;

Waspada Inflasi Pangan dan Energi Lebih Tinggi

Ekonomi Hairul Rizal 13 Dec 2023 Kontan
Waspada Inflasi Pangan dan Energi Lebih Tinggi
Mulai tahun 2024, pengukuran tingkat inflasi diklaim akan lebih akurat. Sebab, Badan Pusat Statistik (BPS) akan melakukan pemutakhiran tahun dasar dalam perhitungan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK). Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar mengungkapkan, langkah pemutakhiran itu dilakukan lewat Survei Biaya Hidup (SBH) 2022. Sebelumnya, perhitungan IHK oleh BPS menggunakan SBH 2018. SBH adalah survei pengeluaran konsumsi rumah tangga di daerah perkotaan dan pedesaan, untuk mendapatkan pola konsumsi masyarakat sebagai bahan penyusunan diagram timbang dan paket komoditas yang baru dalam penghitungan IHK. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini mengungkapkan, terdapat beberapa perubahan dalam SBH 2022 dibandingkan SBH 2018. Pada 2018, cakupan kota IHK adalah 90 kabupaten/kota, dengan rincian 34 ibu kota provinsi dan 56 kabupaten/kota. Sedangkan untuk SBH 2022, ada tambahan sekitar 60 kabupaten, sehingga totalnya 150 kabupaten/kota. Selain itu, dalam SBH 2022 juga menunjukkan perubahan bobot nilai konsumsi menurut kelompok tersebut. Bobot beberapa kelompok meningkat, seperti kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mencatat peningkatan bobot nilai konsumsi sebesar 2,99 poin. Kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran juga mencatat peningkatan bobot 1,37 poin, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan mencatat peningkatan bobot 0,44 poin, dan kelompok kesehatan mencatat peningkatan bobot sebesar 0,40 poin. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, perubahan tahun dasar akan berefek pada perhitungan inflasi. Terutama dengan melihat perubahan bobot di beberapa komoditas.
Tags :
#Makro #Inflasi
Download Aplikasi Labirin :