NATAL DAN TAHUN BARU Mobilitas Tak Dibatasi, tetapi Mesti Dijaga
Pemerintah tidak membatasi mobilitas masyarakat pada periode Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Namun, pergerakan masyarakat dengan berbagai jenis moda transportasi mesti dijaga dengan mengedepankan aspek kesehatan dan keselamatan. Vaksinasi penguat pun menjadi syarat perjalanan dalam negeri. Menurut survei Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub, 44,17 juta orang atau 16,35 % jumlah penduduk Indonesia akan bepergian pada masa Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, naik 3,35 % dari tahun 2021, ketika masyarakat yang bermobilitas 35,7 juta orang atau 13 % populasi penduduk. ”Sesuai instruksi Menhub AP II memastikan kesiapan 20 bandara, kita semua berharap penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru berjalan dengan selamat, aman, nyaman, dan sehat,” kata Presdir PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin, Minggu (18/12).
Dalam kegiatan media briefing terkait kesiapan penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru 2022/2023 secara daring pekan lalu, Menhub Budi Karya Sumadi menyampaikan, tren mobilitas menjadi hal yang mesti menjadi perhatian. Pemerintah tidak akan membatasi pergerakan masyarakat pada momen perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Namun, mengingat tren Covid-19 nasional, penyelenggaraannya perlu dikelola dengan baik. Selain itu, pemerintah juga memperhatikan penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru yang bersamaan dengan libur sekolah serta peningkatan mobilitas masyarakat. Penyelenggaraannya harus tetap mengedepankan aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat. (Yoga)
Warga Tolak Kenaikan Pajak untuk Pertahanan
Mayoritas warga Jepang menolak kenaikan pajak demi meningkatkan postur anggaran pertahanan negara tersebut. Demikian hasil jajak pendapat media Kyodo yang dirilis Minggu (18/12). PM Jepang Fumio Kishida, Jumat (16/12), mengumumkan rencana pemerintah menaikkan anggaran pertahanan yang pembiayaannya dilakukan melalui kenaikan pajak. (Yoga)
BATIK LASEM Pemasaran melalui Metaverse Dijajaki
Pengusaha batik terus berinovasi memasarkan produk mereka secara daring, seperti melalui media sosial dan situs di internet. Tidak hanya itu, para perajin batik di Lasem, Rembang, Jateng, juga mulai menjajaki dunia virtual atau metaverse. Saat Covid-19 mewabah, para perajin batik merasakan kunjungan wisatawan ke daerah batik di Lasem berkurang drastis. Akibatnya, penjualan kain batik berkurang. Melalui Tim Kedaireka Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, para perajin batik tulis Lasem dapat menjual produknya secara daring dalam bentuk tiga dimensi. Ketua Peneliti Kedaireka Metaverse Batik Lasem Ridwan Sanjaya menjelaskan, kehadiran inovasi ini sebagai bentuk jawaban dari tantangan yang dihadapi saat pandemi Covid-19 dan perubahan akses jalan pantura. Menurut Ridwan, inovasi ini dapat menjadi solusi alternatif penjualan produk batik tulis Lasem. Melalui metaverse atau ruang tiga dimensi (metasmesta), konsumen bisa merasakan seperti datang secara langsung dan melihat secara nyata kain batik, meskipun mereka hanya menyaksikan secara virtual.
”Kami memberi pengalaman berbeda. Dahulu orang datang mau beli, kan, kainnya diambil lalu dibuka. Sementara di metaverse, semua bisa tampil. Ada produk-produk yang dipasangkan di maneken sehingga tidak perlu dijahit dahulu baru bisa tahu hasil jadinya seperti apa,” kata Ridwan, saat diskusi Metaverse Ruang Virtual Masa Depan Pelestarian Batik Lasem, Minggu (18/12). Anggota tim Kedaireka Metaverse Batik Lasem, Freddy Koeswoyo, menambahkan, hingga saat ini ada 40 mitra pebatik di Lasem yang sudah bergabung, masing-masing mendapatkan 14 ruang pameran di platform Metaverse batik.com. Freddy menambahkan, pemasaran secara virtual bisa juga dipakai untuk mengedukasi masyarakat mengenai sejarah dan motif kain batik. Hal ini yang kemudian akan terus dikembangkan lebih lanjut di dalam metaverse Batik Lasem. Perajin batik Kidang Mas Lasem, Rudi Siswanto, menyampaikan, platform metaverse menjadi tambahan media penjualan produk batik sehingga jangkauannya lebih luas sampai luar negeri. Rudi berharap, ke depan, semakin banyak perajin batik yang bergabung ke dalam metaverse. (Yoga)
Kesempatan Kerja Formal bagi Disabilitas
Disability Inclusion Officer Unicef Indonesia, I Made Wikandanda, mengatakan, kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas di sektor formal kian terbuka. ”Kunci dari keberhasilan karier adalah mengubah pola pikir,” ujarnya dalam diskusi ”Ruang Dialog Lintas Pengalaman Edisi HAM - Hak Akses Pekerjaan” yang digelar Indika Foundation melalui Toleransi.id, Sabtu (17/12) di Jakarta. (Yoga)
Antisipasi Tekanan Inflasi Lanjutan
Tekanan inflasi domestik diperkirakan masih berlanjut dan mencapai puncaknya tahun 2023. Meski inflasi akibat kenaikan harga komoditas bakal lebih rendah, ada potensi terjadinya kenaikan harga sejumlah barang dan jasa di pasaran akibat transmisi beban biaya produksi yang selama ini tertunda. Sejak semester I-2022, kenaikan indeks harga produsen (IHP) sudah terjadi. Namun, transmisinya ke indeks harga konsumen (IHK) belum signifikan. IHP yang tak sejalan dengan IHK membuat tingkat inflasi di Indonesia relatif terkendali meski tetap meningkat. Beban kenaikan biaya produksi di level produsen beberapa bulan terakhir belum disalurkan secara signifikan ke level konsumen. Industri masih menahan kenaikan harga barang dan jasa di pasaran. Pada triwulan III-2022, selisih inflasi (inflation gap) antara produsen dan konsumen mencapai 5,9 % dari 4,8 % tahun 2021. Per triwulan III-2022, IHP industri minuman dan rokok telah mencapai 170,57; industri makanan lainnya 149,73; serta industri pengolahan dan pengawetan daging, ikan, buah, sayur, minyak, dan lemak 199,78. Adapun IHK di sektor makanan minuman dan tembakau pada periode yang sama hanya 117,14. Laporan Indonesia Economic Prospects (IEP) Desember 2022 Bank Dunia, pekan lalu, menyoroti tekanan di sisi suplai itu akan berdampak pada inflasi.
Biaya produksi yang meningkat akan ditransmisikan ke konsumen secara signifikan mulai tahun depan sehingga menambah risiko inflasi. Survei Bank Dunia menunjukkan, margin keuntungan produsen menurun signifikan di hampir semua sector dalam satu tahun terakhir sampai Desember 2022. Data serupa ditunjukkan Survei Kegiatan Dunia Usaha oleh BI pada triwulan III-2022. Inflasi Indonesia diperkirakan mencapai puncaknya pada 2023 dengan rata-rata 4,5 %, naik dari proyeksi rata-rata inflasi tahun 2022 sebesar 4,2 %. Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste HabibRab dalam paparan laporan IEP mengatakan, Indonesia memang memiliki inflasi lebih rendah dari negara selevel lainnya di ASEAN. Inflasi nasional juga diperkirakan akan kembali menurun dalam jangka waktu menengah atau 2-3 tahun lagi. ”Namun, ada risiko besar yang harus diwaspadai. Bagaimana problem ini ditangani akan memiliki implikasi signifikan pada kondisi dunia usaha dan konsumsi rumah tangga Indonesia tahun depan,” katanya. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bidang Industri Johnny Darmawan, Minggu (18/12) mengatakan, seiring gejolak ekonomi global yang berlanjut, tekanan pada sektor usaha dalam negeri sulit dihindari tahun depan. Apalagi, mengingat dua pertiga bahan baku dan penolong industri domestik masih berasal dari impor. (Yoga)
Konversi ke Listrik Terbentur Biaya
Pelaksanaan konversi sepeda motor BBM ke sepeda motor listrik masih relatif sedikit karena biaya yang terlampau tinggi, sekitar Rp 14 juta. Diperkirakan baru 500 sepeda motor listrik yang dikonversi. Rencana subsidi konversi diharapkan mendapat dukungan sama seperti subsidi untuk kendaraan listrik baru. Menteri ESDM Arifin Tasrif, di sela-sela Electric Vehicle Funday, di Plaza Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/12) mengatakan, saat ini ada120 juta sepeda motor BBM di Indonesia. Dengan konversi ke sepeda motor listrik, emisi karbon bisa berkurang, pasokan listrik terserap, dan impor minyak ditekan. Akan tetapi, ujar Arifin, konversi ke sepeda motor listrik jumlahnya masih sedikit.
”Perlu sosialisasi agar masyarakat tahu betul manfaatnya. Juga perlu mendorong agar lebih banyak industri bisa menyediakan (kebutuhan komponennya), termasuk sarana infrastruktur untuk pengisian, pergantian baterai, dan sebagainya,” ujarnya. Arifin menuturkan, ke depan, diharapkan semakin banyak industri yang bergerak dalam pembuatan komponen kebutuhan konversi sepeda motor listrik sehingga harga bakal kompetitif. Saat ini, beberapa komponen sudah bisa dibuat di dalam negeri, kecuali baterai, yang diharapkan segera bisa diproduksi di dalam negeri. Herinaldi, teknisi PT Cogindo Daya Bersama, anak perusahaan PT Indonesia Power yang terjun untuk mengonversi sepeda motor listrik, mengatakan, konversi ke sepeda motor listrik sebenarnya cukup diminati. Namun, harganya yang relatif mahal, lantaran industri penyedia komponennya masih belum banyak, membuat masyarakat berpikir dua kali. (Yoga)
Kaltara Bentuk Tim Kajian Perdagangan Karbon
Pemprov Kalimantan Utara membentuk tim khusus untuk mempersiapkan mekanisme perdagangan karbon. Tim tersebut akan melakukan sejumlah kajian agar 1,3 juta hektar hutan potensial di provinsi ini bisa dikelola dan dijaga untuk memitigasi perubahan iklim sekaligus memberi dampak ekonomi berkelanjutan. Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan, Minggu (18/12), mengatakan, tim tersebut sudah dibentuk pada rapat koordinasi yang dilakukan pada 15 Desember 2022. Ini, kata Yansen, merupakan tindak lanjut dari Perpres No 98 Tahun 2021. (Yoga)
Pelindungan Pekerja Migran Belum Optimal
Peringatan Hari Migran Internasional yang diselenggarakan Minggu (18/12) diwarnai gugatan soal belum optimalnya pelindungan pekerja migran, baik sebelum maupun seusai penempatan. Padahal, kerentanan yang dialami pekerja migran semakin variatif, termasuk adanya modus baru perekrutan untuk melakukan penipuan siber. Di sisi lain, pemerintah menyatakan, berbagai kebijakan perbaikan tata kelola penempatan telah dilakukan, mulai pembentukan layananterpadu satu atap hingga satuan tugas. Dalam perayaan Hari Migran Internasional 2022 yang diselenggarakan oleh Migrant Care, Minggu, Direktur Eksekutif Migrant Care Wahyu Susilo mengatakan, pandemi Covid-19 menambah potensi kerentanan yang dihadapi pekerja migran. Pada awal pandemi, sejumlah pekerja migran Indonesia sektor domestik di Hong Kong, Taiwan, dan Singapura ikut berisiko terpapar Covid-19 karena diminta majikan berburu perlengkapan protocol kesehatan. Kasus kekerasan yang berujung kematian di negara penempatan masih terjadi, setiap tahun, 500 jenazah pekerja migran Indonesia dipulangkan ke NTT.
Ia berharap cara pandang ongkos dan untung terkait jasa pekerja migran perlu diakhiri. Masalah kerentanan klasik yang berulang adalah perekrutan pekerja migran Indonesia menjadi PRT di negara-negara konflik. Pekerja migran di sektor kelautan juga mengalami eskalasi kerentanan. Pada 2022, muncul modus perekrutan calon pekerja migran, tetapi berujung perdagangan manusia untuk keperluan praktik penipuan siber. ”Kami mengadakan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) dengan mengajak sejumlah pekerja migran Indonesia. Tujuannya menginventarisasi masalah, evaluasi implementasi peraturan terkait pekerja migran, beserta solusi berupa peta jalan pelindungan pekerja migran,” katanya. Regional Program Officer Building and Wood Worker’s International (BWI) Khamid Istikhori berpendapat senada. Pasar tenaga kerja migran di mana pun saat ini sedang tidak baik-baik saja. Kasus-kasus kekerasan tetap berulang dan tidak hanya dialami warga negara Indonesia yang menjadi pekerja migran. Contohnya keluarga pekerja migran yang membangun fasilitas Piala Dunia Qatar 2022 masih menunggu kompensasi kecelakaan kerja. (Yoga)
BI Prediksi Inflasi Bulanan di Desember 0,44%
Bank Indonesia (BI) memperkirakan, laju inflasi Desember sebesar 0,44%
month on month
(mom). Ramalan ini berdasarkan hasil Survei Pemantauan Harga yang dilakukan bank sentral hingga pekan ketiga bulan Desember ini.
Angka tersebut meningkat dibanding proyeksi terdahulu BI. Berdasarkan hasil survei BI hingga pekan kedua Desember, laju inflasi diperkirakan sebesar 0,37%. Proyeksi ini juga lebih tinggi dibanding inflasi November 2022 yang tercatat sebesar 0,09%.
Bunga Naik, Prospek Reksadana Pasar Uang Makin Terangkat
Bank sentral Amerika Serikat (AS) masih bersikap hawkish hingga tahun depan dalam menyusun kebijakan moneter. Ini akan menguntungkan bagi investasi reksadana pasar uang. Kenaikan suku bunga agresif AS bisa diikuti negara lain, termasuk Indonesia, sehingga imbal hasil reksadana pasar uang bakal makin tinggi.
Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani mengatakan, reksadana pasar uang juga menarik dibandingkan deposito. Meskipun manajer investasi menempatkan dana di deposito, biasanya manajer investasi akan mendapat bunga khusus.
CEO PT Pinnacle Persada Investama Guntur Surya Putra menambahkan, reksadana pasar uang juga bisa menempatkan dana di obligasi jangka pendek di bawah satu tahun. Pencairan reksadana pasar uang juga bisa dilakukan setiap saat tanpa harus dikunci.









