;

Mengejar Target Penyelamatan 8 Penambang

Yuniati Turjandini 29 Jul 2023 Tempo

JAKARTA – Tim Pencarian dan Pertolongan masih berupaya menyelamatkan delapan pekerja yang terjebak di tambang emas Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah. Namun, hingga kedalaman 35 meter, tim belum menemukan para korban. “Kami menduga mereka berada di kedalaman 60 meter,” kata Kepala Seksi Operasi SAR Banyumas Priyo Prayudha, kemarin, 28 Juli 2023. “Tim tidak bisa turun lagi karena di kedalaman 45 meter terendam air." Tim penolong sudah berupaya menyedot air menggunakan mesin pompa. Sayangnya upaya ini belum membuahkan hasil karena semburan air sangat kencang. Berdasarkan keterangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah, air yang masuk ke lubang tambang itu adalah air tanah. Kandungan air tanah di kawasan itu memang berlimpah karena area pertambangan berada di cekungan. Priyo menegaskan, upaya penyelamatan ini ditargetkan selesai dalam tujuh hari. Jika dalam rentang waktu itu korban belum bisa diselamatkan, tim akan mengevaluasi pola yang digunakan saat ini. "Saat ini kami berfokus menjalankan rencana A,” katanya. “Kami ada rencana B, tapi belum bisa dijelaskan sekarang." Delapan penambang emas sudah empat hari terjebak di lubang tambang. Awalnya, mereka masuk ke Sumur I untuk melanjutkan penambangan. Tidak berapa lama, mereka muncul lagi karena air mengalir deras di dalam sumur. Mereka melapor kepada operator untuk memperingatkan penambang yang masih berada di dalam sumur. Sayangnya, peringatan itu terlambat. Air menyembur dengan cepat dan menjebak penambang yang masih berada di dalam. (Yetede)

Ketat Aturan Main Devisa Hasil Ekspor

Yuniati Turjandini 29 Jul 2023 Tempo

JAKARTA — Pemerintah bakal memberlakukan kewajiban menahan devisa hasil ekspor (DHE) milik eksportir selama minimal tiga bulan mulai 1 Agustus 2023. Hal itu sejalan dengan implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2023 tentang Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam, sebagai revisi dari Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2019. Pemerintah tak ingin membiarkan celah bagi eksportir untuk tidak mematuhi ketentuan DHE tersebut, dengan menyiapkan aturan main ketat dari berbagai aspek pelaksanaan kebijakan ini. Sebagai aturan turunan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di antaranya telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 73 Tahun 2023 tentang Pengenaan dan Pencabutan Sanksi Administratif atas Pelanggaran DHE SDA Mekanisme pengenaan dan pencabutan sanksi dilakukan dengan menggunakan sistem informasi yang terintegrasi untuk penyampaian dari Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hasil pengawasan tersebut kemudian diserahkan kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Ditjen Bea dan Cukai nantinya menyampaikan pengenaan maupun pencabutan sanksi kepada eksportir serta kementerian/lembaga terkait. Adapun eksportir yang memiliki kewajiban memarkir DHE di dalam negeri adalah eksportir dengan nilai ekspor lebih dari US$ 250 ribu per dokumen Pemberitahuan Pabeanan Ekspor (PPE). DHE ditempatkan dalam instrumen deposito valuta asing berjangka dengan tenor paling sedikit tiga bulan dengan nilai minimal 30 persen dari total ekspor. (Yetede)

Gagap Hadapi Pedagang Masa Kini

Hairul Rizal 29 Jul 2023 Kontan (H)

Pemerintah mulai pusing menghadapi fenomena baru bernama social commerce di Project S-Tiktok Shop milik Tiktok. Mahfum saja, pola dagang masa kini di dunia maya itu belum diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 50/2020 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Social commerce atau layanan berdagang langsung melalui media sosial seperti Tiktok itu disebut-sebut bisa bertransaksi cross border alias lintas negara. Akibatnya, pola dagang ini akan membuat produk impor murah akan membanjiri Indonesia, serta mengancam UMKM di dalam negeri. Selain di Tiktok, pola dagang ini masif di aplikasi WhatsApp, Facebook Shops, Instagram Shopping, Telegram juga Line Shopping. Sebagai antisipasi, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koperasi dan UKM berniat merevisi Permendag No 50/2020. Sejumlah poin perubahan akan disisipkan dalam revisi ini. Salah satunya beleid pengenaan pajak serta impor di bawah Rp 1,5 juta per unit. Hanung Harimba Rachman, Deputi Bidang UKM Kemenkop UKM mengklaim, aturan revisi itu akan terbit Agustus 2023. Ia mengakui bahwa revisi aturan itu didorong oleh fenomena maraknya transaksi di Project S Tiktok Shop. Bima Laga, Ketua Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) menilai, pelaku e-commerce di Indonesia sudah punya izin resmi melakukan kegiatan jual-beli secara cross border. "Dari semua keanggotaan idEA, Tiktok Shop tidak memiliki izin jual-beli cross border," tegasnya kepada KONTAN, kemarin.

16.000 Produk Impor Dibekukan di E-Katalog

Hairul Rizal 29 Jul 2023 Kontan

Pemerintah terus mendorong belanja produk dalam negeri dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui katalog elektronik alias e-katalog. Pelaksana Tugas Deputi Bidang Transformasi Pengadaan Digital Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Yulianto Prihhandoyo menyampaikan, salah satu upaya untuk mendorong belanja produk dalam negeri adalah dengan membekukan produk-produk impor dalam e-katalog. Produk impor yang LKPP bekukan sebagian besar merupakan alat kesehatan. Pembekuan produk impor karena telah ada substitusi atau produk pengganti buatan produsen dalam negeri. "Sampai hari ini, kami sudah membekukan lebih dari 16.000 produk impor, yang sudah ada produk dalam negeri sebagai substitusinya," ungkap Yulianto, Jumat (28/7). Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Odo R.M. Manahutu mengungkapkan, dari 16.000 produk impor di e-katalog yang dibekukan, sekitar 14.000 produk merupakan alat kesehatan. Menurutnya, penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah berdampak pada ekonomi nasional. Berdasarkan kajian Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, aksi afirmasi belanja produk dalam negeri berefek pada penambahan tenaga kerja sebanyak 277.000 orang. Selanjutnya, berdampak pada penambahan pertumbuhan ekonomi hingga 0,12%. Sebelumnya, Kepala LKPP Hendrar Prihadi mengatakan, untuk pengadaan barang dan jasa pemerintah, sampai 21 Juli tahun ini, realisasi belanja pemerintah terhadap produk dalam negeri mencapai 88,8% dari total pengadaan.

ASII Mengantongi Laba Bersih Rp 17,4 Triliun

Hairul Rizal 29 Jul 2023 Kontan

PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan pertumbuhan pendapatan dua digit sepanjang semester I-2023 lalu. Meski begitu, laba bersih ASII justru terkoreksi. Merujuk laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia, ASII mencetak pendapatan bersih senilai Rp 162,39 triliun. Kinerja ini naik 13,01% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 143,69 triliun. Sementara itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ASII mencapai Rp 17,44 triliun. Raihan tersebut turun 3,98% yoy dari Rp 18,17 triliun pada semester I-2022. Angka tersebut telah memperhitungkan penyesuaian nilai wajar investasi ASII di PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) yang cuma sebesar Rp 130 miliar. Padahal pada semester I-2022, nilai wajar atas investasi di kedua entitas itu mencapai Rp 3,7 triliun. Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro mengatakan, kinerja ASII masih positif pada semester pertama tahun 2023, didukung oleh kinerja yang lebih baik dari hampir seluruh divisi bisnis. Rinciannya, dari segmen otomotif tumbuh 18,23% menjadi Rp 65,72 triliun. Hal ini ditopang penjualan mobil secara nasional yang meningkat 7% menjadi menjadi 506.000 unit pada semester pertama tahun 2023. Penjualan mobil Astra juga naik 7% menjadi 278.000 unit, dengan pangsa pasar sedikit meningkat menjadi 55%. Sementara itu, segmen jasa keuangan naik 9,87% secara tahunan menjadi Rp 14,25 triliun. Sedangkan segmen alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi yang berada di bawah PT United Tractors Tbk (UNTR) tercatat naik 13,96% yoy menjadi Rp 68,67 triliun. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan, laba bersih dari bisnis inti ASII masih tetap bertumbuh. Dia meyakini kalau akan ada peluang apresiasi saham GOTO dan HEAL sehingga bisa mengerek laba bersih ASII pada semester kedua ini. Sementara itu, sektor otomotif dan alat berat masih akan tetap menjadi penopang utama bisnis Grup Astra hingga akhir tahun ini. Secara teknikal saham ASII mengalami fail uptrend dan berada dalam fase koreksi wajar untuk menguji level support Rp 6.225 per saham.

Berkah dari Mengangkut Limbah

Hairul Rizal 29 Jul 2023 Kontan

Bisnis jasa transportasi material konstruksi masih punya permintaan tinggi. PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) pun kian mantap menggali potensi cuan dari bisnis ini. Punya prospek yang seksi, MPXL sedang menggeber ekspansi di tengah roda pembangunan yang terus berjalan. Emiten yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Mei 2023 itu memiliki spesialisasi pada layanan transportasi di sektor konstruksi. Selain pengangkutan, MPXL melakukan aktivitas perdagangan material, khususnya semen serta fly ash dan bottom ash (FABA). MPXL terdaftar di Kementerian Lingkungan Hidup sebagai salah satu pengangkut limbah FABA terbesar. FABA adalah partikel halus, berupa abu sisa hasil pembakaran batubara. Sumber utama FABA berasal dari proses pembakaran batubara pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan proses pembakaran batubara pada boiler atau atau tungku pada industri. Karena itu, mayoritas pelanggan MPXL merupakan perusahaan semen dan PLTU.Selepas intial public offering (IPO), MPXL gencar mengincar kontrak dan pelanggan baru. Beberapa waktu lalu, MPXL menjalin kerja sama dengan SinohydroNEM Consortium untuk memasok semen dalam pembangunan smelter Amman Mineral di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. MPXL sudah mulai mengangkut semen ke Sumbawa pada Juli ini, dengan volume pengangkutan perdana mencapai 2.300 ton. MPXL akan melakukan beberapa kali pengiriman ke Sumbawa secara bertahap selama 18 bulan ke depan.

MPXL juga telah menandatangani kontrak pengangkutan FABA PLTU sebanyak 660.000 ton dari perusahaan semen asal China yang berinvestasi di Indonesia, yakni PT Conch Cement Indonesia. Perolehan kontrak tersebut menjadi modal kepercayaan diri MPXL untuk mendongkrak kinerja di tahun ini.Apalagi, kinerja semester I-2023 MPXL terbilang cemerlang. MPXL mengantongi pendapatan sebesar Rp 63,5 miliar hingga Juni 2023, tumbuh 23,58% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.MPXL membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp 4,34 miliar. Laba bersih ini meningkat 27,64% dari periode enam bulan pertama tahun 2022. Direktur Utama MPXL, Wijaya Candera mengatakan, adanya kontrak-kontrak baru dengan nilai yang cukup besar menjadi pendorong utama kinerja ini. "Selain itu, juga disebabkan peningkatan permintaan jasa angkutan customers existing. Lalu, dikarenakan ada peningkatan produktivitas angkutan kami," kata Wijaya kepada KONTAN, Jumat (28/7).Wijaya memproyeksikan, pendapatan MPXL sepanjang tahun 2023 bisa mencapai Rp 155 miliar atau melonjak 34% secara tahunan. Sedangkan estimasi pertumbuhan laba bersih MPXL mencapai 103% menjadi Rp 12,2 miliar. Menggenjot ekspansiGuna meraih target pertumbuhan yang berkelanjutan, MPXL menyiapkan sejumlah agenda ekspansi. Antara lain dengan melirik peluang bisnis dari proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

SIPD Perkuat Lini Makanan Olahan

Hairul Rizal 29 Jul 2023 Kontan

Emiten saham unggas, PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD), akan menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Perusahaan ini membidik Rp 499,99 miliar dari perhelatan tersebut. Irvan Cahyana, Managing Director Foods Sreeya menyatakan, mayoritas dana rights issue akan digunakan untuk membangun pabrik makanan beku salah satu lini usahanya, Belfoods Indonesia, di Jawa Timur. Belfoods merupakan bagian (subsidiary) dari Sreeya Sewu, yang memproduksi berbagai macam variasi fast-food produk ayam olahan.SIPD akan melepas 500 juta saham baru seri C dalam perhelatan rights issue yang sudah disetujui oleh RUPSLB pada 30 November 2022. Jika rights issue tersebut berjalan lancar dan pabrik terbangun, pabrik baru Belfoods tersebut akan dipersiapkan untuk menyasar pasar ekspor. Menurut Irvan, pembangunan pabrik baru di Jawa Timur tersebut akan menjadi rencana ekspansi lanjutan dari SIPD setelah melancarkan rights issue. "Sebelumnya, kami pernah mengekspor produk ke Jepang. Cuma, sekarang masih fokus di dalam negeri dulu. Kalau pabrik Jawa Timur sudah jadi, kami akan incar pasar domestik maupun ekspor," ungkap Irvan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (27/7). 

Selain menambah kapasitas, Sreeya juga akan memperkuat sertifikasi halalnya. Manajemen emiten ini mengklaim menjadi perusahaan unggas pertama di Indonesia yang menggunakan sistem halal blockchain pada produk-produk mereka. Dengan sistem blockchain, data terkait kehalalan produk SIPD bisa diakses secara digital. Irvan mengatakan, halal blockchain adalah teknologi untuk mengidentifikasi proses halal dalam pengolahan produk ayam yang mereka jual. Dengan blockchain, data proses halal dari penyembelihan, pemotongan hingga sampai ke tangan konsumen bisa diakses secara transparan. 

Head of Marketing and Research & Development, PT Belfoods Indonesia Any Astuti menambahkan, halal blockchain yang dimiliki oleh SIPD bukan hanya yang pertama di Indonesia, tetapi juga di Asia. "Halal blockchain ini juga pertama di Asia, karena belum ada produsen yang menggunakan halal blockchain untuk produk sejenis dari kami," kata Any. Masih menurut Any, halal blockchain merupakan proses transparansi di dalam proses halal. Dalam hal ini, Sreeya selaku produsen memberikan informasi detail kepada konsumen, termasuk kapan ayam disembelih dan dipotong, hingga bagaimana kualitas ayam selama proses tersebut sampai di tangan konsumen. 

BANK BANJIR DEVISA VALAS

Hairul Rizal 29 Jul 2023 Bisnis Indonesia (H)

Langkah pemerintah mewajibkan eksportir komoditas strategis untuk memarkirkan sebagian devisa hasil ekspor (DHE) di dalam negeri membawa potensi cuan bagi kalangan perbankan. Di luar komisi, bank juga berpeluang menikmati arus likuiditas valas yang lebih tinggi. Mulai 1 Agustus 2023, para eksportir sektor pertambangan, perkebunan, kehutanan, dan perikanan wajib memasukkan minimal 30% DHE ke dalam sistem keuangan Indonesia. Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 36/2023 tentang DHE dari kegiatan pengusahaan, pengelolaan, dan/atau pengolahan sumber daya alam. Dalam Pasal 5 ayat (1) beleid tersebut, DHE dapat ditempatkan pada lembaga pembiayaan ekspor Indonesia atau bank yang melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing (valas). Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memproyeksikan potensi DHE yang akan dicapai dalam satu tahun, paling sedikit US$60 miliar atau setara dengan Rp904,9 triliun (asumsi kurs setara dengan Rp15.000 per dolar AS). Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan ada tujuh instrumen keuangan yang dapat menampung DHE. Tiga instrumen tersebut, yakni rekening khusus (reksus) DHE SDA, deposito valas bank, dan LPEI boleh digunakan untuk promissory notes valas. “Keempat, dari deposito valas atau promissory notes oleh LPEI boleh di-pass on ke BI dan BI menyediakan term deposit valas di BI,” papar Perry. Dia menjelaskan bank sentral menyediakan term deposit valas dengan bunga kompetitif yang dikaji ulang secara berkala. Contohnya, BI memberikan bunga ke bank sebesar 5,51% untuk term deposit valas dengan nilai di atas US$10 juta dan tenor 3 bulan. Dari situ, bank mendapat fee 0,125% sehingga eksportir mendapat bunga 5,385%. Dihubungi Bisnis, Presiden Direktur PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) Taswin Zakaria menyebut pihaknya siap untuk berpartisipasi dalam menampung DHE SDA yang berlaku mulai awal bulan depan. Maybank bahkan sudah berbicara dengan sejumlah nasabah eksportir sambil menyiapkan paket solusi pembiayaan yang mencakup penyediaan kredit ekspor hingga skema pembiayaan lainnya. Hal serupa juga disampaikan Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Okki Rushartomo yang menegaskan dukungan BNI terhadap implementasi PP terbaru ihwal DHE SDA. Sebelumnya, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Jahja Setiaatmadja juga buka suara soal kebijakan DHE eksportir SDA di sistem keuangan Indonesia. Menurutnya, eksportir akan jauh lebih kritis dalam memilih bank yang akan dijadikan tempat memarkirkan dolar yang dimiliki. Namun, Ketua Umum Gabungan Penguasaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Eddy Martono berpendapat apabila bunga pinjaman bank lebih besar dari insentif, akan ada penambahan biaya bagi perusahaan.

PASAR UMKM : MENUJU GLOBAL KIAN MUDAH

Hairul Rizal 29 Jul 2023 Bisnis Indonesia

Produk hasil kreativitas para pelaku usaha mikro kecil dan menengah di Indonesia memiliki peluang pasar yang potensial, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di pasar global. Apalagi saat ini peluang bagi pelaku UMKM untuk menembus pasar ekspor kian dimudahkan dengan berbagai program dan dukungan, baik dari pemerintah, pelaku usaha, maupun e-commerce. Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM pada September 2022, kontribusi ekspor dari UMKM terhadap ekspor nonmigas baru sekitar 15,7%, tetapi jumlah tersebut masih berpotensi untuk ditingkatkan. Bahkan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menargetkan kontribusi ekspor produk UMKM pada 2024 bisa menembus angka 17%. Pemerintah juga telah meluncurkan program penciptaan 500.000 UMKM sebagai eksportir baru hingga 2030. E-commerce juga memiliki peran untuk membawa produk dalam negeri mampu menembus pasar global. Tercatat Shopee, Lazada, dan Tokopedia memiliki program untuk membawa produk lokal mendunia. E-commerce Shopee memiliki progam Ekspor Shopee. Direktur Eksekutif Shopee Indonesia Handhika Jahja mengatakan tren UMKM yang masuk dalam program ekspor terus meningkat dalam 2 tahun terakhir dengan jumlah produk UMKM yang diekspor, konsisten mencapai jutaan produk setiap bulannya. Setidaknya hingga saat ini sudah ada 20 juta produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM para seller Shopee sudah terjual dan tersedia di beberapa negara di Asia Tenggara, Asia Timur, dan Amerika Latin. Selain Shopee, Lazada juga memiliki LazGoGlobal. Head of Business Development & Seller Engagement Lazada Indonesia Fitri Karnadi mengatakan, LazGoGlobal menjadi ‘gerbang’ bagi para penjual dan brand di Lazada yang sudah siap memasarkan produknya ke negara-negara di Asia Tenggara. Hal ini didukung teknologi dan jaringan logistik menyeluruh milik Lazada yang ada di enam negara Asia Tenggara–Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, Indonesia, dan Malaysia. 

Sementara itu, Antonia Adega Corporate Affairs Lead Tokopedia mengatakan bahwa pihaknya akan terus membantu pelaku usaha lokal yang setara dengan brand kelas dunia untuk dapat maju ke kancah global melalui berbagai program, salah satunya dengan mengikuti perhelatan fashion week dunia. Misalnya saja, pada September 2022 lalu melalui program Indonesia Now, Tokopedia sukses membawa brand Heaven Lights ke New York Fashion Week. Begitu pula dengan Erigo. Selanjutnya ada brand Wearing Klamby yang tampil di London Fashion Week, Jewel Rock dan BLP pada Paris Fashion Week trade show serta Kami yang tampil pada New York Fashion Week melalui program Indonesia Now pada Februari 2023 lalu. Selain produk fashion, industri kecantikan dan perawatan seperti produk kosmetik dan body care juga mulai banyak yang menarget pasar global. Salah satunya Buttonscarves yang memperluas usahanya ke produk kecantikan. Buttonscarves menjual alat kosmetik seperti blush on, cushion, powder, hingga produk perawatan lotion. Namun penjualan masih di pasar domestik. Setelah melihat pada ceruk industri kecantikan global yang masih terbuka, CEO Buttonscarves Beauty Linda Anggreaningsih tengah berbenah untuk mempersiapkan penjualan di pasar global. Produk kecantikan Buttonscarves mengikuti kesuksesan fesyen yang telah merambah Malaysia, Australia, Jepang, dan Brunei Darussalam. Pengamat E-Commerce & Ekonomi Digital INDEF, Nailul Huda mengatakan e-commerce punya peran yang lebih besar lagi untuk mendorong kesempatan emas ini. “Konsentrasinya adalah bagaimana pelaku ekspor bisa mengiklankan produknya dengan tepat di platform e-commerce, sehingga platform bisa bantu e-commerce untuk memikat konsumen luar negeri,” katanya. Selain itu, e-commerce perlu melakukan evaluasi berkala terkait efisiensi program ekspor.

Menyisir Saham-Saham Legendaris yang Laris

Hairul Rizal 28 Jul 2023 Kontan (H)

Bagi investor yang sudah lama berkecimpung di dunia investasi saham, boleh jadi,  mengenal betul sejumlah saham emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang sempat melegenda di benak investor ritel Tanah Air. Tak hanya kerap membuat investor bahagia karena bisa mengail cuan besar dari berinvestasi di saham ini, saham emiten yang dianggap legendaris ini juga acap menimbulkan kecewa investor lantaran harga sahamnya tak stabil. Nah, salah satu saham emiten yang dinilai legendaris di bursa saham adalah saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Saham emiten Grup Bakrie ini punya sejarah panjang di bursa saham Indonesia. Saham BUMI pertama kali tercatat di BEI pada 30 Juli 1990. Head of Investment Reswara Gian Investa, Kiswoyo Adi Joe menilai, beberapa emiten yang dianggap legendaris berasal dari sektor perbankan, terutama bank big four. Alasannya. emiten bank ini selalu mencetak profit tinggi. "Ini membuktikan resilient baik. Sehingga kinerja di luar masa pandemi akan lebih baik lagi, termasuk tahun ini," ujar Kiswoyo, kepada KONTAN, Kamis (27/7). Selain perbankan, saham emiten di sektor konsumer juga punya kinerja kinclong. Misalnya, INDF dan ICBP. Kedua emiten grup Salim ini merupakan raja industri konsumer, terutama di segmen bisnis mi instan. Mereka juga memiliki kebun sawit. Jadi, hampir dari hulu ke hilir ada bisnis yang menunjang produksi. Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Martha Christina menimpali, saham emiten konsumer berpotensi jadi buruan investor karena sifatnya yang defensif. Dia melihat, saham MYOR dan ICBP masih sangat menarik dilirik. Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Fajar Dwi Alfian mengingatkan, meski kinerja keuangan emiten moncer, belum ada jaminan, sahamnya  terus melaju. Setiap saham pasti akan mengalami koreksi setiap tahun.

Pilihan Editor