Piala Dunia dan Olimpiade Terimbas Tarif Trump
Ketegangan global akibat perang dagang menyusul pemberlakuan tarif resiprokal oleh Presiden AS Donald Trump bisa berdampak pada penyelenggaraan ajang olahraga besar di negara itu, antara lain Piala Dunia 2026 serta Olimpiade dan Paralimpiade Los Angeles 2028. Ajang-ajang ini sebetulnya memberi peluang bagi bisnis luar negeri untuk meningkatkan profit dan penjualan di AS. Namun, apakah peluang itu masih tetap terbuka setelah Trump mengumumkan daftar tarif bea impor ke negara itu pada Kamis (3/4) dini hari WIB, dimana Trump memberlakukan tarif dasar sebesar 10 % per 5 April 2025. Ia juga mengenakan tarif khusus yang besarannya beragam, termasuk Indonesia. Korsel, negara produsen mobil, dikenai tarif 25 %.
Pabrikan mobil Korea, Hyundai Group, sebelumnya berupaya memanfaatkan kesepakatan sponsor dengan FIFA selama Piala Dunia Antarklub 2025 di AS dan kemudian Piala Dunia 2026. Namun, John Zerafa, ahli strategi penawaran acara olahraga, menilai, para sponsor, termasuk Hyundai, akan berpikir ulang soal kesepakatan tersebut. ”Saya menduga beberapa sponsor sekarang menilai ulang bagaimana mereka ’mengaktifkan’ kesepakatan semacam itu di AS mengingat hambatan perdagangan yang kini telah diberlakukan,” kata Zerafa. Banyak tim olahraga dan atlet juga disponsori oleh merk pakaian olahraga. Padahal, sebagian besar perusahaan ini bergantung pada bahan dan manufaktur di Asia, tempat Trump mengenakan beberapa tarif tertinggi.
Selain China dengan 34 %, Trump juga memberlakukan tarif 49 % untuk Kamboja, 46 % untuk Vietnam, 36 % untuk Thailand, dan 32 % untuk Indonesia. Tak heran, harga saham di perusahaan produk olahraga terkemuka, seperti Nike, Adidas, dan Puma, turun tajam. Kanada dan Meksiko, yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama AS, juga dikenai bea impor hingga 25 %. Kedua negara itu siap membalas pemberlakuan tarif tersebut. Tujuh tahun lalu, ketika tawaran menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia disetujui, Presiden Federasi Sepak Bola AS Carlos Cordeiro mengutarakan tema utamanya adalah ”Persatuan Tiga Negara”. Bulan lalu, Trump mengklaim ketegangan politik dan ekonomi antara AS dan tuan rumah Piala Dunia tak akan berdampak pada turnamen itu. (Yoga)
Sepinya jasa Perdagangan Antarpulau
Anak buah kapal terlihat dengan latar belakang dermaga pelayaran rakyat yang masih sepi tanpa aktivitas sama sekali di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (4/4/2025). Aktivitas perdagangan barang dan jasa skala regional dan nasional hampir semua belum kembali pulih karena masa libur lebaran yang panjang sampai hari Minggu (6/4). Diperkirakan aktifitas berangsur pulih seiring dimulainya hari kerja pada Hari Senin (7/4) dan kembali normal seperti biasa seminggu kemudian. (Yoga)
Hadapi Tarif Trump denan Diplomasi
Pemberlakuan tarif resiprokal
oleh Pemerintah AS akan berdampak langsung pada penurunan ekspor Indonesia dan bisa
memukul industri padat karya dan sektor keuangan. Negosiasi diplomatik,
termasuk forum multilateral, menjadi sangat krusial dalam memitigasi dampak
dari ”perang dagang” AS. Pada Kamis (3/4) dini hari WIB, Presiden AS Donald
Trump mengumumkan kebijakan tarif resiprokal yang disebutnya ”Hari Pembebasan”. Indonesia dikenai tarif
impor 32 % atau tiga kali lipat dari basis tarif 10 % untuk semua negara, yang mendekati
tambahan tarif resiprokal China di 34 5. Sebelumnya, China telah dikenai tarif
20 %. Tarif resiprokal dasar, yakni 10 %, mulai berlaku pada 5 April 2025.
Adapun tarif resiprokal spesifik, termasuk yang dikenakan ke Indonesia, berlaku
mulai 9 April 2025.
Direktur Program Institute for
Development of Economics and Finance (Indef) Eisha Maghfiruha Rachbini
mengatakan, penerapan tarif resiprokal akan berdampak langsung terhadap
penurunan ekspor Indonesia ke AS. Rata-rata tahunan, pangsa pasar ekspor Indonesia
ke AS sebesar 10,3 %, terbesar kedua setelah ke China. Surplus perdagangan Indonesia-AS
sebesar 16,08 miliar USD dari total surplus perdagangan nonmigas 2024, yaitu
31,04 miliar USD. ”Produk Indonesia, seperti tekstil, alas kaki, elektronik,
furnitur, serta produk pertanian dan perkebunan, seperti minyak kelapa sawit,
karet, dan perikanan, bakal terdampak,” ujar Eisha.
Terkait hal itu, Pemerintah RI
perlu segera bernegosiasi dengan AS untuk meminimalkan dampak tarif resiprokal
bagi produk-produk ekspor Indonesia yang masuk pasar AS. Kekuatan negosiasi diplomatik
menjadi sangat krusial. Menurut Eisha, pemerintah perlu mengoptimalkan perjanjian
dagang bilateral dan multilateral, kerja sama ekonomi komprehensif (CEPA),
serta menginisiasi perjanjian kerja sama dagang dengan negara-negara
nontradisional. Dengan demikian, eksportir dapat mengalihkan pasar. ”Pemerintah
RI juga perlu memberikan insentif fiskal, subsidi, dan keringanan pajak guna
membantu pelaku industri mengatasi peningkatan biaya dan pengurangan permintaan
akibat dampak tarif dan perang dagang AS,” katanya. (Yoga)
Bahkan Pulau Penguin Pun Terkena Tarif Trump
Trump mengenakan tarif impor atas
Pulau Heard dan Pulau Mc Donald yang tidak berpenghuni dan nyaris tak dikenal. Pulau
tak jauh dari Antartika di lingkar Kutub Selatan itu hanya dihuni penguin,
singa laut, dan burung liar. Pulau-pulau itu dikenai tarif impor 10 % oleh
Trump. Merujuk laporan The Guardian, wilayah tersebut memiliki potensi perikanan.
Namun, di pulau itu tidak ada aktivitas apa pun terkait industri perikanan. Tidak
ada bangunan atau tempat tinggal manusia di pulau yang ditetapkan menjadi suaka
bagi penguin itu. Meskipun demikian, merujuk data ekspor Bank Dunia, The
Guardian melaporkan, pada 2022, AS mengimpor produk senilai 1,4 juta USD dari
Pulau Heard dan Pulau McDonald. The Guardian juga menyebutkan, ada angka impor
dari pulau itu selama beberapa tahun sebelumnya, antara 15.000 USD dan 325.000 USD.
Produk yang diimpor dari pulau penguin itu mencakup mesin dan produk
elektrifikasi.
Wilayah terpencil lain yang
dihantam tarif oleh Trump adalah Pulau Norfolk, di bawah kontrol Australia,
yang dikenai tarif impor 29 %. Pulau Norfolk terletak di antara Kaledonia Baru
dan Pulau Utara, Selandia Baru, 1.600 kilometer timur laut kota Sydney,
Australia. Warga Norfolk adalah keturunan para pelaut yang memberontak di kapal
HMS Bounty tahun 1789. Mereka hidup dari industri pariwisata. Berbagai kapal
pesiar singgah ke pulau tanpa landasan pesawat udara itu. Kamar Dagang Norfolk
mengatakan, mereka berada di peringkat ke-223 dunia dalam ekspor pada 2019.
Nilai ekspor mereka sebesar 2,7 juta USD berupa penganan berbasis kedelai dan
aneka bibit tanaman. Richard Cottle, pemilik pabrik pembuatan beton di Pulau Norfolk,
heran dengan tarif Trump. ”Kemungkinan besar ada kesalahan. Norfolk hanyalah
titik merah kecil di dunia ini. Kami bukan negara eksportir,” katanya. (Yoga)
Kebijakan Tarif Trump
Presiden AS Donald Trump mengenai
tarif pada sejumlah negara yang dinilai merugikan AS. Hari saat pengumuman
disampaikan, disebut ”Hari Pembebasan”
(Liberation Day). Indonesia tak luput dari kebijakan tarif itu. Dalam
pengumuman yang dilakukan di Gedung Putih pada Rabu (2/4) atau Kamis (3/4) dini
hari WIB, Indonesia dikenai tarif timbal balik 32 %. Dua negara ASEAN, yakni
Thailand dan Vietnam, mendapat tekanan tarif cukup besar, 36 % dan 46 %. ”Dalam
banyak kasus, terutama dalam hal perdagangan, kawan lebih buruk daripada
lawan,” kata Trump. Apa yang disampaikan Trump bisa jadi teknik ”memaksa” pihak
yang dikenai tarif supaya mau bernegosiasi. Trump menunggu tawaran negara mitra
agar defisit perdagangan AS berkurang. Dengan kata lain, AS menerapkan
pendekatan bilateral dan kekuatannya sebagai negara raksasa untuk memengaruhi
mitra dagang.
Apa yang dilakukan Trump pada
”Liberation Day” mirip upaya yang diterapkannya terhadap Eropa terkait
pertahanan. AS menggertak negara-negara Eropa agar menambah belanja pertahanan
demi kepentingan NATO. Pemikiran bahwa AS ”terlalu banyak memberi” dipakai Trump
dalam melihat perekonomian AS. Sudah terlalu besar defisit yang diderita AS
selama melakoni perdagangan dengan banyak mitra, termasuk sekutu. Menurut Trump
dan penasihatnya, cara ampuh untuk menekan defisit akibat konsumsi domestik dan
impor yang berlebih adalah penerapan tarif. Palu godam tarif yang diterapkan
Trump mengingatkan bahwa perubahan adalah keniscayaan. Karena itu, efisiensi, diversifikasi
pasar, serta kerja sama di antara negara-negara menengah harus selalu
ditingkatkan. Jangan mau hanya bergantung begitu saja pada kekuatan besar.
(Yoga)
Pengobatan Regeneratif dengan Inovasi Sel Punca
Pandemi Covid-19 menjadi berkah
bagi pengembangan stemcell atau sel punca dan metabolitnya di Tanah Air. Harga
sel punca komersial masih mahal antara Rp 200 juta-Rp 250 juta per tindakan. Inovasi
sel punca untuk pengobatan berbagai macam penyakit terus dikembangkan. Harga terapi
sel punca yang mahal tak bisa dihindari karena proses produksinya berbiaya
besar. Tingginya biaya produksi terlihat di fasilitas produksi sel punca dan
metabolit PT Bifarma Adiluhung di Pulogadung, Jaktim. Bifarma merupakan anak perusahaan
Kalbe Farma yang menjadi bagian Emiten Kompas 100 di Bursa Efek Indonesia. Kondisi
yang steril menjadi syarat wajib di pabrik Bifarma yang merupakan manufaktur
pengolahan sel punca dan metabolit GMP (guanosin monofosfat) pertama di
Indonesia yang dikembangkan sejak 1995. Di lab Bifarma, sel punca disimpan dan
dikembangbiakkan di ruangan yang membutuhkan listrik nonstop 24 jam.
Sel punca harus disimpan beku di
inkubator dengan suhu minus 196 derajat celsius. Ruangan penyimpanan sel punca
wajib bertekanan tinggi agar terhindar dari kontaminasi. Kelembaban dijaga
untuk mencegah kontaminasi bakteri. Suhu ruangan tak boleh terlalu dingin. Jika
akan dipakai, butuh waktu lima jam untuk proses pencairan hingga pencucian agar
sel punca hidup kembali. Sel punca memiliki batas waktu 24 jam sebelum dipakai.
Setelah itu, sel-selnya mati. ”Produk stem cell Indonesia masih sangat mahal
karena biaya produksinya memang sangat mahal, medianya semuanya impor, alatnya
semuanya impor. Kita masih sangat tergantung pada produk-produk impor.
Sebagaimana kita ketahui bahwa harga di Indonesia itu lebih mahal dari tetangga
kita, Malaysia, Singapura,” tutur Ketua Komite Pengembangan Sel Punca dan Sel,
Amin Soebandrio, Selasa (1/4).
Sel punca yang masih berbasis penelitian,
harganya lebih murah karena diatur hanya untuk menggantikan ongkos produksi. Karena
harga sel punca yang mahal, pasien akhirnya lebih banyak menggunakan hasil metabolik
atau produk turunan sel punca berupa sekretom. Harga sekretom lebih murah,
yaitu Rp 2 juta-Rp 2,5 juta untuk 1,5 cc sekretom. Sejak tahun 2024, pemerintah
menetapkan standar layanan terapi sel punca untuk terapi di bidang ortopedi dan
traumatologi. Saat ini, sel punca menjadi inovasi yang sangat menjanjikan bagi
pengobatan regeneratif, yang dapat menyembuhkan jaringan yang rusak, memulihkan
fungsi organ, dan mengobati penyakit kronis. Sel punca berpotensi digunakan
untuk terapi untuk beragam penyakit, seperti peradangan sendi, jantung,
gangguan saraf, stroke, dan kanker. Perkembangan sel punca menjadi harapan baru
bagi kualitas kesehatan masyarakat yang lebih baik. (Yoga)
Investasi Emas Batangan
Emas menjadi salah satu pilihan
investasi yang evergreen, dari dulu hingga sekarang. Apalagi belakangan ketika
situasi perekonomian labil, nilai emas yang stabil naik semakin dilirik. Wajah
Abdul Rosad (34) dan istrinya Yenni Kristayanti (29) tampak semringah setelah
menyelesaikan transaksi pembelian emas di gerai PT Aneka Tambang Tbk (Antam),
Pondok Indah Mall (PIM) 1, Jaksel, Rabu (2/4).
Pasangan muda itu jadi bagian warga yang antre untuk membeli emas. Keduanya
mengantre hampir satu jam, tapi mereka puas karena akhirnya mendapatkan emas
dan menilai baik pelayanan petugas. Kedatangan mereka ke PIM, awalnya hanya sekadar
jalan-jalan dan mengisi waktu libur Lebaran. Saat turun dari lantai satu ke lantai
GF, Abdul dan Yenni melihat antrean pengunjung. Tanpa pikir panjang, Abdul dan
Yenni ikut mengantri.
”Ini pertama kali kami membeli
emas. Jadi, ini investasi emas pertama kami. Sebelumnya ada sih, tapi itu wujud
kayak perhiasan kalung dan gelang, tetapi itu bukan dari emas Antam,” kata
Yenni, yang menunjukkan enam keping emas yang masing-masing seberat satu gram.
Alasan membeli emas Antam karena melihat nilainya terus naik. Dengan demikian, instrument
itu akan menjadi investasi cerah dan menjanjikan untuk masa depan. Investasi
emas, menurut keduanya, juga akan sangat berguna untuk membiayai keperluan
mendesak di masa depan. Misalnya untuk keperluan persalinan dan biaya sekolah. Ronny
(58), pengunjung lainnya, juga menilai emas menjadi investasi menjanjikan untuk
masa depan. Ronny bersama istri dan anak perempuannya sengaja datang ke PIM 1
untuk membeli emas sembari menikmati masa libur Lebaran. (Yoga)
Pengaduan Properti Bermasalah
Dari tahun ke tahun, jumlah aduan
dan laporan masyarakat di sektor properti meningkat. Pengembang kerap kali
belum menuntaskan urusan perizinan. Sementara masyarakat masih mudah tergiur
janji palsu dan promosi yang ditawarkan. Berdasarkan data Badan Perlindungan
Konsumen Nasional (BPKN), jumlah pengaduan terkait perumahan mencapai 404
laporan pada 2024, naik 28,6 % dari 314 laporan pada 2023. Data tersebut belum
termasuk aduan yang diterima lembaga lain sepanjang 2024. Dirjen Perumahan Kementerian
PUPR, menerima 61 surat aduan, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menerima
49 aduan, diikuti 35 aduan lain ke Kementerian PAN RB).
”Dari sisi isu, masalah perumahan
di YLKI sering diadukan masyarakat. Jadi, masyarakat butuh kanal pengaduan.
Sejauh ini, kehadiran dari regulator belum terakselerasi,” ujar Ketua YLKI
Tulus Abadi dalam acara peresmian kanal pengaduan konsumen perumahan terpadu di
Jakarta, Rabu (26/3) sore. Banyak masyarakat menjadi korban karena tergiur
metode pemasaran pengembang. YLKI kerap mengingatkan agar publik lebih
berhati-hati dan mengecek ulang, apalagi terhadap penjualan bangunan yang belum
terbangun atau pre-project selling. ”Pre-project selling, regulasinya ada,
tetapi ketika pengembang menjual gambar tanpa prasyarat tertentu, risikonya
besar sekali bagi konsumen. Ironisnya, banyak konsumen yang tertarik dan
membayar secara cash keras. Ini dua hal yang jadi titik lemah,” tutur Tulus.
Ketua BPKN Muhammad Mufti Mubarok
mengatakan, di sektor properti khususnya perumahan, ditemukan banyak penipuan,
mulai dari gambar hingga iklan yang bermasalah. ”Soal legalitas juga. Sering kali
sertifikat (properti) ini, kan, tumpang tindih. Banyak yang sudah menempati,
sudah (mendapat) sertifikat, malah digugat seperti di Bekasi. Itu harus clear,”
kata Mufti. Dalam konteks umum, pengaduan konsumen pada sektor perumahan
didominasi sedikitnya lima hal. Pertama, permasalahan wanprestasi sertifikat
yang belum jadi atau bangunan belum selesai, padahal pembayaran sudah lunas.
Kedua, bangunan tidak sesuai yang dijanjikan. Ketiga, legalitas bangunan dan
tanah masih belum jelas. Keempat, pengembalian dana (refund) rumit dan
berbelit-belit. Kelima, adanya kerusakan fisik bangunan. (Yoga)
Pariwisata Manado Didorong Penerbangan Internasional
Kedatangan wisatawan mancanegara
(wisman) ke Manado, Sulut, didorong bertambahnya penerbangan internasional
secara langsung. Namun, pada saat bersamaan, pemerintah harus mengkaji
perbedaan pelaku perjalanan yang dating sebagai pekerja asing, alih-alih hanya
sebagai wisatawan. Menurut BPS Provinsi Sulut, kedatangan wisman didominasi turis
China. Hingga awal 2025, tingkat kedatangan turis secara umum berkisar 3.000
hingga 5.000 kunjungan per bulan, sebagian besar merupakan turis asal China
yang mencapai 78 persen dari total kunjungan. Pada Senin (31/3) 137 turis asal
Nanjing, China, mendarat di Bandara Sam Ratulangi, Manado. Mereka berangkat
dari Nanjing menggunakan pesawat terbang Trans Nusa, sekaligus menandai penerbangan
langsung pertama maskapai penerbangan itu.
Menurut Kepala Kantor Otoritas Bandara
Wilayah VIII, Ambar Suyoko, kedatangan mereka menggunakan pesawat Indonesia
turut menjadi upaya untuk mempromosikan Manado. Daerah tersebut unggul dengan
potensi wisata alam, budaya, dan kuliner. ”Penerbangan langsung ini menjadi
simbol kebangkitan pariwisata Indonesia, khususnya bagi Manado, yang kini semakin
dikenal sebagai tujuan wisata kelas dunia,” kata Ambar, Kamis (3/4). Seiring
meningkatnya minat wisatawan asing, konektivitas internasional ke Manado melalui
Bandara Sam Ratulangi terus diperluas. Selain langsung dari China, wisatawan
juga dapat menjangkau Manado lewat Singapura dengan maskapai Scoot. Ada pula
dukungan maskapai Air Asia yang mengakomodasi penerbangan dari Kinabalu,
Malaysia. (Yoga)
Produk perikanan tanpa antibiotik untuk Pasar Eropa
Indonesia terancam kehilangan
pasar produk akuakultur ke UniEropa. Ekspor produk-produk pangan akuakultur
berbasis hewan berpotensi dihentikan pada 3 September 2026. Komisi Eropa (EC)
menerbitkan daftar negara yang memenuhi syarat regulasi produk antimikroba
berdasarkan Peraturan 2019/6 tentang produk obat hewan. Regulasi keamanan pangan
membatasi penggunaan produk antimikroba serta senyawa spesifik tertentu dalam produk
pangan berbasis hewan, termasuk perikanan budidaya. Di sektor perikanan budidaya,
hanya 49 negara yang terdaftar memberi jaminan memuaskan dan diizinkan
mengekspor ke Uni Eropa setelah 3 September 2026. 13 negara lainnya, termasuk
Indonesia, Sri Lanka, Mozambik, Nigeria, Tunisia, dan India, akan kehilangan
akses pasarnya, kecuali otoritas kompeten memastikan regulasi dan sistem
pengawasan veteriner ditingkatkan sesuai persyaratan Uni Eropa.
Uni Eropa yang beranggotakan 27
negara di Benua Eropa menempati urutan kelima negara tujuan ekspor produk perikanan
Indonesia. Komoditas yang diekspor ke Uni Eropa meliputi tuna-cakalang (36,5 %),
cumi-gurita-sotong (16,9 %), udang (12,5 %), dan rumput laut (8,1 %). Hingga
kini, tercatat 176 perusahaan perikanan yang mengantongi nomor persetujuan
untuk ekspor ke Uni Eropa. Di tingkat global, Uni Eropa merupakan salah satu
konsumen terbesar produk perikanan dunia dengan angka konsumsi per kapita
penduduk 24-25 kg per tahun. Ketua Umum Asosiasi Produsen Pengolahan dan
Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) Budhi Wibowo mengatakan, ancaman
terhentinya akses pasar produk akuakultur Indonesia ke Uni Eropa menjadi titik
kritis bagi Indonesia.
”Pasar Uni Eropa, meskipun persentasenya kecil terhadap total ekspor Indonesia, merupakan kiblat dari pasar perikanan dunia. Kalau Indonesia tidak boleh ekspor produk perikanan budidaya ke Uni Eropa, sangat membahayakan citra perikanan Indonesia di pasar global,” ujar Budhi, pekan lalu.Hal yang dipermasalahkan Uni Eropa atas produk perikanan budidaya Indonesia, antara lain, isu antimicrobial resistance (AMR) yang dipicu penyalahgunaan antibiotik sehingga memunculkan mikro organisme yang resisten. Selain itu, penerapan NRMP atau sistem monitor residu nasional perikanan budidaya.
"Sistem monitoring menjadi kewenangan pemerintah. Pemerintah Indonesia harus bisa meyakinkan Uni Eropa bahwa kita sudah menerapkan sistem pengawasan itu,” lanjut Budhi. Langkah meyakinkan pasar Uni Eropa terhadap produk perikanan tanpa antibiotik, diinisiasi pelaku industri udang. Asosiasi perudangan nasional Shrimp Club Indonesia (SCI) bersama asosiasi dan pemangku kepentingan industri udang mendeklarasikan industri udang berkelanjutan tanpa antibiotik pada 21 Maret 2025. Direktur Eksekutif SCI, Rully Setya Purnama mengemukakan, komitmen tanpa antibiotik merupakan upaya meningkatkan daya saing udang Indonesia di pasar global, terutama di Uni Eropa. (Yoga)









