;

Mengulang Sukses Surplus Pajak

Hairul Rizal 27 Apr 2023 Bisnis Indonesia

Penerimaan negara berupa pajak menjadi instrumen utama kebijakan fiskal. Apabila pajak diturunkan, output barang dan jasa akan makin meningkat dan mendorong daya beli masyarakat. Sebaliknya, jika pajak dinaikkan, akan menurunkan output barang dan jasa serta menurunkan daya beli masyarakat. Sampai dengan saat ini, sektor perpajakan masih menjadi sumber penerimaan negara yang paling dominan berkontribusi dalam APBN, disusul kemudian oleh penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dan hibah. Pajak digunakan sebagai instrumen untuk menarik dana dari masyarakat guna membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Selain untuk menarik dana, pajak juga memiliki fungsi mengatur melalui kebijakan insentif dan disinsentif. Mengingat pentingnya pajak bagi kelangsungan pembangunan, pemerintah terus berupaya menggali potensi dan memperluas cakupan pajak di masyarakat. Sayangnya, antara target dan realisasi perpajakan seringkali tak seiring sejalan. Berdasarkan data Bank Indonesia, dalam dua dekade terakhir (2003—2023), baru empat kali penerimaan perpajakan melampaui target, yaitu pada 2004 ketika penerimaan pajak mencapai 100,8%, 2008 (108,1%), 2021 (107,15%), dan 2022 (114%). Adapun pada 2023, pemerintah menargetkan penerimaan perpajakan sebesar Rp1.718 triliun, meningkat sekitar 16% dari target pada 2022 sebesar Rp1.485 triliun. Pemerintah sendiri me­nyam­­paikan penerimaan pajak hingga kuartal I/2023 tumbuh 33,78% dengan nilai mencapai Rp430 triliun. Sektor yang masih mencatatkan kinerja positif, antara lain industri pengolahan, pertambangan, perdagangan, dan pembiayaan.

ARUS BALIK : BERKAH ONE WAY DAN IMBAUAN PRESIDEN

Hairul Rizal 27 Apr 2023 Bisnis Indonesia

Lalu lintas darat pada puncak arus balik Lebaran pada gelombang pertama praktis cukup lancar yang didukung kebijakan one way dan kepatuhan terhadap imbauan Presiden. Suhendra mengubah rencana perjalanan balik menggunakan kendaraan pribadi dari Yogyakarta menuju Jakarta yang awalnya pada 24 April 2023 atau H+2 Lebaran menjadi 25 April 2023 atau H+3 Lebaran yang bertepatan dengan hari terakhir libur cuti bersama. Pada tanggal itu juga diprediksi sebagai puncak arus balik sehingga jalan tol kemungkinan dipadati oleh kendaraan arus balik. Meskipun demikian, Suhendra tidak mempersoalkan kepadatan lalu lintas karena pemerintah dan aparat kepolisian sudah melakukan antisipasi agar dampaknya bisa diminimalisir. “Kebijakan one way dan contraflow sudah cukup membantu saat mudik maupun arus balik. Kalaupun terjadi kepadatan lalu lintas di jalan tol yang penting tidak stuck, mobil masih bisa jalan,” katanya setelah tiba di Jakarta, Rabu (26/4). Arus balik pada 24 dan 25 April memang terjadi peningkatan dan menjadi puncak arus balik gelombang pertama. Pemerintah dan kepolisian memprediksi arus balik gelombang kedua terjadi pada akhir pekan ini yakni Sabtu 29 April 2023 dan Minggu 30 April 2023. Oleh karena itu, potensi kepadatan arus balik melalui jalur darat kemungkinan besar akan terjadi. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa lancarnya arus balik menjadi bagian dari kepatuhan atas imbauan Presiden Joko Widodo bagi masyarakat untuk menghindari puncak arus balik pada Senin (24/4) dan Selasa (25/4). Hal itu berhasil menekan jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik. Setelah diumumkannya imbauan tersebut, Listyo Sigit mengatakan setidaknya terdapat penurunan sekitar 13% jumlah pemudik yang melakukan perjalanan arus balik hingga H+3 Lebaran.

TRANSPORTASI UMUM : Pesawat dan KA Padat

Hairul Rizal 27 Apr 2023 Bisnis Indonesia

Penumpang pesawat terbang di Bandara Internasional Ngurah Rai selama 7 hari libur lebaran pada 19—25 April 2023 mencapai 450.936 orang dengan perincian 235.529 penumpang domestik dan 215.407 penumpang internasional. General Manager Bandara Ngurah Rai Handy Heryudhitiawan menjelaskan puncak arus kedatangan terjadi pada 19 April 2023 dengan 34.483 penumpang. Sementara untuk puncak arus keberangkatan terjadi pada 25 April 2023 dengan 35.825 penumpang per hari. “Selama periode cuti bersama Idulfitri 2023, kami melayani rata-rata 64.419 penumpang per hari baik rute domestik maupun internasional,” jelas Handy dikutip dari keterangan resmi, Rabu (26/4). Selama periode libur Lebaran kali ini, Handy menyebut ada lima rute domestik terbanyak yang dilayani per hari yaitu Jakarta dengan rata-rata 108 penerbangan, Surabaya 26 penerbangan,  Lombok 14 penerbangan, Jakarta (Halim) 11 penerbangan dan Makassar 10 penerbangan. Sedangkan lima rute internasional terbanyak yakni Singapura 32 penerbangan, Kuala Lumpur 26 penerbangan, Perth 15 Penerbangan, Melbourne 13 penerbangan, dan Sydney 10 Penerbangan. Selain itu, terdapat 137 permohonan penerbangan tambahan atau extra flight mulai tanggal 14—25 April 2023 oleh maskapai Lion Air, Batik Air, Super Airjet dan AirAsia. Dalam perkembangan lain, arus balik dengan moda transportasi umum kereta api menuju Jakarta juga mengalami peningkatan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pemudik sudah kembali berdatangan ke Jakarta saat arus balik Lebaran, Rabu (26/4). Kepala Humas Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan bahwa ada sekitar 43.700 penumpang atau naik 1.700 penumpang dibandingkan hari sebelumnya. “Dari jumlah tersebut 16.400 merupakan penumpang turun di Stasiun Pasar Senen, 16.200 penumpang turun di Stasiun Gambir, 4200 penumpang di Stasiun Bekasi, 4.500 penumpang di Stasiun Jatinegara,” kata Eva dalam keteranganya, Rabu (26/4/2023).

INDUSTRI PROPERTI : PENGEMBANG TANCAP GAS PASCALEBARAN

Hairul Rizal 27 Apr 2023 Bisnis Indonesia

Pengembang perumahan tidak ingin kehilangan momentum pascalebaran dengan langsung tancap gas meningkatkan penjualan properti residensial agar bisa mengompensasi penurunan minat masyarakat sejak Ramadan Emiten properti PT Metropolitan Land Tbk. (MTLA) atau Metland mengaku akan meluncurkan proyek residensial baru, termasuk launching klaster-klaster di sejumlah proyek perumahan pascalebaran tahun ini. Direktur Keuangan MTLA Olivia Surodjo mengatakan bahwa tren penjualan residensial sepanjang Ramadan hingga menjelang Idulfitri cukup menurun. Namun, dia meyakini momentum pembayaran tunjangan hari raya atau THR dapat mendongkrak penjualan setelah Lebaran. “Kami cukup optimistis prospek properti pascalebaran akan kembali normal, walau masih akan ada tantangan, karena properti terutama rumah merupakan kebutuhan mendasar untuk tempat tinggal selain sebagai produk investasi,” katanya, Rabu (26/4). Sepanjang Januari—Maret 2023, MTLA mencatatkan marketing sales yang terdiri atas pre-sales dan recurring revenue mencapai Rp396 miliar dari target Rp1,8 triliun, di mana sekitar 70% di antaranya berasal dari residensial, dan 30% sisanya dari proyek komersial. “Peningkatan pendapatan terjadi di unit bisnis hotel dan mal MTLA, karena lonjakan pengunjung di mal untuk memenuhi kebutuhan Lebaran, hotel yang menggelar program berbuka puasa dan hari raya, serta liburan yang cukup panjang,” ucapnya. General Manager Sales Damai Putra Group Hadi Putra mengatakan bahwa penurunan minat beli pada Ramadan merupakan hal lumrah dan menjadi siklus tahunan di pasar properti.

Sepanjang 2023, Damai Putra Group menargetkan perolehan marketing sales atau pra-penjualan sebesar Rp1,49 triliun. Adapun, per 30 Maret 2023, pihaknya berhasil membukukan pra penjualan 70% dari target 3 bulan senilai Rp450 miliar. Sementara itu, realisasi marketing sales Damai Putra Group sepanjang 2022 mencapai 85% dari target Rp1,45 triliun. Hadi optimistis pihaknya dapat memenuhi target marketing sales tahun ini. Menurutnya, Damai Putra Group bakal meluncurkan enam produk properti dari proyek baru maupun existing, berupa ruko komersial, rumah tapak, hingga apartemen pada tahun ini guna mencapai target marketing sales. Sementara itu, PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) memilih untuk menahan pemasaran produk properti selama Ramadan, mengingat siklus penjualan tengah menurun pada periode tersebut. Direktur CTRA Harun Hajadi mengatakan bahwa siklus penjualan properti residensial selama Ramadan memang selalu mengalami penurunan dan diakui sebagai hal biasa yang terjadi setiap tahun. Alasannya, konsumsi masyarakat terkonsentrasi pada kebutuhan Idulfitri, sedangkan kebutuhan rumah tidak begitu tinggi pada periode ini.

May Day Jadi Momentum Tingkatan Kompetisi Pekerja

Yuniati Turjandini 27 Apr 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei mendatang harus dijadikan momentum untuk membangun hubungan industrial yang lebih berkualitas, meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan produktivitas para pekerja, serta memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan yang lebih baik. Sepanjang dilaksanakan secara damai, tertib, tidak anarkistis, tidak melanggar hukum, dan tidak mengganggu kepentingan umum, May Day harus dihormati sebagai aksi solidaritas untuk menyuarakan hak-hak buruh. Namun, para buruh juga harus mendengar aspirasi pengusaha, tidak memaksakan kehendak, dan tetap jernih menyikapi akar persoalan ketenagakerjaan saat ini. Selain itu, para buruh seyogianya tetap menggunakan jalur hukum untuk mengegolkan tuntutan mereka. Para buruh jugasebaiknya tidak menyuarakan isu-isu di luar ketenagakerjaan. Tuntutan pencabutan Undang-Undang (UU) Pemilu yang mengatur ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 4%, misalnya, sudah di luar ranah ketenagakerjaan. Hal itu diungkapkan Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Anwar Sanusi,  Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B Sukamdani, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang, serta Ketua Apindo Bidang Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial Anton J Supit.Mereka dihubungi Investor Daily secara terpisah di Jakarta, Rabu (26/04/2023). (Yetede)

Fokus Lagi ke Bursa Saham Usai Libur Lebaran

Hairul Rizal 26 Apr 2023 Kontan (H)

Langkah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) usai libur Lebaran mungkin masih akan berat. Jika dilihat beberapa tahun ke belakang, biasanya transaksi di pasar masih cenderung sepi di pekan pertama setelah libur panjang hari raya. Apalagi, usai libur Lebaran tahun ini, ada sejumlah data dan agenda penting yang bakal membuat investor mengambil sikap hati-hati. Salah satunya adalah agenda pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada awal Mei mendatang, yang akan memutuskan soal arah suku bunga The Fed. Sejumlah analis yang dihubungi KONTAN memperkirakan, sentimen rapat FOMC masih akan menahan laju kenaikan IHSG. Pelaku pasar juga masih akan merespons keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia 18 April lalu, yang menahan BI 7 day reverse repo rate (BI 7 -day- RR) di level 5,75%. Hans Kwee, Direktur Ekuator Swarna Investama, mengatakan, kemungkinan The Fed akan menaikkan suku bunga acuan lagi sekitar 25 basis poin. "Jadi, dampaknya ke pasar saham kemungkinan akan membuat cenderung tertekan," ujarnya kepada KONTAN, akhir pekan lalu. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, aksi korporasi pembagian dividen emiten juga akan menjadi katalis penggerak IHSG. Untuk pekan pendek kali ini, Nafan memperkirakan IHSG masih akan bergerak fluktuatif dalam minor sideways di rentang 6.744-6.869.

Pesta Laba Jumbo Perbankan Berlanjut di Awal Tahun

Hairul Rizal 26 Apr 2023 Kontan (H)

Tak cuma masyarakat yang bahagia karena mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Lebaran. Senyum para bankir saat mendekati Lebaran bahkan mengembang lebih lebar. Industri perbankan memanen laba besar di kinerja kuartal I 2023.  Laba itu seiring kenaikan kredit yang menopang pertumbuhan pendapatan bunga bersih bank. Namun, penopang laba bukan melulu bercerita soal kinerja. Perbankan masih melanjutkan memangkas biaya pencadangan seiring perbaikan kualitas kredit. Nah, peningkatan laba diprediksi terus berlanjut, seiring optimisme regulator dan bankir terkait permintaan kredit di sepanjang tahun 2023. Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih 25,2% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 12,6 triliun pada kuartal pertama 2023. Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi menyebut secara konsolidasi, kredit tumbuh 12,36% yoy, menjadi Rp 1.205 triliun. Bank Mandiri optimistis, sampai dengan akhir tahun 2023 pertumbuhan kredit  tumbuh antara 10%-12%. Penyaluran pembiayaan  mengedepankan prinsip kehati-hatian agar kualitas kredit tetap terjaga di level optimal. Tak mau kalah, Bank BNI mencatatkan pertumbuhan laba bersih secara konsolidasi 31,8% yoy menjadi Rp 5,2 triliun pada kuartal pertama 2023. Penyaluran kredit BNI tumbuh 7,2% yoy mencapai Rp 634,3 triliun. Wakil Direktur Utama BNI, Adi Sulistyowati menyampaikan, pencapaian pada kuartal I 2023 sejalan visi BNI tumbuh secara sehat dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Berharap Stabilitas Rupiah dari Dedolarisasi

Hairul Rizal 26 Apr 2023 Kontan

Dedolarisasi atau proses mengganti dollar Amerika Serikat (AS) sebagai mata uang untuk perdagangan dan investasi lintas negara tengah diupayakan oleh sejumlah negara di dunia. Langkah ini ditempuh guna mengurangi ketergantungan pada mata uang utama tersebut. Dedolarisasi baru-baru ini tengah dibicarakan organisasi dagang BRICS. Aliansi yang beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan tersebut mengutarakan niatnya untuk mengurangi transaksi yang menggunakan dollar AS. Selain untuk menekan biaya, juga untuk mengurangi ketergantungan dengan mata uang tersebut. Salah satu langkah yang ditempuh dalah melalui kerja sama penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan, investasi dan sistem pembayaran atau local currency transaction (LCT) yang sebelumnya dikenal sebagai local currency settlement (LCS) dengan sejumlah negara. Teranyar, Indonesia bakal meneken kerja sama LCT dengan Korea Selatan bulan depan. "Sebentar lagi, pada awal bulan Mei 2023 kami akan menandatangani kerja sama LCS dengan Korea Selatan," kata Gubernur BI Perry Warjiyo belum lama ini. Sejauh ini, transaksi penggunaan LCT Indonesia dengan keempat negara mitra itu meningkat cukup signifikan. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkapkan, dalam dua bulan pertama tahun 2023, total nilai transaksi LCT sebesar ekuivalen US$ 957 juta. Artinya, rerata penggunaan LCT per bulan pada dua bulan pertama tahun ini sekitar US$ 450 juta. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, upaya dedolarisasi yang dilakukan Indonesia dan sejumlah negara maju lainnya bakal berdampak positif. Terutama terhadap stabilitas rupiah.

Lebaran Dongkrak Penerimaan Pajak

Hairul Rizal 26 Apr 2023 Kontan

Moncernya penerimaan pajak diramal bakal berlanjut. Setidaknya hingga kuartal II-2023 nanti seiring adanya perayaan Idul Fitri. Pengamat Pajak Center of Inconesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar menyebut, ada dua jenis penerimaan pajak yang akan mendulang berkah dari momentum Lebaran. Pertama, penerimaan pajak yang sifatnya transaksional, baik pajak pertambahan nilai dalam negeri (PPN DN), PPN impor, maupun pajak penghasilan (PPh) Pasal 22 Impor. Dari catatan Kementerian Keuangan (Kemkeu), realisasi penerimaan PPN DN periode Januari-Maret 2023 tumbuh signifikan mencapai 67,1% year on year (yoy). Bahkan, pertumbuhannya lebih tinggi dibanding periode yang sama pada tahun lalu yang hanya 27% yoy. Kedua , PPh badan. "(Penerimaan) PPh badan juga akan meningkat karena batas akhir pelaporan surat pemberitahuan (SPT) PPh badan pada akhir bulan ini," kata Fajry kepada KONTAN, Selasa (25/4). Dari catatan Kemkeu, PPh badan pada tiga bulan pertama tahun ini tumbuh 69,6% yoy. Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menambahkan, penerimaan PPh pasal 23 dan 25 akan mendulang berkah yang dipengaruhi oleh penghasilan para pengusaha sepanjang momentum Lebaran. "Apalagi cuti diperpanjang sehingga sektor jasa perdagangan, transportasi dan pariwisata akan menyumbang penerimaan pajak secara signifikan," kata Bhima.

Harga Batubara Loyo, ADRO Kejar Efisiensi

Hairul Rizal 26 Apr 2023 Kontan

PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) akan fokus melakukan sejumlah efisiensi di tahun ini. Salah satunya menekan pengeluaran kontraktor untuk penambangan batubara. Maklum, kontraktor jadi salah satu penyumbang biaya terbesar operasional penambangan Adaro. Efisiensi ini juga perlu dilakukan ADRO seiring harga batubara yang sulit diprediksi. Terlebih, dibandingkan tahun 2022, harga batubara sejak awal tahun ini sudah cenderung melandai. Presiden Direktur Adaro Energy Garibaldi Thohir memperkirakan, harga batubara tahun ini tak sebagus tahun 2022. "Karena itu, kami terus melakukan efisiensi agar profitabilitas perseroan tetap menarik," ungkap pria yang lebih akrab disapa Boy Thohir ini, Rabu pekan lalu (19/4). Meski melakukan efisiensi, Boy memastikan, ADRO tidak akan mengubah target kinerja tahun ini. Pada 2023, ADRO menetapkan target penjualan batubara bisa berada di kisaran 62 juta ton sampai 64 juta ton. Analis UOB Kay Hian Sekurtas Limartha Adhiputra, menilai, dengan laba bersih tahun 2022 yang melonjak 167% secara tahunan, rasio pembayaran dividen final untuk tahun buku 2022 setidaknya bisa mencapai 60%. Pada tahun ini, Limartha memproyeksi kinerja ADRO akan terkoreksi. Estimasinya, pendapatan ADRO akan tergerus 25,7% secara tahunan menjadi US$ 6,02 miliar pada tahun ini. Laba bersih ADRO tahun ini juga diprediksi ikut terpangkas 41,1% secara tahunan.

Pilihan Editor