;

Komitmen Dana Terkumpul 792 Juta Dollar AS

Yoga 12 Dec 2023 Kompas
Sampai Senin (11/12/2023), Presidensi COP28 telah berhasil mengumpulkan komitmen pendanaan senilai 792 juta dollar Amerika Serikat untuk kehilangan dan kerusakan. Pendanaan ini menjadi topik pertama dari 20 topik yang disetujui semua pihak untuk dimasukkan ke dalam dokumen Global Stocktake. Direktur Mobilisasi Sumber Daya Sektoral dan Regional Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wahyu Marjaka mengatakan, Indonesia telah memastikan agar operasionalisasi pendanaan itu mudah diimplementasikan. ”Kalau sudah ada pledging (komitmen pendanaan) seperti itu, duitnya bisa tidak diakses, bagaimana cara aksesnya, dan aturannya seperti apa,” katanya. (Yoga)

Syarat Perpanjangan Freeport Perlu Dimatangkan

Yoga 12 Dec 2023 Kompas
Rencana pemerintah memperpanjang izin usaha pertambangan khusus atau IUPK PT Freeport Indonesia, yang akan berakhir pada 2041 menjadi 2061 perlu dimatangkan. Sekretaris Jenderal Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Resvani, Senin (11/12/2023), mengatakan, setiap perpanjangan IUPK akan memberi kepastian hukum bagi pelaku usaha. Namun, dari sisi negara, perlu ada perencanaan matang pengelolaan tambang setelah 2041 mengingat tembaga dan emas termasuk mineral strategis dan kritis. Sebelum perpanjangan izin, rencana pemerintah harus dimatangkan dulu untuk dimasukkan dalam syarat dan ketentuan perpanjangan. Terpenting adalah, kata Resvani, adanya jaminan pasokan bagi kebutuhan industri strategis yang akan dibangun di dalam negeri. (Yoga)

Hutan Adat dalam Sengkarut Izin dan Iklim

Yoga 12 Dec 2023 Kompas
Hutan adat menghadapi kondisi memprihatinkan dari konflik agraria hingga perubahan iklim yang mengganggu ekosistem. Penetapan status hutan adat dan penguatan kelembagaan masyarakat adat jadi solusi mengatasi permasalahan tersebut. Liputan Kompas pada lima wilayah di Pulau Kalimantan dan Sumatera, November-Desember 2023, menemukan hutan di sebagian wilayah adat mengalami dampak deforestasi dan perubahan iklim. Di Kampung Mului, Kabupaten Paser, Kaltim, dua tahun terakhir lebih sering diguyur hujan. Hama walang sangit berkembang pesat dan menyerang padi gunung. ”Ndak bisa kami usir itu walang sangit. Sekarang saja kami sudah beli beras buat jaga-jaga kalau beras dari ladang habis,” kata Sri Edan (38), Senin (20/11). Tahun ini, ia hanya menanam 0,5 hektar padi gunung untuk memenuhi kebutuhan empat anggota keluarga. Oleh karena walang sangit begitu banyak, hasil panen padi anjlok. 

Di Sumut, kebergantungan masyarakat pada tanaman kemenyan terhadang ekspansi monokultur. Produktivitas pohon kemenyan juga anjlok akibat kekeringan dan polusi bahan kimia untuk pengusir hama. ”Padahal, ini sumber kehidupan untuk kami dan anak cucu,” kata Mangapul Samosir (68), Ketua Masyarakat Adat Simenak Henak, Kabupaten Humbang Hasundutan. Penetapan status hutan adat menjadi poin krusial. Wilayah-wilayah adat perlu didukung penegakan hukum hingga peningkatan kapasitas pengelolaan hutannya. Organisasi Madani Berkelanjutan mencatat, sampai 2021, ada 90 juta hektar hutan alam, termasuk yang ada di wilayah adat.

27 juta hektar hutan alam tumpang tindih dengan perizinan eksplorasi hutan, seperti perkebunan sawit, hutan tanaman industri, hingga pertambangan minyak serta gas bumi, mineral, dan batubara. Paling banyak izin pemanfaatan kayu, 14 juta hektar. Hasil studi Aliansi Masyarakat Adat Nusantara AMAN pada enam wilayah adat menunjukkan bahwa nilai ekonomi pengelolaan sumber daya alam lestari mencapai Rp 159,21 miliar per tahun. Adapun nilai ekonomi dari jasa lingkungan menghasilkan Rp 170,77 miliar per tahun. Nilai ekonomi wilayah adat tersebut lebih tinggi dari produk domestik regional bruto (PDRB) di daerah. Ia pun menemukan skema perhutanan sosial di luar hutan hak justru merampas sekitar 250.000 hektar hutan adat. (Yoga)

Pertumbuhan Industri Serap Energi Bersih

Yoga 12 Dec 2023 Kompas
Potensi energi baru terbarukan di Provinsi Aceh mencapai 3.619 megawatt. Pertumbuhan industri diharapkan mendorong peralihan ke energi yang lebih ramah lingkungan. General Manager PT PLN Persero Distribusi Aceh Parulian Noviandri menyampaikan hal itu, pada Senin (11/12/2023). Menurut dia, energi ramah lingkungan menjadi harapan semua pihak, tetapi peralihannya harus bertahap. (Yoga)

Saring Sampah Dulang Manfaat

Yoga 12 Dec 2023 Kompas

Agus (54) memilah sampah plastik dari cacahan sampah kayu yang digerakkan oleh sabuk pemindah  (conveyor belt) di tempat penyaringan sampah Sungai Ciliwung di TB Simatupang, Jaksel, Senin (11/12). Sampah harus dipilah karena akan diolah menjadi pupuk kompos dan bahan bakar alternatif. Sampah yang dicacah bersumber dari hulu Sungai Ciliwung yang berasal dari Depok dan Bogor. Dalam sehari, ada 8 ton sampah yang terangkut, 70 % di antaranya merupakan sampah organik berupa kayu dan bambu. Ada 40 petugas lain yang turut memilah sampah. Selain sampah plastik, ada beberapa jenis sampah yang tidak boleh ikut dicacah, antara lain sampah besi, baja, paku, dan batang kayu yang terlalu besar.

”Proses pemilahan harus dilakukan seketat mungkin agar sampah yang dikelola bisa berfungsi dengan baik,” kata Agus yang juga koordinator tim pemilah. Pemilahan menjadi bagian penting karena hasilnya dijadikan pupuk kompos dan bahan bakar alternatif (refuse derived fuel/RDF). Hasil pupuk kompos disalurkan ke warga sekitar tempat penyaringan, kelurahan hingga ke kecamatan yang ada di Jakarta, diantaranya Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pondok Kopi, Jaktim. Pupuk digunakan untuk menanam tanaman di RPTRA ini. Dari pupuk itu tumbuh berbagai tanaman, seperti cabai, terung, anggur, pepaya, dan sejumlah tanaman sayur lain. ”Hasil panen dijual ke masyarakat dengan harga lebih murah dari harga pasar,” kata Kasi Bidang Ekonomi Pembangunan Kelurahan Pondok Kopi Asti Sitorus.  (Yoga)

Mursida Rambe dan Ninawati, Membersihkan ”Momok” Rentenir

Yoga 12 Dec 2023 Kompas (H)

Kehidupan perekonomian kelompok pedagang kecil tidak pernah lepas dari jerat rentenir. Bunga pinjaman yang tinggi dan perilaku keji yang kemudian diterima ketika tidak mampu membayar saat jatuh tempo menjadi sesuatu yang tidak bisa dihindari. Hal buruk itulah yang mengusik kepedulian Mursida Rambe (56) dan Ninawati (59) untuk membantu. Dengan mendirikan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Beringharjo, mereka terus berupaya membebaskan kelompok pedagang dari ”momok” rentenir tersebut. Kegiatan itu sudah mereka lakukan sejak 29 tahun lalu. KSPPS BMT Beringharjo adalah BMT pertama di DI Yogyakarta, yang berdiri tahun 1994. Upaya ini tidak mudah karena Mursida dan Ninawati sama sekali tak berlatar belakang pendidikan ekonomi. Mereka hanya terbiasa melakukan kegiatan-kegiatan sosial semasa kuliah saja.

”Bisa dibilang pendirian BMT ini hanya didasari modal nekat dan niat untuk sekadar berbuat baik saja,” ujar Mursida sembari tertawa, Kamis (30/11). Tanpa diduga, niat tulus tersebut berbuah menjadi kegiatan usaha dengan wilayah kerja yang terus meluas. Bermula dari membantu pedagang kecil di Pasar Beringharjo, Malioboro, Yogyakarta, BMT Beringharjo kemudian ”naik status” dengan wilayah usaha tingkat Provinsi DIY dan sejak 2006 sudah bergerak di lingkup nasional. Kini, KSPPS BMT Beringharjo memiliki 20 kantor yang tersebar di lima provinsi di Pulau Jawa. Jumlah anggota koperasinya mencapai 35.000 orang, sebagian besar bekerja sebagai pedagang pasar tradisional, petani, dan peternak. Bermodal dana awal dari Dompet Dhuafa sebesar Rp 1 juta, kini BMT Beringharjo mampu memberikan bantuan pinjaman dengan besaran mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 500 juta per orang.

Sembari memberikan layanan pinjaman, Mursida menuturkan, pihaknya juga memberikan literasi keuangan syariah kepada para anggotanya. Saat membayar angsuran pinjaman, setiap anggota diberi pemahaman bahwa mereka tak dikenai bunga, tetapi tetap harus menyisihkan sebagian dana yang dibayarkan untuk keperluan infak, dengan besaran sesuai kemampuan. Dana infak ini nantinya akan disalurkan untuk membantu para pedagang dan pelaku usaha lainnya. Tidak hanya itu, mereka juga diajari untuk menyisihkan sebagian dari uang yang dibayarkan untuk menabung, di mana tabungan bisa diambil kapan saja saat dibutuhkan. Hal ini dilakukan untuk membiasakan mereka menabung dan mengubah kebiasaan lama saat masih berurusan dengan rentenir. (Yoga)

Tantangan Hapus Buku Kredit Macet UMKM

Yuniati Turjandini 12 Dec 2023 Tempo
Angin segar segera berembus di industri perbankan. Pemerintah akan melakukan hapus buku dan hapus tagih pada kredit macet usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Apa manfaatnya? Faktor apa saja yang wajib dipenuhi agar upaya itu berjalan mulus?. Statistik Perbankan Indonesia (SPI) yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 3 November 2023 menunjukkan kredit UMKM naik 8,9 persen, dari Rp 1.296,93 triliun per Agustus 2022 menjadi Rp 1.412,39 triliun per Agustus 2023. Angka pertumbuhan itu naik 7,6 persen dibanding pada bulan sebelumnya, Juli 2023. Total kredit UMKM yang sebesar Rp 1.412,39 triliun itu meliputi kredit modal kerja yang naik 5,06 persen, dari Rp 983,16 triliun menjadi Rp 1.032,93 triliun. Kredit investasi pun naik signifikan sebesar 20,93 persen, dari Rp 313,77 triliun menjadi Rp 379,45 triliun. Kredit bermasalah (NPL) membaik, dari 4,09 persen menjadi 3,99 persen, yang masih di bawah ambang batas aman 5 persen. (Yetede)

Masih Memupuk Persoalan Pupuk

Yuniati Turjandini 12 Dec 2023 Tempo
LANGKAH pemerintah mengubah skema pembelian pupuk bersubsidi dianggap belum cukup menyelesaikan masalah pupuk di tingkat petani. Perubahan skema ini dilakukan Kementerian Pertanian dengan mengubah syarat pembelian pupuk bersubsidi. Dari semula wajib menggunakan Kartu Tani menjadi cukup memakai kartu tanda penduduk (KTP). 

Sejumlah pemerhati pertanian menyebutkan persoalan pupuk bukan hanya soal distribusinya. Ketersediaan pupuk dalam waktu yang tepat juga menjadi pekerjaan rumah pemerintah untuk mendukung petani menghadapi musim tanam pertama yang segera tiba. 

"Secara teknis, penggunaan KTP akan mempermudah akses pembelian pupuk subsidi, tapi harus dipastikan pupuknya tersedia dalam jumlah cukup dan waktunya tepat," ujar Ketua Pusat Pengkajian dan Penerapan Agroekologi Serikat Petani Indonesia (SPI) Qomarun Najmi kepada Tempo, kemarin. Tanpa adanya ketersediaan alokasi pupuk bersubsidi yang cukup, masalah pupuk masih akan menghantui para petani. (Yetede)

Event Internasional Perolehan Pendanaan

Yuniati Turjandini 12 Dec 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraft) Sandiaga Uno mengungkapkan, peraturan presiden (perpres) mengenai Tourism Fund atau dana khusus pariwisata ditargetkan kelar tahun ini atau awal tahun depan. Keberadaan dana tersebut dipandang sangat penting untuk mendukung pariwisata nasional. "Perpres Tourism kita targetkan akhir tahun depan. Ini sangat penting karena kita ingin menghadirkan promosi pariwisata  nation branding dan event-event berkualitas," ucap dia dalam The Weekly Brief with Sandiaga Uno secara hibrida, Senin (11/12/2023). Sandiaga mengatakan, sesuai dengana arahan Presiden Joko Widodo diinstruksikan untuk tahap pertama Rp 2 triliun yang akan dikumpulkan dan ditugaskan kepada Kemenkeu untuk mengelolanya. "Event-event internasional akan menggunakan Tourism Fund, akan diusulkan oleh Kemenparekratf dan kementerian  terkait lainnya  termasuk BUMN dan Injourney dan akan dikurasi terlebih dahulu, setelah itu nanti mendapatkan arahan dari Presiden," kata dia. (Yetede)

Realisasi Pemasukan Beras Impor Dipercepat

Yuniati Turjandini 12 Dec 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Percepatan pemasukan beras impor terus didorong guna meningkatkan stok cadangan beras pemerintah (CBP) di Perum Bulog. Penambahan stok itu urgen demi menjaga ketersediaan beras pada triwulan I-2024, mengingat panen  raya tahun  depan kemungkinan besar mundur  menjadi April dari Biasanya Februari-Maret. Berdasarkan data Menteri Perdagangan (Kemendag) dari  persetujuan impor (PI) beras tahun ini 3,8 juta ton, realisasinya baru 61,91% atau setara 2.352.490 ton.  Menurut Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan barang Penting Kemendag Bambang Wisnubroto, seluruh PI beras sebesar 3,8 juta ton sudah diterbitkan Kemendag. Rinciannya, carry over PI 2022 sebanyak 300 ribu ton, PI sejumlah  2 juta ton yang diterbitkan  awal tahun yakni Maret 2023, dan PI tambahan 1,5 juta ton yang dirilis akhir tahun ini sekitar akhir Oktober. "Realisasi impornya pada Minggu pertama Desember 2023 baru 2.352.490 ton atau 61,91%. Memang kalau dibandingkan Minggu kelima November 2023, ada kenaikan, kala itu 57,78% atau 2.195.793 ton," ungkap dia. (Yetede)

Pilihan Editor