Menjaga Surplus Neraca Pembayaran
Menjelang paruh kedua tahun ini, posisi cadangan devisa Indonesia kembali melorot ke level US$137,5 miliar pada Juni 2023, turun US$1,8 miliar dari US$139,3 miliar pada periode Mei 2023. Penurunan cadangan devisa ini menjadi yang ketiga kalinya secara berturut-turut dalam 3 bulan terakhir setelah sempat mencapai level tertinggi tahun ini pada Maret di level US$145,18 miliar. Bank Indonesia menyebut penurunan cadangan devisa pada Juni tahun ini disebabkan oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah. Meski demikian, BI menilai bahwa cadangan devisa tersebut tetap mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Cadangan devisa periode Juni sebesar US$137,5 miliar sejatinya bisa mencukupi pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
Pasalnya, kenaikan posisi cadangan devisa tentu memberikan sinyal yang lebih positif ketimbang penurunan karena dapat memberikan kepercayaan kepada pasar bahwa Indonesia mampu memenuhi kewajibannya.
Selanjutnya, pada 2020, saat pandemi Covid-19 tengah merangsek, di mana pertumbuhan ekonomi terkontraksi 2,07%, cadangan devisa mampu terjaga di level rata-rata US$135,89 miliar. Pada 2021, rata-rata cadangan devisa RI bertengger di level US$144,9 miliar.Untuk itu, jika dilihat dari rata-rata pada 2021, cadangan devisa Indonesia periode Juni ini melorot 5,11% atau sebaliknya melonjak 71,45% jika dibandingkan dengan level pada 2008.
Bank Indonesia mencatat kenaikan cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2023 menjadi US$145,2 miliar, dari US$137,2 miliar pada Desember 2022, ditopang oleh berlanjutnya surplus transaksi berjalan yang diiringi oleh surplus transaksi modal dan finansial.
RENCANA IPO : Cinema XXI Berpotensi Raup Rp2,4 Triliun
PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk., pengelola jaringan bioskop Cinema XXI, berpotensi meraih dana Rp2,25 triliun—Rp2,40 triliun setelah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).Dalam prospektusnya di Harian Bisnis Indonesia, Jumat (7/7), Cinema XXI melaporkan rencana penawaran umum saham perdana (IPO) dengan melepas sebanyak-banyaknya 8.335.000.000 (8,33 miliar) saham dengan nilai nominal Rp8. Jumlah saham itu setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.Direktur Utama Indo Premier Sekuritas Moleonoto The mengatakan kinerja bisnis Cinema XXI berjalan relatif normal setelah melalui masa pandemi pada kuartal I/2022.
Sementara itu, kondisi operasional lain dari Cinema XXI, menurutnya, sangat terdiversifikasi. Selama ini, pendapatan Cinema XXI di 2022 ditopang sebesar 61% dari penjualan tiket bioskop, 33% dari penjualan makanan dan minuman, 3% dari iklan, dan 3% dari digital platform.
Dari sisi laba, Cinema XXI mencatatkan Rp504,53 miliar pada 2022, berbalik dari rugi Rp365,80 miliar pada 2021, dan rugi Rp578,87 miliar pada 2020. Pada 2019, laba perseroan mencapai Rp1,27 triliun.Sampai dengan Maret 2023, Cinema XXI telah menghadirkan 1.235 layar di 230 lokasi bioskop yang tersebar di 71 kota di seluruh Indonesia, dan akan terus berkembang untuk mencapai target 2.000 layar dalam 5 tahun ke depan.
IBU KOTA BARU : Progres Agresif Pembangunan IKN
Agresivitas pemerintah untuk menyelesaikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur kian berprogres. Pengerjaan sederet proyek fisik pun terus dikebut.Salah satunya dari pengembang swasta, PT Citra Kotabaru Nusantara (Ciputra Group) yang akan membangun kawasan terpadu di IKN secara bertahap, terdiri dari perumahan, hotel, lapangan golf, MICE (meeting, incentive, conference dan exhibition) dan botanical garden.Managing Director Ciputra Group Budiarsa Sastrawinata mengatakan, rencana pembangunan kawasan terpadu di IKN akan dilakukan secara bertahap dalam waktu 3 tahun ke depan. Pengembangan awal Ciputra Group di IKN dimulai dengan menggarap 150 hektare untuk tahap pertama.
Saat ini, imbuhnya, Ciputra tengah menentukan lokasi pengembangan yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Zona 1B. Berdasarkan data Otorita IKN (OIKN), pemerintah akan menawarkan 500 hektare pengembangan di Zona 1B dari total 2.037 hektare untuk pembangunan awal di IKN.
Adapun, pembangunan hotel, residensial dan lainnya diharapkan dapat selesai dalam waktu 3 tahun setelah infrastruktur lengkap. Namun, Budiarsa belum dapat mengungkap kapan proses kontruksi akan dimulai karena masih ada proses negosiasi kesepakatan nilai tanah yang perlu difinalisasi.
Proyek pembangunan sarana prasarana pemerintahan II di IKN ini terdiri dari Istana Wakil Presiden, Kantor Wakil Presiden, Kantor Setwapres, Kediaman Wapres, Bangunan Pendukung lainnya, serta Penataan Kawasan.“Waktu pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Rancang dan Bangun kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Pemerintah II di Ibu Kota Negara (IKN) adalah 450 hari kalender,” tulis Kementerian PUPR, dikutip dari LPSE PU, Jumat (7/7).
Industrialisasi Dipetakan Ulang
Meski telah kembali menyandang status sebagai negara berpendapatan menengah atas, ekonomi Indonesia masih tumbuh di bawah potensi sebenarnya. Untuk mengejar pertumbuhan yang lebih berkualitas, desain industri yang selama ini sporadis dipetakan ulang dari hulu ke hilir. Bonus demografi pun diharapkan menjadi aset, alih-alih beban. Dalam acara diskusi terbatas Kompas Collaboration Forum Afternoon Tea yang diselenggarakan Kompas di Jakarta, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Bapenas Suharso Monoarfa mengatakan, Indonesia telah terjebak dalam perangkap negara berpendapatan menengah (middle income trap) selama 30 tahun terakhir, sejak 1993. Itu melampaui standar paling lama sebuah negara menyandang status berpendapatan menengah, yaitu 28 tahun. ”Selama ini, pertumbuhan riil ekonomi kita berada di bawah potensi sesungguhnya, terutama disebabkan oleh gejala deindustrialisasi yang belakangan ini terjadi,” kata Suharso, Jumat (7/7).
Beberapa tahun terakhir, industri manufaktur tumbuh di bawah pertumbuhan ekonomi nasional. Pada 2022, misalnya, sektor manufaktur tumbuh 4,89 %n, di bawah pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,31 %. Itu membuat kontribusi industri manufaktur terhadap produk domestik bruto (PDB) hanya 18,34 %, jauh di bawah kontribusi ideal, yaitu 28-30 % terhadap PDB. ”Kita butuh transformasi ekonomi, dan syarat mutlaknya adalah lompatan industrialisasi,” kata Suharso. Pendapatan nasional bruto (PNB) per kapita Indonesia pada 2022 tercatat 4.580 USD, membuat Indonesia kembali masuk kategori negara berpendapatan menengah atas yang PNB per kapitanya 4.466 USD-13.845 USD. Suharso mengatakan, melalui peta jalan industrialisasi yang baru, pemerintah ingin mengerek kontribusi sektor manufaktur dari 18-19 % menjadi 28-30 %. Peta jalan industrialisasi 20 tahun ke depan akan difokuskan pada industri prioritas, yakni berbasis sumber daya alam (SDA), berteknologi menengah-tinggi, barang konsumsi berkelanjutan, serta industri berbasis inovasi dan riset. Industrialisasi juga akan dirancang berdasarkan tematik wilayah dengan pembentukan koridor ekonomi di tujuh kelompok wilayah Indonesia. (Yoga)
Dinilai Meniru, Twitter Ancam Gugat Threads
Hanya dalam beberapa jam sejak diluncurkan pada Rabu (5/7/2023) pukul 23.00 waktu setempat, 30 juta orang telah mengunduh Threads, aplikasi berbasis teks. Hanya dalam 7 jam pertama, 10 juta orang tertarik. Pada saat pengguna Threads melambung, Twitter mengancam akan menuntut Threads karena meniru. Threads sejauh ini menjadi penantang terberat Twitter. (Yoga)
Bank Lokal Masih Jadi Incaran Investor Asing
Minat investor asing untuk masuk ke industri keuangan di Indonesia masih tinggi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, sejumlah investor asing tengah mengantre untuk masuk ke sejumlah perusahaan keuangan di Tanah Air, termasuk mengincar bank di dalam negeri. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyatakan, investor dari Jepang, Korea Selatan, serta Singapura masih menunjukkan ketertarikannya terhadap bank domestik.
Ia mengisyaratkan bakal ada investor asing yang dalam waktu dekat akan mengumumkan akuisisi bank lokal. Sayang, Dian masih enggan menyebutkan nama bank dan investor yang dimaksud. Selain akuisisi, akan ada juga merger bank yang juga melibatkan investor asing.
Kabar yang beredar, investor baru yang akan masuk BRIS itu akan membeli saham BRIS milik Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Spekulasi yang beredar, nama QNB mencuat menjadi kandidat investor BSI.
Rumor ini berkembang seiring dengan pertemuan antara Menteri BUMN Erick Thohir dengan Menteri Keuangan Qatar Ali bin Ahmed Al Kuwari pada Mei 2023. Sampai berita ini naik cetak, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo hingga kini belum menjawab klarifikasi dari KONTAN.
Sementara Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta menyatakan, proses akuisisi saham BRIS merupakan domain pemegang saham.
Penerimaan Pajak Natura Belum Dongkrak Setoran
Pemerintah resmi memberlakukan pemotongan pajak penghasilan (PPh) atas natura atawa kenikmatan yang diterima para pegawai di tingkat manajerial. Meskipun demikian, objek pajak ini belum bisa jadi andalan setoran baru lantaran nilainya kecil.
Sebagai gambaran, teknis pelaksanaan pajak atas natura diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 66/2023 yang diumumkan pada Rabu (5/7) lalu. Pemotongan PPh atas natura yang diterima oleh pegawai dilakukan mulai 1 Juli 2023.
Sementara itu, wajib pajak harus menghitung sendiri, dan membayar pajak terutang, lalu melaporkan natura yang mereka terima dalam kurun waktu 1 Januari - 31 Juni 2023 dalam Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh. Sementara natura yang diterima selama tahun 2022, dikecualikan dari objek pajak.
Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) Suryo Utomo menjelaskan, pengenaan pajak natura bertujuan untuk mendorong perusahaan agar meningkatkan kesejahteraan pegawainya. Artinya, terbitnya aturan ini tidak serta-merta untuk mendorong penerimaan pajak. Namun Suryo tidak memerinci potensinya berapa.
Direktur Peraturan Perpajakan I Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengakui, kebijakan tersebut juga tak terlalu besar untuk menambah penerimaan pajak. Sebab, pemerintah juga menetapkan batasan nilai tertentu yang dikecualikan dari objek PPh.
Direktur Eksekutif MUC Tax Research Wahyu Nuryanto sependapat bahwa penerimaan pajak baru ini tidak banyak menambah penerimaan pajak. Sebab, natura yang diterima karyawan level menengah ke bawah tidak akan dikenai pajak.
TLKM Fokus Garap Segmen B2B & UKM
Usai melebur IndiHome ke dalam PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) kian fokus menggarap segmen
business to business
(B2B). Salah satunya dengan meluncurkan produk solusi digital, yakni Indibiz.
Nantinya, produk anyar ini menyasar segmen
small medium enterprise
(SME) alias UKM. Direktur
Enterprise & Business Service
Telkom, FM Venusiana menjelaskan, segmen UMKM bukan hal yang baru bagi TLKM. Tapi selama ini pihaknya belum fokus mengembangkan pasar ini.
TLKM akan memberikan solusi
platform
dan layanan digital ke UKM sambil berkolaborasi dengan
startup. TLKM juga bisa memberikan solusi pembiayaan ke UKM.
VP Corporate Communication
Telkom, Andri Herawan Sasoko menambahkan, dengan bergabungnya IndiHome ke Telkomsel, Telkom fokus B2B diharapkan pendapatan meningkat dan membuka peluang baru.
"Telkom fokus ke B2B, diharapkan bisa menciptakan peluang baru dan belanja modal diharapkan bisa ditekan. Target pendapatan akhir tahun masih dibahas di RKAB perubahan dan mudah-mudahan revisi naik," ujar Andri.
Sebelumnya,
VP Investor Relations
Telkom Edwin Sebayang mengatakan, dari sekitar 65 juta rumah tangga, ada potensi 20 juta30 juta berpotensi menggunakan produk FMC milik emiten pelat merah ini. "Ada peluang 8 juta pelanggan baru," ujar Edwin.
Gotong Royong Antar BPD Penuhi Batas Modal
Peta pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) dari beberapa Bank Pembangunan Daerah (BPD) sudah mulai terlihat. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat permodalan bank daerah agar memenuhi syarat minimal sebesar Rp 3 triliun.
Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan masih ada 11 BPD yang mempunyai modal inti kurang dari Rp 3 triliun per April 2023. Rencana pemenuhan modal dari kesebelas bank tersebut telah diberikan ke OJK.
Bank Jatim Tbk (BJTM), dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan pada 12 April 2023, juga telah menyetujui aksi korporasi penyertaan modal kepada Bank NTB Syariah. Besarannya maksimal 15% dari total penyertaan modal disetor pemegang saham Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten, Kota di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dalam laporan keuangan Mei 2023, modal inti Bank NTB Syariah masih di bawah yang disyaratkan, yakni hanya senilai Rp 1,5 triliun.
Pemimpin Divisi Corporate Secretary BJBR, Widi Hartoto memastikan bahwa BJBR terus mematangkan rencana tersebut. BJBR saat ini tengah mengurus izin penambahan Bank Bengkulu sebagai anggota KUB ke OJK. "Dalam proses akhir," ujarnya.
Direktur Operasional Bank Banten Bambang Widyatmoko hanya menyatakan bahwa BEKS akan mengikuti arahan dan ketentuan yang berlaku terkini dari OJK untuk pembentukan KUB. "Proses terus berjalan dengan tetap menyelaraskan dengan dinamika regulasi yang ada," ujar Bambang.
Di sisi lain, OJK sedang menuntaskan aturan khusus terkait pembentukan KUB. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengungkapkan, aturan ini diperlukan agar pembentukan KUB ini bisa lebih terintegrasi.
KILAU CUAN EMITEN LOGAM
Kompetisi emiten-emiten sektor pertambangan logam di Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal makin panas. Minat tinggi investor untuk mengoleksi saham di sektor ini tecermin dari suksesnya gelaran penawaran perdana saham bernilai jumbo pada tahun ini. Teranyar, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) telah merampungkan initial public offering (IPO) terbesar sepanjang tahun berjalan 2023 senilai Rp10,72 triliun dan dijadwalkan melantai di BEI pada Jumat (7/7). Dalam penawaran umum perdana, 6,32 miliar saham yang dilepas AMMN laris manis hingga mengalami kelebihan permintaan. Mewakili penjamin pelaksana emisi IPO Amman Mineral, Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana mengungkapkan kelebihan permintaan atau oversubscription mencapai 13,6 kali dengan jumlah investor lebih dari 27.000 orang. Presiden Direktur Merdeka Battery Minerals Devin Ridwan mencatat kelebihan permintaan dalam porsi penjatahan terpusat IPO MBMA mencapai 19,9 kali. Respons positif investor yang mendorong oversubscribed dalam periode penawaran umum juga disampaikan Presiden Direktur Trimegah Bangun Persada Roy A. Arfandy. Menurut Roy, oversubscribed dalam IPO emiten Grup Harita Nickel itu menggambarkan kepercayaan investor terhadap prospek cerah industri pengolahan nikel perseroan. Tiga emiten pendatang baru itu memperpanjang daftar emiten di BEI yang terjun ke bisnis pertambangan dan pengolahan mineral logam, baik secara langsung maupun melalui anak usahanya. (Lihat Infografik) Sebagai emiten debutan, Direktur Utama Amman Mineral Internasional Alexander Ramlie mengatakan IPO merupakan salah satu langkah strategis untuk mengembangkan bisnis AMMN yang berkelanjutan di era transisi energi, yang akan mendorong permintaan komoditas tembaga di masa mendatang.
Dana jumbo senilai Rp10,72 triliun bakal digunakan AMMN untuk tiga pos besar. Pertama, setoran modal Rp1,79 triliun ke PT Amman Mineral Industri (AMIN) yang selanjutnya akan digunakan oleh AMIN untuk membiayai pengeluaran modal atas proyek smelter dan pemurnian logam mulia AMIN di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Kedua, AMMN akan melunasi utang kepada PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dan smelter sebesar Rp3,05 triliun. Ketiga, sisa dana IPO akan digunakan AMMN untuk penyetoran modal kepada AMNT untuk proyek ekspansi pabrik konsentrator dan pembangkit listrik tenaga gas dan uap di Sumbawa Barat, NTB. Presiden Direktur Merdeka Copper Gold Albert Saputro sebelumnya menargetkan peningkatan produksi emas dan tembaga pada 2023. Induk usaha MBMA itu juga menyiapkan capital expenditure (capex) dan investasi US$750 juta pada 2023 yang akan dialirkan ke proyek acid iron metal US$250 juta, US$90 juta untuk Sulawesi Cahaya Mineral, US$110 juta untuk Pani, dan US$130 juta untuk Zhao Hui Nickel. Analis Samuel Sekuritas Indonesia Juan Harahap dalam risetnya menyoroti rencana ekspansi smelter AMMN sebagai salah satu katalis positif kinerja perseroan ke depan. Valuasi saham AMMN kompetitif mencapai 7,4 kali P/E 2022, diskon 17,7% dari rata-rata industri. Sementara itu, Analis CGS-CIMB Sekuritas Indonesia Ryan Winipta berpendapat koreksi saham NCKL sejalan dengan perubahan pandangan investor menjadi bearish terhadap penambang komoditas dan nikel di tengah penurunan harga. Pada 2023, harga rata-rata FeNi NCKL diperkirakan sebesar US$14.900 per ton dan harga MHP sebesar US$16,8 per ton. Saham NCKL mendapat rekomendasi akumulasi dengan target harga sebesar Rp1.200.









