Pemerintah Janji Perketat Monev Rumah Subsidi
Jakarta, ID- Pemerintah berjanji memperketat monitoring dan evaluasi (monev) penyaluran rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tahun 2023, nilai penyaluran rumah subsidi bagi MBR mencapai sekitar Rp 25 triliun. “Tujuannya agar penyaluran rumah subsidi menjadi tepat sasaran dan bangunannya berkualitas,”ujar Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Adi Setianto di Jakarta, baru baru ini. Dia menegaskan, temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait penyaluran subsidi tahun lalu sudah membedah soal ketepatan sasaran, kualitas bangunan, dan keterhunian rumah subsidi. “Ke depan, kami diminta hal seperti itu jangan terjadi. Karena itu, sistem monev diperbaiki. Setiap ada temuan, kita perbaiki. Hal itu bisa mengurangi kesalahan,” tukas Adi.Bila ditemukan penyaluran tidak tepat sasaran, tambahnya, otomatis bank harus mengembalikan uang. Pembeli dkenai suku bunga komersial. “Tidak fair bila hanya konsumen yang kena sanksi,” tutur Adi. Menurut Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR, Herry TZ, perlu dicari formula yang tepat agar penyaluran subsidi menjadi aku
rat dan tepat sasaran. “Soal tidak tepat sasaran, dipertanyakan soal screeningnya bagaimana? Karena itu kita cari-cara agar lebih akurat sehingga tidak salah. Aplikasi dan flatform digital bisa membantu,” kata Herry. (Yetede)
Postingan Terkait
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023