;

Dapat Investor Strategis, PDPP Optimistis IPO Bakal Laris

Hairul Rizal 04 Nov 2022 Kontan

Aksi korporasi penawaran perdana saham atau initial public offering (IPO) PT Primadaya Plastisindo Tbk (PDPP) terus bergulir. Mengutip laman e-IPO, Kamis (3/11), PDPP mematok harga penawaran IPO Rp 200 per saham. Angka ini merupakan batas atas dari harga penawaran yang dipasang PDPP dalam periode bookbuilding di rentang Rp 195-Rp 200 per saham. Pada IPO ini, PDPP melepas sebanyaknya 500 juta saham. Ini setara 20% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Alhasil, potensi dana yang bisa diraup PDPP dari IPO Rp 100 miliar. Kennie Angesty, Direktur Utama Primadaya Plastisindo, menegaskan, saat ini PDPP telah selesai melakukan masa penawaran awal dan mendapatkan izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melanjutkan proses IPO. Terlebih, lanjut Kennie, pihaknya telah mendapatkan investor strategis, yakni Sugianto Kusuma, pendiri Agung Sedayu Group. Adanya investor strategis ini menambah keyakinan PDPP untuk terus tumbuh ke depannya.

OJK Catat Ada 61 Calon Emiten Tengah Mengantre IPO

Hairul Rizal 04 Nov 2022 Kontan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengantongi 99 rencana penawaran umum dengan nilai sebesar Rp 83,32 triliun dalam pipeline penghimpunan dana per 25 Oktober 2022. Dari jumlah tersebut, setidaknya ada 61 perusahaan dalam antrean penawaran umum perdana saham di OJK. Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi menyebut minat perusahaan melakukan penghimpunan dana di pasar modal masih terlihat tinggi. "Di pipeline, masih terdapat 99 rencana penawaran umum dengan nilai sebesar Rp 83,32 triliun. Rencana penawaran umum oleh emiten baru sebanyak 61 perusahaan," ucapnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (3/11). Perinciannya, ada 61 perusahaan yang sudah bersiap menggelar penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO), dengan nilai emisi Rp 27,58 triliun. Kemudian ada 22 penawaran umum terbatas (PUT) yang nilai emisinya mencapai Rp 37,20 triliun.

Pameran Seni Bertali dengan NFT

Yoga 04 Nov 2022 Kompas (H)

Pameran seni kian gencar mengadopsi teknologi non fungible token atau NFT yang bertaut pada ekosistem blockchain. Adopsi itu untuk beragam tujuan, mulai dari mendigitalkan sertifikat keaslian  karya seni hingga karya seni itu sendiri. NFT yang sejatinya adalah tanda kepemilikan atas benda digital dan tercatat di jejaring rantai blok belakangan memang menjadi perbincangan hangat. Sejumlah pameran seni turut menampilkan deretan karya seni digital sebagai NFT. Karya berwujud NFT itu juga kerap menarik kunjungan orang yang menggemari perkembangan teknologi. Sabtu (29/10) Manaf (30) yang menyempatkan diri datang ke Museum Nasional di Jakarta. Pegawai teknologi informasi ini datang untuk pameran bertajuk ”Rekam Masa” yang mengintegrasikan karya seni dengan blockchain. Hal yang paling menarik minatnya adalah bagaimana NFT dan blockchain itu bisa diimplementasikan untuk karya seni. Manaf menengok deretan karya seni di sana dan memindai QR code di tiap karya. QR code mengarah ke tautan di situs artopologi.com yang menjelaskan tentang karya tersebut berikut nominalnya dalam rupiah.

Selain dari artopologi.com, Manaf pun melihat-lihat laman Artopologi di lokapasar OpenSea. Dari situ, dia melihat sejumlah karya di pameran yang hadir dalam format sertifikat keaslian digital. Lukisan bertajuk ”Pesan dari Laut” karya Catur Nugroho, misalnya, Manaf temukan dalam laman OpenSea di jaringan rantai blok Polygon, bertuliskan certificate of authenticity, blockchain registered by Artopologi. ”Saya penasaran. Kebetulan, tadi pagi saya juga ikut seminar tentang rantai blok. Seharian ini. Saya pengin tahu aplikasinya lebih lanjut,” ungkap pria yang tinggal di Jaksel ini. Manaf hanyalah satu dari sebagian pengunjung yang mendatangi pameran Rekam Masa dengan rasa penasaran terhadap rantai blok dan NFT. Pameran yang berlangsung 28 Oktober hingga 6 November ini mengusung format seni yang berintegrasi dengan rantai blok. Artopologi, penyelenggara pameran Rekam Masa, berperan sebagai platform lokapasar karya seni fisik yang berintegrasi dengan rantai blok. Integrasi yang dimaksud ialah setiap karya fisik yang dijual di situs artopologi.com memiliki NFT berupa sertifikat keaslian digital di rantai blok. (Yoga)


Penjualan N219 Awal Kebangkitan PT DI

Yoga 04 Nov 2022 Kompas

Untuk pertama kali, pesawat terbang N219 buatan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) diborong pihak swasta dalam negeri hingga 11 unit. Tidak ketinggalan, Kemenhan juga berencana membeli 10 unit. Bahkan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas tengah mengkaji pembelian N219 hingga 100 unit bagi pemda. PT DI menandatangani kontrak jual beli 11 pesawat N219 dengan PT Karya Logistik Indotama (PT KLI) di sela ajang Indo Defence 2022, Kamis (3/11). Penandatanganan kontrak pembelian pesawat yang terbang perdana 10 November 2017 itu disaksikan Menhan Prabowo Subianto dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

Sebanyak 11 unit N219 yang dipesan PT KLI merupakan pesawat dengan konfigurasi angkut penumpang yang dapat mengangkut hingga 19 penumpang. Total nilai kontrak pembelian ke-11 unit N219 tersebut 80,5 juta dollar AS atau Rp 1,3 triliun. Menurut rencana, unit pertama N219 akan diserahkan oleh PT DI kepada PT KLI pada 28 bulan setelah kontrak berlaku efektif. Kemudian, unit kedua sampai dengan unit ke-11 akan diserahkan secara bertahap pada setiap empat bulan berikutnya. Dalam kesempatan itu, Prabowo menyatakan, Kemenhan akan membeli N219 sebanyak 10 unit, untuk mendukung konektivitas dengan daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal. Dirut PT DI Gita Amperiawan mengatakan, penjualan 11 unit N219 ini merupakan yang pertama kali pesawat tersebut terjual untuk tujuan komersial. Sebab, 90 % produk PT DI dibeli militer. (Yoga)


Kenaikan Suku Bunga di AS Terus Berlanjut

Yoga 04 Nov 2022 Kompas

Bank Sentral AS kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,75 % guna meredam inflasi. Dengan demikian, suku bunga acuan di AS akan berkisar 3,25 % hingga 4 %. Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell, di Washington, Rabu (2/11), menyatakan, kenaikan suku bunga masih berlanjut karena inflasi tetap bertahan tinggi. (Yoga)

Benahi Data Sebelum Memutuskan Impor

Yoga 04 Nov 2022 Kompas

Berdasarkan data KKP, realisasi produksi garam nasional tahun 2021 berkisar 1,3 juta ton atau hanya 61,9 % target produksi 2,1 juta ton. Sementara di tahun ini, dari target produksi garam nasional 2 juta ton, realisasi produksi garam per tanggal 28 Oktober tercatat 421.896 ton. Penurunan produksi garam akibat faktor cuaca juga terjadi pada tahun lalu. ”Target produksi garam 2 juta ton tahun ini diperkirakan tidak tercapai. Merosotnya produksi garam nasional tahun ini dipengaruhi anomali cuaca,” kata Dirje Pengelolaan Ruang Laut KKP Victor Gustaf Manoppo saat dihubungi, Kamis (3/11) di Jakarta. Victor mengatakan, pihaknya berupaya mendorong teknologi produksi untuk membenahi budidaya garam dengan pola tradisional yang masih bergantung cuaca. Di sisi hilir, pemerintah telah membangun pabrik pencucian dan pemurnian (washing plant) garam di sentra-sentra produksi. Pabrik pencucian itu diharapkan meningkatkan kualitas garam rakyat agar kian memenuhi standar industri.

Ketum Himpunan Masyarakat Petani Garam (HMPG) Jawa Timur Mohammad Hasan mengemukakan, faktor cuaca yang kurang stabil memengaruhi penurunan produktivitas garam rakyat. Anjloknya produksi menyebabkan harga garam di tingkat petambak telah menembus Rp 3.200 per kg atau melonjak dibandingkan harga rata-rata saat musim panen raya dikisaran Rp 250-Rp 350 per kg.Di tengah merosotnya produksi garam nasional, Hasan meminta pemerintah segera memverifikasi data stok garam serta data produksi dan kebutuhan riil garam sebelum menetapkan impor garam industri pada tahun 2023. Pembenahan data diperlukan guna mencegah penyalahgunaan impor garam. Selain itu, memberikan perlindungan terhadap petambak garam agar hasil panen tidak dilibas garam impor, di samping kepastian bagi pelaku industry dalam pemenuhan kebutuhan bahan baku garam industri. (Yoga)


INOVASI BISNIS, Korporasi di Tengah Keterbelahan Politik

Yoga 04 Nov 2022 Kompas

Sisa perpecahan akibat pemilihan presiden beberapa tahun lalu masih membekas hingga sekarang.  Sebuah istilah muncul akibat keterbelahan, yaitu cebong dan kampret, untuk menunjukkan kubu yang berseteru. Di tengah masalah ini, banyak perusahaan yang bingung memosisikan diri. Apalagi, Indonesia harus kembali bersiap menghadapi ajang politik 2024. Dalam artikel Fast Company disebutkan, para CEO harus bisa menangani berbagai hal, visi yang diperlukan para pengambil keputusan di perusahaan menghadapi situasi ini seperti diungkapkan William A Galston dan Elaine Kamarck dari Brookings Institution. Mereka menulis, supremasi hukum dan demokrasi sangat penting bagi pasar.

Para ahli menyebutkan, saat ini merupakan kenyataan yang genting dalam politik di mana para CEO perlu melakukan penyeimbangan yang makin sulit, tak sekadar menjalankan bisnis, tetapi juga paham politik dan melakukan langkah yang memadai. Di AS, dampak yang lebih jauh adalah persepsi publik. Saran lain yang diberikan adalah para pemimpin perusahaan bertemu secara internal untuk memastikan semua orang punya pemahaman yang sama tentang pemberian dukungan finansial bagi para politisi dan memasang pagar pembatas untuk memastikan mereka tidak mendukung orang yang salah.

Di Indonesia, masalah yang sering muncul adalah ketakutan para pengambil keputusan bila terlibat dalam urusan politik, maka bisnis mereka akan terdampak. Salah satu yang mungkin diubah dari pandangan ini adalah langkah politik tidak berarti turun ke jalan dan berteriak-teriak mendukung salah satu calon. Mereka bisa bersikap untuk tidak memperkeruh keadaan, juga bisa mengajak karyawan untuk tidak membuat polarisasi di lingkungan perusahaan dan sekitarnya. Mereka perlu mengajak karyawan untuk toleran dan menghargai perbedaan. Saatnya para pemimpin perusahaan ikut mendinginkan suasana menjelang tahun politik yang bakal panas. (Yoga)


Operasi Pasar dan Impor untuk Stabilisasi

Yoga 04 Nov 2022 Kompas

Pemerintah menugaskan Perum Bulog untuk operasi pasar beras medium bekerja sama dengan swasta dan mengimpor kedelai 50.000 ton. Pemerintah mengambil langkah itu untuk menstabilkan harga beras dan tahu-tempe yang terus naik. Kepala Badan Pangan Nasional (National Food Agency/NFA) Arief Prasetyo Adi, Kamis (3/11) mengatakan, stok beras nasional per awal November 2022 sebenarnya cukup besar, yakni 6,6 juta ton. Stok itu berada di masyarakat sebesar 49 %, penggilingan padi 21 %, Bulog 10 %, serta pedagang dan BUMN/BUMD selain Bulog 20 %. Stok itu cukup untuk memenuhi konsumsi beras hingga awal 2023. Stok itu juga akan bertambah seiring panen di sejumlah daerah akhir tahun ini dan awal tahun depan. ”Kenaikan (harga) beras yang terjadi saat ini lebih disebabkan persepsi pasar terhadap stok beras Bulog yang terbatas, yakni 697.000 ton per awal November 2022. Karena itu, kami meminta Bulog meningkatkan serapan agar memiliki cadangan beras minimal 1,2 juta ton,” katanya ketika dihubungi di Jakarta.

Kendati begitu, pemerintah tetap berupaya menstabilkanharga melalui operasi pasar. Beras medium dalam operasi itu akan dijual Rp 8.900 per kg. Bulog bersama perusahaan daerah DKI Jakarta dan pemerintah daerah akan mendatangkan beras dari daerah surplus, seperti Makassar, Demak, Ngawi, dan Sragen. BPS mencatat, harga beras tahun ini mulai merangkak sejak Agustus 2022, dari Rp 11.555 per kg menjadi Rp 11.720 per kg pada September 2022.Pada Oktober 2022, harganya kembali naik menjadi Rp 11.850 per kg dan mengalami inflasi 1,3 % secara bulanan. Terkait kenaikan harga tahu-tempe, pemerintah melanjutkan program bantuan selisih harga pembelian bahan baku kedelai impor bagi perajin tahu-tempe Rp 1.000 per kg sampai akhir Desember 2022. Namun, subsidi itu dinilai belum mampu menurunkan harga tahu-tempe. Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) Aip Syarifuddin menuturkan, pemerintah perlu menambah subsidi kedelai impor dari Rp 1.000 per kg menjadi Rp 3.000 per kg, untuk mengimbangi kemampuan daya beli masyarakat terhadap konsumsi tahu-tempe. (Yoga)


Tarif Cukai Hasil Tembakau Dinaikkan

Yoga 04 Nov 2022 Kompas

Pemerintah menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) rokok sebesar 10 persen pada 2023 dan 2024. Menkeua Sri Mulyani, Kamis (3/11), mengatakan, kenaikan tarif CHT akan berbeda sesuai golongannya, yakni sigaret keretek mesin (SKM), sigaret putih mesin (SPM), dan sigaret keretek tangan (SKT). Kenaikan tarif juga berlaku untuk rokok elektrik dan hasil pengolahan tembakau lainnya. (Yoga)

Perkuat Kolaborasi di Ekosistem Digital

Yoga 04 Nov 2022 Kompas

Kolaborasi antarentitas di ekosistem digital dinilai penting untuk meningkatkan layanan dan memenuhi kebutuhan pengguna. Upaya itu ditempuh PT Bank Jago Tbk, bank berbasis teknologi, dengan memperkuat kolaborasi bersama dengan perusahaan teknologi finansial dan perusahaan rintisan teknologi. Dirut Bank Jago Kharim Siregar, sebagaimana laporan wartawan Kompas Aditya Putra Perdana dari ajang Singapore Fintech Festival (SFF) 2022 di Singapura, Kamis (3/11/2022), mengatakan, kolaborasi yang strategis dalam ekosistem dapat menumbuhkan bank digital. Langkah itu juga memudahkan masyarakat untuk mendapat produk dan layanan keuangan secara signifikan. dalam penyaluran kredit, Bank Jago berkolaborasi dengan berbagai mitra, antara lain perusahaan multifinance dan teknologi finansial (tekfin). ”Bank dan ekosistem digital memahami kebutuhan dan memiliki solusi yang relevan bagi nasabah. Lewat kolaborasi, nasabah, bank, dan ekosistem digital dapat tumbuh bersama,” kata Kharim.

Kharim menjadi salah satu pembicara dalam diskusi SFF 2022 dengan topik ”Driving New Digital Bank Profitability”.Terkait apakah lebih besar peran Bank Jago atau mitranya dalam penyaluran, Kharim menyatakan, saat ini masih dalam tahap balancing. Namun, dengan aplikasi Bank Jago yang baru berusia 18 bulan, capaiannya sangatlah baik. Menurut data Bank Jago,sampai triwulan III-2022, pertumbuhan penyaluran kredit dan pembiayaan syariah mencapai 119 % secara tahunan atau Rp 8,16 triliun. Penyaluran kredit dan pembiayaan syariah dilakukan melalui kolaborasi dengan 32 mitra pembiayaan. Hingga triwulan III-2022, aplikasi Jago memiliki lebih dari 4,2 juta nasabah dengan dana pihak ketiga mencapai Rp 7,28 triliun. Jumlah nasabah tumbuh tiga kali lipat dalam sembilan bulan terakhir. Padahal, pada akhir 2021, jumlahnya ter-catat 1,4 juta nasabah.

SFF 2022 adalah ajang tahunan berskala internasional yang diselenggarakan bank sentral dan otoritas jasa keuangan Singapura, Monetary Authority of Singapore (MAS). Acara yang berlangsung pada 2-4 November 2022 itu menghadirkan 850 pakar dan pelaku usaha serta dihadiri 2.000 organisasi dari 110 negara. SFF menjadi gambaran teknologi masa depan, bahkan acuan di Asia Tenggara atau lebih luas lagi. ”Total populasi Asia Tenggara 400 juta (jiwa) dan demografinya paling muda. Dari segi penerimaan digital paling tinggi. Teknologi itu pasti jauh lebih cepat dari yang saat ini dibutuhkan,” katanya. CEO ANEXT Bank, bank digital di Singapura yang juga anak perusahaan Ant Group, Toh Su Mei, mengatakan, pihaknya fokus pada pengalaman konsumen, karena itu, kerja sama selalu terbuka dengan pendekatan yang kolaboratif, juga melalui diskusi dengan pelaku industri. Deputy Prime Minister and Minister for Finance and Deputy Chairman MAS Lawrence Wong, pada pembukaan SFF 2022, Rabu (2/11), menyatakan, teknologi bisa sangat hebat dalam menghasilkan sesuatu yang baik, namun, juga membawa ketakutan pekerjaan mereka tergantikan teknologi atau tak bisa mengimbangi kecepatannya. (Yoga)


Pilihan Editor