Fokus Lagi ke Bursa Saham Usai Libur Lebaran
Langkah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) usai libur Lebaran mungkin masih akan berat. Jika dilihat beberapa tahun ke belakang, biasanya transaksi di pasar masih cenderung sepi di pekan pertama setelah libur panjang hari raya.
Apalagi, usai libur Lebaran tahun ini, ada sejumlah data dan agenda penting yang bakal membuat investor mengambil sikap hati-hati. Salah satunya adalah agenda pertemuan
Federal Open Market Committee
(FOMC) pada awal Mei mendatang, yang akan memutuskan soal arah suku bunga The Fed.
Sejumlah analis yang dihubungi KONTAN memperkirakan, sentimen rapat FOMC masih akan menahan laju kenaikan IHSG. Pelaku pasar juga masih akan merespons keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia 18 April lalu, yang menahan BI 7 day reverse repo rate (BI 7
-day-
RR) di level 5,75%.
Hans Kwee, Direktur Ekuator Swarna Investama, mengatakan, kemungkinan The Fed akan menaikkan suku bunga acuan lagi sekitar 25 basis poin. "Jadi, dampaknya ke pasar saham kemungkinan akan membuat cenderung tertekan," ujarnya kepada KONTAN, akhir pekan lalu.
Senior Investment Information
Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, aksi korporasi pembagian dividen emiten juga akan menjadi katalis penggerak IHSG. Untuk pekan pendek kali ini, Nafan memperkirakan IHSG masih akan bergerak fluktuatif dalam
minor sideways
di rentang 6.744-6.869.
Tags :
#BursaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023