;

Benahi Data Sebelum Memutuskan Impor

Ekonomi Yoga 04 Nov 2022 Kompas
Benahi Data Sebelum
Memutuskan Impor

Berdasarkan data KKP, realisasi produksi garam nasional tahun 2021 berkisar 1,3 juta ton atau hanya 61,9 % target produksi 2,1 juta ton. Sementara di tahun ini, dari target produksi garam nasional 2 juta ton, realisasi produksi garam per tanggal 28 Oktober tercatat 421.896 ton. Penurunan produksi garam akibat faktor cuaca juga terjadi pada tahun lalu. ”Target produksi garam 2 juta ton tahun ini diperkirakan tidak tercapai. Merosotnya produksi garam nasional tahun ini dipengaruhi anomali cuaca,” kata Dirje Pengelolaan Ruang Laut KKP Victor Gustaf Manoppo saat dihubungi, Kamis (3/11) di Jakarta. Victor mengatakan, pihaknya berupaya mendorong teknologi produksi untuk membenahi budidaya garam dengan pola tradisional yang masih bergantung cuaca. Di sisi hilir, pemerintah telah membangun pabrik pencucian dan pemurnian (washing plant) garam di sentra-sentra produksi. Pabrik pencucian itu diharapkan meningkatkan kualitas garam rakyat agar kian memenuhi standar industri.

Ketum Himpunan Masyarakat Petani Garam (HMPG) Jawa Timur Mohammad Hasan mengemukakan, faktor cuaca yang kurang stabil memengaruhi penurunan produktivitas garam rakyat. Anjloknya produksi menyebabkan harga garam di tingkat petambak telah menembus Rp 3.200 per kg atau melonjak dibandingkan harga rata-rata saat musim panen raya dikisaran Rp 250-Rp 350 per kg.Di tengah merosotnya produksi garam nasional, Hasan meminta pemerintah segera memverifikasi data stok garam serta data produksi dan kebutuhan riil garam sebelum menetapkan impor garam industri pada tahun 2023. Pembenahan data diperlukan guna mencegah penyalahgunaan impor garam. Selain itu, memberikan perlindungan terhadap petambak garam agar hasil panen tidak dilibas garam impor, di samping kepastian bagi pelaku industry dalam pemenuhan kebutuhan bahan baku garam industri. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :