EKONOMI BATAM 2023 TUMBUH 7,04%,UNGGULI KEPRI DAN NASIONAL
Perekonomian Batam tumbuh pesat di tahun 2023 kemarin. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, pertumbuhan ekonomi Batam tumbuh 7,04%, jauh di atas pertumbuhan ekonomi Kepri sebesar 5,2%, serta perekonomian nasional sebesar 5,05%. Sebelumnya, angka 7% pernah dicapai Batam terakhir kali pada tahun 2013, dimana saat itu perekonomian tumbuh sebesar 7,18%. Dalam rilisnya, BPS Batam menyebut sejumlah sektor yang berkontribusi terhadap tumbuhnya perekonomian Batam, yakni sektor industri pengolahan (56%), konstruksi (21,35%), perdagangan besar dan eceran (6,10%), jasa keuangan dan asuransi (3,39%), informasi dan komunikasi (2,85%), dan penyediaan akomodasi makan minum (1,92%). Jika dikaji berdasarkan tingkat pertumbuhan, maka sektor yang paling pesat itu sektor penyediaan akomodasi makan minum (30,95%), lalu informasi dan komunikasi (18,50%), transportasi dan pergudangan (15,48%), konstruksi (9,86%), serta perdagangan besar dan eceran (9,50%). Pertumbuhan ekonomi tahun 2023 merupakan kulminasi dari perkembangan positif Batam yang terus pulih pasca Covid-19. Berdasarkan data BPS, perekonomian Batam sempat anjlok saat pandemi di 2020 sebesar -2,55%. Lalu memasuki 2021, naik menjadi 4,75%. Angka tersebut terus tumbuh di 2022 jadi 6,84%, dan terakhir tahun lalu di angka 7,04%. Pertumbuhan ekonomi juga sejalan dengan perkembangan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Batam. Pada tahun 2020 saat perekonomian terkontraksi hebat, PDRB Batam hanya sebesar Rp 106 triliun, lalu naik menjadi Rp 111 triliun di 2021. Tahun berikutnya terus tumbuh hingga Rp 118,6 triliun, dan di 2023 capai Rp 127 triliun. Melihat hasil positif tersebut, Badan Pengusahaan (BP) Batam akan melanjutkan program kerja berupa pembangunan infrastruktur, untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi tetap tinggi. BP Batam juga melihat banyaknya gerai kuliner yang buka di Batam ikut mendorong pertumbuhan ekonomi, ditambah lagi dengan pesatnya pembangunan yang mendorong sektor konstruksi tumbuh. Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan perekonomian Batam terus tumbuh dari 2022, dimana saat itu mencapai 6,84%. Dengan capaian positif di 2023, Batam berada di atas angin dan diyakini akan terus melanjutkan tren positif tersebut. Selanjutnya sektor konstruksi yang cukup signi kan di tahun 2023, dimana terjadi pembangunan jalan koridor utama dari simpang Laluan Madani hingga ke Simpang Bundaran Punggur. “Jalan yang sebelumnya terdiri dari 2 jalur, ditambah masing-masing 3 lajur kiri dan tiga lajur kanan, sehingga menjadi 5 lajur,” kata Rudi.
Kemudian sektor transportasi serta jasa lainnya, juga naik cukup pesat seiring dengan banyaknya kunjungan wisatawan selama tahun 2023 ke Kota Batam.
Di sektor pertanian, wabah virus demam babi Afrika membuat populasi babi berkurang 75% di peternakan Pulau Bulan. Bulan Mei 2023 ekspor Babi ke Singapura dihentikan.
Berikutnya adalah program yang berkaitan dengan pemulihan investasi. Khususnya terhadap empat sektor prioritas yang terdiri dari manufaktur; jasa dan pengembangan jasa kesehatan; UMKM serta industri kreatif dan logistik. Kemudian, sektor-sektor lainnya yang menyasar kepada utilitas perkotaan, pemerataan sarana transportasi, dan pengembangan infrastruktur pendukung kemajuan investasi.
Terpisah, Kepala BPS Batam, Agus Kadaryanto mengatakan perekonomian Batam terus menanjak sejak 2021. Saat itu kota industri ini baru mulai pemulihan saat kasus Covid-19 melandai.
Secara umum, struktur perekonomian Kota Batam tahun 2023 tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Struktur ekonomi menurut pengeluaran didominasi oleh komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 47,09%, diikuti oleh komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 39,64%, komponen Konsumsi Lembaga Non Profit yang melayani Rumah Tangga (LNPRT) sebesar 11,12%, komponen Pengeluaran Net Ekspor sebesar 4,69%, dan komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 1,29%.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Batam, Dahlina Nopilawati mengatakan TPK di Batam mengalami penurunan signifikan. “Peningkatan ekonomi juga berdampak pada penurunan tingkat pengangguran di Batam, dimana pada 2023 berada diangka 8,14%, sementara pada 2022 di angka 9,56%,” katanya saat Musrenbang Tingkat Batam di Hotel Radisson beberapa waktu lalu. Selanjutnya ada 4 sektor yang mengalami peningkatan, sehingga ikut menggerakkan roda perekonomian. Keempat sektor ini juga membuka lapangan pekerjaan baru, sehingga ikut mengurangi tingkat pengangguran. “Keempat sektor tersebut antara lain, sektor penyedia akomodasi dan makanan yang mencapai 30,95%, sektor jasa yang mencapai 25,80%, sektor informasi dan komunkasi sebesar 18,50%, serta sektor transportasi dan pergudangan yang mencapai 15,48%,” tuturnya.
Manisnya Nostalgia dalam Kudapan Lebaran
Pajak Petisah, Roma Sitorus (51) menyebut Pasar Petisah di
Medan, Sumut, tujuannya membeli bahan makanan persiapan Lebaran. Pepaya dan
kolang-kaling menjadi yang wajib dibeli untuk diolah menjadi manisan atau
halua. ”Biasanya biar cantik dia,
dibiarkan 14 hari kalau pepaya. Warnanya jadi cantik, rasanya meresap,” ungkap
Roma, Rabu (20/3). Halua atau halwa yang merupakan serapan dari Bahasa Arab,
berarti manis, merupakan penganan yang wajib ada di rumah Roma saat Idul Fitri.
Kudapan ini khas di kawasan Medan Langkat yang terpengaruh budaya Melayu,
sampai di Kisaran, Asahan, Sumut, tempat keluarga besar Roma berasal.
Untuk membuat manisan pepaya, Roma membutuhkan 2,5 kg pepaya
mengkal, untuk menghasilkan 4 stoples sedang manisan yang lalu ia bagikan kepada
mertua dan adik iparnya. Sisanya merupakan jatah di rumah, untuk dimakan keluarga
atau disuguhkan kepada tamu. Manisan kolang-kaling, pembuatannya jauh lebih cepat
dan tak butuh banyak gula. Kekhasannya justru ada pada rendaman sirop Kurnia
yang menjadi favorit orang Medan.
Di Makassar, Sulsel, bagi Eppy Ashariyati Salam (48) Lebaran
adalah barongko. Menyajikan barongko di hari Lebaran untuk Eppy dan saudara-saudaranya
serupa menghadirkan bapak yang sudah berpulang sejak tahun 2000. ”Bapak suka
sekali makan barongko. Setiap Lebaran selalu minta dibuatkan. Dulu jika sibuk,
kadang kami buat, kadang tidak. Namun, sejak bapak meninggal, kue ini kami hadirkan
setiap Lebaran. Bahkan, jika tak membuat sendiri, kami akan pesan khusus,” katanya.
Barongko adalah kue basah terbuat dari pisang.
Daging bagian luar pisang diambil dan dihaluskan, lalu
dicampur gula dan telur, dibungkus daun pisang dan dikukus. Barongko lebih
nikmat saat disajikan dingin sehingga biasanya disimpan di lemari pendingin.Makanan
khas Lebaran, dari kue hingga manisan, kian lama kian langka juga karena proses
pembuatannya yang relatif sulit. Terlebih, tak banyak lagi generasi sekarang
yang mau atau belajar membuat. Kalau membeli, harganya cukup mahal. Sebungkus
barongko, misalnya, bisa dijual hingga Rp 8.000. Biji nangka bahkan sampai Rp
10.000 per buah. Begitu pula manisan pepaya yang bisa mencapai Rp 80.000-Rp
100.000 per kg di musim Lebaran. (Yoga)
KONFLIK SATWA, Lima Petani Suoh Jadi Tersangka Pembakaran
Polisi menetapkan lima petani asal Kecamatan Suoh, Lampung
Barat, yakni AF, S, T, B, dan M, sebagai tersangka pembakaran Kantor Balai
Perlindungan dan Pelestarian Alam Resort Suoh Taman Nasional Bukit Barisan Selatan,
Lampung. Hingga Sabtu (23/3) petugas gabungan masih mencari harimau sumatera
yang menerkam tiga warga di Lampung Barat. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi
Fadillah Astutik mengatakan, mereka ditetapkan sebagai tersangka pembakaran
kantor itu setelah polisi menggelar serangkaian penyelidikan. Kelima petani
tersebut kini ditahan di rumah tahanan Polres Lampung Barat. Kepada polisi,
para tersangka mengaku membakar secara spontan setelah mendengar adanya warga
yang diserang harimau sumatera.
Mereka emosi karena petugas belum bisa menangkap harimau yang
menerkam warga. Padahal, sudah dua warga tewas dan satu orang lainnya terluka
karena serangan harimau. Hal itu yang membuat para pelaku nekat merusak dan
membakar kantor milik pemerintah tersebut. Pembakaran kantor Resort Suoh Taman
Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di Kecamatan Bandar Negeri Suoh itu
terjadi pada Senin (11/3) sore. Peristiwa bermula ketika seorang warga Pekon
(Desa) Sukamarga, Kecamatan Suoh, bernama Samanan (41) diserang harimau saat
beraktivitas di kebun yang masuk dalam kawasan hutan TNBBS. Samanan adalah
korban ketiga yang diserang harimau. Sebelumnya, dua warga Lampung Barat tewas
diterkam harimau selama Februari 2024. Akibat serangan itu, Samanan luka di
bagian kepala dan dibawa ke puskesmas.
Massa yang marah kemudian bergerak menuju kantor Resort Suoh
TNBBS dan membakar kantor milik pemerintah tersebut. Masih dicariKepala Balai
Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu Hifzon Zawahiri menyatakan,
petugas gabungan masih berupaya mencari harimau yang telah menerkam warga di
Lampung Barat. Pencarian tersebut dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari
memasang kandang jebak dan kamera trap hingga menggunakan drone sejak 8 Februari
2024 saat pertama kali ada korban tewas. BKSDA Bengkulu mengerahkan dua tim
yang bekerja bergantian. Saat ini, tim kedua yang terdiri dari petugas BKSDA,
TNBBS, bersama aparat TNI dan Polri berupaya menangkap harimau sumatera
tersebut. (Yoga)
Jebakan di Ujung Jari, THR Ludes hingga Terlilit Utang
Tunjangan hari raya (THR) sudah cair? Kalaupun belum,
berderet kebutuhan hari raya menunggu dipenuhi. Ditambah kebutuhan rutin, daftar
belanja bertambah panjang. Walau masih bayangan, bakal segera belanja menerbitkan
rasa senang tersendiri. Selain ke mal dan supermarket, belanja daring telah menjadi
kebiasaan yang makin lama makin memikat. Sekali mengetik nama atau jenis barang
di lokapasar, berbagai pilihan muncul. Harga bersaing dan tinggal memilih
teknis pengiriman, barang diterima sesuai harapan. Sesuai hasil riset, belanja
daring seperti halnya berjalan-jalan dan berbelanja di mal, sama-sama mujarab untuk
mengurangi kesedihan.
Majalah Time, Maret, menyuguhkan ulasan tentang mengapa orang
menghabiskan banyak uang untuk berbelanja. Sebab, sekarang, belanja dan membayar
apa pun secara daring makin minus hambatan. Mulai dari memesan kamar hotel,
berbagai jasa di tempat wisata, belanja baju, sampai beras dan tisu tinggal
ketuk di layar ponsel. Terlebih ada pilihan buy now pay later dan cicilan. Yuqian
Xu, peneliti metode pembayaran tanpa menggesek, menyatakan, membayar melalui
ponsel hanya butuh 29 detik. Membayar dengan kartu kredit butuh 40 detik. Kecepatan
dan kenyamanan itu mengakselerasi pengeluaran uang seseorang. Semakin nyaman
berbelanja secara digital, maka secara umum akan semakin mudah menghamburkan
uang.
Dari data OJK, piutang pembiayaan produk beli sekarang bayar
nanti (buy now pay later/BNPL) sebesar Rp 5,54 triliun pada Januari 202, meningkat
21,66 % (YOY) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 4,56 triliun. Banyak
kejadian besaran utang rumah tangga lebih besar dari pendapatan dan berujung
terlilit utang. Pada akhirnya, yang terjadi setiap bulan terjebak mencicil
utang yang terus membengkak karena bunga berbunga. Dalam hitungan hari, THR tahun
ini bagai oase baru tambahan pendapatan yang bisa meringankan berbagai beban keuangan.
Mengendalikan nafsu di ujung jari yang berselancar di layar ponsel menjadi kunci
agar tidak makin terbelit utang setelah berhari raya. (Yoga)
Kisah BJ Habibie dan Pesawat China C919
Setelah berjuang sejak 2008, China berhasil meluncurkan
pesawat berkapasitas 190 penumpang, Comac C919, pada 2017. Pesawat ini dibuat perusahaan
Zhong Guo Shang Fei (Commercial Aircraft Corporation of China atau Comac). Saat
ini Comac mendapat pesanan hingga 1.000 unit. Pesawat C919 pertama digunakan
oleh maskapai China Eastern Airlines. Comac juga mendapat pesanan dari General
Electric, AS, yang juga jadi pemasok sebagian komponen utama C919. Comac 919
dipromosikan besar-besaran pada pameran dirgantara Singapore Airshow di
Singapura, 20-25 Februari 2024. Dalam pameran ini, Comac mendapat pesanan 40
pesawat C919 dan 10 unit pesawat ARJ21S dari Maskapai Tibet Air. Di Indonesia,
maskapai swasta Trans Nusa telah mengoperasikan pesawat buatan Comac jenis
ARJ-21-700 sejak 2023. Pesawat berkapasitas 95 penumpang ini melayani rute
Jakarta-Bali.
Sebelum berhasil membuat C919, pada 2007 delegasi ahli dirgantara
China yang kemudian menjadi perintis COMAC berkunjung ke pabrik PT Dirgantara
Indonesia (PTDI) di Bandung, Jabar, untuk mempelajari teknologi dirgantara
Indonesia, dipimpin insinyur yang mendesain pesawat tempur J-10 Meng Long, Naga
Perkasa, tulang punggung AU China saat ini. ”Kalau kita melihat kokpit C919,
jumlah kacanya mirip N250 Gatotkaca. Mereka tertarik melihat purwarupa pesawat
N250 di Bandung yang hanya menggunakan empat kaca,” kenang Adi Harsono, mantan
ketua Kadin Indonesia, di Shanghai, China, yang mendampingi Delegasi Comac ke
PTDI tahun 2007, dalam wawancara pada pertengahan Maret 2024.
Setelah kunjungan Comac ke Bandung tahun 2007. Kunjungan itu
dibalas kunjungan Mantan Presiden BJ Habibie ke pabrik Comac di Shanghai, China,
pada September 2013 dan Habibie mengagumi purwarupa C919. Dalam pidato
berbahasa Inggris di hadapan para eksekutif dan teknisi Comac, Habibie berpesan
bahwa membuat pesawat nasional harus ada dukungan pemerintah yang kuat dan
biaya besar. Sebab, tak mudah menjalankan proyek dirgantara dan butuh
kehati-hatian. Habibie saat itu mengatakan bahwa proyek pesawat nasional Indonesia
”dibunuh” lembaga keuangan dunia seiring krisis tahun 1997-1998. ”They killed
my project,” kata Habibie dihadapan para pekerja Comac. Habibie cerita
bagaimana 16.000 teknisi dirgantara Indonesia akhirnya tercerai-berai karena
berbagai proyek industri dirgantara terhenti. (Yoga)
Aku Kirim Kue, maka Aku Ada
Kue kering menjelma menjadi kiat modern masyarakat untuk
bersilaturahmi. Mereka memesan lalu mengungkapkan afeksi dengan mengirim hamper
atau parsel. Tanpa tatap muka, penerima tetap merasakan kehangatan interpersonal.”Kalau
lihat banyaknya pesanan, sekarang saja sudah mepet,” ujar pemilik Goyantie
Baked Store, Goyantie (46), di Duri Kosambi, Jakarta, Kamis (21/3). Sehari
sebelumnya, pesanan hamper sudah distop, menyusul kue dalam stoples, pekan
lalu. Yantie, demikian sapaannya, bakal dikejar tenggat hingga 8 April sebelum
meliburkan para pekerjanya. Konsumen individu dari kue-kue yang telah
diproduksi sejak tahun 1993 itu digenapi perusahaan swasta, BUMN, hingga
multinasional.
Sekitar 180 stoples kue diproduksi per hari, jauh lebih banyak
dibandingkan jumlah setiap minggu saat normal, 120 stoples. Nastar dan
kastengel paling disukai konsumen dengan harga Rp 220.000 dan Rp 230.000 per
stoples isi 700 gram. ”Pemesan kirim ke Sabang sampai Merauke. Ada juga yang
dibawa ke luar negeri, seperti AS, Jepang, dan Taiwan,” tuturnya. Saat ini,
Yantie menerima order rata-rata dari 10 pemesan per hari. Sekitar 70 persen kue
dipesan untuk dikirim kepada handai tolan, keluarga, sampai mitra bisnis.
”Hanya sebagian kecil yang dikonsumsi sendiri. Memang, sudah
makin tren kue yang dikirim, jadi semacam pengganti pertemuan,” ujarnya.
Sejarawan Departemen Sejarah dan Filologi Unpad, Fadly Rahman, memaparkan,
tukar-menukar kue saat Lebaran sudah terjadi sejak masa kolonialisme. Meminjam
pandangan filsuf Perancis, Rene Descartes, diadaptasi pada zaman kekinian, ”Jadinya,
aku kirim kue, maka aku ada, karena kehadiranku sudah diwakili kue,” ujar
Fadly. (Yoga)
2.495 Keluarga di Jatim Terdampak Gempa Bawean
Rentetan gempa bumi yang terjadi di Laut Jawa di sebelah
barat Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jatim, berdampak kepada sedikitnya 2.495
keluarga di sejumlah kota/kabupaten di Jatim. Gresik menjadi wilayah dengan
jumlah keluarga dan infrastruktur terdampak paling banyak akibat gempa
tersebut. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Sabtu (23/3) pukul 14.00 WIB, tercatat
2.495 keluarga terdampak. Dari jumlah tersebut, 2.473 keluarga atau 99 % berada
di Kabupaten Gresik.
Sisanya tersebar di Tuban, Lamongan, Surabaya, Pamekasan, dan
Sidoarjo. Untuk infrastruktur, khusus di Gresik, tercatat 304 rumah warga rusak
berat, 835 unit rusak sedang, dan 1.334 rumah rusak ringan. Selain itu, 11
fasilitas pendidikan rusak sedang dan 39 fasilitas pendidikan lainnya rusak
ringan. BNPB juga mendata 7 fasilitas ibadah rusak berat, 8 unit rusak sedang,
dan 72 unit rusak ringan. Delapan gedung perkantoran turut rusak akibat gempa
tersebut. Rentetan gempa itu terjadi sejak Jumat (22/3) pukul 11.22.
Gempa pertama bermagnitudo 6 dengan kedalaman 10 km.
Lokasinya 132 km ditimur laut Kabupaten Tuban, Jatim, atau sekitar 30 km dari
pesisir barat Pulau Bawean. Sampai Jumat tengah malam, tercatat 84 gempa
susulan, dua di antaranya bermagnitudo 5,3 dan 6,5. Berdasarkan data BMKG, pada
Sabtu (23/3) sejak pukul 00.12 sampai pukul 07.49, terjadi 10 kali gempa
tektonik di barat Pulau Bawean. Gempa-gempa itu terdata bermagnitudo 3,3-4,1. Sumbernya
di kedalaman 8-14 km dengan lokasi 119- 67 km di timur laut Tuban atau di barat
Pulau Bawean. ”Kami trauma, sampai kapan berakhir, ya, Pak?” ujar Riyan Adi, warga Sawah Mulia, Kecamatan
Sangkapura, Pulau Bawean. (Yoga)
Menandingi Singapura?
Berita tentang konser eksklusif Taylor Swift di Singapura
pada awal bulan ini didominasi pernyataan kontroversial pejabat tinggi dari
negara tetangganya. Aspek finansial dari konser dinilai lebih penting ketimbang
yang lain-lain. Sementara, beda politikus dan pengusaha semakin kabur. Seorang
menteri kabinet RI berambisi bikin konser tandingan. Menteri yang lain mencari
peluang menumpang keunggulan Singapura dalam bentuk kerja sama. Sebagian pihak
meragukan kemampuan Jakarta menjadi tuan rumah untuk konser sekelas Taylor
Swift. Kalaupun Jakarta mampu, apakah perlu? Sudah berpuluh tahun dan dalam
berbagai bidang Singapura supergesit dalam kompetisi transaksi global.
Walau unggul dalam sejumlah bidang, Singapura ditakdirkan
hidup dalam keterbatasan. Sumber daya alam dan sumber daya manusia di sana
sangat terbatas. Uniknya, Singapura berhasil membalik keterbatasan itu menjadi pemicu
kerja secara cerdas. Demi bertahan hidup, Singapura sangat bergantung pada tambahan
berbagai sumber daya dari luar. Untuk mendapat tambahan sumber daya unggul,
sejumlah persyaratan harus dipenuhi. Pertama, dibutuhkan jaringan
transportasi-komunikasi-finansial canggih dan andal agar sumber daya dari luar negeri
bisa masuk dalam jumlah besar dan berkelanjutan. Kedua, Singapura harus memikat
calon mitra kerja dari luar dengan imbalan besar bagi mitra asingnya.
Tak perlu kaget atau kecewa jika pentas Taylor Swift untuk
Asia Tenggara berhari-hari hanya di Singapura. Daripada bikin konser tandingan,
mengapa tidak bersemangat membina universitas dengan kualitas tandingan? Siapa
tahu Indonesia berhasil naik ke urutan setara atau mendekati Singapura dalam
peringkat global universitas dan anak presiden tak perlu jauh-jauh berkuliah di
sana? Mengapa Pemerintah RI tidak terpacu membenahi layanan kesehatan di negeri
sendiri sehingga para menteri yang sakit bisa merasa nyaman dirawat di dalam
negeri? Tenaga kerja Indonesia berbondong-bondong sebagai PRT di Singapura.
Mengapa pejabat tinggi negara tidak bertekad memperbaiki kondisi kerja di Tanah
Air sendiri? Apakah konser tandingan dinilai lebih penting daripada semua hal
itu. (Yoga)
Prabowo-Gibran Andalkan Tiga Mesin Pertumbuhan
Pembangunan ekonomi Indonesia periode 2024-2029 akan mengandalkan
tiga sektor utama, yaitu pertanian, energi,
dan manufaktur. Dengan ketiga mesin tersebut, ekonomi Indonesia
diharapkan tumbuh lebih cepat, mandiri, dan inklusif. Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye
Nasional Prabowo-Gibran, Burhannudin Abdullah, Jumat (22/3) mengatakan, arah
kebijakan ekonomi yang mengandalkan tiga mesin utama itu didasarkan kenyataan
bahwa Indonesia sampai saat ini masih sangat bergantung pada negara lain untuk
mencukupi berbagai kebutuhan dasar. ”Setelah krisis moneter yang melanda pada
1997-1998, kita pelan-pelan menghadapi tiga macam defisit, yaitu defisit
pangan, energi, dan barang manufaktur, yang membuat kita terus bergantung pada
impor,” kata Burhanuddin dalam Kompas Collaboration Forum Afternoon Tea di Jakarta.
Ketiga sektor itu, terutama pertanian dan manufaktur, juga akan
menciptakan lapangan kerja. ”Oleh karena itu, tiga hal ini, pertanian, pangan,
dan industri, harus menjadi mesin pertumbuhan ekonomi kita ke depan. Meskipun
pada dasarnya, tentu saja semua sektor ekonomi ke depan akan didorong untuk
tumbuh dan berkembang,” kata Burhanuddin. Gubernur BI periode 2003-2008 itu
menekankan bahwa bukan berarti sektor lain ditinggalkan. Sebaliknya, ia
mengundang peran aktif swasta di berbagai sektor yang ada. Menanggapi arah
kebijakan ekonomi pemerintahan baru ke depan, Regional CEO PT Triputra Agro
Persada Tbk Budiarto Abadi mengingatkan pentingnya memperkuat ketahanan pangan
nasional. Salah satunya, swasembada beras. Budiarto berharap pemerintah bisa
mewujudkan kembali swasembada beras. Indonesia bisa belajar dari sejumlah negara
produsen beras. Meskipun terdampak El Nino, negara-negara tersebut bisa
mencukupi kebutuhan dalam negeri, bahkan mengekspor beras. (Yoga)
Harmoni Alam di Perdesaan Melbourne
Kawasan Mornington Peninsula, perdesaan di selatan kota
Melbourne, Australia, dihidupi oleh satu semangat yang sama, yaitu kesadaran
bergerak bersama harmoni alam. Ekonomi mereka pun tumbuh. Selain dari hasil bumi
untuk warga lokal, pesona alam yang dijaga lestari menarik pelancong dari berbagai
penjuru dunia. Mornington Peninsula dicapai satu jam perjalanan dengan mobil
dari pusat kota Melbourne, melewati jalan berliku di antara hutan-hutan semak
dan pinggir pantai. Perjalanannya seperti dari Jakarta ke Puncak, tetapi tanpa
kemacetan padahal di akhir pekan, Sabtu (2/3) lalu.
Di balik semak-semak itu, sejumlah usaha pertanian bersemi.
Mulai dari peternakan lebah, produsen minuman anggur, pembuatan minyak zaitun,
hingga pertanian stroberi kompak mengusung semangat kesadaran alam. Pesona
”hijau” di pantai selatan Australia itu ternyata juga menggiurkan dari sisi
bisnis pariwisata. ”Peternakan lebah kami, dari awal sampai sekarang, dikelola
berdasarkan prinsip kelestarian alam,” kata John Winkles, pemilik peternakan lebah,
Pure Peninsula Honey, di Mornington Peninsula. Dengan modal dua ratu lebah
liar, sekarang Winkles memiliki usaha rumahan dengan 30 jenis produk madu
manuka serta turunannya berupa permen, lilin lebah, dan ragam kosmetik berbahan
dasar madu. Jenis madu andalannya adalah manuka yang ia jual Rp 650.000 dalam
gelas kaca ukuran 250 gram.
Manuka adalah jenis tanaman semak-semak yang banyak tumbuh di
Negara Bagian Victoria, Australia. Beragam madu olahan yang dia sediakan
berbahan organik, seperti madu jahe, madu lemon, dan madu kayu manis. Pengunjung
bisa mencicipi beragam madu itu sebelum memutuskan membeli. Selain wisata
pertanian, kawasan Mornington Peninsula ibarat oasis untuk melepas penat warga
Melbourne. Di tengah alam yang hijau, beberapa tempat menyediakan aktivitas
melepas ketegangan. Green Olive at Red Hill, misalnya, adalah sebuah pertanian
anggur, lemon, dan zaitun di kawasan perbukitan di sana yang memadukan wisata
kebun dan restoran.
Ada pula Leo Estate. Restoran bintang empat itu memadukan
wisata pertanian, pembuatan minuman anggur, dan karya seni. Berdiri di punggung
perbukitan di tepi pantai, Leo Estate memiliki taman seni rupa seluas 330
hektar yang berisikan 60 karya seni seniman terkemuka dunia. Satu paket makan
malam di sana dibanderol 165 dollar Australia (Rp 1,7 juta) per orang. Dengan
berbagai keunikannya, para petani dan pengelola wisata Mornington Peninsula konsisten
bergerak bersama harmoni alam. Mereka membuktikan, menjaga alam pun bisa
menggerakkan ekonomi. (Yoga)









