;

PROPERTI, Masih Ada Peluang Bertumbuh di Tengah Ketidakpastian Makroekonomi

Yoga 20 Dec 2022 Kompas

Industri properti nasional diyakini masih punya peluang bertumbuh pada 2023 meskipun dibayang-bayangi isu ketidakpastian kondisi makro ekonomi. Penopang utama industri ini adalah penjualan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Chief Economist Economic and Industry Research BCA David Sumual mengilustrasikan ketidakpastian makro ekonomi itu seperti Bank Sentral AS yang menaikkan suku bunga acuan. Lalu, China masih menerapkan kebijakan nol Covid-19 sehingga pasokan properti naik, tetapi penjualan menurun. Padahal, 25 % perekonomian China disumbang industri properti. Kemudian, harga komoditas cenderung menurun, kecuali harga batubara. ”Kondisi global saat ini diibaratkan badai, tetapi badainya jauh dari Indonesia. Harga pangan relatif masih terkendali, pergerakan rupiah relatif stabil, dan inflasi diperkirakan bisa di bawah 6 %,” ujar David dalam diskusi ”2022 Property Market Overview & 2023 Outlook”, Senin (19/12) di Jakarta.

David menambahkan, resesi ekonomi terjadi di tingkat global, sedangkan hal yang mungkin terjadi di Indonesia adalah perlambatan pertumbuhan ekonomi. Ini bisa diartikan sektor properti nasional masih berpeluang tumbuh. ”Pekerjaan rumahnya sekarang adalah bagaimana membuat industri properti tumbuh sehat dengan pertumbuhan wajar dan menyerap tenaga kerja,” katanya. Direktur Strategic Consulting Cushman and Wakefield Indonesia Arief Rahardjo menambahkan, kinerja sektor properti di Indonesia, yaitu perkantoran, mal dan retail, kondominium, apartemen sewa, properti kawasan industri, gudang, hotel, dan perumahan, relatif masih positif. ”Permintaan kantor relatif masih kecil. Namun, kami percaya pada tahun 2023 akan terjadi perbaikan minat sewa. Untuk pasokan baru, kami melihat beberapa pengembang menunggu kepastian makroekonomi,” ucap Arief. (Yoga)


CUKAI ROKOK, Dana Bagi Hasil Diprioritaskan untuk Kesejahteraan

Yoga 20 Dec 2022 Kompas

Pemerintah resmi menerbitkan peraturan terkait kenaikan tarif cukai hasil tembakau untuk tahun 2023 dan 2024, dan nilai penyaluran dana bagi hasil cukai hasil tembakau naik menjadi 3 % dari penerimaan cukai. Pemerintah diharapkan bisa memaksimalkan alokasi dan penggunaan dana tersebut untuk menyejahterakan masyarakat. Berdasarkan UU No 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemda, alokasi dana bagi hasil (DBH) cukai hasil tembakau (CHT) meningkat dari 2 % menjadi 3 persen total penerimaan CHT mulai tahun 2023. Kemenkeu mengestimasikan, dengan kenaikan alokasi 3 %, DBH CHT akan naik menjadi Rp 6,5 triliun pada tahun 2023, meningkat 39,4 % dari DBH CHT tahun 2022 sebesar Rp 4,01 triliun dengan alokasi 2 %. Menkeu Sri Mulyani, Senin (19/12) mengatakan, penerimaan negara yang berasal dari penyesuaian tarif cukai rokok akan disalurkan kembali ke masyarakat terdampak dalam bentuk DBH CHT.

Berbeda dari tahun 2020 dan 2021, kali ini alokasi DBH akan lebih diprioritaskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Alokasi DBH akan diberikan 50 % untuk bidang kesejahteraan masyarakat yang digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan pekerja industri tembakau yang terdampak. Sebanyak 20 % digunakan untuk meningkatkan kualitas bahan baku, peningkatan keterampilan kerja, dan pembinaan industri, 30 % untuk penyaluran bantuan langsung tunai kepada petani dan buruh tembakau. Sisanya, sebanyak 40 % dialokasikan untuk bidang kesehatan dan 10 % untuk memperkuat penegakan hukum, khususnya dalam mengontrol peredaran rokok ilegal. Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Armand Suparman mengatakan, berkaca dari pengalaman pengalokasian dan distribusi DBH CHT di wilayah khusus penghasil tembakau selama ini, masih ada problem berupa penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran dan tidak merata. (Yoga)


Data PHK Perlu Disinkronkan

Yoga 20 Dec 2022 Kompas

Komisioner Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng, Senin (19/12) di Jakarta, mengatakan, PHK bukan sekadar berbicara angka, melainkan juga menyangkut sejauh mana pekerja mendapatkan hak-haknya pasca-terdampak PHK, terutama hak jaminan sosial kesehatan. ”Pemerintah perlu mendorong dan memastikan perusahaan-perusahaan yang melakukan PHK menuntaskan pembayaran hak-hak pekerja. Di sinilah pentingnya kesinkronan data,” ujar Robert. (Yoga)


2023, Perekonomian Jabar Diproyeksi Tumbuh

Yoga 20 Dec 2022 Kompas

Di tengah ancaman resesi global, perekonomian Jabar diprediksi masih tumbuh 5 % tahun 2023. ”Kami memperkirakan perekonomian Jabar di 2023 tetap tumbuh 4,9–5,7 %,” ucap Plt. Kepala Kantor Perwakilan BI Jabar Bambang Pramono dalam West Java Annual Meeting di Bandung, Senin (19/12). Turut hadir Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan sejumlah bupati/wali kota di Jabar. (Yoga)

Tiga Besar Operator Telko Bersaing Ketat

Yuniati Turjandini 20 Dec 2022 Investor Daily (H)

DOHA, ID – Tiga besar operator telko di Indonesia bersaing ketat mempertahankan posisi top three dengan melakukan konsolidasi dan kolaborasi. Hanya dengan strategi itu, perusahaan telko mendapatkan pendanaan dan teknologi terbaru untuk mengembangkan layanan, menambah pelanggan, dan melakukan efisiensi. Dari sisi pangsa pasar, top three adalah PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel), PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison), dan PT XL Axiata Tbk. Berdasarkan data dari laporan thunan masing-masing perusahaan, operator seluler yang memiliki pelanggan terbanyak adalah Telkomsel, menembus 176,0 juta atau menguasai pangsa pasar 53,1% dari total pelanggan operator seluler di Tanah Air sebanyak 331,2 juta tahun lalu. Berikutnya, Indosat Ooredoo Hutchison memiliki pelanggan 62,9 juta (19,0%) dan XL Axiata 57,9 juta (17,5%). Sedangkan operatoryang lain, PT Smartfren Telecom Tbk, memiliki pelanggan 34,4 juta (10,4%). Smartfren berpotensi besar masuk posisi ketiga. (Yetede)

Dihantam Pandemi, Pasar Indonesia Justru Cetak Sejarah Baru

Yuniati Turjandini 20 Dec 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Bak palu godam, pandemi Covid-19 muncul di muka bumi akhir 2019 menghantam tak pandang bulu, mulai dari negara maju seperti Amerika Serikat (AS), negara benua Eropa, hingga negara berkembang seperti Indonesia. Hal itu memicu indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat terjerembab hingga 5% ke level 3.985,07 pada Maret 2020 lalu. Namun demikian, ucapan terima kasih patut dihaturkan kepada masyarakat Indonesia yang tetap memiliki kepercayaan kuat bahwa perekonomian akan bangkit kembali. Ini tercermin dari jumlah single investor identification (SID) yang tumbuh 33,53% dari 7.489.337 di akhir 2021 menjadi 10.000.628 pada 3 November 2022. Hebatnya, investor domestik menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan dengan komposisi sebesar 99,78%. Data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 3 November 2022 juga mencatat, sebagian besar investor baru adalah kalangan milenial dengan umur di bawah 30 tahun. Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo mengatakan, pencapaian jumlah investor pasar modal yang telah tembus 10 juta dan didominasi investor lokal itu merupakan berita baik bagi pasar modal Indonesia. (Yetede)

Pemerintah Jamin Ketersediaan Pasokan Energi untuk Nataru

Yuniati Turjandini 20 Dec 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Pemerintah melalui Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjamin ketersediaan pasokan energi, mulai dari bahan bakar minyak (BBM), LPG, listrik, dan juga batu bara. Sejumlah posko juga dibuka mulai 19 Desember 2022 hingga 4 Januari 2023 dengan jumlah personel yang memadai dari berbagai instansi. BBM, secara umum, gasoline, gasoil, kerosene, dan avtur memiliki ketahanan stok di atas 17 hari. Kondisi stok LPG nasional dijaga dalam kondisi aman dengan coverage days LPG nasional berkisa 15-17 hari,” kata Kepala BadanPengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati yang uga bertugas sebagai koordinator pelaksana posko Nataru di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (19/12). Selama periode Posko Hari Raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, BPH Migas dan Pertamina menyiagak 114 Terminal BBM, 7.400 SPBU dan %68 DPPU. serta menyiagakan fasilitas tambahan di wilayah-wilayah dengan demand tinggi. (Yetede)

Enam Perusahaan Gelar IPO Rp 486 Miliar

Yuniati Turjandini 20 Dec 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Sebanyak enam perusahaan berencana menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/ IPO) saham pada pertengahan hingga akhir Desember 2022, dan dijadwalkan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Januari 2023. Total dana segar yang diraih dari aksi korporasi ini senilai Rp 486 miliar. Keenam perusahaan tersebut adalah PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) dengan mengincar dana IPO Rp 180 miliar, PT Hatten Bali Tbk (WINE) membidik Rp 101,7 miliar, PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) senilai Rp 40,6 miliar, PT Mitra Tirta Buwana Tbk (SOUL) berpotensi meraih Rp 9,7 miliar, PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) membidik dana segar Rp 81 miliar, dan PT Lavender Bina Cendekia Tbk (BMBL) sekitar Rp 54,8 miliar. “Selain itu, sebanyak 42,61% atau setara Rp 75 miliar akan digunakan untuk melunasi utang usaha RTM kepada para supplier dan juga sebagai modal pembelian bahan baku dan bahan pendukung untuk anak usaha perseroan. Sedangkan sisanya sebesar 17,2% atau 30,35 miliar dialokasikan sebagai biaya operasional Sunindo,” papar manajemen dalam prospektus, Senin (19/12/2022). (Yetede)

Jokowi dan Erick Thohir Harapkan BRI Terus Gerakan Ekonomi

Yuniati Turjandini 20 Dec 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Pemerintah optimistis PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) di usianya yang menginjak ke-127 tahun akan menjadi perpanjangan tangan dalam mewujudkan pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Presiden RI Joko Widodo turut memberikan apresiasi dan harapannya. Presiden Jokowi menilai dalam rentang waktu 127 tahun, BRI berhasil melewati berbagai krisis dan tantangan. Namun, itu saja tidak cukup, BRI wajib untuk terus berinovasi dengan aman, prudent dan berkesinambungan sehingga ke depan mampu untuk menjawab tantangan yang semakin besar. “Saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-127 (untuk) BRI. Terus tumbuh menjadi bank kebanggaan negeri menggerakkan ekonomi bangsa,” ungkap Presiden dalam keterangannya, Senin (19/12/2022). Apresiasi dan harapan serupa diungkapkan pula oleh Menteri BUMN Erick Thohir kepada bank pemberdaya UMKM yang telah hadir sebagai bank milik rakyat Indonesia sejak 1895 tersebut. Menurut Erick, sebagai satu di antara bank nasional terbesar di Indonesia, BRI telah turut berperan aktif dalam menjalankan berbagai program untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (Yetede)

Kinerja Telkom Terus Berkibar Hingga 2025

Yuniati Turjandini 20 Dec 2022 Investor Daily (H)

ID – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) memperkirakan pertumbuhan kinerja akan terus meningkat pada periode 2023-2025, menghilangkan kekhawatiran pada operasi kuartal III-2022 yang melambat. Runtuhnya harga PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) hanya dimasukkan dalam perspektif, karena hanya menyumbang 1% dari nilai grup. Dalam Investor Meeting Takeaways antara Citi Sekuritas dan para eksekutif Telkom dan C-Suite Telkomsel, bersama Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara, terungkap bahwa hasil kinerja dan nilai perseroan aman bahkan dengan adanya fluktuasi saham GOTO. Telkom telah mempresentasikan strategi dan pandangannya guna menjawab perhatian investor utama. Analis Citi Sekuritas Arthur Pineda mengatakan, manajemen Telkom sepakat bahwa runtuhnya harga GoTo yang telah menyebabkan pelemahan harga saham Telkom baru-baru ini, harus dimasukkan ke dalam perspektif karena hanya menyumbang 1% dari nilai grup. Kerugian investasi mark-to-market terkait GoTo juga tidak mungkin berdampak pada dividen, sebab fokus dividen terhadap laba operasi, daripada laba yang dilaporkan. (Yetede)

Pilihan Editor