Sepinya Perkantoran Berpotensi Tingkatkan Risiko Kredit
Berkembangnya tren bekerja tanpa harus berkantor atau work
from anywhere semenjak pandemi Covid-19 mengakibatkan permintaan terhadap
properti perkantoran menurun. Kondisi ini ditengarai turut menyebabkan kredit
macet sektor property awal 2024 cenderung naik. Ekonom dan Associate Faculty
Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Ryan Kiryanto berpendapat, pandemi
Covid-19 jadi salah satu penyebab meningkatnya kredit bermasalah (non-performing
loan/NPL) sektor properti. Ini terkait dengan kemampuan debitor membayar
cicilan pinjaman. Mengutip data Statistik Sistem Keuangan Indonesia yang
dikeluarkan BI, rasio NPL sektor properti per Januari 2024 berada pada level
2,63 %. Tingkat kredit bermasalah itu meningkat, baik di-bandingkan bulan
sebelumnya maupun dibandingkan periode Januari 2023, masing-masing 2,47 % dan
2,46 %.
”Pola kerja yang kini telah berubah menjadi tidak harus di kantor
(work from anywhere) turut berpengaruh pada kualitas kredit. Ini menjadi fenomena
global juga, dialami oleh sejumlah negara, seperti AS, Kanada, dan China,”
katanya saat dihubungi dari Jakarta, Senin (25/3). Tren pola kerja tersebut, lanjut
Ryan, mengakibatkan adanya ketimpangan antara penawaran (supply) dan permintaan
(demand) terhadap gedung perkantoran yang cenderung terus menurun. Fenomena ini
berdampak terhadap arus dana para pengembang yang telah telanjur membangun
gedung-gedung perkantoran. Merujuk data Survey Colliers Indonesia, luas gedung perkantoran
di kawasan pusat bisnis (CBD) Jakarta pada tahun 2023 sekitar 7,38 juta meter
persegi. Dari jumlah itu, tingkat kekosongan sebesar 2 juta meter persegi atau
27 % dari total luas perkantoran yang meliputi wilayah Thamrin, Sudirman,
Rasuna Said, Mega Kuningan, Gatot Subroto, dan Satrio. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023