;

SIPD Perkuat Lini Makanan Olahan

Ekonomi Hairul Rizal 29 Jul 2023 Kontan
SIPD Perkuat Lini Makanan Olahan

Emiten saham unggas, PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD), akan menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Perusahaan ini membidik Rp 499,99 miliar dari perhelatan tersebut. Irvan Cahyana, Managing Director Foods Sreeya menyatakan, mayoritas dana rights issue akan digunakan untuk membangun pabrik makanan beku salah satu lini usahanya, Belfoods Indonesia, di Jawa Timur. Belfoods merupakan bagian (subsidiary) dari Sreeya Sewu, yang memproduksi berbagai macam variasi fast-food produk ayam olahan.SIPD akan melepas 500 juta saham baru seri C dalam perhelatan rights issue yang sudah disetujui oleh RUPSLB pada 30 November 2022. Jika rights issue tersebut berjalan lancar dan pabrik terbangun, pabrik baru Belfoods tersebut akan dipersiapkan untuk menyasar pasar ekspor. Menurut Irvan, pembangunan pabrik baru di Jawa Timur tersebut akan menjadi rencana ekspansi lanjutan dari SIPD setelah melancarkan rights issue. "Sebelumnya, kami pernah mengekspor produk ke Jepang. Cuma, sekarang masih fokus di dalam negeri dulu. Kalau pabrik Jawa Timur sudah jadi, kami akan incar pasar domestik maupun ekspor," ungkap Irvan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (27/7). 

Selain menambah kapasitas, Sreeya juga akan memperkuat sertifikasi halalnya. Manajemen emiten ini mengklaim menjadi perusahaan unggas pertama di Indonesia yang menggunakan sistem halal blockchain pada produk-produk mereka. Dengan sistem blockchain, data terkait kehalalan produk SIPD bisa diakses secara digital. Irvan mengatakan, halal blockchain adalah teknologi untuk mengidentifikasi proses halal dalam pengolahan produk ayam yang mereka jual. Dengan blockchain, data proses halal dari penyembelihan, pemotongan hingga sampai ke tangan konsumen bisa diakses secara transparan. 

Head of Marketing and Research & Development, PT Belfoods Indonesia Any Astuti menambahkan, halal blockchain yang dimiliki oleh SIPD bukan hanya yang pertama di Indonesia, tetapi juga di Asia. "Halal blockchain ini juga pertama di Asia, karena belum ada produsen yang menggunakan halal blockchain untuk produk sejenis dari kami," kata Any. Masih menurut Any, halal blockchain merupakan proses transparansi di dalam proses halal. Dalam hal ini, Sreeya selaku produsen memberikan informasi detail kepada konsumen, termasuk kapan ayam disembelih dan dipotong, hingga bagaimana kualitas ayam selama proses tersebut sampai di tangan konsumen. 

Download Aplikasi Labirin :