;

Program Mudik Gratis dari Pemerintah mulai Dibuka

Yoga 05 Mar 2025 Kompas

Pemerintah menyediakan 100.000 kursi bagi masyarakat dalam program Mudik Gratis guna merayakan Lebaran 2025. Mereka akan diangkut dengan bus, kereta api, dan kapal laut mulai 25 Maret 2025. Proses registrasi sudah dimulai untuk mengakomodasi sekaligus memfasilitasi masyarakat, khususnya kelas menengah ke bawah, untuk pulang ke kampung halaman. Kementerian BUMN bersama perusahaan-perusahaan di bawahnya telah bersiap menyelenggarakan Mudik Gratis merayakan Lebaran 2025. Kuota dan prosedur tiap perusahaan berbeda. Pada 2025, Kementerian BUMN melalui 78 perusahaan menargetkan 100.000 pemudik yang terdaftar dalam program Mudik Gratis. Akan disediakan 1.360 bus yang akan mengangkut 67.000 penumpang, 90 rangkaian kereta yang mengangkut 28.000 penumpang, serta 26 kapal laut yang membawa 5.000 penumpang.

Para pemudik akan diantarkan ke lebih dari 200 kabupaten/kota tujuan. Pendaftaran mudik melalui Jasa Raharja dibuka pada 3-17 Maret 2025 di situs https://mudik.jasaraharja.co.id/. Mereka akan diberangkatkan secara bertahap mulai 25 Maret 2025. ”Pendaftaran program Mudik Gratis BUMN kini telah diperbaiki dengan sistem verifikasi berbasis NIK (nomor induk kependudukan) pada KTP (kartu tanda penduduk). Dengan sistem ini, setiap calon pemudik hanya dapat terdaftar dalam satu program Mudik Gratis dan tak bisa mendaftar di dua instansi berbeda,” ujar Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A Purwantono dalam konferensi pers persiapan Idul Fitri 2025 di Jakarta, Selasa (4/3). (Yoga)


Butuh Konsolidasi dan Koordinasi yang Komprehensif

Yuniati Turjandini 05 Mar 2025 Investor Daily (H)
Pemerintah pusat dan daerah perlu melakukan konsolidasi dan korodinasi yang lebih komprehensif dalam upaya pengendalian harga bahan kebutuhan pokok atau pangan. Konsolidasi komprehensif dari sektor hulu hingga hilir diperlukan agar ketersediaan maupun stabilitas harga bahan kebutuhan pokok bisa diwujudkan secara lebih jangka panjang atau berkelanjutan. Selama ini, konsolidasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) lebih banyak berfokus pada pengawasan alur distribusi barang yang notabene berada di level hilir. Sementara konsolidasi dan koordinasi di level hulu terkait dengan proses produksi komoditas pangan dibutuhkan, dinilai masih sangat kurang. Peneliti dan ekonomi senior Yusuf Rendy Manilet menilai, pendekatan yang dilakukan pemerintah selama ini melalui TPIP dan TPID tidaklah sepenuhnya keliru. Hanya saja,  dalam konteks untuk memastikan ketersediaan komoditas  strategis, konsolidasi maupun koordinasi juga perlu dilakukan untuk memastikan bahwa produksi komoditas pangan sesuai dengan target yang ingin dicapai oleh pemerintah. (Yetede)

Masih Kuatnya Tekanan ke Pasar Saham

Yuniati Turjandini 05 Mar 2025 Investor Daily (H)

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia(BEI) kembali terkoreksi pada perdagangan Selasa (4/3/2025), sebesar 2,14 % ke level 6.380,4. Tekanan ke pasarsaham masih kuat, sehingga indeks rawan tergelincir ke level 6.100-6.200. Pelemahan ini terjadi setelah IHSG sempat melonjak 3,97 % sehari sebelumnya, didorong kebijakan OJK yang merelaksasi aturan buyback saham tanpa perlu persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS). Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, mencatat, pasar saham domestik masih menghadapi tekanan akibat ketidakpastian global.

“IHSG melemah 11,8% month to date (mtd) dan 11,4 % year to date (ytd) pada 28 Februari 2025 ke level 6.270,6,” ujarnya dalam konferensi pers hasil rapat dewan komisioner OJK bulanan (RDKB) Februari 2025, Selasa (4/3/2025). Nilai kapitalisasi pasar turun 11,68 % mtd menjadi Rp 10.879,86 triliun. Tekanan jual asing masih tinggi, dengan net sell Rp18,19 triliun mtd dan Rp 21,9 triliun ytd. Dirut BEI, Iman Rachman menambahkan, Indonesia menempati peringkat ke dua dalam aksi jual asing di kawasan Asean, setelah Thailand dengan net sell Rp 47,8 triliun. Meningkatnya ketidakpastian akibat perang dagang antara AS dan mitra dagangnya menjadi faktor utama yang mendorong aksi jual investor asing. “Ketidakpastian global terkait kebijakan suku bunga The Fed yang cenderung ketat berdampak pada pasar negara berkembang. Ini mendorong peningkatan permintaan terhadap aset safe haven," kata Iman. (Yetede)

Negara Dirugikan Rp 11,7 Triliun dalam Kasus korupsi LPEI

Yuniati Turjandini 05 Mar 2025 Investor Daily (H)

KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan karupsi pemberian fasilitas kredit dengan dana APBN di lingkungan LPEI. "Sejak Maret 2024, KPK melakukan penyelidikan terhadap 11 debitur yang díberi kredit olehLPEI. Total kredit yang diberikan dan menjadi potensi kerugian keuangan negara adalah Rp 11,7 triliun,' kata Kasatgas Penyidik KPK, Budi Sakmo, di Jakarta, Selasa (4/3/2025). Dua orang tersangka dari plhak LPEI, Direktur Pelaksana 1 LPEI, Wahyudi dan Direktur Pelaksana 4 LPEI, Arif Setlawan. Tiga tersangka dari pihak debitur PT Petro Energy (PE), yakni Presdir PT Caturkarsa Megatunggal / Komisaris Utama PT Petro Energy, Jimnmy Masrin, Dirut PT Petra Energy, Newin Nugrho, dan Direktur Keuangan PT Petro Energy, Susi Mira Dewi Sugiarta.

"Sepuluh debitur lainnya masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, nantinya akan kita sampaikan pada rekan jurnalis, saat akan ditetapkan sebagai tersangka,'ujarnya. Budi mengungkapkan, 10 perusahaan tersebut hergerak dalam tiga sektor. "Ada di sektor perkebunan, kemudian di shipping, ada Juga di industri energi. Jadi di tiga sektor itu," kata Rudi. KPK optimis bisa memulihkan kerugian keuangan negara sebesar US$ 60 Juta atau Rp 988,5 millar akibat dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit dengan dana dari APBN di Lembaga Pernbiayaan Ekspor Indonesia(LPEI). "Dalam proses insyaallah bisa tercover seluruhnya untuk dikembalikan pada negara kurang lebih Rp 900 miliar rupiah," ujarnya. (Yetede)


United Tractors Memangkas Bisnis di Bidang Pertambangan Batu Bara

Yuniati Turjandini 05 Mar 2025 Investor Daily (H)

Emiten Grup Astra, PT United Tractors Tbk (UNTR) membuktikan komitmennya untuk mengurangi bisnis batu bara perseroan, dengan menjual tambang batu bara di Kalimantan. UNTR lewat anak usahanya, PT Tuah Turangga Agung (TTA), menjual seluruh kepemilikan saham di PT Borneo Berkat Makmur (BBM) kepada PT Reswara Minergi Hartama (RMH), entitas anak PT ABM Investama Tbk (ABMM), senilai US$ 34,2 juta atau Rp 561,99 miliar. BBM saat ini merupakan pemegang 60% saham PT Piranti Jaya Utama (PJU), perusahaan tambang batu bara dengan luas konsesi 4.800 hektare di Desa Barunang, Kabupaten Kapuas, Kalteng.

Pada tanggal 3 Maret 2025, Tuah Turangga Agung menandatangan Perjanjian jual beli saham (PPJB) dengan Reswara, dimana 100% saham milik Tuah Turangga dari total seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam Borneo Berkat Makmur. Setelah pemenuhan persyaratan pendahuluan atas transaksi, RMH secara tidak langsung menguasai 60% saham PJU yang dimilik oleh BBM," kata Corporate Secretary United Tractors, Sara K Loebis dalam keterangan resminya, Selasa(4/3/2025). Tujuan transaksi tersebut untuk merampingkan lini bisnis tambang batu bara perseroan, dalam rangka menjalankan proses operasi yang terfokus, efektif, dan optimal. (Yetede)


Pemerintah menunjuk Maroef Sjamsoeddin untuk memimpin MIND ID

Yuniati Turjandini 05 Mar 2025 Investor Daily (H)

Pemerintah menunjuk Maroef Sjamsoeddin untuk memimpin MIND ID, sebagai cara Prabowo memuluskan kebijakan strategisnya. Rapat umum pemegang saham MIND ID yang digelar pada Senin, 3 Maret 2025, pukul 14.30 WIB memutuskan mengganti Hendi dengan Maroef Sjamsoeddin. Jubir Kementerian BUMN, Putri Viola, menyatakan pergantian Direktur Utama MIND ID bertujuan merotasi pemimpin perusahaan. "Kenapa kemudian yang terpilih Pak Maroef? Kami melihat jam terbang, pengalaman, sudah cukup mumpuni," ujarnya, kemarin, 4 Maret 2025, merujuk peran singkat Maroef di PT Freeport Indonesia. Ia pernah memimpin perusahaan tersebut pada 2015-2016. Sebelum terjun ke perusahaan, Maroef pernah bertugas di BIN. Pada 2011-2014, dia menjabat Wakil Kepala BIN.

Perubahan posisi di pucuk pimpinan MIND ID, menurut Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies, Bhima Yudhistira, penting buat Presiden Prabowo. "Dia terlihat ingin menjaga jabatan strategis dan mengisinya dengan orang terdekatnya," ujarnya. Maroef adalah adik kandung Sjafrie Sjamsoeddin, Menhan saat ini. Sjafrie tergabung dalam Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran. Maroef dan Sjafrie juga punya latar belakang yang sama dengan Prabowo, yakni prajurit TNI. Bedanya, Maroef bertugas di Angkatan Udara. Menurut Bhima, posisi Maroef sebagai Direktur Utama MIND ID menimbulkan risiko konflik kepentingan dengan Sjafrie.

Kementerian Pertahanan membawahkan PT Pindad yang membutuhkan mineral kritis sebagai bahan baku produk mereka. Bhima mengatakan peran Maroef bakal krusial lantaran holding BUMN tambang tersebut bertanggung jawab terhadap pelaksanaan penghiliran sumber daya alam, yang sekarang menjadi program Prabowo. MIND ID memiliki saham di lima perusahaan tambang mineral dan batu bara di dalam negeri, yaitu PT Antam Tbk, PTBA Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum, dan PT Timah Tbk. Fokus usahanya tak hanya di hulu tambang, tapi juga hilir dengan pengolahan lanjutan komoditas tambang. PT Antam Tbk, anak usaha MIND ID, sudah menjalankan penghiliran emas, nikel, dan bauksit. (Yetede)


Diskon tiket lebaran hanya berlaku untuk pesawat

Yuniati Turjandini 05 Mar 2025 Tempo

Pemerintah memberi diskon tiket pesawat sebesar 13-14 % untuk periode Lebaran 2025. Menhub, Dudy Purwagandhi membeberkan alasan tidak adanya diskon untuk moda transportasi lainnya, seperti kereta api, kapal, angkutan penyeberangan, dan bus. “Moda lain (selain pesawat) relatif sudah murah,” kata Dudy kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 5 Maret 2025. Meskipun tidak ada diskon, Dudy memastikan tidak ada kenaikan harga. Selain itu, pemerintah memanfaatkan angkutan darat, laut, dan kereta api, dalam program mudik gratis. “Jadi, tidak ada diskon tapi ada mudik gratisnya,” kata dia. Sebelumnya, pemerintah mengumumkan diskon tiket pesawat sebesar 13-14 % untuk periode mudik Lebaran 2025. Potongan tarif ini berlaku untuk keberangkatan pada 24 Maret hingga 7 April 2025.

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY mengatakan penurunan harga tiket pesawat diputuskan setelah pemerintah bisa menurunkan ongkos kebandarudaraan, mengurangi harga avtur di 37 bandara, dan mengurangi fuel surcharge. Selain itu, ada intervensi kebijakan dari Kementerian Keuangan. “Kali ini ada insentif tambahan dari pemerintah berupa PPN sebagian ditanggung pemerintah sebbesar 6 persen,” kata AHY dalam konferensi pers di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, pada Sabtu, 1 Maret 2025. Sebelumnya, saat periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, pemerintah menurunkan harga tiket pesawat sebesar 10 %. (Yetede)


Hati-hati memberi Solusi ke Eks Pekerja Sritex, andai Gagal Menurunkan Kepercayaan ke Pemerintah

Yuniati Turjandini 05 Mar 2025 Tempo

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara, Ristadi meminta pemerintah agar berhati-hati memberikan solusi terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di PT Sri Rejeki Isman Tbk. atau Sritex. Ristadi menyinggung janji pemerintah yang akan mempekerjakan eks pegawai industri tekstil tersebut dalam dua pekan. “Harus dihitung betul secara teknis memungkinkan tidak. Sebab kalau gagal lagi, maka akan semakin menurunkan kepercayaan buruh terhadap pemerintah, khususnya eks pekerja Sritex,” kata Ristadi, Rabu, 5 Maret 2025.

Meski demikian, Ristadi mengingatkan kalau solusi ini berlaku bagi semua pekerja di berbagai perusahaan yang telah bangkrut. Dia mengatakan banyak perusahaan yang situasinya tak jauh berbeda dengan Sritex. “Sebetulnya banyak perusahaan lain yang alami situasi tidak jauh beda dengan Sritex, cuma dipandang sebelah mata saja oleh pemerintah, berbeda dengan perlakuan terhadap Sritex,” kata dia. (Yetede)


Akhir Bulan diprediksi menjadi Puncak Arus Mudik Lebaran

Yuniati Turjandini 05 Mar 2025 Tempo

PT KAI memprediksi puncak kepadatan arus mudik Lebaran dengan kereta api akan terjadi pada 28 Maret, sedangkan untuk puncak arus balik pada 6 April. Menghadapi puncak arus mudik Lebaran yang diprediksi terjadi pada akhir Maret, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan total kapasitas sebanyak 4.568.838 tiket, yang mencakup layanan kereta api jarak jauh, kereta api lokal, dan kereta api wisata.

Dari total kapasitas tersebut, sebagian besar dialokasikan untuk tempat duduk pada kereta api lokal, guna memenuhi kebutuhan perjalanan jarak dekat dan menengah bagi masyarakat. Dalam hal ini, PT. KAI turut memprediksi puncak penjualan tiket terjadi pada 28 Maret 2025, atau tiga hari sebelum Lebaran (H-3). (Yetede)


Merawat Asa di Tengah Ketidakpastian Bisnis Perbankan

Hairul Rizal 05 Mar 2025 Bisnis Indonesia (H)

Tantangan besar terkait biaya dana yang mahal dan peningkatan rasio kredit bermasalah (NPL), optimisme perbankan tetap tinggi untuk mencetak kinerja positif pada 2025. Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK Triwulan I/2025 menunjukkan bahwa meskipun ada penurunan optimisme dibandingkan kuartal sebelumnya, industri perbankan masih optimistis akan kinerja yang lebih baik. Hal ini terindikasi dari Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP) yang tetap berada di zona optimistis.

Namun, sektor perbankan menghadapi tekanan besar terutama terkait daya beli masyarakat yang berisiko mempengaruhi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Selain itu, meskipun rasio NPL dan loan at risk (LaR) meningkat sedikit, laporan menunjukkan bahwa rasio tersebut tetap berada dalam level yang relatif stabil dibandingkan dengan masa pra-pandemi.

Beberapa tokoh dalam industri perbankan seperti Direktur Utama PT Bank CIMB Niaga, Lani Darmawan, dan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN), Nixon LP Napitupulu, menyoroti tantangan mahalnya biaya dana yang dapat menghambat penurunan suku bunga pinjaman. Namun, mereka tetap optimistis dengan prospek kinerja laba tahun ini. Sementara itu, pengamat perbankan, Arianto Muditomo, dan Trioksa Siahaan dari Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) mengingatkan pentingnya strategi mitigasi risiko dan pengelolaan likuiditas yang efisien untuk menghadapi tantangan ekonomi saat ini.

Secara keseluruhan, meskipun kondisi ekonomi menantang, sektor perbankan tetap optimis dan berfokus pada strategi pertumbuhan berkelanjutan, pengelolaan likuiditas yang baik, serta transformasi digital untuk menghadapi tekanan ekonomi yang ada.


Pilihan Editor