;

INDUSTRI PROPERTI : PENGEMBANG TANCAP GAS PASCALEBARAN

Ekonomi Hairul Rizal 27 Apr 2023 Bisnis Indonesia
INDUSTRI PROPERTI : PENGEMBANG TANCAP GAS PASCALEBARAN

Pengembang perumahan tidak ingin kehilangan momentum pascalebaran dengan langsung tancap gas meningkatkan penjualan properti residensial agar bisa mengompensasi penurunan minat masyarakat sejak Ramadan Emiten properti PT Metropolitan Land Tbk. (MTLA) atau Metland mengaku akan meluncurkan proyek residensial baru, termasuk launching klaster-klaster di sejumlah proyek perumahan pascalebaran tahun ini. Direktur Keuangan MTLA Olivia Surodjo mengatakan bahwa tren penjualan residensial sepanjang Ramadan hingga menjelang Idulfitri cukup menurun. Namun, dia meyakini momentum pembayaran tunjangan hari raya atau THR dapat mendongkrak penjualan setelah Lebaran. “Kami cukup optimistis prospek properti pascalebaran akan kembali normal, walau masih akan ada tantangan, karena properti terutama rumah merupakan kebutuhan mendasar untuk tempat tinggal selain sebagai produk investasi,” katanya, Rabu (26/4). Sepanjang Januari—Maret 2023, MTLA mencatatkan marketing sales yang terdiri atas pre-sales dan recurring revenue mencapai Rp396 miliar dari target Rp1,8 triliun, di mana sekitar 70% di antaranya berasal dari residensial, dan 30% sisanya dari proyek komersial. “Peningkatan pendapatan terjadi di unit bisnis hotel dan mal MTLA, karena lonjakan pengunjung di mal untuk memenuhi kebutuhan Lebaran, hotel yang menggelar program berbuka puasa dan hari raya, serta liburan yang cukup panjang,” ucapnya. General Manager Sales Damai Putra Group Hadi Putra mengatakan bahwa penurunan minat beli pada Ramadan merupakan hal lumrah dan menjadi siklus tahunan di pasar properti.

Sepanjang 2023, Damai Putra Group menargetkan perolehan marketing sales atau pra-penjualan sebesar Rp1,49 triliun. Adapun, per 30 Maret 2023, pihaknya berhasil membukukan pra penjualan 70% dari target 3 bulan senilai Rp450 miliar. Sementara itu, realisasi marketing sales Damai Putra Group sepanjang 2022 mencapai 85% dari target Rp1,45 triliun. Hadi optimistis pihaknya dapat memenuhi target marketing sales tahun ini. Menurutnya, Damai Putra Group bakal meluncurkan enam produk properti dari proyek baru maupun existing, berupa ruko komersial, rumah tapak, hingga apartemen pada tahun ini guna mencapai target marketing sales. Sementara itu, PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) memilih untuk menahan pemasaran produk properti selama Ramadan, mengingat siklus penjualan tengah menurun pada periode tersebut. Direktur CTRA Harun Hajadi mengatakan bahwa siklus penjualan properti residensial selama Ramadan memang selalu mengalami penurunan dan diakui sebagai hal biasa yang terjadi setiap tahun. Alasannya, konsumsi masyarakat terkonsentrasi pada kebutuhan Idulfitri, sedangkan kebutuhan rumah tidak begitu tinggi pada periode ini.

Download Aplikasi Labirin :