;

Integrasi Karantina Butuh Kepastian Anggaran

Yoga 27 Jul 2023 Kompas

Integrasi lembaga karantina dari semula ada di sejumlah kementerian menjadi satu badan tersendiri butuh kepastian anggaran. Anggaran itu menjadi penopang bagi Badan Karantina Indonesia untuk menjalankan tugas dan fungsinya secara transparan sehingga mampu mencegah penularan penyakit pada produk hewan dan tumbuhan. Peleburan itu tertuang dalam Perpres No 45 Tahun 2023 tentang Badan Karantina Indonesia yang diundangkan pada 20 Juli 2023. Perpres itu mendefinisikan karantina sebagai sistem pencegahan masuk, keluar, dan tersebarnya hama dan penyakit maupun organisme pengganggu. Karantina juga meliputi sistem  pengawasan dan pengendalian terhadap keamanan pangan antarwilayah dalam negeri dan antar negara. Badan Karantina Indonesia akan bertanggung jawab pada Presiden RI. 

Menurut anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, selama ini badan yang menjalankan fungsi karantina kedodoran lantaran begitu banyak pintu masuk komoditas-komoditas tersebut, baik antar wilayah maupun ekspor-impor, karena Indonesia merupakan negara kepulauan. ”Penyatuan dapat memperkuat keberadaan lembaga karantina asalkan dibarengi arsitektur anggaran yang memadai karena sebelumnya mereka (badan-badan karantina) menginduk pada kementerian masing-masing,” katanya, Rabu  (26/7). Dengan sokongan anggaran, lanjutnya, badan karantina dapat menjalankan fungsinya secara optimal. Ia berharap, peleburan badan beriringan dengan penguatan transparansi yang dapat diakses publik untuk memantau proses karantina yang sedang berlangsung beserta biayanya. Kepala Badan Karantina Pertanian Kementan Bambang menyatakan, peleburan badan karantina menguatkan efisiensi dari sisi kelembagaan. (Yoga)

INFRASTRUKTUR, Pembangunan Sejumlah PSN Berpotensi Mundur dari Target

Yoga 27 Jul 2023 Kompas

Penyelesaian sejumlah proyek strategis nasional berpotensi molor dari target. Pemerintah berencana memberikan dispensasi untuk sejumlah proyek yang pembangunannya baru bisa dimulai akhir tahun depan karena kendala lahan. Di sisi lain, ada pula proyek-proyek yang terancam dibatalkan karena kurang diminati investor. Proyek strategis nasional (PSN) yang berpotensi tertunda, antara lain, lima proyek bendungan dan tiga jalan tol yang berada di bawah Kementerian PUPR. Alih-alih dirampungkan pada awal tahun atau semester I-2024, proyek itu baru bisa dimulai semester II-2024. Delapan proyek itu adalah Bendungan Bener di Jateng, Bendungan Lau Simeme di Sumut, Bendungan Gudong-Gudong dan Bulongo di Gorontalo, serta Bendungan Mbay di NTT. Ada pula jalan Tol Serang-Panimbang, Tol Akses Patimban, dan Tol Semarang-Demak.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, Rabu (26/7) mengatakan, pihaknya akan bersurat ke Kemenko Bidang Perekonomian untuk mengajukan dispensasi atas penyelesaian proyek-proyek itu. Idealnya, semua proyek PSN bisa diselesaikan paling lambat semester I-2024. Namun, beberapa proyek sulit dikejar sesuai target. Menurut dia, ada beberapa faktor yang membuat pengerjaan proyek itu bergulir lambat. Pertama, masalah pembebasan dan pengadaan lahan yang belum selesai. Kedua, masalah pendanaan sehingga berbagai sumber pembiayaan perlu dioptimalkan agar tidak memberatkan APBN. Sampai Juli 2023, Kementerian PUPR menuntaskan pembangunan 87 PSN atau 70 % target 125 PSN. (Yoga)


Cinema XXI Targetkan Rp 2,25 Triliun dari IPO

Yoga 27 Jul 2023 Kompas

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk, pengelola jaringan bioskop Cinema XXI, akan menawarkan 8,33 miliar saham kepada publik, setara 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan seusai penawaran saham perdana (IPO). Dalam prospektus, Rabu  (26/7/2023), jaringan bioskop ini menargetkan dana publik Rp 2,25 triliun dan menjadi salah satu IPO besar di Bursa Efek Indonesia tahun ini. (Yoga)

UMKM Kuningan Ekspor Bawang Goreng ke Belanda

Yoga 27 Jul 2023 Kompas

Bawang goreng produk CV Monita Food, UMKM asal Kabupaten Kuningan, Jabar, merambah pasar Belanda. Selain memicu pertumbuhan ekonomi, ekspor itu juga diharapkan mengembangkan hilirisasi  pertanian. Pelepasan ekspor perdana bawang goreng ke Belanda itu berlangsung di pabrik CV Monita Food di Desa Babakanreuma, Kecamatan Sindangagung, Rabu (26/7). Sebanyak satu kontainer ukuran 20 kaki yang berisi 5,7 ton bawang goreng akan diterbangkan ke negeri Kincir Angin. Turut hadir Kepala Perwakilan BI Cirebon Hestu Wibowo, Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kuningan Ukas Suharfaputra, dan Direktur CV Monita Food Aris Risma Sunarmas.

Aris mengatakan, ekspor perdana ke Belanda melalui berbagai tahapan dalam tiga tahun terakhir. Mulai dari penawaran kepada pembeli hingga pengecekan kualitas produk. ”Juni kemarin, buyer (pembeli) dari Belanda ke sini melihat langsung dan akhirnya ada kerja sama,” tuturnya. Ekspor ini menambah daftar negara tujuan produk CV Monita Food. Sebelumnya, perusahaan yang memproduksi bawang goreng sejak 2004 ini telah merambah pasar Australia dan Uni Emirat Arab. Namun, pengirimannya skala kecil, maksimal 8 kuintal bawang. Aris memastikan keberlanjutan pasokan bawang goring untuk ekspor. Setiap hari, perusahaan dengan 25 karyawan ini mengolah hingga 3 ton bawang merah dan putih. Bawang berasal dari Kuningan, Majalengka, dan Cirebon di Jabar, serta Brebes, Jateng. (Yoga)


Ekonomi Sampah Triliunan Rupiah

Yoga 27 Jul 2023 Kompas

Pengolahan sampah yang dihasilkan Jakarta untuk mengurangi jumlah sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan lingkungan. Pengolahan sampah juga dapat menghasilkan nilai tambah dan keuntungan ekonomi besar hingga triliunan rupiah. Saat ini, Jakarta menyumbang 7.800 ton sampah per hari atau 2,8 juta ton sampah per tahun. Berbagai cara sudah dilakukan untuk mengurangi sampah yang dibuang ke tempat pembuangan terakhir di Bantargebang, Bekasi, Jabar. Belum lama ini, Pemprov DKI Jakarta membangun fasilitas refused derived fuel (RDF) untuk mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif.

”Sebanyak 2.000 ton sampah per hari ditangani dengan RDF di Bantargebang dan akan bangun lagi di Rorotan. Tapi, itu tidak cukup karena kita harus kurangi sampah di hulu,” kata Asisten Pembangunan dan LH Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Afan Adriansyah di Festival Ekonomi Sirkular (FES) 2023, di Taman Menteng, Jakpus Rabu (27/7). Afan mengatakan, pengurangan sampah mendesak bagi Jakarta yang berupaya mengedepankan aspek berkelanjutan. ”Lingkungan hidup kita jaga kelestariannya,” ujarnya. Pengolahan sampah yang berorientasi ekonomi pun dapat dilakukan dengan mempertahankan nilai produk, bahan, dan sumber daya perekonomian sehingga meminimalkan kerusakan sosial dan lingkungan. Hal ini disebut dengan ekonomi sirkular. (Yoga)


Saham Seksi Meski Harga Sudah Naik Tinggi

Hairul Rizal 27 Jul 2023 Kontan (H)

Harga sejumlah saham perbankan pelat merah melesat tajam di pekan rilis kinerja keuangan semester satu ini. Beberapa saham bank bahkan sukses mencapai level harga tertinggi sepanjang masa alias all time high. Pada perdagangan kemarin, harga saham Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ditutup di level Rp 5.675 per saham, yang merupakan rekor harga penutupan tertinggi saham ini. Harga BBRI sempat menyentuh Rp 5.700 di intraday. Harga saham Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga ditutup pada harga penutupan tertinggi sepanjang masa di Rp 5.575 per saham. Secara intraday, harga saham BMRI sempat menyentuh Rp 5.625. Bila dihitung sejak awal tahun, saham BBRI sudah memberi return 14,88%. Saham bank pelat merah ini juga masuk daftar 10 besar saham bank pemberi return tertinggi sejak awal tahun. Kendati harga saham bank-bank tersebut sudah melesat, sejumlah analis menilai saham-saham tadi masih menarik. Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Fajar Dwi Alfian mengatakan, secara umum prospek saham bank BUMN masih prospektif. Fajar juga menilai valuasi saham bank-bank tersebut masih wajar. Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani menambahkan, saham BUMN yang masuk big four menarik dikoleksi. "Menurut saya ini top picks untuk dibeli. Saya rekomendasikan beli saham bank empat besar untuk jangka panjang," kata dia.

Indonesia Belum Bisa Meninggalkan Dollar AS

Hairul Rizal 27 Jul 2023 Kontan

Upaya Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mulai menuai hasil. Kendati, nilai perdagangan internasional dalam valuta lokal masih mini. Bank Indonesia (BI) mencatat, rata-rata jumlah transaksi Indonesia dengan mitra dagangnya dalam mata uang lokal atau local currency transaction (LCT) makin meningkat. Mengutip data BI di semester I-2023 total nilai transaksi LCT sebesar US$ 3,2 miliar. Angka itu naik ketimbang dua bulan pertama tahun ini, US$ 957 juta. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyambut baik lantaran baru setengah tahun berjalan, total nilai transaksi LCT sudah mendekati total nilai transaksi di sepanjang 2022. Indonesia sudah mengikat kerja sama LCT dengan empat negara, yaitu Malaysia, Jepang, Thailand, China dan Korea Selatan. Kata Destry, yang paling mendominasi adalah Malaysia, yang menggeser posisi China. Tercatat, total nilai transaksi LCT dengan Malaysia setara US$ 1,2 miliar di semester I-2023. Di posisi kedua ada transaksi dengan Jepang sebesar 23%, kemudian Thailand 20% dan sisanya dengan China. Sementara kerjasama LCT antara Indonesia dan Korea Selatan, dilakukan lewat penandatanganan nota kesepahaman antara Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur Bank of Korea, Rhee Chang Yong di sela Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN+3 di Korsel pada awal Mei lalu. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengungkapkan, peningkatan penggunaan LCT baik dalam transaksi perdagangan, investasi, maupun ritel akan mendorong rupiah. Artinya, transaksi antara Indonesia dan negara-negara tadi telah mengurangi penggunaan dolar AS.

Bisnis Jadi Efisien, Laba Bisa Terkerek

Hairul Rizal 27 Jul 2023 Kontan

Restrukturisasi bisnis PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) akan mempercepat implementasi bisnis fixed mobile convergence (FMC). Kondisi ini akan membuat kinerja TLKM bisa makin bertumbuh di masa depan. Salah satu upaya TLKM yang dilakukan untuk mempercepat implementasi FMC adalah spin-off segmen usaha IndiHome ke PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). Ini akan memperkuat dominasi TLKM, baik di bisnis seluler dan fixed broadband. Dengan lancarnya implementasi produk FMC TLKM, Deputy Head of Research Sucor Sekuritas Paulus Jimmy dalam riset 7 Juli 2023 memperkirakan margin TLKM akan menggemuk karena pendapatan yang lebih tinggi dan biaya yang lebih efisien. Hal ini akan membuat rasio belanja modal TLKM lebih rendah, yakni 22% dari pendapatan pada tahun 2025. Sebelumnya belanja modal TLKM sebesar 25% dari pendapatan. Analis BCA Sekuritas Mohammad Fakhrul Arifin dalam riset 3 Juli 2023 pun sepakat mengatakan, jika spin-off IndiHome ke Telkomsel akan membuat Telkomsel fokus pada segmen B2C. Sedangkan TLKM akan berkonsentrasi pada B2B. Rencana restrukturisasi TLKM yang lain adalah divestasi unit bisnis teknologi finansial (tekfin) solusi pembayaran Finnet Indonesia (Finnet). Paulus menilai, hal ini merupakan bagian dari five bold moves TLKM untuk memperbesar bisnis digital dan meningkatkan sinergi dalam ekosistem. Meski detail tentang rencana transaksi ini belum dirilis, Selain restrukturisasi bisnis, Cheril Tanuwijaya, Head of Research Investasiku, produk Mega Capital Sekuritas, menyebutkan, TLKM akan menuai untung dari kampanye politik menjelang pemilihan umum (pemilu). Dia mengatakan, secara historis, saham telekomunikasi bergerak positif jelang pemilu. "Di masa kampanye, konsumsi data akan meningkat," kata dia.

Laba Bank Kecil Tambah Pesat

Hairul Rizal 27 Jul 2023 Kontan

Melewati separuh pertama tahun ini, beberapa bank kecil tampaknya mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja yang signifikan. Tak main-main, pertumbuhan labanya bahkan ada yang mencapai di atas 100%. Bank Oke Indonesia misalnya, meraup laba bersih senilai Rp 11,45 miliar sepanjang enam bulan pertama tahun ini. Capaian tersebut melesat 122% secara tahunan. Wakil Gubernur Utama Bank Oke Hendra Lie mengatakan, pertumbuhan kinerja tersebut tak lepas dari penyaluran kredit yang terus mengalami pertumbuhan menggembirakan. Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) juga mencetak pertumbuhan laba pesat. Bank ini mengantongi laba bersih Rp 20,75 miliar di semester pertama 2023, melesat hingga 125% secara tahunan.

UJI TANGGUH EKONOMI

Hairul Rizal 27 Jul 2023 Bisnis Indonesia (H)

Ketangguhan ekonomi nasional dalam mengelak dari impak ketidakpastian global mendapat pengakuan dari sederet lembaga pemeringkat utang internasional. Buktinya, bulan ini saja ada dua lembaga yang mengerek outlook utang Indonesia. Pertama, S&P yang mempertahankan peringkat (rating) kredit Indonesia pada posisi BBB outlook stabil. Kedua, Rating&Investment (R&I) menaikkan outlook Indonesia menjadi positif dengan peringkat kredit tetap pada posisi BBB+ (investment grade). Inflasi yang terkendali, rendahnya defisit anggaran, hingga penurunan rasio utang menjadi dasar bagi kedua lembaga itu mengangkat rating utang Indonesia. Alhasil, kondisi ini memberi angin sejuk bagi pasar keuangan domestik, tepatnya di pasar Surat Berharga Negara (SBN) di tengah tekanan dari pengetatan moneter Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed). International Monetary Fund (IMF) dalam External Sector Report: External Rebalancing in Turbulent Times 2023, memprediksi rupiah bakal tertekan sehingga neraca transaksi berjalan terjun ke area defisit. Belum lagi rasio belanja bunga utang terhadap belanja pemerintah pusat yang mencapai angka tertinggi. Dalam kaitan ini, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, mengatakan peningkatan outlook itu menunjukkan keyakinan kuat internasional atas stabilitas makroekonomi dan prospek ekonomi Indonesia yang tetap terjaga.   Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Deni Surjantoro, pun tak memungkiri adanya tantangan yang mengadang ekonomi tahun ini. Terutama risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi pada paruh kedua 2023 karena pelemahan permintaan eksternal dan sikap hati-hati investor menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid, mengatakan aktivitas bisnis saat ini berjalan cukup baik yang menunjukkan menguatnya pemulihan dunia usaha. "Kadin optimistis penurunan utang membuat target pertumbuhan Indonesia 2023 dapat tercapai," katanya. Direktur Center of Economic and Law Studies Bhima Yudhistira, mengatakan tantangan yang dihadapi pemerintah mencakup seluruh komponen penggerak PDB.

Pilihan Editor