BLTZ Siapkan Strategi Bisnis 2024
Bisnis bioskop diproyeksi akan terus melaju paska status pandemi Covid-19 dicabut pada pertengahan tahun ini. Makanya, para pebisnis bioskop semakin gencar melancarkan ekspansi bisnisnya di tahun depan. Salah satunya adalah PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ), emiten pengelola bioskop CGV. Direktur Graha Layar Prima, Haryani Suwirman mengatakan, BLTZ fokus melakukan ekspansi bioskop di tahun depan. Program lainnya adalah memaksimalkan alternative content movie & non movie, meningkatkan target penonton, dan memaksimalkan penjualan makanan dan minuman. Ia menjelaskan, BLTZ akan meningkatkan kerjasama dengan para distributor dan produser film, yang tentunya akan meningkatkan target penonton di tahun depan. Ia menambahkan, khusus untuk bisnis makanan dan minuman (F&B), BLTZ akan banyak melakukan inovasi dengan menghadirkan menu baru Selain juga memperkuat kerja sama dengan perbankan dan perusahaan pembiayaan lainnya untuk memperluas bisnis F&B. Terkait kinerja keuangan, BLTZ mencatatkan pendapatan sebesar Rp 796,7 miliar hingga September 2023. Angka ini naik tipis 0,34% dari periode sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 794 miliar. Meskipun mencatatkan kenaikan pendapatan, BLTZ masih mencatat rugi bersih sebesar Rp 37,49 miliar per September 2023. Angka kerugian ini lebih dalam 60,44% dibandingkan dengan periode sama tahun 2022 yang sebesar Rp 14,83 miliar. Hingga Desember 2023 ini, BLTZ telah mengoperasikan 74 bioskop dan 422 layar. Adapun beberapa film terlaris di CGV hingga kuartal III-2023 adalah film Sewu Dino dengan 854.982 penonton, FasX 714.550 penonton, dan Transformers: Rise of The Beasts sebanyak 522.627 penonton.
Postingan Terkait
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
25 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023