;

Cukai Minuman Manis Membawa Manfaat

Yoga 20 Apr 2023 Kompas

Riset terbaru menunjukkan, pemberlakuan cukai minuman berpemanis telah meningkatkan kesehatan masyarakat dan menghemat biaya perawatan. Bukti ini didapatkan dari penelitian di kota Oakland, Amerika Serikat, yang memberlakukan cukai minuman berpemanis sejak Juli 2007. Penelitian ini dipublikasikan di jurnal PLOS Medicine, Selasa (18/4/2023). Pembelian minuman berpemanis gula turun 26,8 % dibandingkan dengan kota-kota serupa yang tidak dikenai cukai. (Yoga)

Indonesia Lanjutkan ”Dedolarisasi”

Yoga 20 Apr 2023 Kompas

Indonesia meneruskan upaya mengurangi ketergantungan terhadap mata uang dollar AS atau ”dedolarisasi”. Hal ini tecermin dari rencana BI menjalin kerja sama dengan Bank Sentral Korsel untuk merealisasikan penyelesaian transaksi perdagangan dan investasi menggunakan mata uang lokal kedua negara masing-masing pada Mei mendatang. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, Indonesia sudah menggagas diversifikasi penggunaan mata uang selain USD untuk penyelesaian transaksi perdagangan dan investasi. Sejak 2017, Indonesia telah menjalin kerja sama penyelesaian transaksi perdagangan dan investasi (local currency transaction/LCT) menggunakan mata uang lokal dengan Malaysia, Thailand, Jepang, dan China. ”Ini dedolarisasi. Kami diversifikasi penggunaan mata uang selain dollar AS untuk penyelesaian transaksi antar negara. Indonesia sudah menggagas dan melakukan itu,” ujar Perry, Selasa (18/4).

Selain Korsel, lanjut Perry, pihaknya juga akan menambah jumlah negara dalam kerja sama LCT ini dengan negara-negara di Asia Tenggara. Tak hanya kerja sama LCT, kerja sama dengan negara-negara Asia Tenggara antara lain juga dilakukan dalam bentuk sistem pembayaran lintas negara QRIS atau Standar Respons Cepat Indonesia dan fast payment antarnegara. Hal ini merupakan bagian dari kesepakatan pengembangan ASEAN Payment Connectivity. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menambahkan, dunia usaha menyambut baik inisiatif LCT. Ini tecermin dari jumlah pelaku usaha yang terlibat dalam LCT yang kini telah mencapai 2.014, meningkat pesat dari tahun lalu sebanyak 1.740. Pada Januari dan Februari 2023, transaksi dari empat negara yang sudah bekerja sama dengan Indonesia, yakni Malaysia, Thailand, Jepang, dan China, tercatat menggunakan mata uang lokal setara dengan 957 juta USD. (Yoga)


Pendapatan Bersih Astra International Naik

Yoga 20 Apr 2023 Kompas

PT Astra International Tbk membukukan pendapatan bersih Rp 83 triliun pada triwulan I-2023, meningkat 15 % secara tahunan. Presiden Direktur PT Astra International Tbk Djony Bunarto Tjondro, Rabu (19/4/2023), menyebutkan, hampir semua lini bisnis Astra bertumbuh positif. Penjualan mobil dan sepeda motor masing-masing meningkat 6 persen dan 51 persen. (Yoga)

Penciptaan Wirausaha Baru di Pamekasan

Yoga 20 Apr 2023 Kompas

Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jatim, mendorong adanya 10.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) atau wirausaha baru. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Pamekasan Harisandi, di Pamekasan, Rabu (19/4) mendukung komitmen pemerintah tersebut. ”Berbagai program dilakukan agar UMKM bisa tumbuh setelah pandemi Covid-19 dan sedang menghadapi resesi ekonomi global,” katanya. (Yoga)

Bersemi karena Kenaikan Konsumsi

Yuniati Turjandini 20 Apr 2023 Tempo

Sepekan menjelang Lebaran, Nuraeni, 47 tahun, sibuk menyelesaikan pembuatan tunik terakhirnya. Pakaian wanita itu jadi produk kesembilan yang ia buat sejak dua bulan lalu. "Semuanya pesanan buat Lebaran," tuturnya kepada Tempo, kemarin. Penjahit asal Brebes ini tak menyangka bisa memproduksi pakaian sebanyak itu di rumahnya. Sejak dua bulan lalu, permintaan masuk bergantian. Kondisi tahun ini jelas jauh berbeda dengan Ramadan tiga tahun terakhir, di mana Nuraeni mengaku sangat sulit mendapatkan order jahitan. "Waktu pandemi, (membeli atau menjahit) baju kan bukan pilihan utama masyarakat."

Kenaikan permintaan juga dirasakan pengusaha bingkisan Lebaran alias hampers, Dinda Audriene. Selama Ramadan ini, pesanan paket makanan dan minuman berdatangan hingga wanita berusia 30 tahun ini mengantongi omzet lebih dari Rp 30 juta. "Angkanya naik berkali lipat dibanding tahun lalu," ujarnya. Selain karena ada kenaikan daya beli, pertumbuhan penjualan tersebut berkat upaya Audriene mengembangkan pasarnya. Akun instagram @jajandirumah yang ia gunakan untuk berdagang menjangkau semakin banyak pengguna. Tahun ini dia bahkan menerima pesanan pembuatan hampers dari salah satu BUMN.

Ramadan kali ini diperkirakan menjadi musim semi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menggenjot pemasukan, setelah tiga tahun terakhir usaha mereka lesu dihantam pandemi. Head of Mandiri Institute, Teguh Yudo Wicaksono, mengatakan momentum Ramadan selalu memicu kenaikan permintaan dan konsumsi. (Yetede)


Berkah Lebaran Asuransi Kendaraan

Yuniati Turjandini 20 Apr 2023 Tempo

Musim mudik Lebaran mendorong kenaikan jumlah nasabah asuransi kendaraan. Pelaku industri asuransi sektor otomotif pun gencar melancarkan strategi untuk menggenjot pertumbuhan premi baru dengan menawarkan berbagai promosi dan produk unggulan sesuai dengan kebutuhan nasabah. Garda Oto dari Asuransi Astra, anak usaha PT Astra International Tbk, tak ingin ketinggalan momentum untuk mengakuisisi nasabah baru pada Ramadan tahun ini. Head of PR, Marcomm, and Event Asuransi Astra, Laurentius Iwan Pranoto, menuturkan perusahaan berkomitmen menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pemudik dengan kendaraan pribadi untuk mengantisipasi berbagai risiko yang tak diinginkan, seperti kendala mobil mogok hingga kecelakaan.

Terlebih, jumlah pergerakan masyarakat saat musim mudik Lebaran 2023 meningkat tajam sebesar 44,79 persen dibanding pada tahun lalu. Pada tahun ini jumlah pemudik diprediksi mencapai 123,8 juta orang. “Kami menyarankan perlindungan all risks yang lengkap dan komprehensif serta luas diberikan dengan perluasan jaminan risiko, baik untuk mobil lama ataupun mobil baru,” ujarnya kepada Tempo, kemarin, 19 April 2023. Jenis pertanggungan all risks ini pun banyak dipilih oleh nasabah, ditambah adanya promosi tambahan yang diberikan, seperti program cicilan 0 persen hingga 12 bulan dengan bundling hadiah langsung asuransi kesehatan rawat jalan Garda Healthtech Life. (Yetede)


Ramai-ramai Melepas Ketergantungan terhadap Dolar

Yuniati Turjandini 20 Apr 2023 Tempo

Upaya berbagai negara melepaskan diri dari ketergantungan pada penggunaan mata uang dolar AS atau dedolarisasi mulai menguat. Wacana tersebut kini telah diejawantahkan oleh berbagai negara dengan mengusung transaksi bilateral menggunakan mata uang lokal.Tak cukup dengan model transaksi tersebut, kini aliansi Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan alias BRICS akan membuat alat pembayaran baru sebagai cara untuk meninggalkan dolar AS serta euro. Saat ini lima negara tersebut telah menggunakan mata uangnya masing-masing dalam transaksi antar-negara. Gubernur BI Perry Warjiyo belum mendengar usulan konkret aliansi lima negara tersebut akan menerbitkan mata uang baru. "Tapi kami mendengar negara-negara BRICS memang melakukan diversifikasi ke arah non-dolar," ujar Perry setelah mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur BI, Selasa kemarin.

Perry mengatakan gagasan diversifikasi penggunaan mata uang juga telah digaungkan Indonesia melalui skema transaksi menggunakan mata uang lokal atau local currency transaction (LCT). Menurut dia, skema itu tak lain adalah upaya dedolarisasi atau penggunaan mata uang selain dolar. Saat ini, skema LCT telah dijalin antara Indonesia dan beberapa negara, antara lain Thailand, Malaysia, hingga Jepang. Perry berujar kerja sama tersebut terus diperluas ke negara-negara lain di ASEAN ataupun wilayah lainnya. Terbaru, Indonesia akan menandatangani kerja sama dengan Korea Selatan. (Yetede)


Waspada Lonjakan Harga Pangan Setelah Lebaran

Yuniati Turjandini 20 Apr 2023 Tempo

Tingginya harga sejumlah komoditas pangan menjelang Lebaran diperkirakan berlanjut setelah hari raya usai. Kenaikan harga pasca-Idul Fitri masuk ke fase ketiga dari tahapan kenaikan harga periode Ramadan dan Lebaran. "Sudah beberapa tahun terakhir ada kenaikan harga pangan setelah Idul Fitri," ujar Ketua Umum DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), Abdullah Mansuri, kemarin. Menurut dia, aneka pemicu tetap tingginya harga barang setelah hari raya adalah terbatasnya jumlah pedagang yang kembali berjualan, sedikitnya petani yang melakukan panen karena libur, serta terganggunya distribusi karena arus mudik dan arus balik Lebaran. Kenaikan harga akibat ketidakseimbangan pasokan dan permintaan itu biasanya terjadi pada H+1 sampai H+7 Idul Fitri.

Ikappi mencatat, saat ini harga berbagai komoditas di pasar stabil tinggi karena kenaikan permintaan. Sekretaris Jenderal DPP Ikappi, Reynaldi Sarijowan, menyebutkan ada tiga komoditas yang harganya cukup tinggi menjelang Lebaran ini, yakni beras, daging sapi, dan gula pasir. "Tiga komoditas ini sangat mencolok tinggi karena memang penanganannya kurang begitu maksimal dilakukan oleh pemerintah." Menurut dia, Ikappi sejak jauh-jauh hari mengingatkan pemerintah untuk mengambil langkah-langkah khusus atas tiga komoditas ini. Namun penanganan yang dilakukan pemerintah masih kurang sehingga harga tidak terbendung.

Panel harga Badan Pangan Nasional mencatat harga beras medium berada di angka Rp 11.900 per kilogram, beras premium Rp 13.630 per kilogram, daging sapi murni Rp 139.740 per kilogram, dan harga gula konsumsi Rp 14.390 per kilogram. Selain komoditas tersebut, Ikappi mencatat beberapa harga komoditas yang mengalami kenaikan, antara lain minyak goreng, bawang merah, cabai, daging ayam, telur, dan buah-buahan. (Yetede)


Polemik Infrastruktur Jalan di Lampung, Kemendagri Gelar Rakor

Yuniati Turjandini 20 Apr 2023 Tempo

Kemendagri menggelar Rakor bersama Pemprov dan Pemkab/Kota se-Provinsi Lampung. Rapat yang digelar secara virtual melalui zoom meeting ini menindaklanjuti arahan Mendagri Tito Karnavian untuk membahas alokasi dan pemanfaatan anggaran di Lampung. “Rapat kali ini membahas anggaran infrastruktur Pemprov dan Pemkab/Kota se-Provinsi Lampung dan penanganan polemik pemberitaan di media terkait infrastruktur jalan di Provinsi Lampung,” kata Dirjen Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni yang memimpin langsung rapat tersebut Selasa, 18 April 2023. Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto pada pertemuan tersebut memaparkan kondisi APBD Provinsi Lampung, termasuk anggaran untuk infrastruktur. Selain Sekda, penjelasan lebih lanjut juga disampaikan Kepala Bappeda Kabupaten Lampung Utara Andi Wijaya terkait anggaran infrastruktur jalan di Lampung Utara, sampai dengan Tahun 2024 baru mengcover 65 % jalan mantap.

Rapat berlangsung cukup lama, sejumlah kesepakatan pun dihasilkan. Di antaranya, “Pemprov maupun Pemkab/Kota se-Lampung agar mengalokasikan anggaran infrastruktur sebesar 40 % dari total belanja APBD di luar belanja bagi hasil dan/atau transfer kepada daerah dan/atau desa secara bertahap. Hal tersebut bersifat wajib dan telah sesuai dengan amanat Pasal 147 UU No 1 Tahun 2022,” tutur Fatoni.  Pemprov, Pemkab/kota se-Lampung, juga dapat melakukan pergeseran alokasi anggaran bagi kebutuhan daerah dalam rangka Pelayanan Dasar masyarakat yang anggarannya belum tersedia dalam tahun anggaran berjalan, sesuai amanat Pasal 69 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019. “Pergeseran alokasi anggaran tersebut dapat bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendanai kebutuhan darurat dan mendesak, sebagaimana diatur dalam Pasal 68 ayat (1) PP No 12 Tahun 2019,” ujar Fatoni. (Yetede)


LAJU KENCANG EKONOMI LEBARAN

Hairul Rizal 20 Apr 2023 Bisnis Indonesia (H)

Jika roda kendaraan pemudik sedang berputar lambat akibat kepadatan lalu lintas, tidak demikian halnya dengan roda ekonomi nasional. Ia kini sedang berputar kencang seiring masifnya mobilitas dan transaksi masyarakat. Bagaimana tidak, Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan telah melansir data sebanyak 123,8 juta orang atau hampir separuh populasi Indonesia akan meramaikan mudik tahun ini. Potensi pemudik itu merupakan yang terbesar setelah pemerintah mencabut pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sejak akhir tahun lalu. Adapun, dari 123,8 juta orang pemudik, sekitar 70% bakal memanfaatkan moda transportasi darat, terutama berbasis jalan raya. Tak ayal, sejumlah sektor bisnis pun bakal meraup berkah. Operator jalan tol salah satunya. Astra Tol Cipali yang mengoperasikan jalan tol Cikopo-Palimanan mencatat, sejak H-10 Lebaran hingga H-4 Lebaran, sebanyak 535.000 unit kendaraan melintas jalan tol terpanjang di Pulau Jawa itu. Kepala Divisi Operasi Astra Tol Cipali Sri Mulyo memprediksi peningkatan volume lalu lintas pada Rabu (19/4) mencapai sebesar 19% dibandingkan dengan volume lalu lintas sehari sebelumnya. Jika dihitung kasar, khusus Jalan Tol Cipali saja, Astra Tol Cipali berpotensi meraup pendapatan hingga Rp144 miliar selama 16 hari mudik dan balik Lebaran dengan asumsi rata-rata lalu lintas 76.000 kendaraan per hari dan tarif golongan I Rp119.000 per kendaraan. 

Besarnya populasi pemudik dengan moda berbasis jalan juga menjadi perhatian khusus PT Pertamina (Persero). Kendati kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) tak serta merta berdampak pada pendapatan perseroan lantaran kuota Pertalite dan Solar yang sudah ditetapkan di awal tahun. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyatakan PT Pertamina berupaya menyediakan stok BBM yang cukup selama puncak arus mudik Lebaran. Selain operator jalan tol, pelaku industri telekomunikasi juga bakal menangguk berkah akibat kenaikan traffic telekomunikasi. Sebab, jika mengacu pada perkiraan Kementerian Komunikasi dan Informatika, mudik tahun ini akan membuat traffic layanan telekomunikasi melonjak 11%—36% ketimbang tahun lalu di kisaran 10%—20%. Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ismail dalam keterangan resminya menyatakan telah berkoordinasi dengan penyelenggara layanan telekomunkasi seluler untuk mengantisipasi hal tersebut. Optimisme juga diusung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. Malah dia memproyeksikan perputaran ekonomi saat momen mudik dan libur Lebaran tahun ini menembus Rp240,1 triliun.

Pilihan Editor