;

Serba-serbi Menghadapi Polusi

Yoga 10 Sep 2023 Kompas

Nina Rustini (32) karyawan swasta, pada Kamis (7/9/2023) mengaku sudah sejak lama menyadari ada yang tidak beres dengan kualitas udara di Jakarta setelah Nina membaca sejumlah penelitian mengenai kualitas udara Jakarta. Seiring pandemi Covid-19, kualitas udara di Jakarta mulai membaik. Maklum, saat itu mobilisasi warga dibatasi. Pabrik-pabrik dan gedung-gedung perkantoran pun tutup. Setelah pandemi reda dan aktivitas warga kembali normal, kualitas udara di Jakarta kembali memburuk. Kondisi paling buruk terjadi bulan lalu. Berdasarkan situs IQAir, Rabu (9/8) pukul 08.00, Indeks Kualitas Udara (AQI) mencapai 165, peringkat ketiga kota dengan polusi udara terburuk di Indonesia. Urutan pertama dan kedua adalah Tangsel (198) dan Kota Tangerang (174). AQI pada angka 151-200 menunjukkan kualitas udara tidak sehat. Artinya, ada kemungkinan peningkatan terjadi gangguan jantung dan paru-paru serta berdampak pada kesehatan terutama kelompok sensitif.

Nina, yang tinggal di Tangsel semakin khawatir karena ia merasakan betul betapa buruknya kualitas udara sehingga setiap hari di rumah menyalakan penyejuk udara dan air purifier, bahkan membatasi kegiatan anak di luar rumah. “Padahal, dulu kami sering ke taman,” kata ibu seorang anak balita berusia 20 bulan ini. Buruknya kualitas udara di Jakarta dan sekitarnya telah mengganggu kesehatan putri semata wayangnya yang jadi sering batuk dan pilek. Meski ia tidak tahu pasti penyebabnya, Nina memutuskan pindah ke Semarang, Jateng. Ia lega karena di Semarang, kesehatan putrinya membaik. Nina percaya hal ini terjadi karena kualitas udara di Semarang jauh lebih baik dibanding Jakarta. Memburuknya kualitas udara membuat sebagian warga Jakarta mengubah gaya hidup. Kebiasaan olahraga di luar rumah, misalnya, digantikan dengan olahraga di dalam rumah. Masyarakat juga lebih rutin menggunakan transportasi publik. Misalnya, dulu Nina dan putrinya sering berenang di kolam renang luar ruang di Jakarta. Kini ibu-anak ini hanya berenang jika ia dan putrinya sedang berada di luar kota. (Yoga)


32 Perusahaan Terindikasi Mencemari Lingkungan

Yoga 09 Sep 2023 Kompas

Satgas Pengendalian Pencemaran Udara mengidentifikasi berbagai sumber pencemar udara di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Tangsel, dan Bekasi. Sampai saat ini, 32 perusahaan diawasi karena terindikasi kuat melakukan pelanggaran di bidang lingkungan dan menjadi penyebab pencemaran udara. Dirjen Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rasio Ridho Sani mengemukakan, pihaknya mengawasi 32 perusahaan atau industri di Jabodetabek. Meski perusahaan berada di daerah, pengawasan dapat dilakukan pemerintah pusat karena ada indikasi pelanggaran serius bidang lingkungan hidup.

”Sebanyak 32 perusahaan yang diawasi bergerak di bidang stockpile batubara, mengoperasikan boiler, manufaktur, semen, logam, dan sebagainya,” ujar Rasio yang juga Ketua Satgas Pengendalian Pencemaran Udara di Media Center KLHK, Jakarta, Jumat (8/9). Dari 32 perusahaan itu, 9 perusahaan tengah melalui proses sanksi administrasi, 8 perusahaan telah diberi sanksi administrasi, 2 perusahaan dalam pengumpulan bahan dan keterangan, serta 13 perusahaan dalam pengawasan. Dari 32 perusahaan ini, 13 perusahaan disegel dan dipasangi plang penghentian kegiatan usaha. (Yoga)


Manuver China, Saham Teknologi AS Rontok

Yoga 09 Sep 2023 Kompas

Saham Apple, Qualcomm, TSMC, dan ASML terus terpangkas dalam beberapa waktu terakhir. Kabar larangan penggunaan ponsel Apple kepada seluruh pegawai pemerintah dan badan usaha milik negara China menjatuhkan nilai pasar Apple. Sementara penjualan ponsel terbaru Huawei memangkas saham perusahaan teknologi lainnya. Pada penutupan perdagangan Kamis (7/9) sore waktu New York, AS, atau Jumat pagi WIB, akumulasi penurunan saham Apple menyentuh 7 %, sehingga nilai pasar Apple berkurang 200 miliar USD.

Penurunan menyusul kabar China akan melarang penggunaan Apple pada seluruh pegawai pemerintah dan BUMN. Dalam laporan The Wall Street Journal dan Bloomberg disebutkan, Beijing melarang ponsel dan aneka produk Apple dibawa ke kantor atau dijadikan alat kerja. Larangan berlaku bagi pegawai pemerintah, BUMN, dan lembaga lain yang didanai APBN. Bersama Taiwan dan Hong Kong, China menyumbang 400 miliar USD pendapatan Apple. Pada triwulan II-2023, China menyumbangkan 15,7 miliar USD ke kantong Apple. Analis pada Bernstein Research, Toni Sacconaghi, mengatakan, larangan itu sebenarnya hanya akan memangkas 5 % penjualan Apple. Masalahnya, ada kekhawatiran larangan itu tidak berhenti di pegawai pemerintah dan BUMN. Bisa jadi, larangan itu akan mendorong warga China memprioritaskan penggunaan ponsel dalam negeri. (Yoga)


Kenaikan Harga Beras Operasi Pasar Picu Inflasi

Yoga 09 Sep 2023 Kompas

Pemerintah meningkatkan harga beras operasi pasar dalam program stabilisasi pasokan dan harga pangan atau SPHP. Kenaikan harga beras tersebut berpotensi memicu inflasi. Berdasarkan pengamatan Badan Pangan Nasional (NFA) dan Perum Bulog di salah satu gerai ritel modern di Jakarta, pada akhir Agustus 2023, harga beras SPHP yang tertera Rp 47.250 per kemasan seberat 5 kg. Angka tersebut setara dengan Rp 9.450 per kg.

Pada Jumat (8/9) dalam peninjauan NFA dan Bulog,harga yang tertera di ritel modern naik menjadi Rp 54.500 untuk produk yang sama atau setara dengan Rp 10.900 per kg. Kepala NFA Arief Prasetyo Adi mengonfirmasi kenaikan harga beras SPHP kemasan 5 kg sebagai bentuk penyesuaian peningkatan yang diatur lewat Peraturan NFA No 6 Tahun 2023 tentang Harga Pembelian Pemerintah dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras. Aturan itu diundangkan pada 24 Maret 2023. (Yoga)


Kontribusi Konsumsi Milenial Signifikan

Yoga 09 Sep 2023 Kompas

Konsumsi oleh kelompok generasi milenial atau yang saat ini berusia sekitar 40 tahun berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Generasi milenial yang mendominasi kelompok usia penduduk juga semakin makmur. Optimalisasi hilirisasi di sektor pertanian dan perkebunan penting untuk memenuhi permintaan dari tingginya tingkat konsumsi tersebut. Hal itu disampaikan  Gubernur BI, Perry Warjiyo pada konferensi pers dalam rangka menuju Sidang Pleno Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) XXIII dan Seminar Nasional 2023, di Jakarta, Jumat (8/9). Salah satu acara dalam rangkaian kegiatan yang akan berlangsung di Bengkulu pada 15 September 2023 itu adalah pemaparan hasil survei terkait indeks indikator ekonomi dari sejumlah daerah.

Menurut Perry, survei dari sejumlah daerah menggambarkan stabilitas dan peningkatan ekonomi nasional. Selain dipengaruhi kinerja ekspor karena kenaikan harga sejumlah komoditas, perekonomian di daerah turut ditopang tingkat konsumsi rumah tangga, khususnya oleh para generasi milenial. ”Rupanya di sejumlah daerah, konsumsi rumah tangga, khususnya para milenial, untuk sektor jasa meningkat. Hampir 70 % penduduk kita, kan, milenial dan milenial semakin kaya sehingga ini menjadi daya dukung konsumsi,” ujar Perry. (Yoga)


Indonesia Siap Ekspor Listrik ke Singapura

Yoga 09 Sep 2023 Kompas

Rencana ekspor listrik Indonesia ke Singapura setahap lebih maju setelah nota kesepahaman antar kedua negara ditandatangani. Dari target impor listrik rendah karbon Singapura sebanyak 4 gigawatt pada 2035, separuhnya atau 2 gigawatt akan berasal dari Indonesia. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan Menteri ESDM Arifin Tasrif dengan Second Minister for Trade and Industry Singapura Tan See Leng di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (8/9). MoU itu meliputi kerja sama energi rendah karbon dan interkoneksi listrik Indonesia-Singapura.

Sekjen Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, kerja sama tersebut sebagai kelanjutan dari pertemuan menteri-menteri energi ASEAN di Bali pada Agustus 2023. Juga kelanjutan dari MoU antar pemerintah kedua negara yang dilakukan pada 2022 serta awal 2023. MoU menyepakati adanya pertukaran informasi tentang kebijakan, persetujuan peraturan, serta kerangka kerja dalam mewujudkan perdagangan listrik lintas batas. ”Singapura akan menyampaikan ke kami, seperti kebutuhan listriknya berapa, kapasitas berapa, dan kualitasnya seperti apa. Kami juga akan sampaikan kemampuan dan potensi yang ada,” ujarnya. (Yoga)


Ekonomi Syariah Perlu Ditingkatkan

Yoga 09 Sep 2023 Kompas

Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Jumat (8/9/2023), di Padang, Sumatera Barat, mengatakan, ekonomi dan keuangan syariah tetap tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Untuk mendukung kinerja positif ini, literasi ekonomi dan keuangan syariah perlu ditingkatkan. ”Pasar ekonomi dan keuangan syariah Indonesia per Juni 2023 baru 10,9 persen dari total perekonomian Indonesia,” katanya. (Yoga)

Pertumbuhan Properti Turut Terpengaruh

Yoga 09 Sep 2023 Kompas

Country Manager 99 Group Indonesia Maria Herawati Manik, Jumat (8/9/2023), mengemukakan, upaya pemerintah meresmikan proyek transportasi massal, yaitu LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, merupakan langkah signifikan yang berdampak terhadap masyarakat ataupun transformasi properti di kawasan. ”Ada potensi pengembangan hunian komersial dalam jangka panjang,”
ujarnya. (Yoga)

Produksi Kendaraan Listrik Butuh ”Gula-gula”

Yoga 09 Sep 2023 Kompas

Ambisi ASEAN untuk membentuk ekosistem kendaraan listrik regional perlu diiringi kebijakan ”pemanis” untuk melindungi konektivitas industri di kawasan. Negara-negara ASEAN bisa membuat kebijakan insentif sejenis inflation reduction act atau IRA milik AS untuk menyatukan basis pasar dan produksi di kawasan. Dalam KTT Ke-43 ASEAN yang resmi ditutup pada Kamis (7/9) di Jakarta, negara-negara ASEAN di bawah keketuaan Indonesia sepakat mengembangkan ekosistem industri kendaraan listrik regional dengan melibatkan negara-negara mitra di kawasan Indo-Pasifik atau ASEAN+3, yaitu Korsel, Jepang, dan China.

Kepala Center of Trade Industry and Investment di Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Andry Satrio Nugroho menilai, komitmen itu terancam tidak efektif jika hanya dalam bentuk konsep kesepakatan, tanpa kebijakan konkret di setiap negara Asia Tenggara untuk menjamin konektivitas industri hulu ke hilir. ”Kalau hanya sepakat membentuk ekosistem, ekosistem yang seperti apa? Perlu ada kebijakan yang applicable untuk menjamin ekosistem itu terbentuk sehingga konkret dengan kebijakan yang seragam di setiap negara ASEAN untuk menjamin konektivitas itu,” kata Andry saat dihubungi di Jakarta, Jumat (8/9).

Menurut dia, negara-negara ASEAN bisa meniru konsep kebijakan IRA milik AS guna melindungi pemain industri di kawasan beserta mitra di luar kawasan yang terlibat perjanjian perdagangan bebas dengan negara-negara ASEAN. Kebijakan insentif sejenis itu bisa menjadi ”gula-gula” pemanis yang mendatangkan investasi dan menjamin konektivitas perdagangan di kawasan. Insentif juga tidak hanya diberikan kepada pelaku industri dan investor, tetapi juga konsumen yang membeli kendaraan listrik hasil produksi negara-negara ASEAN dan mitra. (Yoga)


Membantu UMKM Sekaligus Menjadi Investor di ”Securities Crowdfunding"

Yoga 09 Sep 2023 Kompas

UMKM merupakan sektor usaha yang memberikan kontribusi signifikan dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia. Kemajuan UMKM akan sangat berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat. Sektor UMKM memberikan kontribusi terhadap PDB sebesar 61 % atau setara Rp 9.580 triliun. Bahkan, kontribusi UMKM terhadap penyerapan tenaga kerja sebesar 97 % dari total tenaga kerja nasional. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, Indonesia memiliki 65,5 juta UMKM yang jumlahnya mencapai 99 % dari keseluruhan unit usaha. Sebagai upaya memajukan UMKM, OJK bersama  pemerintah, dalam hal ini kementerian/lembaga terkait, terus bersinergi dalam mengeluarkan kebijakan yang bertujuan untuk memberikan berbagai insentif dan kemudahan. Salah satunya dengan memperluas pembiayaan kepada pelaku UMKM guna mendapatkan pendanaan yang mudah dan murah dari sektor jasa keuangan yang ada

Salah satu terobosan yang dilakukan OJK untuk memperluas akses pembiayaan pelaku UMKM ke sektor jasa keuangan adalah dengan mengeluarkan instrumen Penawaran Efek melalui Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi atau Securities Crowdfunding (SCF) sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK Nomor 57/POJK.04/2020. SCF menjadi salah satu alternatif sumber pendanaan bagi UMKM yang ingin mengembangkan usahanya melalui penerbitan efek yang ditawarkan kepada masyarakat sebagai investor. Mekanisme penawaran efek dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi dari sebuah platform penyelenggara SCF yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja oleh pelaku UMKM sebagai penerbit dan juga pengguna sebagai investor. (Yoga)


Pilihan Editor