;

BUMN Karya Lakukan Manuver Ekstra Hadapi Tantangan

Ekonomi Hairul Rizal 06 Mar 2025 Bisnis Indonesia (H)
BUMN Karya Lakukan Manuver Ekstra Hadapi Tantangan

Kinerja BUMN karya sektor konstruksi mengalami penurunan signifikan, baik dari sisi keuangan, kontrak baru, maupun posisi utang. Hal ini mengarah pada penyempitan ruang ekspansi korporasi pelat merah di sektor konstruksi. Meskipun demikian, beberapa perusahaan BUMN karya, seperti PT Adhi Karya (ADHI), PT Brantas Abipraya, dan PT Waskita Karya (WSKT), berusaha mencari strategi untuk memperbaiki kinerja mereka. ADHI misalnya, menggeser strategi dan berharap mendapatkan suntikan dana segar dan partisipasi modal negara. Sementara itu, WSKT berencana melepas aset non-bisnis utama untuk memperkuat modal dan menyelesaikan kewajiban.

Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, yang berdampak pada penurunan anggaran untuk infrastruktur, turut mengurangi peluang bisnis BUMN karya. Untuk mengantisipasi penurunan pasar, beberapa emiten BUMN karya juga melakukan divestasi aset dan merestrukturisasi perusahaan. Menteri BUMN, Erick Thohir, mengungkapkan kemungkinan merger BUMN karya untuk mencapai efisiensi lebih baik, yang dapat mengurangi jumlah perusahaan konstruksi pelat merah dari tujuh menjadi tiga, bahkan satu.

Secara keseluruhan, meskipun tantangan berat dihadapi BUMN karya, upaya perbaikan dan efisiensi terus dilakukan untuk mempertahankan kinerja dan memperkuat posisi perusahaan di pasar konstruksi.


Tags :
#BUMN
Download Aplikasi Labirin :