MRT, LRT dan Kereta Cepat Miliki Dampak Ekonomi Besar dan Luas
JAKARTA,ID-Kehadiran MRT Jakarta, LRT Jabodetabek, dan Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) diyakini bakal memberi dampak ekonomi yang besar dan luas. Tak semata menciptakan sistem transportasi yang lebih efisien, ketiganya juga bisa mendorong munculnya pusat-pusat aktivitas ekonomi baru dan menjadi sumber-sumber anyar bagi penerimaan negara. Peluang lahirnya kota-kota baru juga makin besar di kawasan-kawasan yang menjadi lokasi stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung dibangun. Bahkan, saat konstruksi ketiga moda transportasi massal modern berbasis rel tersebut dilakukan, tambahan output baru dalam perekonomian hingga ratusan triliun akan tercipta sampai moda tersebut beroperasi. Sebagai contoh, keberadaan MRT Jakarta Fase 1 (Lebak Bulus-Bunderan Hotel Indonesia sepanjang 16 kilometer) dan Fase 2 (Bundaran Hotel Indonesia -Ancol Barat sepanjang 11,8 kilometer) berpotensi menciptakan nilai tambah ekonomi lebih dari Rp 820 triliun. Namun, agar ekonomi yang dihasilkan lebih maksimal, pemerintah perlu menerbitkan regulasi yang benar-benar mendukung terciptanya borderless (tanpa batas) antarmoda transportasi, sehingga mobilitas masyarakat makin cepat dan aktivitas ekonomi lebih berkembang. (Yetede)
Tags :
#TransportasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023