PHK di Tengah Keramaian Pemilu
Pekan lalu, media sosial gempar membahas PHK yang diam-diam
terjadi di sejumlah perusahaan rintisan bidang teknologi atau start up. Warganet
memberikan deretan nama start up yang melakukan PHK, di antaranya Flip (start up
teknologi finansial untuk pembayaran) dan Lazada (lokapasar tingkat Asia
Tenggara). Dalam keterangan resminya, Flip menyatakan keputusan memangkas
karyawan ditempuh perusahaan demi menjamin keberlangsungan bisnis. Kondisi
perekonomian global yang tak menentu juga jadi alasan. Lazada dikabarkan
mengurangi 30 % pekerjanya di wilayah Asia Tenggara. Beberapa pos eksekutif di
kawasan pun dipangkas. Keputusan Lazada itu dilakukan mendadak. The South China
Morning Post pada Jumat (5/1/2024) menurunkan pernyataan The National Trades
Union Congress (NTUC).
Isinya, NTUC dan serikat afiliasinya, Food Drinks and Allied
Workers Union (FDAWU), kecewa karena Lazada tidak memberi tahu dan
berkonsultasi dengan FDAWU. Apalagi, pekerja Lazada tergabung dalam serikat pekerja
di bawah FDAWU. Mengutip CNA, PHK masih berlangsung. Jubir Lazada mengatakan,
perusahaan membuat penyesuaian untuk mentransformasi tenaga kerja. Koordinator
Divisi Advokasi dan Pendampingan Hukum Serikat Pekerja Media dan Industri
Kreatif untuk Demokrasi (Sindikasi) Jabodetabek Setyo A Saputro, Minggu (14/1) di
Jakarta mengatakan, selain start up dan perusahaan teknologi besar, beberapa
perusahaan yang bergerak di sektor media juga melakukan PHK beberapa minggu
terakhir.
Aksi tersebut tidak banyak terdengar di masyarakat luas. Pekerja
yang menjadi korban sempat berdiskusi mengenai hak-hak setelah terkena PHK,
tetapi jarang berlanjut ke pengadilan hubungan industrial. Pada Pemilu 2024 para
capres-cawapres juga menyertakan gagasan tentang ekonomi digital, seperti
digitalisasi dalam UMKM dan start up, ekonomi digital sebagai sumber
pertumbuhan, seperti meratakan literasi digital. Setyo khawatir, industri
digital cuma jadi komoditas politik. ”Belum ada kejelasan program untuk
mendorong ekonomi digital. Digitalisasi industri dilepas begitu saja. Kalaupun
terjadi PHK, PHK terjadi dalam suasana silent yang kami duga karena kesadaran
hak pekerja di antara karyawan belum masif,” kata Setyo. Di sisi lain, omnibus
law Cipta Kerja mengubah beberapa ketentuan PHK. Dulu PHK karena rugi sehingga
operasionalisasi harus tutup permanen. Kini, perusahaan tidak perlu tutup
permanen. (Yoga)
Pasar Tuna Olahan Berpotensi Naik
Pemerintah berhasil mencapai kesepakatan pembebasan tarif ekspor
untuk empat komoditas olahan ke Jepang. Produk ekspor tuna olahanasal Indonesia
ke Jepang beberapa tahun terakhir terus meningkat. Tarif ekspor 0 % tersebut
berlaku untuk empat kode HS, yakni ekspor tuna kaleng dan cakalang kaleng dari
semula 9,6 % menjadi 0 % serta pos tarif ekspor katsuobushi dengan kode HS
1604.14-091 dan tuna lain dengan kode HS 1604.14-099 dari semula 9,6 % menjadi
0 %. Otoritas Jepang terlebih dulu memberikan eliminasi tarif untuk pos tarif
tuna kaleng Filipina, Thailand, dan Vietnam. Kementerian Kelautan dan Perikanan
(KKP) merilis, pada tahun 2022 Jepang mengimpor produk tuna-cakalang olahan dengan
empat kode HS tersebut sebesar 395 juta USD.
Pemasok utamanya Thailand (58 %), diikuti Indonesia (17,96
%), Filipina (16 %), dan Vietnam (4 %). Total produk tuna-cakalang yang diimpor
Jepang senilai 2,2 miliar USD, kedua terbesar di dunia setelah AS. Dimana
pasokan Indonesia senilai 154 juta USD (7 %) atau urutan ke-6 negara pengekspor
tuna-cakalang ke Jepang. Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan
Perikanan KKP Budi Sulistiyo, pekan lalu mengemukakan, tarif 0 % memberikan
peluang signifikan terhadap peningkatan pasar ekspor tuna olahan ke Jepang. Hal
ini mengingat pihak Jepang sejak perjanjian Kemitraan Ekonomi Indonesia-Jepang
(IJEPA) berlaku tahun 2007 tidak memberikan tarif preferensi terhadap produk
tuna olahan kepada Indonesia.
Daya saing produk tuna Indonesia di pasar Jepang diharapkan
akan terus meningat mengingat Thailand sebagai kompetitor sudah lebih dulu
menikmati tarif preferensi produk olahan tuna. ”Dengan tarif 0 % ini, diharapkan
pada lima tahun ke depan ekspor tuna dan cakalang Indonesia meningkat 20 %.
Selain itu, mendorong peningkatan akses pasar tuna olahan Indonesia ke Jepang.
Ini juga diharapkan dapat meningkatkan investasi pengolahan produk tuna olahan,
baik PMDN maupun PMA, dan meningkatkan hilirasi industri tuna di Indonesia,” katanya
saat dihubungi, Minggu (14/1/2024). (Yoga)
Menempa ”Perisai” Krisis Pangan di Tahun Politik
Gejolak stok dan harga pangan kerap menjadi ”peluru” politik
untuk menumbangkan lawan. Menjelang pesta demokrasi 2024, ”peluru” itu kian
tajam. Pemerintah, yang selalu menjadi sasaran tembak, menempa perisai krisis
pangan. Hingga pekan kedua Januari 2024, harga sejumlah pangan pokok masih
tinggi, terutama beras dan gula pasir atau konsumsi. Berdasarkan Panel Harga
Pangan Bapanas, per Sabtu (13/1) harga rata-rata nasional beras medium dan gula
pasir masing-masing Rp 13.290 per kg dan Rp 17.330 per kg. Harga beras medium
masih di atas HET yang ditetapkan pemerintah berdasarkan zonasi, yakni Rp
10.900-Rp 11.800 per kg. Begitu juga gula pasir, harganya di atas harga acuan
penjualan di tingkat konsumen yang ditetapkan pemerintah berdasarkan wilayah,
yakni Rp 16.000-Rp 17.000 per kg.
Harga kedua komoditas pangan pokok itu masih tinggi lantaran
penurunan produksi akibat El Nino. Selain itu, keduanya tengah berada pada fase
paceklik. Panen raya padi diperkirakan baru terjadi pada April-Mei 2024,
sedangkan musim giling tebu baru akan mulai pada Mei 2024. emerintah telah
menempa ”perisai” untuk menangkal kekurangan stok dan kenaikan harga, Bapanas
telah menetapkan jumlah stok 13 bahan pangan pokok untuk cadangan pangan
pemerintah (CPP). Kementan berupaya menambah stok beras di fase paceklik
sembari menunggu realisasi panen raya. Pemerintah juga telah menetapkan kuota
impor beras sebanyak 2 juta ton serta gula mentah dan konsumsi sebanyak 745.000
ton.
Kemendag juga telah menerbitkan persetujuan impor (PI)
sejumlah pangan pokok yang dibutuhkan di dalam negeri. Kepala Bapanas Arief Prasetyo
Adi mengatakan, salah satu tantangan ketahanan pangan pada tahun ini adalah ancaman
ketersediaan pangan di tengah kondisi ketidakpastian global. Untuk itu,
penguatan CPP perlu dilakukan, baik melalui peningkatan kapasitas penyimpanan
dan distribusi maupun koordinasi yang lebih baik antara pemerintah dan sektor
swasta. ”CPP itu akan dikelola Perum Bulog dan ID Food. Untuk merealisasikan
CPP itu, kami telah menyediakan dana Rp 28,7 triliun yang akan digulirkan
kepada dua badan usaha milik negara itu,” ujarnya. (Yoga)
Vietnam Akan Bangun Pabrik Mobil Listrik di RI
Perusahaan produsen kendaraan listrik Vietnam, VinFast, siap
untuk berinvestasi membangun pabrik di Indonesia. Total penanaman modal
diperkirakan mencapai 1,2 miliar dollar AS. Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita
mengatakan, rencana investasi itu diterima setelah pihaknya mendampingi
Presiden Jokowi bertemu dengan perwakilan VinFast di Vietnam. Agus menjelaskan,
VinFast sedang mengidentifikasi lokasi yang cocok untuk mendirikan pabrik di
Indonesia dengan kebutuhan lahan sekitar 240 hektar. ”Kami sangat mengapresiasi
rencana investasi VinFast karena akan turut mendukung pengembangan ekosistem
kendaraan listrik di Indonesia mengingat potensi yang besar di Indonesia,” ujar
Agus dalam keterangannya, akhir pekan lalu.VinFast akan berkolaborasi dengan
perusahaan dalam negeri untuk proses produksi.
Selain itu, VinFast akan bermitra dengan perusahaan transportasi
dan penyedia jasa teknologi dalam rangka ekspansi untuk kendaraan taksi
listrik. VinFast juga berminat membuat bus listrik. Bahkan, mereka juga ingin berinvestasi
di Ibu Kota Nusantara. Terkait rencana investasi VinFast ini, Pemerintah
Indonesia akan memberikan sejumlah insentif yang dapat dimanfaatkan oleh
perusahaan, termasuk untuk industri kendaraan listrik, antara lain fasilitas
tax holiday, tax allowance, insentif bea masuk, serta insentif Pajak Penjualan
atas Barang Mewah (PPnBM). Pada tahap produksi, VinFast bisa memanfaatkan
fasilitas tarif 0 % untuk skema impor completely knock down (CKD) atau
incompletely knock down (IKD) yang diatur dalam Permenperin No 29 Tahun 2023.
Selain itu, fasilitas PPnBM 0 % juga dapat dimanfaatkan jika mencapai
persyaratan minimum kandungan lokal sebagaimana Perpres No 79 Tahun 2023. (Yoga)
Pemerintah Janjikan Insentif Biaya Frekuensi
Prospek Cerah Mobil Listrik
BTS Beroperasi di Depok, Tarif Digratiskan Dua Tahun
Kemenhub melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ)
akan menghadirkan layanan bus berbasis skema pembelian layanan atau buy the
service (BTS) di Kota Depok, Jabar. Skema ini diharapkan dapat mengurangi
masalah kemacetan di Jabodetabek serta membangkitkan minat masyarakat menggunakan
transportasi umum. Menyusul penerapan di Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor, BPTJ melakukan
penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding / MoU) bersama
Pemkot Depok mengenai layanan bus berbasis BTS di Depok, Jumat (12/1). Namun,
belum diumumkan kapan layanan ini mulai beroperasi.
BTS merupakan layanan jasa angkutan massal perkotaan berupa
bus yang memperkuat konektivitas moda transportasi. Layanan ini termasuk salah satu
upaya pemerintah pusat dalam rangka menyediakan layanan angkutan umum yang memadai
dan menjangkau semua wilayah. Plt Kepala BPTJ Suharto, Minggu (14/1), mengatakan,
perluasan layanan BTS di daerah-daerah Bodetabek merupakan hal penting yang
terus diupayakan. Angkutan massal dengan program BTS akan menyediakan layanan
yang aman dan nyaman. Sebagai proyek rintisan layanan BTS di Kota Depok, rute pertamanya yaitu dari Terminal Margonda menuju Stasiun LRT Jabodebek
Harjamukti.
Rute tersebut merupakan rute prioritas dari lima rute yang
diusulkan oleh Pemkot Depok dan terintegrasi langsung dengan layanan LRT Jabodebek.
”Rencana operasi secepat nya, tergantung kesiapan Pemkot Depok terkait apakah
halte atau bus stop sudah siap. Menurut rencana, kami akan mengoperasikan 13
bus medium dan 12 titik lokasi pemberhentian bus dari terminal Margonda hingga
Stasiun LRT Harjamukti,” kata Suharto. BTS di Depok akan menggunakan bus
listrik, dilengkapi fasilitas yang nyaman, seperti penyejuk ruangan (AC), jaringan
internet nirkabel (Wi- fi), dan kursi yang empuk. (Yoga)
PEREMPUAN DESA MANGKIT BERDIKARI DENGAN SERTIFIKAT TANAH
Para perempuan di Desa Mangkit, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulut,
menjadi aktor aktif dalam redistribusi lahan di desa mereka. Mereka berjuang
memvalidasi setiap jengkal tanah dan lahan yang dimiliki oleh warga. Perjuangan
mereka pun berbuah manis. Tak pernah terpikir oleh Nova Kalompo (45) bahwa ia
dapat mendirikan warung kelontong di halaman rumah. Sebab, hari-harinya selalu dihantui
kekhawatiran akan pengusiran dari rumah ataupun kebunnya di Desa Mangkit. Semua
berbalik sejak 29 Oktober 2018 ketika Gubernur, bupati, serta jajaran pejabat lain
hadir dalam acara seremonial untuk membagikan 515 sertifikat lahan perkebunan
eks hak guna usaha (HGU) kepada Nova dan ratusan warga lainnya dalam rangka
reforma agraria.
Pada awal 2019, warga kembali menerima sertifikat lahan, untuk
tanah tempat rumah mereka berdiri sejumlah 535 buah sehingga secara keseluruhan
ada 1.050 sertifikat yang diterbitkan untuk meredistribusi tanah negara seluas
444,46 hektar. ”Kehidupan berubah 180 derajat dari sebelum torang dapat sertifikat.
Torang dulu cuma mengandalkan suami. Sekarang, sudah. So merdeka,” kata Nova
dengan mata berbinar-binar di teras rumahnya, Selasa (9/1/2024) siang. Tak lama
setelah itu, Nova membawa sertifikat tanah rumahnya yang berukuran 10 x 20
meter ke sebuah bank di Ratahan, ibu kota Minahasa Tenggara, sebagai agunan
demi mendapatkan kredit usaha rakyat (KUR) senilai Rp 50 juta.
Berkat pinjaman tersebut, selama empat tahun terakhir, ibu
dua anak tersebut dapat menyebut dirinya wirausahawati. Warga desa pun silih
berganti singgah di warungnya untuk membeli segala macam kebutuhan sehari-hari,
mulai dari beras, air mineral, telur, makanan ringan, sampai sabun cuci. Penghasilan bersihnya sebulan, selalu
melampaui Rp 1 juta. Nova juga menjadi pemilik sah lahan garapan seluas 0,49
hektar, hasil bagi rata dengan suaminya. Baru-baru ini, mereka panen cengkeh
dari 100 pohon. Nilai penjualan nantinya diperkirakan mencapai Rp 20 juta. (Yoga)









