Perkuat Posisi agar Tak Cuma Jadi Kementerian Penyalur Bansos
Sejumlah program Kemensos sepanjang 2023 seperti perlindungan
sosial, pemberdayaan masyarakat, dan rehabilitasi sosial telah mencapai target
yang ditentukan. Akan tetapi, permasalahan data penerima dan posisi politis
anggaran perlu dibenahi agar tidak sekadar menjadi kementerian penyalur bansos.
Anggaran Kemensos sepanjang tahun anggaran 2023 sekitar Rp 62,74 triliun atau
79 % dari total anggaran sebesar Rp 79,41 triliun per November 2023. Anggaran
tersisa diproyeksikan terserap hingga 99,10 % pada akhir Desember 2023. Anggaran
program Bantuan Pangan Non tunai (BPNT) / Sembako sudah tersalur 99,23 % dari
target Rp 45,12 triliun. Sementara Program Keluarga Harapan (PKH) sukses tersalur
98,20 % dari target Rp 28,70 triliun. Sejak 2021, mekanisme pemberian bantuan
dibenahi dengan transfer uang langsung ke rekening penerima melalui bank
Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk menghindari potensi korupsi bansos,
sesuai Perpres No 63 Tahun 2017 yang menyatakan bahwa mekanisme penyaluran
bantuan social dilakukan secara nontunai.
”Dengan cara ini, bantuan sosial Program Sembako dapat dibelanjakan
sesuai kebutuhan pangan keluarga penerima,” kata Mensos Tri Rismaharini dalam
temu media, Senin (4/12). Selain itu, Program Asistensi Rehabilitasi Sosial
(Atensi) 2023 bahkan melebihi target. Sebanyak 61.097 penyandang disabilitas,
misalnya, menerima bantuan. Angka ini melebihi target yang sebanyak 51.200
penerima. ”Bantuan rehabilitasi sosial berdasarkan pada asesmen saat membantu
seseorang, jadi sifatnya lebih fleksibel berdasarkan kasus orang per orang agar
anggaran tersebut dioptimalkan sehingga kelebihan capaian target dapat
terjadi,” kata Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Pepen Nazarudin, Kamis
(21/12). Kemensos tidak mau hanya memberi masyarakat tanpa membuatnya berdaya.
Melalui program Pahlawan Ekonomi Nusantara (Pena), lebih dari 10.073 keluarga
penerima manfaat dibina untuk mengembangkan kewirausahaan dan mendapat bantuan
usaha. Mereka adalah orang-orang yang penghasilannya berada di atas upah
minimum kabupaten/kota (UMK) serta penghasilannya stabil paling tidak tiga bulan.
Sebagian besar penerima program Pena itu adalah penyandang disabilitas. (Yoga)
Perluasan Pasar Diperlukan
Kinerja ekspor Indonesia diprediksi menurun pada 2024 karena
faktor perlambatan ekonomi global dan penurunan harga komoditas. Untuk
menyiasatinya, Indonesia bisa memperluas kerja sama dengan negara-negara lain
dan memaksimalkan potensi produk ekspor. Data BPS menunjukkan, nilai ekspor Januari-November
2023 sebesar 236,41 miliar USD. Nilai itu menurun 11,83 % dibanding dengan
kinerja periode sama 2022 di 268,12 miliar USD. Pada periode yang sama, nilai
impor juga terkontraksi 6,80 %. Nilai neraca perdagangan pun turun meski tetap
mencatat surplus sebesar 33,63 miliar USD. ”Ini karena kondisi perekonomian
memburuk. Permintaan pasar berkurang, harga ikut turun. Tahun depan diprediksi tidak
berbeda meski neraca perdagangan tetap (diprediksi) akan surplus,” tutur Dirjen
Perdagangan Luar Negeri Kemendag Budi Santoso dalam konferensi daring ”Export
Outlook 2024: Menjadikan Indonesia Eksportir Utama Dunia”, Selasa (27/12).
Budi menyoroti beberapa kelompok produk ekspor mengalami
kontraksi setahun terakhir ini, di antaranya karet dan produk karet yang antara
Januari dan Oktober mengalami penurunan tahunan 23,60 %. Kemudian, sawit turun
17,52 %, tekstil dan produk tekstil turun 16,19 %, serta elektronik 4,59 %.
Kondisi perekonomian global menjadi penyebab melemahnya daya beli yang
menurunkan permintaan ekspor barang. Organisasi untuk Kerja Sama dan
Pembangunan Ekonomi (OECD), misalnya, memprediksi pertumbuhan ekonomi global
pada 2023 hanya 2,9 % dan pada 2024 turun menjadi 2,7 %. Ketua Umum Gabungan
Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno mengatakan, Perang di
wilayah Timur Tengah membuat pendistribusi
barang dari Indonesia menuju wilayah Eropa tak berani melalui Terusan Suez. ”Namun,
kita bisa alihkan ekspor ke Afrika sehingga distribusi barang tidak perlu melalui
Terusan Suez,” katanya. Apalagi Afrika, yang dihuni hampir 2 miliar penduduk,
juga menjadi pasar produk ekspor yang bagus. Benny pun menyebut beberapa produk
jadi dalam negeri yang sukses diterima pangsa pasar Afrika, seperti produk mi
instan, sabun colek, dan obat-obatan tanpa resep dokter. Selain Afrika, pasar
Timur Tengah juga dinilai punya potensi ekspor besar. (Yoga)
Harga Listrik Triwulan I-2024 Diputuskan Tetap
Kementerian ESDM memutuskan tarif tenaga listrik untuk
triwulan I-2024 bagi golongan pelanggan nonsubsidi ataupun subsidi tidak
berubah. Keputusan tersebut bertujuan menjaga daya saing para pelaku usaha,
menjaga daya beli masyarakat, serta menjaga tingkat inflasi pada 2024. ”Tarif
listrik Januari sampai Maret 2024 diputuskan tetap,” kata Dirjen Ketenagalistrikan
Kementerian ESDM Jisman P Hutajulu melalui siaran pers, Rabu (27/12). Dikutip
dari laman PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), tarif yang berlaku saat ini untuk
golongan rumah tangga dengan batas daya 900 volt ampere (VA) adalah Rp 1.352
per kilowatt jam (kWh), daya 1.300 VA dan 2.200 VA sebesar Rp 1.444,70 per kWh,
serta daya 3.500-5.500 VA sebesar Rp 1.699,53 per kWh.
Untuk bisnis 6.600 VA-200 kVA adalah Rp 1.444,70 per kWh. Selain
tarif tenaga listrik untuk 13 golongan nonsubsidi, tarif untuk 25 golongan
pelanggan bersubsidi juga tidak mengalami perubahan dan tetap diberikan subsidi
listrik. ”Termasuk di dalamnya pelanggan sosial, rumah tangga miskin, industri
kecil, dan pelanggan UMKM,” ujar Jisman. Kementerian ESDM juga mengharapkan PLN
melakukan sejumlah langkah efisiensi operasional. Selain itu, memacu penjualan
listrik secara lebih agresif dengan tetap menjaga mutu pelayanan kepada
masyarakat. (Yoga)
Pemerintah Anggarkan Subsidi KUR Rp 47,78 Triliun
LIBURAN DI BALI, YOGYAKARTA, DAN TOBA MASIH TERFAVORIT
Meski tahun baru kerap dirayakan dengan gemerlap yang kerap
diimbuhi modernitas, wisata kultural dan alam nyatanya tetap difavoritkan
wisatawan Indonesia. Yogyakarta dengan begitu banyak candi atau Bali yang
dibalut eksotisme misalnya, direncanakan meriah ditingkahi aksi musisi-musisi
kondang. Laporan tren perjalanan Oyo Travelopedia, Bali merupakan destinasi utama
merayakan Tahun Baru 2023. Platform global yang memberdayakan properti dan akomodasi
kecil itu mencatat wisata natural dan budaya menjaditujuan wisata paling
disukai turis. Sepadan dengan Airbnb yang menempatkannya di papan atas, Bali
termasuk primadona untuk menghabiskan liburan tahun baru kali ini. Tren menunjukkan
mereka ingin bermalam di kotakota ikonik yang dekat dengan obyek wisata dan
pantai indah.
Pantauan Kompas, Rabu (27/12) siang, akses masuk ke Jalan
Maliboro dari Jalan Abu Bakar Ali ditutup karena penuh. Selain di pusat kota,
wisatawan juga memadati destinasi di kawasan lereng Gunung Merapi di Kabupaten
Sleman, DIY. Bahkan, lonjakan pengunjung di daerah tersebut telah terjadi sejak
18 Desember lalu. Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) Wilayah Barat
Dardiri menyebutkan, sejak 18 Desember,
wisatawan jip tur lava Merapi paling sedikit 16.000 orang per hari. Bulan-bulan
sebelumnya, kunjungan berkisar 10.000-11.000 wisatawan per hari. Tingginya kunjungan
diperkirakan sampai tanggal 2 Januari 2024.
Di Danau Toba, Sumatera Utara, dengan panorama alam yang
menawan, para pengelola hotel, taman bermain, dan restoran juga gencar berpromosi
untuk memikat tamu-tamu. ”Umumnya terpencar-pencar,” ujar Ketua Asosiasi Pelaku
Pariwisata Indonesia Kabupaten Samosir Ombang Siboro. Setiap hotel, contohnya,
mengadakan pertunjukan musik, gim, dan makan malam. Tak sedikit tamu yang
membawa kembang api untuk dinyalakan pada tengah malam. Di Simalungun, keramaianumumnya terkonsentrasi
di Parapat, demikian pula Toba dengan massa yang berhimpun di Balige. ”Kalau
hotel, bikinnya mandiri. Trip ke Danau Toba, sepanjang tepiannya yang cantic bisa
diamati. Air terjun di Samosir juga bagus,” tutur Ombang. (Yoga)
TPA Modern dan Ironi Tukang Sampah
Jalan di depan kompleks Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Jatim,
Rabu (20/12) penuh sampah dan lelehan air lindi berbau tidak sedap. Tumpukan sampah
itu adalah wujud protes ratusan tukang sampah di Sidoarjo terkait tarif pengiriman
sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir Griyo Mulyo. TPA modern itu beberapa hari
sebelumnya diresmikan oleh Presiden Jokowi. Rabu pagi itu, 200 tukang angkut
sampah dari sejumlah desa berkumpul di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. Mereka
membawa serta gerobak berisi sampah yang baru dipungut dari rumah-rumah warga.
Mereka datang untuk menyampaikan aspirasi terkait pengenaan tarif angkut sampah
ke TPA Griyo Mulyo yang dinilai memberatkan. Koordinator lapangan demonstrasi
itu, Dimas, menyatakan kekecewaan mereka karena perwakilan pendemo tak ditemui
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali. Mereka memprotes kebijakan pemda yang mengenakan
tarif pengangkutan sampah dari tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) atau
tempat penampungan sementara (TPS) ke TPA Griyo Mulyo. Pendemo menginginkan
biaya angkut itu gratis.
”Tarifnya terlalu tinggi, tidak relevan, sehingga merugikan
pengelola TPST,” ujar Dimas. Setelah berorasi, dan tidak kunjung ditemui
bupati, peserta aksi menumpahkan lebih dari 5 ton sampah dari truk di sepanjang
jalan di depan pendopo. Sampah yang berceceran itu mengotori jalan dan
menguarkan bau busuk di sekitar Alun-alun Sidoarjo. Aksi para tukang sampah itu
menyiratkan ironi. Sebab, seharusnya mereka menjadi bagian dari solusi dalam
pengelolaan sampah di Sidoarjo. Apalagi, Sidoarjo baru saja memiliki TPA sampah
yang dikelola secara modern bernama TPA Griyo Mulyo yang pembangunannya di atas
lahan seluas 29 hektar ini memakan anggaran Rp 384 miliar dari Kementerian PUPR.
Kapasitas TPA 1,65 juta meter kubik dengan daya tampung harian 450 ton.
Pengelola TPA memberlakukan pembayaran sampah berdasarkan
volume yang dibuang. Sebagai gambaran, biaya angkut dan pemrosesan sampah per 1
ton Rp 100.000. Pengenaan tarif inilah yang memicu protes dari tukang sampah.
Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) TPA Griyo Mulyo Hajid Arif Hidayat mengatakan,
penentuan tarif sudah sesuai ketentuan perundangan, dihitung secara cermat oleh
konsultan dan telah didiskusikan dengan pengelola TPS dan TPS 3R. ”Dari 157 TPS
dan TPS 3R, hanya 17 tempat yang protes. Mereka menuntut biayanya digratiskan.
Padahal, mereka juga menarik retribusi sampah dari rumah tangga,” ucap Hajid. Pemrosesan
sampah tidak bisa digratiskan, sesuai Permendagri serta Perda No 6 Tahun 2012 tentang
Pengelolaan Sampah dan Retribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan. Kadis Lingkungan
Hidup dan Kebersihan (LHK) Sidoarjo Bahrul Amig mengatakan, volume sampah rumah
tangga di wilayahnya berkisar 600-1.000 ton per hari. Dari jumlah tersebut,
hanya 20 % yang bernilai ekonomi. Sisanya, 80 %, menjadi residu yang menumpuk
jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, kebijakan pengenaan tarif
untuk pembuangan sampah di TPA Griyo Mulyo tidak semata soal nominal uang,
tetapi bagian upaya mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. (Yoga)
Menanti Rezeki dari Efek Januari
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mantap melaju di atas 7.200. Usai terdorong
window dressing
dan
Santa Claus rally
di akhir tahun ini, pasar bersiap menyambut
january effect.
January effect
adalah fenomena kenaikan harga saham yang biasanya terjadi sepekan sebelum pergantian tahun dan dua pekan di bulan Januari.
January effect
tak selalu terjadi, dan berbeda di setiap negara, tergantung sejumlah sentimen yang mengiringi.
Catatan KONTAN, pada awal 2023 lalu,
january effect
tidak terjadi di pasar Indonesia. Tapi, di Hong Kong, bursa saham merekah dengan kenaikan 11,15% di pekan terakhir Desember hingga dua pekan pertama Januari.
Grandly Christophel, Analis &
Branch Manager
Jasa Utama Capital Sekuritas Manado mengamati, biasanya
january effect
hanya terjadi pada awal bulan, sebagai lanjutan
window dressing. Menurut dia, tanda-tanda kehadiran
january effect
terlihat dari posisi IHSG pada penutupan tahun.
CEO Edvisor Profina Visindo Praska Putrantyo menambahkan, probabilitas
january effect
hanya 60% setelah
rally
di akhir tahun. Ada sejumlah rilis data ekonomi penting. Misalnya, inflasi domestik, FOMC Minutes, data tenaga kerja Amerika Serikat (AS), rilis data inflasi AS, hingga rilis pertumbuhan ekonomi dan indeks manufaktur China.
Associate Director
Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus menyarankan investo masuk ke saham-saham sektor perbankan, barang konsumsi, ritel, serta transportasi dan logistik hingga Januari 2024. Saham pilihannya BBCA, BBRI, BBNI, BMRI, ASII, INDF, ICBP, MYOR dan AMRT.
Sedangkan Grandly melihat saham perbankan sebagai pilihan menarik untuk mulai dikoleksi. Rekomendasinya adalah BBRI, dan BBTN.
Chartered Financial Analyst Head of Research & Fund Manager
Syailendra Capital, Rizki Jauhari mengingatkan, sentimen
january effect
bersifat taktis dibanding katalis positif yang struktural. Ia menyarankan investor menyesuaikan posisi investasi dengan profil risiko.
Realisasi Belanja Daerah Masih Minim
Realisasi belanja daerah tercatat masih minim di sisa akhir tahun 2023. Hingga 26 Desember 2023, tercatat baru terealisasi Rp 976,22 triliun atau baru 75,97% dari target Rp 1.285,08 triliun.
Mengutip data sistem informasi keuangan daerah (SIKD) dari laman resmi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan, realisasi tersebut terdiri dari belanja pegawai yang sudah tersalurkan sebesar Rp 350,05 triliun atau 81,89% dari target.
Kemudian, penyerapan belanja barang dan jasa baru tersalurkan Rp 272,7 triliun atau 73% dari target. Lalu, realisasi belanja modal tersalurkan senilai Rp 133,8 triliun atau 62,7% dari target. Terakhir belanja lainnya baru tersalurkan Rp 219,57 triliun atau 79,89% dari target.
Kepala Pusat Ekonomi Makro dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman menyayangkan, pemerintah daerah (pemda) sering kali melakukan belanja namun pembayaran atas belanja itu ditumpuk dan baru dibayarkan di akhir tahun. Ia menilai, meski ada transaksi belanja, dampak ke perekonomian atas belanja tersebut akan berbeda, antara dibayarkan sesuai dengan tenggat kontrak dan di luar waktu kontrak.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta agar percepatan belanja pemerintah pusat dan daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 bisa langsung dieksekusi pada awal tahun. Ia juga mengimbau agar kebiasaan ini tidak diterapkan tahun depan. Khususnya untuk daerah yang realisasi belanjanya yang hingga Oktober 2023 baru mencapai 63%.
KSEI Bidik 2,5 Juta Investor Baru
BERKELIT DARI DEFISIT TRANSAKSI BERJALAN
Masih lemahnya aktivitas ekspor-impor menjadi batu sandungan bagi performa neraca transaksi berjalan pada tahun ini yang diperkirakan defisit, setelah pada tahun lalu mencatatkan surplus 1% dari produk domestik bruto (PDB). World Bank dalam Prospek Ekonomi Indonesia Desember 2023, memperkirakan neraca transaksi berjalan mencatatkan defisit 0,1% dari PDB pada tahun ini, akibat terus menyusutnya neraca transaksi barang alias aktivitas ekspor-impor. Proyeksi tersebut lebih optimistis dibandingkan dengan prediksi kalangan ekonom yang mengestimasi defisit transaksi berjalan tahun ini di kisaran 0,2%—0,4% terhadap PDB. Dalam laporan terpisah berjudul Migration and Development Brief 39, World Bank (Bank Dunia) memandang terbatasnya defisit transaksi berjalan terbantu oleh meningkatnya remitansi pekerja migran pada tahun ini, yakni US$11 miliar, naik dibandingkan dengan realisasi 2022 senilai US$9,71 miliar. Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Wahyu Agung Nugroho mengatakan faktor itulah kemudian yang mendorong bank sentral untuk memproyeksikan neraca transaksi berjalan dalam rentang yang cukup longgar. "Current account 2023 kami perkirakan berkisar antara defisit 0,4% PDB sampai dengan surplus 0,4% PDB. Jadi relatif balance," katanya. Tekanan pada tahun depan masih tak kalah berat. Hal ini tecermin dari ekspektasi pemerintah yang dalam berbagai kesempatan menjelaskan bahwa moderasi harga komoditas sumber daya alam (SDA) akan berlanjut pada 2024.
Bahkan, World Bank memperkirakan defisit neraca transaksi berjalan pada warsa depan berada pada posisi defisit 0,7% terhadap PDB. "Untuk tahun 2024 defisit 0,1% sampai dengan defisit 0,9% PDB, sejalan dengan pemulihan ekonomi domestik yang terus berlanjut. Defisit ini masih aman," tegas Wahyu. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu menambahkan kinerja neraca perdagangan yang masih surplus mencerminkan ketahanan eksternal Indonesia yang masih terjaga di tengah peningkatan risiko global. Defisit transaksi berjalan memang tidak selalu dikonotasikan negatif, sepanjang pergerakannya dikendalikan oleh derasnya aliran investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI). Dalam konteks ini, defisit transaksi berjalan bisa dimaknai positif karena disebabkan oleh masuknya investasi asing yang memberikan daya dorong ke ekonomi karena terpacunya sisi produksi. Di sisi lain, harapan dari investasi asing masih kecil mengingat maraknya aksi wait and see pelaku usaha baik di dalam maupun luar negeri. Ini lantaran adanya proses politik pergantian kepemimpinan di Indonesia mulai akhir tahun ini hingga pelantikan pada Oktober tahun depan. Kalangan ekonom memandang perdagangan masih menjadi penekan utama transaksi berjalan baik pada tahun ini maupun tahun depan. Di sisi lain, kenaikan remitansi pekerja migran masih belum mampu mengompensasi penggerusan ekspor tersebut. Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky mengatakan defisit transaksi berjalan akan berlanjut pada tahun depan seiring dengan perlambatan ekonomi dunia yang membatasi geliat ekspor. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics Indonesia Mohammad Faisal menambahkan faktor lain yang perlu dibenahi oleh pemerintah adalah neraca jasa, yang belum mampu sepenuhnya pulih seperti prapandemi.









