IPO Meraja, Bursa Saham Indonesia Jadi Jawara
Ekonomi Indonesia yang relatif stabil membuat sejumlah perusahaan lumayan percaya diri untuk mencari dana dari pasar modal dengan melepas saham ke publik. Bahkan, gelaran
initial public offering
(IPO) di Bursa Efek Indonesia dengan nilai jumbo cukup ramai pada tahun ini.
Padahal, kalau dilihat secara global, tren IPO cenderung turun, baik dari jumlah IPO maupun nilai emisinya. Berdasarkan riset Ernst & Young (EY), terdapat 615 perusahaan yang IPO di seluruh bursa dunia sepanjang semester pertama tahun ini. Angka itu turun 5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan dari total emisi yang diraih, nilainya turun 36% menjadi US$ 60,9 miliar atau sekitar Rp 918,25 triliun.
EY mencatat, angka ini mencerminkan pertumbuhan ekonomi global yang lebih lambat, kebijakan moneter yang cenderung ketat, dan ketegangan geopolitik yang meningkat. Meski demikian, aktivitas IPO di beberapa pasar negara berkembang justru bergerak sebaliknya.
Betul, secara global, China masih tetap mendominasi sebagai negara dengan IPO terbanyak. Namun di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menduduki peringkat wahid dengan total emisi IPO terbanyak dan nilai emisi terbesar.
Strategy and Transactions Partner
EY Indonesia Sahala Situmorang mengatakan, sektor yang paling populer untuk
go public
ialah sektor industri dan material. "Ini didorong oleh pesatnya industrialisasi di Indonesia dan meningkatnya jumlah perusahaan yang ingin memanfaatkan peluang sumber daya alam Indonesia," kata dia, akhir pekan lalu.
CEO Edvisor Profina Visindo Praska Putrantyo menilai IPO di Indonesia masih mampu untuk tumbuh karena ditopang oleh beberapa katalis. Mulai dari meningkatnya inklusi dan literasi keuangan serta jumlah investor yang semakin banyak, "Prospek ekonomi Indonesia yang relatif stabil dalam jangka panjang," tandasnya.
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023