;

Membongkar Kluster Pengamanan Proyek Menara

Yuniati Turjandini 08 Jul 2023 Tempo

Kejaksaan Agung telah memeriksa lebih dari 500 orang dalam perkara korupsi base transceiver station (BTS) 4G di Kementerian Komunikasi dan Informatika. Delapan di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. "Kami serius melakukan penyidikan kasus ini," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, kemarin. Mereka yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate; Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti) Kementerian Komunikasi, Anang Achmad Latif; Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia, Galumbang Menak Simanjuntak; serta Komisaris PT Solitechmedia Synergi, Irwan Hermawan.

Tersangka berikutnya adalah tenaga ahli Human Development Universitas Indonesia tahun 2020, Yohan Suryanto; Account Director of Integrated Account Department PT Huawei Tech Investment, Mukti Ali; orang kepercayaan Irwan, Windi Purnama; serta Muhammad Yusrizki Muliawan. Dari seluruh tersangka itu, hanya Windi dan Yusrizki yang belum menjalani persidangan. Pengusutan tidak berhenti pada delapan tersangka itu. Dalam sepekan terakhir, penyidik berfokus mendalami kesaksian Irwan Hermawan, terutama tentang orang-orang yang diduga menerima uang "pengamanan" perkara. Uang tersebut dikelola oleh orang-orang tertentu dengan sasaran lembaga penegak hukum. Tujuannya agar dugaan kerugian negara dalam proyek senilai Rp 28,4 triliun itu tidak diusut. (Yetede)

Amman Mineral Listing di BEI, Marketing Cap Rp 121 Triliun

Yuniati Turjandini 08 Jul 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID-PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) resmi mencatatkan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/7/2023). Perseroan meraup dana hasil penawaran umum perdana (inital public offering/IPO) saham sebesar Rp 10,73 triliun, terbesar sepanjang tahun 2023. Perseroan melepas 6,32 miliar saham biasa atau setara 8,8% saham ke publik,  dari modal ditempatkan dan disetor penuh, setelah IPO dengan harga penawaran sebesar Rp1.695 setiap saham. Saat listing, market cap Amman Mineral mencapai Rp 121 triliun. Pada menutupan perdagangan, saham AMMN naik 3,5% ke level Rp 1.755, sehingga market cap membengkak menjadi Rp126 triliun. Direktur Utama Amman Mineral Internasional Alexander Ramlie mengatakan, prospek usaha pertambangan tembaga positif ke depan, karena peningkatan permintaan tembaga di dunia. "Peningkatan ini terjadi seiring pertumbuhan sektor industri, energi terbarukan, serta kendaraan listrik. AMMN melihat dinamika pasar tersebut sebagai peluang untuk memperkuat  posisi perseroan sebagai salah satu produsen tembaga terbesar di dunia," ujar Alexander di BEI. (Yetede)

Berkat Transformasi Perusahaan, Rating Kredit API Naik Jadi AA dengan Outlook Positif

Yuniati Turjandini 08 Jul 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID-Fitch Ratings menaikkan peringkat kredit PT Angkasa Pura/AP I (Persero) dari AA dengan outlook stabil menjadi AA dengan outlook stabil menjadi AA dengan outlook positif. Peringkat ini menunjuukan tingkat resiko gagal bayar perusahaan berada di posisi sangat rendah dan pemulihan kinerja perusahaan akan berlanjut seiring aktivitas ekonomi yang semakin normal dan aktivitas pariwisaa lebih tinggi. Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan, naiknya peringkat kredit AP1 dari Ficth Ratings AP1 dari Fitch Ratings didukung transformasi perusahaan. Keberhasilan AP1 dalam meningkatkan kinerja perusahaan merupakan hasil dari perusahaan merupakan hasil dari implementasi inisiatif  transformasi perusahaan yang telah digaungkan sejak tahun lalu. "Fitch Ratings merupakan proses tersebut sehingga posisi  peringkat kredit  AP I ang bergerak ke poin AA yang berarti profil finansial perusahaan menjadi lebih kuat kedepannya. Keberhasilan ini tentu tidak lepas  dari peran seluruh Insan AP I dalam menggenjot kinerja lebih baik setelah masa pandemi," uja Fahmi Faik dalam keterangannnya, Jumat (07/07/2023). (Yetede)

Cadev RI Juni US$ 137,5 Miliar

Yuniati Turjandini 08 Jul 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID-Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir Juni 2023 senilai US$ 137,5 miliar. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan posisi pada akhir Mei 2023 sebesar US$ 139,3 miliar. "Penurunan posisi cadangan devisa tersebut antar lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah," jelas Kepala Departemen Komunikasi  BI Erwin Haryono dalam pernyatan resmi, Jumat (7/7/2023). Erwin mengatakan, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6 bulan impor dan pembayaran  utang luar negeri pemerintah, serta berada diatas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Posisi cadev dianggap dapat menjadi salah satu komponen yang menjaga resiliensi sektor eksternal bagi perekonomian domestik. Sementara itu, ekonomi Bank Mandiri Faisal Rachman mengatakan meskipun terjadi gejolak pada perekonomian global, ketahanan sektor eskternal Indonesia diperkirakan tetap terjaga, Kondisi cadangan devisa diperkirakan akan berada  pada tingkat memadai. (Yetede)

BSI Catat Lonjakan Transaksi Forex Selama Musim Haji 2023

Yuniati Turjandini 08 Jul 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID-PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan pertumbuhan transaksi penukaran valuta asing (forex) dari rupiah ke riyal selama periode musim haji 2023, dibandingkan dengan 2022. Direktur Treasure& International Banking BSI Moh Adib menyebutkan bahwa BSI mendapatkan kepercayaan besar dari pemerintah serta masyarakat yang melaksanakan ibadah haji pada tahun ini. BSI tidak hanya menjadii bank yang dipercaya sebagai bank pendukung  untuk melakukan pelunasan biaya perjalanan haji oleh nasabah, tetapi juga bank yang dipercaya Kementerian Agama sebagai penyalur  living cost bagi jamaah haji. BSI senantiasa memberikan pelayanan yang optimal bagi para nasabah haji yang membutuhkan transaksi keuangan. Tercatat selama periode musim haji 2023 transaksi penukaran uang rupiah (IDR) ke real (SAR) mengalami peningkatan dibanding  tahun sebelumnya. BSI bahkan menyiapkan ekspedisi khusus dari Arab Saudi guna memenuhi kebutuhan uang tunai jamaah haji Indonesia selama di Tanah Suci dalam bentuk riyal. "BSI siap melayani kebutuhan transaksi  forex masyarakat termasuk penyediaan layanan lindungi layanan nilai syariah," ujar Abid. (Yetede)

Memacu Transformasi dengan Digitalisasi

Hairul Rizal 08 Jul 2023 Kontan (H)

Sukses melewati krisis berkat kecepatan mengeksekusi program digitalisasi. Era digitalisasi hadir lebih cepat seiring krisis ekonomi yang disebabkan pandemi Covid-19. Keberanian dan kecepatan mengeksekusi rencana transformasi digital merupakan bekal pelaku bisnis mengubah kesulitan dan tantangan menjadi kesuksesan. Indonesia patut bersyukur mampu melalui situasi krisis tersebut dengan cukup baik. Inilah isi dari International Monetary Fund (IMF) dalam Executive Board Concludes 2023 Article IV Consultation yang dirilis beberapa waktu lalu. "Kebijakan Indonesia yang berwawasan ke depan serta berkoordinasi dengan baik, membantunya mengatasi situasi yang sangat menantang di tahun 2022 dengan pertumbuhan yang sehat, penurunan inflasi, dan sistem keuangan yang stabil dan menguntungkan," begitulah sepenggal isi Article IV IMF itu. Muliaman Darmansyah Hadad, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2012-2017 saat memberikan keynote speech dalam acara penganugerahan SPEx2 DX Award 2023 yang diselenggarakan GML Performance Consulting dan KONTAN, Kamis (6/7) malam menyebut : "Hasil tidak pernah mengkhiati proses".

Bunga Naik, KPR Syariah Lebih Menarik

Hairul Rizal 08 Jul 2023 Kontan

Kenaikan suku bunga acuan berpotensi membuat pembiayaan kepemilikan rumah alias KPR syariah lebih menarik ketimbang kredit pemilikan rumah (KPR) konvensional. Pasalnya, KPR syariah tidak terlalu terpengaruh kenaikan suku bunga acuan. Menurut Senior Vice President LPPI Trioksa Siahaan, KPR syariah dan konvensional punya kelemahan dan kelebihan masing-masing. Pada KPR konvensional, skemanya adalah uang diserahkan bank ke nasabah untuk membeli rumah. Sedangkan di skema syariah, bank membeli rumah untuk diserahkan ke nasabah dan nasabah selanjutnya mencicil ke bank. KPR syariah mengenakan margin yang disepakati di awal. Sedangkan KPR konvensional mengenakan bunga tetap untuk beberapa tahun awal, diikuti bungamengambang ( floating ), sesuai suku bunga, hingga akhir tenor. "Sehingga bila tren suku bunga naik, maka beban nasabah KPR konvensional juga akan naik," kata Trioksa, kemarin. Direktur Center of Economics & Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira memandang, KPR konvensional akan lebih menarik jika suku bunga sedang rendah. Sebab, bunga floating akan cenderung lebih kompetitif dari KPR syariah. Perencana keuangan Finansia Counsulting Eko Indarto mengatakan, KPR syariah akan lebih menguntungkan saat tren suku bunga naik. "Dalam skema syariah, bank yang akan membeli rumah, kemudian bank menjual rumah ke nasabah dengan besar margin yang sudah disepakati. Nasabah selanjutnya akan mencicil harga beli rumah, termasuk di dalam margin bank," terangnya. Bank Syariah Indonesia (BSI) tahun ini membidik penyaluran BSI Griya tumbuh dua digit jadi Rp 51,16 triliun. Per Maret 2023, BSI Griya mencapai Rp 49,3 triliun, atau tumbuh 14,1% secara tahunan. Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, BSI optimistis BSI Griya terus diminati.

Yuan Melawan Tekanan Dollar Amerika Serikat

Hairul Rizal 08 Jul 2023 Kontan

People's Bank of China (PBOC) terus berjuang menjaga nilai tukar yuan terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Kemarin, bank sentral China ini mematok kurs tengah yuan sebesar 7,2054 yuan per dollar AS. Angka tersebut lebih besar dari posisi sehari sebelumnya, yakni 7,2098 yuan per dollar AS. Pekan ini, PBOC terus mematok kurs tengah lebih tinggi ketimbang eksepektasi pasar di setiap sesi perdagangan valuta asing. Kebijakan bank sentral China ini memberi keyakinan kepada pelaku pasar bahwa negara tembok besar China ini tidak akan menoleransi penurunan nilai tukar lebih jauh terhadap dollar AS. Kendati begitu, yuan tetap tidak bisa naik tinggi karena investor mewaspadai potensi penerbitan stimulus moneter. Sebelum ini, nilai tukar yuan terhadap dollar AS terjun bebas menuju level terendah 14 tahun terakhir. Jumat (30/6) lalu, kurs spot yuan sempat jatuh ke 7,2537 yuan per dollar AS. Namun, pada pukul 17.06 WIB kemarin, kurs spot yuan sudah kembali naik ke 7,2362 yuan per dollar AS. Lead Strategist makro Asia Societe Generale Kiyong Seong memprediksi, sampai pengumuman stimulus, yuan akan bergerak stabil di kisaran 7,2-7,3 per dollar AS. Alasannya, PBOC diyakini akan terus menetapkan kurs tengah lebih tinggi.

Perbesar Cuan Setelah Dapat Injeksi Dana

Hairul Rizal 08 Jul 2023 Kontan

Usaha rintisan bidang layanan teknologi bagi armada, TransTrack, belum lama ini mendapat suntikan modal pra seri A senilai US$ 2,1 juta dari sejumlah investor yang dipimpin oleh Ortus Star. Dana tersebut bakal TransTrack pakai untuk melebarkan sayap bisnis yang lebih luas hingga ke luar negeri. USAHA rintisan yang mendapat suntikan modal masih terjadi di pasar domestik. Salah satunya adalah yang didapatkan kembali oleh PT Indo Trans Teknologi alias TransTrack. Usaha rintisan tersebut belum lama ini mendapatkan injeksi modal pendanaan pra seri A senilai US$ 2,1 juta. Pendanaan tersebut dipimpin oleh Ortus Star dan melibatkan investor yang sebelumnya pernah menanam modal di perusahaan tersebut, yaitu Cocoon Capital dan YCAB Ventures. Injeksi modal tersebut tidak terlepas dari bidang usaha yang digeluti TransTrack yang masih mendapat perhatian para pemodal. TransTrack sendiri merupakan startup bidang teknologi yang memberikan layanan terpadu bagi perusahaan yang mempunyai moda transportasi berupa jasa telematika armada. Pendiri sekaligus Direktur Utama (CEO) TransTrack Anggia Meisesari mengungkapkan, suntikan modal tersebut akan digunakan untuk melebarkan sayap bisnis TransTrack ke wilayah yang lebih luas. Anggia menambahkan, ia berupaya untuk memperluas operasi perusahaan ke 100 kota di Indonesia dan di negara-negara Asia Tenggara. Termasuk, Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja dan Vietnam.

UJI TANGGUH CADANGAN DEVISA

Hairul Rizal 08 Jul 2023 Bisnis Indonesia (H)

Tekanan cadangan devisa pada awal paruh kedua tahun ini patut dicermati menyusul adanya beberapa faktor yang menuntut bank sentral memaksimalkan stabilitas rupiah. Beberapa di antaranya adalah kebutuhan dolar Amerika Serikat (AS) yang meningkat untuk memenuhi pembayaran utang luar negeri, repatriasi dividen ke luar negeri, serta hal lain yang sejalan dengan peningkatan aktivitas impor. Apalagi, Bank Indonesia (BI) mencatat adanya penurunan cadangan devisa, yakni dari US$139,3 miliar pada Mei 2023 menjadi US$137,5 miliar pada Juni 2023. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan penurunan posisi cadangan devisa tersebut terutama dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah. Meski tergerus, Erwin menegaskan posisi cadangan devisa itu mampu menopang pembia­yaan selama 6,1 bulan impor, menyangga 6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Suminto mengatakan optimisme itu didorong oleh pemulihan ekonomi yang cukup solid serta proyeksi penyehatan fiskal dari sejumlah lembaga internasional. Salah satunya adalah Lembaga Pemeringkat S&P yang mempertahankan peringkat (rating) kredit Indonesia pada posisi BBB outlook stabil, serta memproyeksikan defisit fiskal di angka 2,3% terhadap produk domestik bruto (PDB), lebih rendah dari target pemerintah sebesar 2,84%.

Kenaikan suku bunga The Fed merupakan keniscayaan setelah pada Juni 2023 bank sentral tidak mengutak-atik suku bunga acuan alias tetap di kisaran 5%—5,25%. Faktor lain yang mendorong pengetatan The Fed adalah proyeksi lonjakan penyerapan tenaga kerja di AS hingga 500.000 pekerja pada bulan lalu sehingga menguatkan ekspektasi peningkatan inflasi. Di sisi lain, sejumlah upaya yang dilakukan oleh pemangku kebijakan guna menjaga penguatan rupiah masih belum cukup efektif. Di antara upaya itu adalah perluasan penerapan kebijakan Term Deposit Valuta Asing Devisa Hasil Ekspor (TD Valas DHE), dan penggunaan mata uang lokal alias Local Currency Transaction (LCT) untuk menekan ketergantungan pada dolar AS. Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan salah satu langkah yang bisa menguatkan ketahanan eksternal adalah mengoptimalisasi kebijakan DHE. Selain itu, kinerja APBN harus tetap solid sehingga melahirkan kepercayaan di kalangan investor untuk menanamkan modalnya di dalam negeri.

Pilihan Editor