;

Trump Tetap Melaju dengan Agenda-agendanya untuk Memenuhi janji-janji kampanyenya

Yuniati Turjandini 06 Mar 2025 Investor Daily (H)

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, berjanji untuk melanjutkan janji-janji kampanyenya guna mengubah orientasi ekonomi, imigrasi, dan kebijakan luarnegeri negara secara cepat dan tanpa henti. Ia mengutarakan itu dalam pidato kenegaraan tahunan di hadapan Kongres AS di Washington pada Selasa (04/03/2025) waktu setempat. Pidato Trump berlangsung selama 99 menit berisi penuh tentang rencana-rencana kebijakan yang dijanjikan selama kampanye pilpres dan langsung dijalankan selama minggu-minggu pertama setelahkembali menjabat. Ia berjanji untuk terus memberikan perubahan besar untuk menyelamatkan negara dari apa yang ia gambarkan sebagai kehancuran dan kesalahan yang ditinggalkan oleh pendahulunya.

“Amerika menginginkan perubahan, tetapi ada cara yang bertanggung jawab untuk membuat perubahan dan cara yang sembrono, dan kita dapat membuat perubahan itu tanpa melupakan siapa kita sebagai sebuah negara dan sebagai sebuah demokrasi," tutur Trump, seperti dikutip AP. Di awal-awal masa jabatan keduanya sekarang, Trump telah memulai misi untuk membubarkan sebagian pemerintah federal, membangun kembali hubungan dengan sekutu-sekutu AS, dan mengenakan tarif yang telah memicu perang dagang Amerika Utara. “Itu hanyalah tindakan yang cepat dan tanpa henti. Orang-orang memilih saya untuk melakukan tugas itu dan saya melakukannya," kata Trump tentang minggu-minggu awal masa jabatannya. (Yetede)

Saham Konsumer Ritel Kian Atraktif Dengan Peluang Cuan Hingga 65 %

Yuniati Turjandini 06 Mar 2025 Investor Daily (H)

Ramadan menjadi momentum terbaik bagi emiten konsumer (consumer goods) dan ritel modern untuk memacu penjualan dan menanggok untung lebih, mengingat daya beli masyarakat biasanya lebih meningkat dibanding bulan biasanya. Langkah perusahaan konsumer ritel yang gencar meningkatkan promosi untuk mengoptimalkan perolehan keuntungan, akan membawa saham-sahamnya kian atraktif dengan peluang cuan hingga 65%. “Di tengah kekhawatiran melemahnya permintaan selama musim Idul Fitri, kami tetap meyakini emiten konsumer ritel akan mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang solid. Meski, persaingan akan ketat dan volatilitas dariharga komoditas dapat menimbulkan tantangan terhadap margin emiten," kata Analis BRI Danareksa Sekuritas, Natalia Sutanto dan Sabela Nur Amalina dalam risetnya yang dipublikasi Rabu (5/3/2025).

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyematkan rekomendasi buy untuk empat saham ritel modern, yakni PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dengan target harga Rp 2.000, PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) di target harga Rp 1.250, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) dengan target harga Rp 1.100 dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) dengan target harga Rp 540. Di sektor konsumer, sekuritas tersebut memberi rekomendasi buy untuk lima saham, yakni PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) dengan target harga Rp 14.000, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) di target harga Rp 8.800, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dengan target harga Rp 1.800, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) dengan target harga Rp 3.050, dan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) dengan target harga Rp 640, serta hold saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) di target harga Rp 1.500. (Yetede)

Perbaikan Smelter Manyar, PT Freeport Indonesia, Rampung Juni

Yuniati Turjandini 06 Mar 2025 Investor Daily (H)

PT Freeport Indonesia (PTFI) memastikan percepatan perbaikan fasilitas Common Gas Cleaning (CGC) Plant Smelter Manyar, dengan mendatangkan perlengkapan dan komponen kritikal secara bertahap menggunakan pesawat kargo Antonov AN-124 danBoeing 747 ke Surabaya, yang selanjutnya menempu jalan darat ke Gresik, Jatim. “Kami berupaya semaksimal mungkin agar proses recovery berjalan efektif dan efisien agar smelter secepatnya kembali berproduksi. Pemilihan pesawat kargo karena waktu tempuh dari luar negeri hanya 35 jam, jauh lebih cepat dari kapal laut yang memakan waktu 60 hari,” kata Presdir PTFI, Tony Wenas, di Jakarta, Rabu (5/3/2025).

Durasi perbaikan smelter ditargetkan rampung pada Juni mendatang. Rencanakerja sudah disampaikan ke pemerintah dan menjadi dasar pemberian izin ekspor konsentrat tembaga. Pabrik asam sulfat di Smelter Manyar mengalami insiden kebakaran pada Oktober 2024, sebulan setelah diresmikan oleh Presiden Indonesia ke-7 Jokowi. Kebakaran itu masuk dalam kategori kahar sehingga pemerintah memberi kesempatan ekspor. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan akan ada sanksi bagi PTFI bila perbaikan pabrik asam sulfat tidak rampung pada Juni mendatang, berupa pungutan pajak ekspor maksimal. (Yetede)

Celah Penggelapan Barang Bukti Berupa Uang di Kejaksaan

Yuniati Turjandini 06 Mar 2025 Tempo

Praktik penggelapan barang bukti di kejaksaan bukan fenomena baru. Celah penggelapan sudah terbuka sejak penyitaan barang bukti. Barang bukti yang disita sering kali tidak terdokumentasi dengan baik. Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta mengungkap dugaan penggelapan barang bukti dalam perkara investasi bodong robot trading Fahrenheit yang melibatkan seorang jaksa dan dua pengacara. “Total uang barang bukti yang ditilap sebesar Rp 38,2 miliar,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jakarta Syahron Hasibuan, Selasa, 4 Maret 2025.

Tiga orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Jaksa yang menjadi tersangka itu adalah Azam Akhmad Akhsya. Dia saat ini menjabat Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Landak, Kalimantan Barat. Sebelumnya, Azam bertugas di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat sebagai Kepala Subseksi Barang Bukti. Adapun dalam perkara investasi bodong robot trading Fahrenheit, Azam bertindak sebagai jaksa penuntut umum. (Yetede)


Operator SPBU diduga Terlibat dalam Kasus Penimbunan BBM di Karawang

Yuniati Turjandini 06 Mar 2025 Tempo

Bareskrim menduga operator SPBU berperan sebagai pihak yang memberi barcode kepada tersangka penyelundupan BBM di Karawang. Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri mengungkap skema penimbunan BBM jenis solar dengan modus penggunaan kode batang atau barcode berbeda, yang terjadi di Karawang, Jabar. Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan barcode berbeda agar bisa membeli solar secara berkali-kali. “Hasil pembelian solar subsidi kemudian dikumpulkan, lalu dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi dari harga subsidi,” kata Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Nunung Syaifuddin, dalam konferensi pers, di aula Awaloedin Djamin Gedung Bareskrim Polri, Kamis, 6 Maret 2025.

Kepolisian telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah LA, HB, S, AS, dan E. Nunung mengatakan para tersangka memiliki perannya masing masing. Nunung menyatakan, tersangka E berperan membeli solar dari SPBU dengan menggunakan motor. Ia membeli solar secara berulang-ulang menggunakan barcode yang berbeda. Setelah membeli BBM secara ilegal, E membawa barang tersebut ke pangkalan miliknya. Selain bertugas membeli BBM, E juga berperan menjual solar kepada pembeli dengan harga nonsubsidi. (Yetede)


BUMN Karya Lakukan Manuver Ekstra Hadapi Tantangan

Hairul Rizal 06 Mar 2025 Bisnis Indonesia (H)

Kinerja BUMN karya sektor konstruksi mengalami penurunan signifikan, baik dari sisi keuangan, kontrak baru, maupun posisi utang. Hal ini mengarah pada penyempitan ruang ekspansi korporasi pelat merah di sektor konstruksi. Meskipun demikian, beberapa perusahaan BUMN karya, seperti PT Adhi Karya (ADHI), PT Brantas Abipraya, dan PT Waskita Karya (WSKT), berusaha mencari strategi untuk memperbaiki kinerja mereka. ADHI misalnya, menggeser strategi dan berharap mendapatkan suntikan dana segar dan partisipasi modal negara. Sementara itu, WSKT berencana melepas aset non-bisnis utama untuk memperkuat modal dan menyelesaikan kewajiban.

Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, yang berdampak pada penurunan anggaran untuk infrastruktur, turut mengurangi peluang bisnis BUMN karya. Untuk mengantisipasi penurunan pasar, beberapa emiten BUMN karya juga melakukan divestasi aset dan merestrukturisasi perusahaan. Menteri BUMN, Erick Thohir, mengungkapkan kemungkinan merger BUMN karya untuk mencapai efisiensi lebih baik, yang dapat mengurangi jumlah perusahaan konstruksi pelat merah dari tujuh menjadi tiga, bahkan satu.

Secara keseluruhan, meskipun tantangan berat dihadapi BUMN karya, upaya perbaikan dan efisiensi terus dilakukan untuk mempertahankan kinerja dan memperkuat posisi perusahaan di pasar konstruksi.


Deflasi Februari 2025: Peluang atau Ancaman?

Hairul Rizal 06 Mar 2025 Bisnis Indonesia

Deflasi tahunan sebesar 0,09% pada Februari 2025, yang tercatat sebagai titik terendah sejak tahun 2000, mencerminkan situasi ekonomi yang penuh dilema. Di satu sisi, deflasi memberikan manfaat bagi masyarakat dengan meningkatkan daya beli dan mengurangi biaya hidup. Namun, penurunan harga juga mencerminkan lemahnya aktivitas ekonomi yang perlu diwaspadai. Meskipun terjadi deflasi, inflasi inti justru mengalami kenaikan, yang menunjukkan adanya tekanan harga di sektor tertentu, meskipun harga secara keseluruhan menurun.

Penyebab utama deflasi adalah penurunan harga pada sektor perumahan, listrik, dan bahan makanan, yang dipengaruhi oleh kebijakan subsidi dan pengendalian stok pangan. Namun, ketimpangan antara konsumsi rumah tangga yang terus meningkat dan sektor pertanian yang tidak mampu mengejar permintaan menjadi tantangan. Bank Indonesia (BI) menghadapi dilema dalam kebijakan moneter karena inflasi rendah memberi ruang untuk menurunkan suku bunga, tetapi defisit neraca transaksi berjalan dan ketidakpastian pasar global dapat meningkatkan risiko arus modal keluar.

Sektor perbankan juga memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dengan menyediakan pembiayaan untuk sektor riil, terutama bagi UKM dan sektor korporasi terpilih. Bank seperti CIMB Niaga terus memperkuat akses pembiayaan dan layanan digital untuk mendukung pemulihan ekonomi. Meskipun deflasi tercatat pada Februari, diperkirakan inflasi akan kembali naik pada Maret 2025, terutama karena faktor musiman. Hal ini mengindikasikan bahwa pemulihan ekonomi masih memerlukan waktu dan dukungan kebijakan yang lebih kuat.

Secara keseluruhan, meskipun deflasi dapat memberikan manfaat dalam jangka pendek, ketidakpastian dan lemahnya kegiatan ekonomi menunjukkan perlunya kebijakan yang lebih adaptif dan kolaborasi antara BI, pemerintah, dan sektor perbankan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pemulihan jangka panjang.


Aturan THR untuk Ojek Daring Segera Disahkan

Hairul Rizal 06 Mar 2025 Bisnis Indonesia

Hari Raya Idulfitri 2025 akan menjadi momen yang berbeda bagi pengemudi ojek daring (mitra online) karena mereka berpotensi menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dalam bentuk uang tunai, bukan poin atau voucer seperti tahun sebelumnya. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang menjelaskan bahwa Kemenaker telah mengusulkan pemberian THR untuk pengemudi transportasi daring, termasuk ojek online, taksi online, dan kurir. Namun, skema pemberian THR ini masih dalam pembahasan untuk mencari formula yang tepat, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perusahaan transportasi online dan serikat pekerja.

Isu mengenai pemberian THR juga diwarnai perbedaan pendapat antara pekerja dan pelaku usaha mengenai istilah yang tepat, apakah "THR" atau "Bantuan Hari Raya" (BHR). Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) menegaskan bahwa THR adalah hak para pengemudi dan menolak jika pemberian THR hanya berupa imbauan atau dalam bentuk lain yang tidak mencerminkan kewajiban perusahaan. SPAI juga mengingatkan bahwa hubungan kerja antara pengemudi dan platform telah memenuhi ketiga unsur yang diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan, sehingga mereka berhak atas THR.

Beberapa perusahaan aplikator, seperti Gojek, menyatakan komitmennya untuk mendukung mitra pengemudi melalui berbagai program, termasuk Tali Asih Hari Raya. Namun, mereka juga sedang berkoordinasi dengan Kemenaker untuk memastikan pemberian manfaat yang tepat. Walaupun ada tantangan dalam implementasi dan perbedaan pendapat, upaya pemerintah dan sektor perusahaan untuk memberikan penghargaan bagi pengemudi ojek daring menjelang Lebaran ini menunjukkan langkah maju dalam mengakui kontribusi mereka sebagai pekerja dalam ekonomi digital.


Presiden Tegaskan Awal Baru dalam Kebijakan Ekonomi

Hairul Rizal 06 Mar 2025 Bisnis Indonesia

Kabinet Merah Putih era pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka telah memasuki bulan kelima dan sudah mencapai berbagai capaian yang memicu pro dan kontra. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa meskipun sudah ada kebijakan yang diluncurkan, kabinet tidak boleh berpuas diri. Presiden menyatakan bahwa meskipun sejumlah kebijakan telah membawa manfaat bagi masyarakat, pemerintah masih merasa bahwa mereka "belum mulai" dan harus terus berusaha lebih baik lagi untuk mencapai hasil yang lebih optimal.

Dalam taklimat yang diadakan pada 4 Februari 2025, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat dan kerja keras bagi seluruh jajaran kabinet. Salah satu kebijakan terbaru yang mendapat perhatian adalah upaya pemerintah untuk menurunkan harga tiket pesawat ekonomi domestik, yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama musim mudik. Hal ini juga mendapat sorotan dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang menyatakan bahwa pemerintah sedang berupaya untuk mempersiapkan arus mudik Lebaran dengan harga tiket yang lebih terjangkau dan nyaman bagi masyarakat.


Bencana Banjir Bisa Hantam Bisnis dan Ekonomi

Hairul Rizal 06 Mar 2025 Kontan (H)
Banjir yang melanda Jabodetabek kembali menunjukkan dampak besar terhadap perekonomian nasional, mengingat kawasan ini adalah pusat bisnis Indonesia. Dengan 105 titik banjir dan 17.000 pengungsi, bencana ini berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi yang signifikan, seperti yang terjadi pada 2013 dan 2020, dengan kerugian masing-masing mencapai Rp 20 triliun dan Rp 10 triliun.

Menurut Nurjaman, Wakil Ketua Apindo DKI Jakarta, banjir menyebabkan banyak perusahaan tidak bisa beroperasi, baik yang terdampak langsung maupun tidak. Kerugian terbesar dialami oleh perusahaan yang barangnya terendam atau hanyut.

Di sektor logistik, Reinaldo Harjanto, Chief Logistics Officer Lazada Indonesia, menyebut layanan Lex di Bekasi terdampak banjir, sehingga pengiriman mengalami keterlambatan. Ketua Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), Mahendra Rianto, menambahkan bahwa meskipun keterlambatan pengiriman barang umumnya hanya 1 hari, hal ini berdampak besar pada produk fresh seperti ikan hidup dan frozen food.

Banjir juga meredupkan bisnis properti. Bambang Ekajaya, Wakil Ketua Real Estate Indonesia (REI), memperkirakan penjualan properti di daerah terdampak akan turun 20%, karena calon pembeli menjadi lebih berhati-hati dalam memilih lokasi.

Dari sisi asuransi, Trinita Situmeang, Wakil Ketua AAUI, menyatakan bahwa rumah tinggal dan pusat belanja adalah objek yang paling terdampak, sementara kawasan industri relatif aman.

Pengamat tata kota Nirwono Joga menilai, solusi mengatasi banjir tidak cukup hanya dengan pengerukan kali dan pembangunan tanggul. Ia menekankan perlunya relokasi permukiman di bantaran sungai ke rumah susun (rusunawa), serta pelebaran dan penghijauan badan sungai, yang menjadi tugas utama pemerintah daerah.

Banjir Jabodetabek berdampak luas pada perekonomian, logistik, properti, dan asuransi, serta menegaskan perlunya solusi jangka panjang untuk mencegah bencana serupa di masa mendatang.

Pilihan Editor