Dalam kegiatan ini, Donald Aronggear kembali terpilih sebagai Ketua IDI Provinsi Papua. Donald pun melantik pengurus sembilan cabang tingkat kabupaten/kota di Papua. IDI meminta aparat keamanan, baik TNI maupun Polri, agar menjamin keselamatan para dokter, khususnya yang berada di Papua. Sebab, peranan dokter di Papua sangat dibutuhkan masyarakat karena jumlahnya yang masih terbatas. Dalam catatan Kompas, pada 15 September 2021 di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, dokter Restu Pamanggi dan empat rekannya yang berprofesi sebagai perawat mengalami penganiayaan dari kelompok kriminal bersenjata. Restu cedera patah tulang dan rekannya, Gabriella Meilani, meninggal.
Peristiwa lain, pemukulan terhadap dokter spesialis bedah onkologi James Gedy di RSUD Dok II Jayapura oleh beberapa orang kerabat pasien pada 16 April 2022. Peristiwa ini menyebabkan James mengalami luka lebam di wajah. ”Jangan sampai tidak ada tenaga kesehatan yang mau bertugas di daerah Papua karena masalah keamanan,” kata Adib. Adib menuturkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pengurus IDI Papua untuk menyusun langkah mitigasi bagi tenaga dokter yang bertugas di daerah rawan konflik. Salah satu poin adalah berkomunikasi dengan pemda setempat dan aparat TNI dan Polri tentang situasi keamanan sebelum menuju tempat penugasan. Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal Saleh Mustafa, yang baru menjabat bulan ini, menegaskan, pihaknya tak hanya melaksanakan pengamanan wilayah dan pembinaan teritorial. Jajarannya juga memprioritaskan perlindungan tenaga kemanusiaan, seperti guru dan tenaga kesehatan. (Yoga)









