;

KRISIS CIP : AUTO Amankan Pasokan Semikonduktor

Hairul Rizal 03 Nov 2022 Bisnis Indonesia

PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO) berhasil mengamankan pasokan semikonduktor untuk komponen otomotif yang diproduksi perusahaan hingga tahun depan. Presiden Direktur Astra Otoparts Tbk. Hamdani Dzulkarnaen Salim mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah mendapat tambahan pasokan cip semikonduktor dari perusahaan baru. Sebelumnya, perusahaan memiliki dua pemasok cip semikonduktor, kini jumlah tersebut bertambah menjadi empat supplier. “Cara kami untuk meng­amankan adalah mencari sumber baru ke beberapa perusahaan. Kalau dulu cuma satu atau dua , sekarang kami tambah jadi tiga atau empat perusahaan,” katanya di Bogor, Rabu (2/11).


INVESTASI PENERBANGAN : ASTRA-AP I BAKAL GESER CARDIG DI BANDARA KOMODO

Hairul Rizal 03 Nov 2022 Bisnis Indonesia

Grup Astra melalui Astra Infra menjajaki kerja sama dengan PT Angkasa Pura I untuk menggeser konsorsium PT Cinta Airport Flores selaku pemenang lelang pengembangan Bandara Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Cinta Airport Flores merupakan anak usaha patungan antara Cardig Aero Services Tbk. dengan Changi Airports International Pte Ltd dan Changi Airports Mena Pte Ltd. Direktur Utama Angkasa Pura (AP) I Faik Fahmi menuturkan bahwa AP I intensif melakukan pembicaraan dengan Astra Infra untuk bersama-sama mengambil alih pengelolaan Bandara Komodo. Sesuai dengan hasil lelang kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) Bandara Komodo, proyek pengembangan Bandara Komodo di Labuan Bajo membutuhkan investasi awal Rp1,2 triliun. Selain menjajaki kerja sama di Bandara Komodo, Faik juga menawarkan kerja sama pengembangan sebanyak 12 unit bandara kepada Astra Infra dalam bentuk klasterisasi regional. Sejumlah proyek bandara regional yang menarik untuk ditawarkan adalah regional pulau Jawa, yakni bandara di Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya. Faik menegaskan AP I terbuka dengan kerja sama pengelolaan bandara dengan mitra strategis, baik yang sudah dikelola sendiri maupun pengambilalihan bandara yang dikelola oleh Kemenhub. Group Chief Business Development Officer Astra Infra Billy Perkasa Kadar menyatakan perusahaannya memang tengah menjajaki peluang pengembangan bisnis, termasuk pengelolaan bandara bersama dengan AP I.

KEHIDUPAN NELAYAN Hanya Sampah yang Tersisa di Laut Kami

Yoga 03 Nov 2022 Kompas (H)

Lisa (53) terengah-engah saat muncul dari belakang rumahnya, di Kampung Muarajaya, Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jabar. Ia memikul karung terisi penuh sampah plastik. Kala itu angin sedang kencang. ”Anak-anak susah dapat ikan. Kalau tidak cari sampah, kami makan apa?” kata perempuan dengan lima anak itu, Kamis (27/10) pagi. Lisa menjadi warga terakhir yang tinggal di Kampung Muarajaya yang sejak awal 2000-an ditinggal seluruh penduduk akibat abrasi. Hampir dua jam ia memungut beragam sampah plastic di tepi Teluk Jakarta yang terhampar beragam sampah plastik di bibir pantai. Di pesisir pantai Kampung Muarajaya itu pula sejumlah warga mondar-mandir menggunakan perahu. Mereka tak mencari ikan, tetapi justru berlomba memungut sampah plastik di laut.

Sampah yang dikumpulkan Lisa biasanya dijual ke pengepul Rp 2.000 per kg. Setiap minggu, uang dari menjual sampah plastik rata-rata Rp 50.000 untuk membeli beras hingga air galon. Satu galon air minum dibeli warga dengan harga Rp 7.000. Air galon dipasok dari luar Muaragembong, termasuk dari Jakarta. Warga Kampung Muarajaya dan Muara Gembong di Kecamatan Muaragembong sudah tak memakai air tanah atau air sungai lantaran kualitas air tanah dan sungai tak laik konsumsi, tercemar. Sampah dengan jumlah besar yang dipungut warga di Desa Pantai Mekar dan Desa Pantai Bahagia, Muaragembong, berasal dari saluran Cikarang Bekasi Laut (CBL). Sebagian sampah plastik disebut dari Jakarta dan sampai ke pesisir Muaragembong akibat tiupan angin dan empasan ombak. ”Apalagi kalau musim hujan, sampahnya banyak sekali. Air laut warnanya hitam dan bau. Ikan banyak sekali yang mati,” kata Lisa.

Dedy, salah satu nelayan Desa Pantai Mekar, misalnya, berbulan-bulan tak melaut. Ia memilih mencari rongsokan atau sampah plastik di pantai hingga bekerja serabutan. ”Apa yang ada, bisa dikerjakan, ya, kami kerjakan,” ujarnya. Sekali melaut, utang yang menumpuk di warung bisa Rp 200.000-Rp 300.000. Pengeluaran terbesar untuk membeli bensin 15-20 liter. ”Kami pakai pertalite eceran. Sejak harga BBM naik, satu liter Rp 14.000,” tuturnya. Tandi, salah satu anggota staf Bidang Kelautan Desa Pantai Mekar, menyebutkan, sebagian besar nelayan di desanya selama enam bulan terakhir sudah tak lagi melaut. Nelayan lebih banyak merugi sejak harga rajungan anjlok. Harga rajungan di tingkat nelayan saat ini Rp 18.000 per kilogram atau anjlok dari harga Rp 80.000 per kg.  (Yoga)


Centang Biru di Twitter Rp 125.000 Per Bulan

Yoga 03 Nov 2022 Kompas

Di bawah bos baru, Elon Musk, platform media sosial Twitter berencana memungut biaya 8 dollar AS atau Rp 125.000 per bulan untuk akun bercentang biru. Hal ini guna menyelesaikan persoalan bot dan troll di platform itu sekaligus menciptakan pendapatan baru bagi Twitter agar tak bergantung iklan. ”Kekuatan bagi setiap orang! Biru seharga 8 dollar per bulan,” cuit Musk, Selasa (1/11). (Yoga)

Menyokong Panti Asuhan

Yoga 03 Nov 2022 Kompas

Lebih dari 4.800 panti asuhan di seluruh Indonesia, berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial  tahun 2019, menampung 106.406 anak. Fakta ini harus dihadapi. Sebagian besar panti asuhan faktanya berjuang keras untuk bertahan dalam situasi keuangan yang terbatas. Hasil reportase ”Suara Tak  Terdengar” yang dipublikasikan Kompas, Senin (31/10)-Rabu (2/11), mengonfirmasi kondisi sejumlah panti asuhan yang sedang tidak baik-baik saja. Sebuah panti asuhan di Banten, misalnya, hampir 90 % pendapatannya berasal dari donatur. Ketika pandemiCovid-19 menerpa, donasi untuk panti asuhan anjlok. Pengelola dari sejumlah panti asuhan lain harus berjibaku agar bisa bertahan hidup dari hari ke hari. Ditengah kondisi itu, ratusan ribu anak di negeri ini masih mengandalkan kehadiran panti asuhan demi masa depan yang lebih baik. Sebagian dari mereka masih memiliki orangtua, tetapi tetap dititipkan di panti asuhan sekadar untuk dapat bersekolah.

Akhmad Mundolin (50), warga Kendal, Jateng, menjadi contoh sukses anak panti asuhan. Dengan hidup sebagai anak panti asuhan, ia berkesempatan bersekolah hingga akhirnya menjadi pemimpin tertinggi di sebuah bank daerah. Ada banyak anak yang bermimpi menjadi ”Mundolin” lain di tengah kondisi panti asuhan yang jauh dari ideal. Berbeda dengan praktik di negara lainnya, panti asuhan di Indonesia lebih banyak dikelola oleh swasta, lembaga keagamaan, dan LSM. Kondisi itu yang menyebabkan kondisi keuangan panti asuhan serba tidak pasti. Di Indonesia, kegotong-royongan menyokong panti asuhan juga mungkin. Laporan The World Giving Index (WGI) yang dipublikasikan Charities Aid Foundation pada 2021 menyatakan Indonesia sebagai negara paling dermawan di dunia. Cara menarik minat warga untuk menyokong panti asuhan dengan akuntabilitas pengelolaan panti asuhan. Tak dengan menyampaikan visi misi yang jelas saja, tetapi juga menawarkan program asuhan yang rinci dengan pelaporan keuangan yang detail. Dengan begitu, warga diharapkan bisa tergerak menyokong operasionalisasi panti asuhan, terutama yang lokasinya dekat. (Yoga)


Industri Pertekstilan di Ambang Keterpurukan

Yoga 03 Nov 2022 Kompas

Industri tekstil dan produk tekstil atau TPT di Indonesia tengah di ambang keterpurukan. Melemahnya pasar ekspor, disertai gempuran produk impor tekstil ke pasar domestik membuat pelaku industri hulu-hilir kian terimpit. Selama Januari-September 2022, sejumlah pabrik berhenti beroperasi dengan PHK mencapai 70.000 orang. Ketum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa Sastraatmaja mengatakan, ketidakpastian ekonomi global akibat pandemic Covid-19 dan efek perang Rusia-Ukraina terus memicu stagflasi, pelemahan daya beli, dan menghambat industri TPT. Pelemahan pasar kian dirasakan sejak triwulan III (Juli-September) 2022, ditandai dengan permintaan penundaan pengiriman produk sampai ke awal tahun 2023.

Pelemahan ekspor TPT tidak hanya terjadi pada Indonesia, tetapi juga negara-negara pesaing pengekspor tekstil, seperti China, India, Bangladesh, dan Vietnam. Negara-negara itu terus mengalihkan pasar, salah satunya ke Indonesia yang dianggap potensial. Akibatnya, pemasaran produk TPT dalam negeri tidak maksimal karena produk impor tekstil terus membanjiri pasar. Jemmy menambahkan, industri tekstil saat ini sudah mulai mengurangi jam kerja, mengurangi karyawan, bahkan terjadi PHK. Oleh karena itu, perlu segera dipikirkan jalan keluar untuk meminimalisasi dampak krisis ekonomi global yang berlanjut hingga tahun 2023. Pemerintah diharapkan segera melakukan intervensi untuk mengamankan pasar domestic melalui pengetatan izin impor, serta tidak memberikan izin importasi untuk produk TPT yang sudah diproduksi di dalam negeri. (Yoga)


Kenaikan Harga Beras Patut Diwaspadai

Yoga 03 Nov 2022 Kompas

Harga beras dan tahu-tempe terus merangkak naik di tengah penurunan harga sejumlah komoditas pangan lain. Kenaikan harga beras disebabkan pola musiman serta imbas kenaikan harga bahan bakar  minyak dan pupuk, sedangkan harga tahu tempe dipicu kenaikan harga kedelai global. BPS mencatat, harga beras pada tahun ini merangkak naik sejak Agustus 2022. Harga beras waktu itu Rp 11.555 per kg, kemudian naik menjadi Rp 11.720 per kg pada September 2022 dan Rp 11.850 per kg pada Oktober 2022. Hal itu membuat beras mengalami inflasi 1,3 % secara bulanan pada Oktober 2022.

Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Hery Sugiartono, Rabu (2/11) mengatakan, setiap memasuki musim tanam pertama, harga beras pasti naik. Namun, kenaikan harga beras tahun ini diperkirakan tidak akan terlalu tinggi. Pada Desember 2022 hingga awal Januari 2023, sejumlah daerah di Demak yang merupakan salah satu lumbung beras nasional bakal panen. Daerah-daerah tersebut sudah tanam padi lebih dini karena didukung kemarau basah. ”Meskipun begitu, kenaikan harga beras itu tetap perlu dicermati dan diantisipasi. Kenaikan harganya tidak hanya karena pola musiman, tetapi juga akibat imbas kebaikan harga BBM dan pupuk,” ujarnya ketika dihubungi dari Jakarta. (Yoga)


Soal Biaya dan Informasi Jadi Tantangan ESG

Yoga 03 Nov 2022 Kompas

Pelaku usaha antusias menerapkan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Namun, mereka menghadapi dua tantangan, yakni keterbatasan akses informasi serta peningkatan biaya imbas penerapan ESG. Demikian sebagian isi laporan implementasi dan investasi ESG yang dipublikasikan Mandiri Institute, Rabu (2/11). Laporan menyajikan tanggapan responden dari 290 perusahaan. (Yoga)

Aset Kripto Diusulkan Diawasi BI dan OJK

Yoga 03 Nov 2022 Kompas

RUU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau RUU P2SK menyebutkan aktivitas terkait aset kripto akan berada di bawah pengawasan OJK dan BI. Hal ini mengubah pengawasan industri aset kripto yang saat ini dilakukan Bappebti Kemendag. Pada RUU P2SK BabXV tentang Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) Pasal 202 butir h disebutkan, aktivitas terkait aset kripto termasuk dalam ruang lingkup ITSK. Lalu, Pasal 205 menyatakan, ITSK wajib menyampaikan data dan informasi ke BI dan OJK sesuai fungsi dan kewenangan masing-masing yang diperkuat Pasal 207 yang menyebutkan BI dan OJK melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan ITSK sesuai dengan ruang lingkup kewenangannya. Berikutnya, disebutkan di Pasal 208 Ayat 1, BI dan OJK dapat berkoordinasi dan/atau bekerja sama dengan kementerian/lembaga dan atau pihak lain dalam rangka pengaturan, pengawasan, dan penyelenggaraan ITSK. Pasal-pasal dalam RUU P2SK ini akan mengubah pengawasan industri aset kripto yang selama ini berada di bawah Bappebti Kemendag.

Direktur Eksekutif Center of Economics and Law Studies Bhima Yudhistira berpendapat, pemindahan pengawasan asset kripto yang sejatinya berwujud komoditas ke OJK dan BI  adalah kekeliruan, mengingat OJK merupakan pengawas industri keuangan dan BI merupakan otoritas moneter. Kendati tak ada aturan yang secara gamblang menyebutkan kripto menjadi mata uang, pemindahan pengawasan ini bisa menimbulkan kerancuan persepsi di pasar bahwa kripto akan dianggap sebagai mata uang, ujar Bhima dalam diskusi bertajuk ”Arah Pengaturan Aset Kripto yang Ideal di Indonesia”, di Jakarta, Rabu (2/11). Bhima juga menegaskan, aset kripto harus bertahan sebagai komoditas yang diperdagangkan, bukan mata uang Indonesia sebab berpotensi menciptakan gejolak stabilitas keuangan, karena industri aset kripto sangat fluktuatif, sedangkan mata uang menuntut kestabilan. (Yoga)


Tekan Disparitas Harga, Gerai ”Rumah Kita” Perlu Ditambah

Yoga 03 Nov 2022 Kompas

Program tol laut yang berjalan sejak 2015 tidak otomatis menekan disparitas harga di kawasan timur Indonesia. Pemda mengaku kesulitan mengawasi harga barang pengguna tol laut. PT Pelni (Persero) menghadirkan gerai ”Rumah Kita” yang terbukti menekan disparitas harga. Gerai tersebut perlu diperbanyak demi membantu masyarakat. Salah satu gerai Rumah Kita kini berdiri di dekat Pelabuhan Lewoleba, Kabupaten Lembata, NTT, seperti terpantau pada Rabu (2/11). Beroperasi sejak Maret 2022, gerai itu menampung bahan pokok yang dibawa kapal tol laut dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jatim, untuk dijual langsung kepada masyarakat. Beras premium di gerai itu dijual Rp 11.500 per kg, sedangkan harga pasar di daerah itu paling murah Rp 13.000 per kg. Gula pasir dijual Rp 17.000 per kg, sedangkan di pasar paling rendah Rp 19.000 per kg. Daging ayam beku dengan bobot 1,3 kg dijual Rp 50.000, sedangkan harga pasar lokal paling murah Rp 75.000.

Ridho (30), pedagang makanan, setiap hari membeli 10 paket daging ayam beku di Rumah Kita. Daging beku itu diolah menjadi menu ayam goreng dan mi ayam. ”Saya tidak lagi belanja ayam di pasar. Sudah tujuh bulan saya beli di sini. Untungnya lebih banyak,” ucapnya. Vice President of NonCommercial Cargo PT Pelni Ridwan Mandaliko mengatakan, kehadiran gerai Rumah Kita bertujuan menekan disparitas harga. Langkah ini diambil setelah harga barang di beberapa daerah yang disinggahi tol laut, termasuk Lembata, masih tetap tinggi. Padahal, pemerintah sudah memberikan subsidi angkutan untuk barang yang diangkut kapal tol laut. Contohnya,tarif komersial pengiriman satu peti kemas berukuran 20 kaki dari Surabaya ke Lewoleba sekitar Rp 8 juta. Jika diangkut dengan kapal tol laut, ongkosnya hanya Rp 3,3 juta.

Di Indonesia sudah ada empat gerai Rumah Kita, yakni Lewoleba; Jailolo di Kabupaten Halmahera Barat dan Morotai di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara; dan Saumlaki di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Empatlokasi itu disinggahi kapal tol laut. Menurut data Kementerian Perhubungan, secara nasional, pelabuhan yang disinggahi tol laut terus meningkat, yakni sebanyak 31 pelabuhan pada 2016 menjadi 130 pelabuhan kini. Begitu pula jumlah armada yang dari semula enam unit kini menjadi 32 unit. Trayek yang dilayani pun bertambah, dari semula enam trayek menjadi 33 trayek. Jumlah muatan yang dulunya 81.404 ton, pada tahun 2021 naik menjadi 477.600 ton. Ridwan mendorong semua pelabuhan yang disinggahi kapal tol laut agar dibangun gerai Rumah Kita. (Yoga)


Pilihan Editor