Bunga Naik, Prospek Reksadana Pasar Uang Makin Terangkat
Bank sentral Amerika Serikat (AS) masih bersikap hawkish hingga tahun depan dalam menyusun kebijakan moneter. Ini akan menguntungkan bagi investasi reksadana pasar uang. Kenaikan suku bunga agresif AS bisa diikuti negara lain, termasuk Indonesia, sehingga imbal hasil reksadana pasar uang bakal makin tinggi.
Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani mengatakan, reksadana pasar uang juga menarik dibandingkan deposito. Meskipun manajer investasi menempatkan dana di deposito, biasanya manajer investasi akan mendapat bunga khusus.
CEO PT Pinnacle Persada Investama Guntur Surya Putra menambahkan, reksadana pasar uang juga bisa menempatkan dana di obligasi jangka pendek di bawah satu tahun. Pencairan reksadana pasar uang juga bisa dilakukan setiap saat tanpa harus dikunci.
Tags :
#Pasar UangPostingan Terkait
KETIKA PERAK TAK LAGI SEKADAR LOGAM
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Pasar Dalam Tekanan
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Afrika Tunjukkan Inovasi Pembayaran Bebas Dolar
Bank Masih Dilema Menurunkan Bunga Kredit
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023