Indonesia Siap Ekspor Listrik ke Singapura
Rencana ekspor listrik Indonesia ke Singapura setahap lebih maju setelah nota kesepahaman antar kedua negara ditandatangani. Dari target impor listrik rendah karbon Singapura sebanyak 4 gigawatt pada 2035, separuhnya atau 2 gigawatt akan berasal dari Indonesia. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan Menteri ESDM Arifin Tasrif dengan Second Minister for Trade and Industry Singapura Tan See Leng di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (8/9). MoU itu meliputi kerja sama energi rendah karbon dan interkoneksi listrik Indonesia-Singapura.
Sekjen Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, kerja sama tersebut sebagai kelanjutan dari pertemuan menteri-menteri energi ASEAN di Bali pada Agustus 2023. Juga kelanjutan dari MoU antar pemerintah kedua negara yang dilakukan pada 2022 serta awal 2023. MoU menyepakati adanya pertukaran informasi tentang kebijakan, persetujuan peraturan, serta kerangka kerja dalam mewujudkan perdagangan listrik lintas batas. ”Singapura akan menyampaikan ke kami, seperti kebutuhan listriknya berapa, kapasitas berapa, dan kualitasnya seperti apa. Kami juga akan sampaikan kemampuan dan potensi yang ada,” ujarnya. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023