Industri Pertahanan Nasional Bisa Jadi Pemain Global
Industri pertahanan dalam negeri yang kuat dan mandiri menjadi persyaratan bagi terciptanya keamanan nasional, selain bisa mendatangkan manfaat tambahan seperti terciptanya lapangan pekerjaan serta perekonomian domestik yang meningkat. Melalui sejumlah langkah tranformasi, Indonesiapun dinilai berpeluang memiliki industri pertahanan yang mandiri dan bahkan mampu bersaing di kancah global. Berdasarkan temuan dari Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhamnas RI), hingga kini masih terdapat empat kelemahan dari industri pertahanan Indonesia. Pertama, terjadi stagnasi alokasi anggaran pertahanan sebesar 0,8% dari produk domestik bruto (PDB). Kedua, industri pertahanan Inddonesia belum menunjukkan heliks dan rantai pasok (supplay chain) yang memadai akibat dominasi BUMN dalam ekosistemnya. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023