Mahasiswa Dituntut Terlibat dalam Pengembangan UMKM
Mahasiswa dianggap perlu terlibat dalam pengembangan UMKM. Sebab, pemanfaatan maksimal dari bonus demografi tak bisa hanya bergantung pada penciptaan lapangan kerja oleh industri atau perusahaan saja. Berdasarkan proyeksi penduduk Indonesia 2020-2050 berbasis data Sensus Penduduk 2020, periode bonus demografi berlangsung 2012 hingga 2041. Negara yang berada dalam periode bonus demografi biasanya memiliki penduduk usia produktif berlimpah. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani berpendapat, visi utama dalam pemanfaatan bonus demografi adalah penciptaan lapangan pekerjaan sebesar-besarnya. Namun, kondisi ini harus didukung oleh penyerapan tenaga kerja sebagai pelaku UMKM.
”Bonus demografi bisa menjadi bencana jika penciptaan lapangan pekerjaan tidak terjadi melalui UMKM. Indonesia harus lebih banyak menciptakan UMKM berdaya dan berkelanjutan,” ujarnya dalam peluncuran Festival Apindo UMKM Merdeka (AUM), di Jakarta, Jumat (28/7). Festival AUM berlangsung pada 28 Juli hingga 1 Agustus 2023 dan melibatkan 259 UMKM. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, peran UMKM di Indonesia sangat besar terhadap pembangunan ekonomi nasional, yakni 60,51 % terhadap PDB dengan serapan tenaga kerja UMKM mencapai 96,92 % atau 120 juta orang. Menurut Shinta, bonus demografi Indonesia, khususnya kalangan mahasiswa, perlu diarahkan untuk terlibat dalam pengembangan UMKM. Apalagi, kurikulum pendidikan tinggi telah mengakomodasi mahasiswa untuk magang atau bekerja paruh waktu. (Yoga)
Di China, RI Undang Investor Kendaraan Listrik
Presiden Jokowi menggelar rangkaian pertemuan bisnis bersama Kadin di China serta sejumlah pengusaha China. Indonesia menyatakan komitmennya menjaga investasi tetap stabil dan berjalan baik. Presiden mendorong prioritas investasi di berbagai bidang, terutama ekosistem kendaraan listrik, energi baru terbarukan, serta pembangunan Ibu Kota Nusantara. ”Saya lihat beberapa dari sini juga sudah masuk untuk membangun ekosistem kendaraan listrik yang ingin kita bangun ke depan,” ucap Presiden Jokowi di Shangri- La Hotel, Chengdu, China, Jumat (28/7) dalam siaran pers.
Menurut Presiden, diperkirakan akan ada 1 juta mobil listrik yang diproduksi di Indonesia pada 2035. Adapun untuk sepeda motor listrik akan ada 2,4 juta unit pada tahun yang sama. Dalam hal energi baru terbarukan (EBT), Presiden menyampaikan, Indonesia ingin mendorong para investor dari China untuk turut serta menanamkan investasinya. Potensi EBT di Indonesia adalah 434.000 megawatt. Jumlah ini tergolong sangat besar, meliputi tenaga air, surya, gelombang laut, angin, dan geotermal. ”Saya kira ini sebuah kesempatan yang sangat baik untuk ke depan energinya hijau, nanti produknya hijau (ramah ling kungan), jualan produknya bisa berada di posisi premium,” ujar Presiden Jokowi. (Yoga)
Pascapandemi, Bisnis Waralaba Kian Bergairah
Setelah pandemi Covid-19 mereda, bisnis waralaba kembali bergairah. Bahkan, ada yang tumbuh sekitar 7 persen per tahun. Hal ini dikatakan Ketua Asosiasi Franchise Indonesia Anang Sukandar dalam pembukaan pameran Info Franchise dan Business Concept di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (28/7/2023). Anang menuturkan, pada kuartal II-2022, waralaba kembali menggeliat, terutama sektor ritel dan kuliner. Sektor potensial lainnya juga bergerak, seperti apotek, minimarket, dan toko elektronik. (Yoga)
1.500 Lowongan Kerja Diperebutkan di Manado
Ribuan pencari kerja di Manado, Sulawesi Utara, memperebutkan lowongan kerja di dalam bursa kerja di atrium mal Manado Town Square, 26-28 Juli 2023. ”Kami berharap para pencari kerja bisa mendapat kerja yang sesuai passionnya, sedangkan pemberi kerja bisa mendapatkan talenta sesuai kebutuhannya. Makanya, para pencari kerja harus memanfaatkan kesempatan ini,” kata Wali Kota Manado Andrei Angouw, Jumat (28/7/2023). (Yoga)
Dua KEK di Batam Serap Ribuan Tenaga Kerja
Dua kawasan ekonomi khusus (KEK) di Batam, Kepulauan Riau, menyerap ribuan tenaga kerja. Pemerintah berjanji membangun infrastruktur dan meningkatkan pelayanan perizinan untuk mendorong investasi. Adapun pengusaha berharap tingginya tarif pelabuhan segera diatasi. Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi, Jumat (28/7) dalam keterangan tertulis memaparkan, KEK Batam Aero Technic telah menyerap 1.636 tenaga kerja. Sejak ditetapkan pada Juni 2021, KEK Batam Aero Technic telah menyerap investasi Rp 607,5 miliar. KEK Batam Aero Technic akan didorong memenuhi target investasi Rp 7,29 triliun dan serapan tenaga kerja 9.976 orang pada 2030.
”Saya sedang menyiapkan sejumlah infrastruktur untuk mendukung investasi. Mudah-mudahan ini nantinya dapat berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi,” kata Rudi dalam keterangannya. Saat ini, KEK Batam Aero Technic menjadi bengkel bagi pesawat dari 12 maskapai dalam dan luar negeri. Peluang bisnis perawatan, perbaikan, dan pemeriksaan (MRO) pesawat ini sangat menjanjikan karena ada sekitar 12.000 pesawat beroperasi di Asia Pasifik. MRO pesawat itu adalah kerja sama Lion Group dan Garuda Indonesia Group. Batam dipilih karena sangat dekat dengan Singapura. Komponen pesawat yang dipesan akan tiba di Batam kurang dari dua hari. Penyerapan tenaga kerja juga dilaporkan KEK Nongsa. Pada Januari-Juni 2023, KEK Nongsa yang bergerak di bidang teknologi digital itu menyerap 2.618 tenaga kerja. (Yoga)
Data Tidak Akurat, Ribuan Peserta Didik Kehilangan Kepesertaan KJP
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Idris Ahmad, Jumat (28/7/2023), mengatakan, validasi kepesertaan Kartu Jakarta Pintar (KJP) belum akurat dan tidak terintegrasi dengan baik. Akibatnya, sekitar 18.000 warga dicabut kepesertaannya. Kepala Dinsos DKI Jakarta Premi Lasari mengatakan, proses verifikasi sedikit berubah. Awalnya, penerima KJP tidak harus terintegrasi dengan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Kini, semua bantuan sosial, termasuk KJP, menjadikan DTKS sebagai acuan. Dinsos akan turun langsung melakukan verifikasi ke lapangan. (Yoga)
UMKM Tercekik Perdagangan Lintas Batas, Pemerintah Bertindak
JAKARTA,ID-UMKM jadi critical engine bagi perekonomian di Tanah Air. Eksistensinya diperkuat lewat skema onboarding di eksositem digital, untuk memulihkan daya mereka yang sempat ambrol saat pandemi. Namun ekosistem digital juga menghadirkan tantangan yang pelik buat UMKM. “Usaha kecil itu layaknyan jalan darah dari perekonomian kita. Kita mencipatkan lapangan kerja, mendorong inovasi, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi,” Richard Branson, seorang miliarder Inggris yang pada Juni 2023 lalu oleh Forbes diperkirakan memiliki kekayaan sebesar US$ 3 miliar atau sekira Rp 45.36 triliun. Memiliki kekayaan sebesar itu dan dikenal sebagai astronot komersil, Branson juga pernah bercerita bahwa ia memulai bisnisnya dari kelas UMKM. Ia pernah berjualan majalah “Student” di London era tahun 1960-an. Dan asal tahu saja, dia pernah gagal menjalankan bisnis pohon natal dan pembiakan burung parkit. Jelas bahwa sebagian besar usaha besar dimanapun, mereka dibesarkan dari skala kecil, yang biasa kita sebut sebagai UMKM. (Yetede)
Jokowi Gaet Investasi US$ 11,5 M dari Industri Kaca Tiongkok
JAKARTA,ID-Pemerintah Indonesia berhasil menggaet investasi sebesar US$ 11,5 miliar saat Presiden Jokowi berkunjung ke Chengdu, Tiongkok, Kamis dan Jumat (27-28/07/2023). Menurut Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanam Modal (BPKM), Bahlil Lahadahlia, Presiden Jokowi menyaksikan langsung penandatanganan nota kesepahaman invetasi antara perusahaan kaca Xinyi Glass dan pemerintah Indonesia. “Xinyi ini perusahaan terbesar di dunia sebagai pemain kaca. Market share-nya sekitar 26%,” kata Bahlil dalam video keterangan pers, Jumat (28/7/2023). Bahlil mengungkapkan, Xinyi telah berkomitmen mambangun industry di Rempang, Batam. Pabrik yang dibangun Xinyi akan menjadi pabrik kedua setelah Tiongkok. Pabrik Xinyi tersebut, menurut Bahlil, bakal menjadi wujud hilirisasi dari pabrik kuarsa dan beberapa bahan baku lain yang ada di Indonesia. “Kita sudah sukses membangun ekonomi hilirisasi nikel, sekarang mulai kita dorong ke pasir kuarsa. Output produknya akan dieskporhamper 95% untuk ekspor, karena pasarnya adalah pasar luar negeri,” ujar dia. (Yetede) ,
Pendapatan Bakrie & Brothers Melonjak 52%
JAKARTA,ID-PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) mencetak kinerja cemerlang sepanjang semester I-2023. Pada periode itu, pendapatan perseroan mencapai Rp 1,96 triliun, naik 52,01% dibandingkan periode sama tahun lalu, sedangkan juga laba usaha naik 383% menjadi Rp133,41 miliar. Hal ini ditopang oleh catatan positif pendapatan sejumlah unit usaha perseroan, antara lain PT Bakrie metal Industries (BMI) Group sebesar Rp 1,12 triliun, PT VKTR Teknlogi Mobilitas Tbk (VKTR) sebesar Rp 624,19 miliar, PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) sebesar Rp202,86 miliar dan PT Bangun Bantala Indonesia (BBI) sebesar Rp 1,35 miliar. Direktur Utama dan CEO BNBR Anindya N. Bakrie menyatakan, pencapaian prestasi ini merupakan hasil kerja keras semua pihak. "Ke depan, kami optimistis hasil ini akan berlanjut, sejalan dengan akselerasi proyek-proyek penting yang terus dikembangkan," jelas Anindya Jumat (28/7/2023). Hingga semester I-2023, dia menerangkan, perseroan terus mengembangkan proyek strategis, antara lain disektor elektrifitas transportasi yang secara khusus dikembangkan oleh anak usaha BNBR, yakni VKTR. Selain itu, BNBR tengah mempersiapkan ekspansi untuk proyek-proyek di sektor energi baru dan terabrukan lainnya. (Yetede)
Insentif Ditebar Agar DHE Betah di Dalam Negeri
JAKARTA,ID-Pemerintah siap memikat eksportir investor dengan sejumlah insentif agar mau mengalihkan Devisa hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) mereka di luar negeri untuk disimpan lebih lanjut di Tanah Air. Salah satu kemudahan yang diberikan adalah eksportir dapat menggunakan rekening khusus valuta asing sebagai agunan perbankan (cash collateral). Insentif tersebut digulirkan, karena rendahnya minat investor untuk menyimpan DHE SDA di dalam negeri dipicu oleh lamanya waktu penyimpanan DHE di bank sehingga tidak bisa digunakan untuk dana operasional. "Kalau eksportir butuh rupiah, deposito rupiah atau reksus valas (rekening khusus valuta asing) bank bisa digunakan sebagai agunan sebagai kredit rupiah. Jadi bank bisa memberikan kredit rupiah kepada eksportir dengan agunan reksus atau deposito valas, suku bunganya antara bank dengan eksportir," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Gedung Ali Wardhana, Kantor Kementerian Kordinator Bidang Perekonomian, Jumat (28/7/2023). Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2023 tentang Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan pengusaha, Pengelola, dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam. (Yetede)









