Pesta Laba Jumbo Perbankan Berlanjut di Awal Tahun
Tak cuma masyarakat yang bahagia karena mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Lebaran. Senyum para bankir saat mendekati Lebaran bahkan mengembang lebih lebar.
Industri perbankan memanen laba besar di kinerja kuartal I 2023. Laba itu seiring kenaikan kredit yang menopang pertumbuhan pendapatan bunga bersih bank.
Namun, penopang laba bukan melulu bercerita soal kinerja. Perbankan masih melanjutkan memangkas biaya pencadangan seiring perbaikan kualitas kredit. Nah, peningkatan laba diprediksi terus berlanjut, seiring optimisme regulator dan bankir terkait permintaan kredit di sepanjang tahun 2023.
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih 25,2% secara tahunan atau
year on year
(yoy) menjadi Rp 12,6 triliun pada kuartal pertama 2023. Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi menyebut secara konsolidasi, kredit tumbuh 12,36% yoy, menjadi Rp 1.205 triliun.
Bank Mandiri optimistis, sampai dengan akhir tahun 2023 pertumbuhan kredit tumbuh antara 10%-12%. Penyaluran pembiayaan mengedepankan prinsip kehati-hatian agar kualitas kredit tetap terjaga di level optimal.
Tak mau kalah, Bank BNI mencatatkan pertumbuhan laba bersih secara konsolidasi 31,8% yoy menjadi Rp 5,2 triliun pada kuartal pertama 2023. Penyaluran kredit BNI tumbuh 7,2% yoy mencapai Rp 634,3 triliun. Wakil Direktur Utama BNI, Adi Sulistyowati menyampaikan, pencapaian pada kuartal I 2023 sejalan visi BNI tumbuh secara sehat dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
KB Bank Raih Fasilitas Pinjaman Rp 3 Triliun
Kopdes Merahputih mendapat dukungan Bank Mandiri
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
Bank Masih Dilema Menurunkan Bunga Kredit
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023