Asa Saat Jakarta Bukan Lagi Ibu Kota
Malam Muda Mudi Jakarta
Kota Global, Minggu (31/12/2023) menutup tahun terakhir Jakarta sebagai ibu kota
negara. Pemerintah berencana menggelar upacara Hari Ulang Tahun Ke-79 Republik
Indonesia di Ibu Kota Nusantara, Kaltim, sebagai titik awal perpindahan ibu
kota negara dari Jakarta ke IKN. Saat malam muda mudi itu, warga larut dalam
euforia. Ada berbagai hiburan, seperti karnaval, konser, atraksi drone, dan
pesta kembang api, yang dipusatkan di Bundaran HI. Seiring euforia itu, warga
berharap kota ini tetap eksis dan tumbuh jadi tempat yang nyaman untuk berkarya
serta mampu menuntaskan problemnya, seperti kemacetan, banjir, dan polusi
udara. Aldila Damayanti (28), salah satu warga, meyakini Jakarta akan
berkembang jadi kota modern meski ibu kota negara pindah ke IKN. ”Masalah
klasik, seperti kemiskinan, harus diselesaikan hingga tuntas,” katanya, Senin
(1/1/2024).
Menurut Yoga Dwi Pratama (25),
warga Jakbar, perpindahan ibu kota negara bakal mengurangi beban Jakarta. Pemprov
DKI Jakarta bisa fokus menjadikan Jakarta sebagai kota modern yang mengutamakan
pelayanan ekonomi. Indy Prameswari (20), warga Jakpus ingin Jakarta tetap jadi tempat
berkarya bagi seluruh lapisan masyarakat. Di sisi lain, Indy berharap kepadatan
dan kemacetan Jakarta bisa terurai dengan pemindahan itu. ”Saya juga berharap
transportasi massal di Jakarta semakin maju dan mampu mendorong warga beralih
moda transportasi (umum),” ucap Indy. Tak melulu soal pembangunan fisik, warga
juga berharap makin sejahtera. Amilia (48), pemilik warung makan di Jakpus,
ingin pemerintah senantiasa memberikan fasilitas permodalan bagi pelaku UMKM
seperti dirinya.
Wisnu Heryanto (30),
berharap kehidupan warga lebih baik dengan meningkatnya roda ekonomi, layanan publik,
infrastruktur, serta teknologi seiring pembangunan menuju kota global. Namun, pembangunan
itu tidak mengesampingkan kebudayaan Betawi dan pelestariannya harus tetap
berjalan di tengah perubahan zaman Seiring rencana pemindahan ibu kota negara,
Jakarta menegaskan diri untuk jadi kota global. Pj Gubernur DKI Jakarta Heru
Budi Hartono berulang kali menyampaikan hal itu. Dalam opininya di Kompas pada
9 Juni 2023, Heru menyebut Jakarta terus berbenah mempersiapkan diri menjadi
kota global, menyongsong perpindahan ibu kota negara ke IKN, yang akan efektif
pada 2024. Kendati tidak lagi menyandang status ibu kota negara nantinya,
Jakarta berupaya mewujudkan kota modern yang memenuhi syarat sebagai kota
global. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023