;

TikTok Investasi di Tokopedia Rp 23 Triliun, Saham GOTO Anjlok 20%

Yuniati Turjandini 12 Dec 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-TikTok Plt Ltd mengumumkan akan menginvestasikan dana sebesar US$ 1,5 miliar (Rp 23,42 triliun) di PT Tokopedia, dan bakal jadi investor pengendali dengan kepemilikan 75,01 saham Tokopedia. Sementara 24,99% saham Tokopedia sisanya akan dimiliki PT Go To Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Pada hari yang sama, saham GOTO justru anjlok 20,37% ke posisi Rp86 dipenutupan perdagangan, Senin (11/12/2023). "Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia akan dikombinasikan. TikTok akan menjalankan operasional bisnis e-commercenya melalui entitas PT Tokopedia, dimana TikTok akan mengambil 75,01% pengendalian atas PT Tokopedia. Tokopedia juga akan mengambil alih TikTok Shop Indonesia, dan TikTok berkomitmen menginvestasikan lebih dari US$ 1,5 miliat di PT Tokopedia,"kata managemen Tokopedia dalam keterangan resminya. Selanjutnya, PT Tokopedia akan menerima promissory note dari TikTok sebesar US$ 1 miliar atau setara Rp15,7 triliun. dana itu akan dipakai untuk kebutuhan modal kerja di masa mendatang. (Yetede)

Hilirisasi Kunci Capai Target Investasi 2024

Yuniati Turjandini 12 Dec 2023 Investor Daily
JAKARTA,ID-Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menilai, hilirisasi termasuk sektor-sektor yang mengusung prinsip keberlanjutan menjadi kunci untuk mencapai  target investasi sebesar Rp 1.650 triliun pada 2024. "Ini merupakan arah kebijakan negara dalam mendorong pertumbuhan  ekonomi di atas 5%. Arah kebijakan pemerintah Indonesia ke depan dalam konteks investasi, akan fokus utamanya ke hilirisasi," tegas Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadahlia di jakarta. Langkah strategis untuk menarik investasi  itu adalah stabilitas politik, hukum, dan ekonomi, kebijakan yang adaptif dan progresif dalam perbaikan iklim investasi, potensi SDM, baik dari sisi ketersediaan  tenaga kerja maupun pasar, serta potensi hilirisasi sumber daya alam yang melimpah. (Yetede)

Tiktok Shop Mengudara Lagi Melalui Tokopedia

Hairul Rizal 12 Dec 2023 Kontan (H)
Tiktok Shop bakal meramaikan lagi bisnis e-commerce di Tanah Air. Ssempat menghilang lantaran ditutup oleh pemerintah, kini Tiktok Shop resmi mengumumkan kehadirannya kembali di Indonesia. Hari ini, Selasa 12 Desember 2023, menjadi hari perdana Tiktok Shop beroperasi di Indonesia. "Besok 12.12 sudah bisa check out di keranjang kuning lagi nih," seperti yang ditulis oleh akun x.com @msbb_id, Senin (11/12). Aktifnya keranjang kuning Tiktok Shop ini tak lepas dari kerja sama yang terjalin antara Tiktok dengan Tokopedia. Tiktok Pte Ltd membeli 75,01% saham Tokopedia senilai US$ 1,5 miliar  atau sekitar Rp 23,4 triliun (kurs US$ 1=Rp 15.600). Melalui akuisisi ini, bisnis Tokopedia dan Tiktok Shop akan digabung di bawah PT Tiktok sebagai pengendali. Adapun fitur layanan belanja Tiktok akan dioperasikan dan dikelola oleh Tokopedia. Kemitraan strategis ini akan diawali periode uji coba yang dimulai hari ini, bertepatan dengan Hari Belanja Online Nasional alias Harbolnas.  Program yang diluncurkan di masa uji coba ini adalah kampanye Beli Lokal. Sekretaris Perusahaan PT Goto Gojek Tokopedia Tbk, Koesoemohadiani menjelaskan, investasi Tiktok terbagi menjadi beberapa bagian. Pertama, US$ 340 juta atau Rp 5,33 triliun untuk pembelian aset Tokopedia. Kedua, Tiktok akan menggelontorkan US$ 840 juta atau Rp 13,18 triliun. Dana ini bakal dipakai Tiktok untuk mencaplok dan membayar atas saham baru yang dikeluarkan PT Tokopedia. Diani hanya menyatakan, seluruh rangkaian investasi diharapkan selesai kuartal I-2024. Kembalinya Tiktok Shop ini dipastikan bakal mengubah peta persaingan industri e-commerce di Tanah Air. Direktur Ekonomi Digital Celios, Nailul Huda menilai, kerja sama Tokopedia dan Tiktok bakal mengubah peta persaingan industrri e-commerce. Ketua Asosiasi E-Commerce Indonesia (Idea) Bima Laga menyatakan, kerja sama  antara Tiktok dan Tokopedia akan memperkuat pengembangan ekonomi digital di Indonesia.

Kenaikan Harga Bisa Mengganjal Penjualan Ritel

Hairul Rizal 12 Dec 2023 Kontan
Kegiatan kampanye Pemilu 2024 berpotensi mendongkrak penjualan ritel. Hanya saja, inflasi masih membayangi daya beli masyarakat dan mempengaruhi kinerja bisnis ritel. Hasil Survei Penjualan Riil Bank Indonesia (BI) menunjukkan, Indeks Penjualan Riil (IPR) kuartal IV-2023 tumbuh 2,6% year-on-year (yoy). Laju pertumbuhannya juga lebih tinggi ketimbang kuartal III yang hanya naik 1,4% yoy. Survei yang dirilis kemarin (11/12) juga memperlihatkan mayoritas segmen penjualan meningkat. Terutama segmen peralatan rumah tangga lainnya, serta suku cadang dan aksesori bahan bakar kendaraan bermotor. Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengungkapkan, penurunan IEP pada Januari tahun depan sejalan dengan pola musiman. "Penurunan IEP Januari 2024 karena berakhirnya hari besar keagamaan nasional Natal dan libur akhir tahun 2023," terang Erwin dalam keterangan resminya, Senin (11/12). Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia Teuku Riefky meyakini bahwa aktivitas kampanye dan rangkaian Pemilu 2024 berpotensi mendorong belanja masyarakat mulai kuartal IV-2023. Terlebih, pemilihan umum dilakukan secara serentak pada tahun depan, baik pemilu legislatif (DPR-DPRD), DPD hingga pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres). Selain adanya belanja terkait pemilu, Riefky melihat peningkatan belanja masyarakat di kuartal IV-2023 akan didorong pola musiman. Saat Natal dan Tahun Baru, biasanya mobilitas masyarakat meningkat. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede juga melihat, potensi lonjakan inflasi pada awal tahun depan bukan hanya dipicu El Nino. Kenaikan harga barang juga dipengaruhi kenaikan tarif cukai hasil tembakau pada tahun depan sebesar 10% yang telah ditetapkan pemerintah. "Dengan kondisi tersebut, harus dipastikan bahwa inflasi harus tetap dikendalikan dengan baik," tegas Josua. 

Pemerintah Kebut Penyerapan Belanja 2023

Hairul Rizal 12 Dec 2023 Kontan
Presiden Joko Widodo mendesak pemerintah mengebut penyerapan anggaran negara, baik di kementerian dan lembaga (K/L) maupun transfer ke daerah di sisa tahun ini. Presiden Jokowi berharap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 bisa terserap setidaknya 95% dari target. "Waktunya tinggal dua minggu agar betul-betul diikuti. Karena target saya realisasi minimal 95%. Jadi tolong kalian ditanyakan ke dirjen ke deputi agar target itu tidak meleset dari anggaran 2023," tutur Jokowi di Istana Negara, Senin (11/12). Berdasarkan data Kementerian Keuangan (Kemkeu), penyerapan belanja negara hingga Oktober tahun ini baru mencapai Rp 2.240 triliun. Angka tersebut baru mencapai 73,2% dari pagu. Belanja pemerintah pusat maupun transfer ke daerah tercatat menurun, yakni masing-masing sebesar 5,9% yoy dan 1,6% yoy. Padahal, sebelumnya Kemkeu memasang outlook belanja negara tahun ini sebesar Rp 3.123,7 triliun. Artinya, angka itu naik 0,9% dari target awal  dalam APBN 2023 yang sebesar Rp 3.061,2 triliun. Dari data Kemkeu pula, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) per akhir Oktober 2023 baru mencapai Rp 811,70 triliun. Angka ini naik 7,1% yoy. Namun penyerapannya baru 63,5% terhadap pagu, jauh di bawah penyerapan APBN. Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai, realisasi belanja negara akan sangat sulit mencapai 100% pada tahun ini, meskipun akan ada percepatan belanja pada November dan Desember. Menurut dia, target serapan belanja 95% pada akhir tahun ini sesuai harapan Presiden Jokowi, masih masuk akal.

Berharap Tiktok Menjadi Penyelamat

Hairul Rizal 12 Dec 2023 Kontan
Sempat mengalami beragam tantangan sepanjang tahun ini, prospek kinerja salah satu emiten teknologi yakni PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menemukan titik cerah.Titik cerah itu seiring masuknya investasi Tiktok Pte Ltd lebih dari US$ 1,5 miliar kepada entitas Goto, yakni PT Tokopedia. Sebelumnya memang santer terdengar, salah satu raksasa digital asal China tersebut bakal merangsek masuk GOTO. Sekretaris Perusahaan GOTO, Koesoemohadiani menjelaskan investasi Tiktok akan dibagi menjadi beberapa bagian. Pertama, sebesar US$ 340 juta atau setara dengan Rp 5,33 triliun untuk pembelian aset Tokopedia. Kedua, Tiktok juga akan menggelontorkan sebesar US$ 840 juta atau Rp 13,18 triliun. Dana ini bakal dipakai Tiktok untuk mencaplok dan membayar atas saham baru yang dikeluarkan oleh PT Tokopedia. Promissory note itu dapat digunakan untuk kebutuhan modal kerja Tokopedia di masa mendatang. Namun manajemen belum memastikan kapan dana itu akan seluruhnya dibagikan. Jika Tiktok menyelesaikan seluruh rangkaian proses investasi, maka kepemilikan perusahaan asal China ini akan menggenggam 75,01% saham PT Tokopedia. Sementara GOTO hanya memiliki 24,99%. Seluruh rangkaian investasi diharapkan bisa selesai pada kuartal I-2024. Namun dia menekankan, target itu bisa tercapai asal persyaratan pendahuluan sudah terpenuhi. Sejalan dengan itu, GOTO akan bisa fokus untuk mengembangkan sumber daya dan modal mereka. Terutama ditujukan kepada lini bisnis layanan on-demand dan teknologi finansial melalui Gopay. Melihat aksi strategis tersebut, Direktur Utama Kiwoom Sekuritas, Chang-kun Shin menilai, meski Tiktok akan menjadi pengendali Tokopedia, tetapi GOTO akan tetap memperoleh keuntungan. Christopher Rusli, Equity Research Analyst Mirae Asset Sekuritas menilai, masuknya Tiktok seharusnya menjadi hal yang baik karena kinerja Tokopedia terbilang kurang baik.

Jalur Cepat Memperkuat Pasar Jawa

Hairul Rizal 12 Dec 2023 Kontan
Persaingan industri semen memang ketat. Karena itu, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) memilih untuk memperluas pasar dengan mengakuisisi. Produsen semen merek Tiga Roda ini telah menuntaskan akuisisi seluruh saham PT Semen Grobogan (SGB) senilai Rp 1,49 triliun. Aksi korporasi tersebut bakal memberi cuan lumayan buat INTP ke depan. Analis Henan Putihrai, Jono Syafei mengatakan, akuisisi Semen Grobogan akan meningkatkan kapasitas produksi, pangsa pasar dan efisiensi operasional INTP di Pulau Jawa. Analis Samuel Sekuritas, Daniel Aditya Widjaja mengatakan, per 2022, Semen Grobongan memproduksi 1,5 juta ton semen. Daniel menghitung, dari akuisisi ini, volume penjualan INTP bisa mencapai 18,4 juta ton atau tumbuh 3,3% secara tahunan atau year on year (yoy) pada 2024. "Dengan tambahan pangsa pasar sebesar 2%-3%," ujarnya. Dampak lain dari akuisisi tersebut adalah persaingan yang melonggar sehingga potensi perang dan fluktuasi harga akan semakin kecil. Hal tersebut juga terlihat dari harga semen kantung yang cenderung stabil dalam enam bulan terakhir. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Andreas Saragih turut menilai kontribusi fasilitas semen Grobogan terhadap INTP akan mendorong pertumbuhan kinerja dan profitabilitas INTP tahun depan. Andreas meyakini, kontribusi fasilitas semen Grobogan akan menjadi pendorong pertumbuhan kinerja dan profitabilitas INTP tahun depan. Dari segi profitabilitas, peningkatan margin setelah akuisisi akan didorong oleh dua faktor utama, yaitu kesenjangan harga antara merek Semen Grobogan dan merek semen INTP, serta adanya penghematan biaya transportasi. Saat ini, INTP melayani permintaan di pasar Jawa Tengah dan Timur melalui fasilitasnya di Jawa Barat yakni Palimanan dan Citeureup, serta Kalimantan Selatan. Akibatnya, jika melayani wilayah Jawa Tengah, INTP kerap kalah saing dengan pemain lain seperti PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), Semen Grobogan, dan Semen Bima karena biaya logistik yang lebih tinggi. Nah, setelah akuisisi tuntas, Andreas mengatakan, permintaan di wilayah Jawa akan dipenuhi oleh fasilitas Grobogan dan INTP akan menghemat biaya logistik Rp 70.000 per ton untuk semen kantong dan Rp 120.000 per ton untuk penjualan semen curah ke Jawa Tengah.

KONGSI JUMBO TIKTOK-GOTO

Hairul Rizal 12 Dec 2023 Bisnis Indonesia (H)

Bertepatan dengan momentum hari belanja online nasional (Harbolnas) 12.12, industri lokapasar di Indonesia memasuki babak baru setelah dua perusahaan teknologi berskala raksasa memutuskan untuk menjalin kongsi. Persaingan platform e-commerce berpotensi memanas sejalan dengan kolaborasi Tiktok dan Tokopedia untuk kembali menghidupkan layanan belanja daring TikTok Shop Indonesia yang sempat mati suri.Dalam kemitraan strategis dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO), TikTok akan menginvestasikan lebih dari US$1,5 miliar ke dalam Tokopedia. Corporate Secretary GOTO RA Koesoemohadiani menjabarkan rencana investasi dan rencana pembelian aset yang disepakati GOTO dan TikTok pada 10 Desember 2023. Rencana investasi TikTok di Tokopedia bakal dieksekusi lewat dua transaksi. Pertama, TikTok akan berinvestasi US$840 juta atau setara dengan Rp13,18 triliun ke dalam Tokopedia. Penanaman modal itu digunakan untuk mengambil saham baru yang diterbitkan oleh Tokopedia. Kedua, Tokopedia juga akan menerima promissory notedari TikTok senilai US$1 miliar atau setara dengan Rp15,7 triliun. Surat kesanggupan bayar itu bakal dipakai Tokopedia untuk kebutuhan modal kerja di masa mendatang. Rencana investasi yang menjadi jalan bagi TikTok untuk menjadi pengendali Tokopedia itu diharapkan selesai pada kuartal I/2024. Uniknya, TikTok dan GOTO sepakat bahwa kepemilikan GOTO di Tokopedia tidak akan terdilusi di bawah 24,99% kendati TikTok kembali mengucurkan pendanaan pada masa mendatang.Sementara itu, rencana pembelian aset bakal dilakukan Tokopedia terhadap TikTok. Tokopedia, papar Koesoemohadiani, akan membeli kontrak bisnis dan hak eksklusif untuk memiliki dan mengoperasikan TikTok Shop di Indonesia dengan nilai US$340 juta atau setara dengan Rp5,33 triliun. Setelah transaksi rampung, Manajemen GOTO menuturkan bisnis Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia akan dikombinasikan di bawah PT Tokopedia. Bagi GOTO, kombinasi bisnis Tokopedia dengan TikTok Shop Indonesia ini diproyeksi membawa sederet keuntungan, terutama karena GOTO akan tetap menjadi mitra ekosistem bagi Tokopedia. Lebih lanjut, dengan investasi dan komitmen pendanaan dari TikTok, GOTO tidak perlu melakukan pendanaan untuk Tokopedia. Selain itu, GOTO berpotensi menjangkau pasar yang lebih luas dengan layanan keuangan digital melalui GoTo Financial dan on-demand services dari Gojek.Stephanie Susilo, Executive Director of TikTok E-Commerce Indonesia, menjelaskan kombinasi dengan Tokopedia mengawali babak baru komitmen jangka panjang perusahaan untuk berkontribusi kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dihubungi Bisnis, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Isy Karim menegaskan sampai saat ini TikTok masih mengantongi izin sebagai social commerce sehingga aktivitas TikTok hanya terbatas untuk mempromosikan barang tanpa fi tur transaksi di dalam platform. Menteri Koperasi dan Usaha (Menkop UKM) Teten Masduki angkat bicara terkait dengan kolaborasi TikTok dan GoTo, terutama terkait dengan kepatuhan memenuhi regulasi pemisahan e-commerce dari media sosial dan aturan impor barang. Dari kacamata pengamat, Ketua Umum Indonesia E-Commerce Association (idEA) Bima Laga mengatakan kemitraan Tiktok dan Tokopedia diharapkan membawa manfaat bagi semua pihak, para penjual, para konsumen, negara, dan industri perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) sehingga gairah ekonomi lokal terus tumbuh dan maju. Analis Phillip Sekuritas Edo Ardiansyah mengatakan kerja sama TikTok dan Tokopedia akan menjadi langkah besar bagi pasar e-commerce dalam negeri. Menurutnya, GOTO berpotensi mengantongi tambahan pendapatan dari segmen bisnis lokapasar. Sementara itu, analis MNC Sekuritas Alif Ihsanario menilai masuknya TikTok ke Tokopedia membuka akses likuiditas yang sangat melimpah sehingga risiko keterbatasan arus kas dalam menghadapi ketatnya persaingan bukan lagi masalah besar bagi Tokopedia.

Mengawal Kongsi GOTO dan TikTok

Hairul Rizal 12 Dec 2023 Bisnis Indonesia

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. mengumumkan aliansi strategis dengan pemilik TikTok, ByteDance Senin (11/12). Namun, lantai bursa merespons negatif atas aksi korporasi tersebut, saham emiten berkode GOTO ditutup merosot tajam. Beberapa kesepakatan dalam aliansi tersebut cukup menarik. Dalam kontrak yang diteken 10 Desember 2023 itu, salah satu klausulnya menyebutkan bahwa Tokopedia akan melakukan pembelian aset berupa kontrak bisnis dan hak eksklusif untuk memiliki dan mengoperasikan TikTok Shop di Indonesia dari TikTok. Kontrak bisnis dan hak eksklusif ini memiliki nilai transaksi sebesar US$340 juta atau setara Rp5,33 triliun. Target pembelian aset tersebut dituntaskan pada kuartal I/2024. Akan tetapi, bergantung pada pemenuhan persyaratan pendahuluan yang diatur dalam perjanjian. GOTO dan TikTok juga melakukan perjanjian pengambilalihan saham. TikTok akan mengucurkan dana segar sebesar US$840 juta atau setara Rp13,18 triliun. Dana tersebut digunakan untuk membeli saham baru yang akan dikeluarkan Tokopedia. Apabila aksi korporasi itu tuntas, TikTok akan menjadi pengendali baru Tokopedia, yakni 75,01%. Adapun, kepemilikan GOTO di Tokopedia merosot menjadi 24,99% dari posisi saat ini 99,99%. Kemarin, saham GOTO ditutup ambrol 20,37% atau sebanyak 22 poin setelah aliansi strategis tersebut. Saham GOTO diperdagangkan pada rentang Rp82—Rp110 pada perdagangan Senin (11/12). Padahal, pada pembukaan perdagangan, saham GOTO sempat menguat ke level Rp109 per saham. Namun, penguatan itu tak berjalan lama sebelum akhirnya saham GOTO terkena aksi jual investor. Berbagai manuver informasi disampaikan untuk menetralisir aksi jual pasar. Akan tetapi, langkah tersebut tidak mempan. Faktanya, GOTO telah melepas kendali kepemilikan di Tokopedia. Manajemen pun ‘pasrah’ bahwa kelak laporan keuangan pun tidak terkonsolidasi. Kontribusi GTV Tokopedia berada di nomor dua setelah layanan GoTo Finansial. Layanan yang dikenal dengan nama Gopay itu berkontribusi sebesar Rp276,51 triliun per September 2023, menyusut 5,6% secara YoY. Terkecil adalah segmen bisnis on demand services (ODS), yaitu Gojek, yang mencatatkan GTV Rp40,38 triliun, per September 2023 tercatat menyusut 8,47%.

EKOSISTEM KENDARAAN LISTRIK : TITIK CERAH BATERAI EV

Hairul Rizal 12 Dec 2023 Bisnis Indonesia

Pemerintah selangkah lebih dekat untuk mengamankan investasi dari Contemporary Amperex Technology Co. atau CATL untuk mengembangkan industri baterai kendaraan listrik terintegrasi. Direktur Utama Indonesia Battery Corporation Toto Nugroho mengatakan bahwa investasi yang diamankan dari salah satu produsen baterai terbesar dari China itu bakal berlaku dari sisi hulu di tambang hingga sisi paling hilir berupa ekosistem daur ulang baterai kendaraan berbasis setrum dengan nilai US$6 miliar.“Insyaallah akhir Desember investasi dari CATL dari hulu hingga hilir akan masuk. Nanti akan ada tanggal yang akan diumumkan,” katanya, Senin (11/12).CATL, lewat PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co, Ltd. atau CBL bakal tergabung bersama dengan Indonesia Battery Corporation ke dalam Proyek Dragon. Nantinya, alokasi investasi itu bakal diserap secara bertahap dalam kurun waktu 3—4 tahun sesuai dengan lini masa pengerjaan industri baterai kendaraan listrik tersebut.CBL juga diketahui telah menyelesaikan studi kelayakan bersama dengan IBC berkaitan dengan penghiliran nikel lanjutan di sisi pemurnian, prekursor, katoda, sel baterai, hingga tahap daur ulang. Negosiasi itu dilakukan di tengah target rampungnya pabrik baterai kendaraan listrik PT Hyundai LG Industry (HLI) Green Power di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Februari tahun depan.“Yang bisa saya sampaikan dari LG, mereka akan bergerak dari sel baterai ke katoda. Untuk katoda,kami sedang negosiasi dengan mereka supaya bisa melakukan investasi di Batang,” ujarnya.Adapun, perkiraan investasi untuk proyek pabrik katoda itu mencapai di rentang US$600 juta—US$800 juta. Rencananya, investasi untuk pabrik katoda dari LG itu bakal dieksekusi Januari 2024 untuk mulai konstruksi awal. Adapun, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa CATL bakal mulai melakukan groundbreaking di Indonesia pada 2024.“Mereka [CATL] sudah mau melakukan groundbreaking pada Januari 2024,” katanya. Dalam perkembangan lain, produksi baterai dalam negeri menghadapi tantangan untuk dapat menembus pasar Amerika Serikat (AS).Negeri Paman Sam yang menjadi pasar global potensial untuk produk baterai Indonesia mengumumkan rencana untuk mengecualikan perusahaan asal China dalam penerimaan potongan pajak untuk investasi rantai pasok kendaraan listrik. Kemudian, Undang-Undang Pengurangan Inflasi atau Inflation Reduction Act (IRA) mencakup subsidi hingga US$7.500 untuk setiap kendaraan dengan energi terbarukan atau new energy vehicle.Kedua beleid tersebut secara eksplisit telah mengecualikan Foreign Entity Of Concern (FEOC). Departemen Energi dan Departemen Keuangan AS mengonfi rmasi bahwa istilah tersebut akan berlaku untuk China, Rusia, Korea Utara, dan Iran.

Pilihan Editor