Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )Mobilitas Nasional Diprediksi Capai 110 Juta Orang
Periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), pergerakan masyarakat diproyeksikan mencapai 110,67 juta orang, mengalami peningkatan sebesar 2,8% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol. Aan Suhanan, menyebutkan bahwa pergerakan ini terbagi menjadi perjalanan antar-provinsi sebanyak 55,86 juta orang dan dalam provinsi sebanyak 54,81 juta orang. Daerah dengan pergerakan masyarakat tertinggi adalah Jawa Timur, diikuti oleh Jawa Tengah, Jawa Barat, DIY, dan Sumatra Utara. Mobil menjadi moda transportasi yang paling banyak dipilih, diikuti sepeda motor, bus, kereta api, dan pesawat terbang. Korlantas Polri akan fokus pada pengelolaan arus lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan serta memastikan keamanan masyarakat selama perjalanan.
UMP 2025 Naik
Warga, termasuk para pekerja kantoran yang pulang kerja, terlihat menyeberang jalan di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (5/12/2024). Kementerian Ketenagakerjaan resmi menerbitkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2024 tentang Upah Minimum Tahun 2025. Dalam regulasi tersebut diatur upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2025 naik 6,5 persen dan mulai berlaku 1 Januari 2025. Di tengah kenaikan UMP tersebut, kenyataannya warga Jakarta masih menghadapi tantangan pemenuhan standar hidup layak. (Yoga)
Penggunaan Motor Diluar Ojek Online Dianggap Berhak Membeli Pertalite
Politisasi PMI Jangan Dibiarkan
Korupsi Rp 2,5 Miliar, Pj Walikota Pekanbaru terkena OTT
Tiga orang, dari sembilan orang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan atau OTT terkait dugaan korupsi di lingkungan Pemkot Pekanbaru, Riau, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Mereka adalah Pj Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa, Sekda Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, dan Plt Kabag Umum Sekretariat Daerah (Setda) Pekanbaru, Novin Karmila. Dalam kasus ini, Risnandar diduga menerima aliran dana hasil korupsi dari pemotongan anggaran ganti uang pada Bagian Umum Setda Kota Pekanbaru sejak Juli 2024 sebesar Rp 2,5 miliar. Adapun dari OTT terkait kasus ini, yang dilaksanakan di Pekanbaru dan Jakarta selama Senin hingga Rabu (2-4/12/2024) KPK menyita uang sekitar Rp 6,82 miliar.
Dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Rabu(4/12) dinihari, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron menyampaikan, pemotongan anggaran ganti uang di Bagian Umum Setda Kota Pekanbaru terjadi sejak Juli 2024. ”Diduga telah terjadi pemotongan anggaran ganti uang (GU) di Bagian Umum Setda Kota Pekanbaru sejak Juli 2024 untuk kepentingan RM (Risnandar Mahiwa) dan IPN (Indra Pomi Nasution),” ucapnya. Dalam kasus ini, Ghufron mengatakan, Novin dibantu staf Plt Bagian Umum, yakni Mariya Ulfa dan Tengku Suhaila yang berperan mencatat uang keluar dan masuk terkait dengan pemotongan anggaran ganti uang. Novin juga berperan menyetorkan uang kepada Risnandar dan Indra melalui ajudan Pj Wali Kota Pekanbaru. (Yoga)
Produktivitas dan Kualitas Beras turun akibat pemanasan global
Beras merupakan tanaman yang sensitif cuaca. Riset terbaru menunjukkan bahwa kenaikan suhu, terutama yang terjadi pada malam hari, bisa menurunkan kualitas beras, termasuk penampilan, kelezatan, dan kandungan gizinya. Penelitian yang dipublikasikan dalam Geophysical Research Letters pada Selasa (3/12) mengungkap penurunan kualitas beras bersamaan dengan perubahan suhu. Studi ditulis Xianfeng Liu dari School of Geography and Tourism, Shaanxi Normal University, China, dan tim. Menurut laporan Liu dan tim, beras merupakan makanan pokok bagi miliaran orang di seluruh dunia, dengan permintaan yang meningkat dua kali lipat selama 50 tahun terakhir.
Sebagian besar tanaman padi ditanam di Asia dan sensitif terhadap kondisi cuaca. Pemahaman akan bagaimana hasil panen dipengaruhi oleh perubahan iklim menjadi sangat penting untuk memastikan pasokan pangan yang berkelanjutan di masa mendatang. Liu dan rekan-rekannya menggunakan data yang dikumpulkan selama 35 tahun untuk mengeksplorasi pola kualitas beras dari Jepang dan China, didasarkan pada head rice rate (HRR), yang merupakan ukuran fraksi biji beras giling yang mempertahankan 75 % dari panjangnya setelah penggilingan, sementara sekam dan dedak dibuang. Dari kajian ini, para ilmuwan menemukan bahwa suhu malam hari merupakan pendorong utama penurunan kualitas beras.
Faktor penentu berikutnya adalah curah hujan harian. Curah hujan yang lebih sedikit menyebabkan HRR yang lebih rendah. Adapun faktor terakhir adalah defisit tekanan uap siang hari, di mana di luar ambang batas 0,5-1 kilopascal (kPa), maka nilai HRR akan menurun. Dampak perubahan iklim terhadap produksi padi di Indonesia juga diprediksi terjadi. Riset Edvin Adrian dan Elza Surmani dari BRIN menunjukkan, Indonesia dapat kehilangan nilai ekonomi padi rata-rata Rp 42,4 triliun per tahun pada 2051-2080 dan naik menjadi Rp 56,45 triliun per tahun pada 2081-2100 akibat pemanasan global (Kompas, 24/11/2022). (Yoga)
Pendanaan Konservasi butuh alternatif
Pendanaan menjadi salah satu tantangan terbesar dalam upaya konservasi sumber daya alam dan ekosistem di Indonesia. Sementara itu, anggaran yang disiapkan pemerintah dalam upaya konservasi terus menurun. Inovasi dalam pendanaan dibutuhkan untuk mengatasi tantangan tersebut. Sekretaris Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan Ammy Nurwati mengatakan, pendanaan yang disiapkan oleh pemerintah melalui APBN cukup terbatas. Anggaran yang disiapkan juga menurun akibat belanja pegawai yang bertambah secara signifikan. Dari total anggaran, sebanyak 70 % digunakan untuk belanja pegawai.
”Kalau kita bicara dari besaran (anggaran) konservasi per hektar itu tidak sampai Rp 50.000 per hektar. Namun, kita tidak boleh berkecil hati karena ada alternatif pendanaan lain yang kita upayakan sebagai strategi,” katanya di sela-sela acara media gathering perayaan 10 tahun Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) di Jakarta, Rabu (4/12). Saat ini, luasan kawasan konservasi di Indonesia mencapai 27 juta hektar yang terbagi atas 573 unit kawasan, termasuk cagar alam, suaka margasatwa, dan kawasan suaka alam. Adapun anggaran pemerintah melalui APBN untuk pendanaan konservasi pada 2024 sebesar Rp 1,8 triliun. Jumlah itu menurun untuk pendanaan yang direncanakan di tahun 2025 menjadi sekitar Rp 1,5 triliun. Untuk itulah, Ammy menyampaikan, adanya sumber alternatif pendanaan terus didorong agar upaya konservasi tetap berjalan dengan optimal.
Selain dari APBN, alternatif pendanaan tersebut, antara lain, melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dalam penggunaan APBD, kerja sama dengan mitra, serta pendanaan dari Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Kemenkeu. Ammy menambahkan, tantangan yang juga dihadapi dalam upaya konservasi, seperti pencemaran lingkungan termasuk pencemaran akibat sampah laut, aktivitas di kawasan konservasi seperti pembalakan liar (illegal logging) dan penambangan ilegal, serta persinggungan antara masyarakat dan kawasan konservasi. ”Untuk itulah, kita harus terus meningkatkan kolaborasi dengan sejumlah pihak untuk menjawab berbagai tantangan yang ada, termasuk untuk meningkatkan kualitas masyarakat dalam mendukung pengelolaan kawasan konservasi,” tutur Ammy. (Yoga)
Solusi Kompromi untuk Upah Minimum 2025
Keputusan pemerintah mengenai kenaikan upah minimum pada tahun 2025 yang ditetapkan sebesar 6,5%. Keputusan ini diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No.16/2024 yang diterbitkan pada 4 Desember 2024. Dalam kebijakan ini, Presiden Prabowo Subianto memilih jalan tengah setelah mempertimbangkan usulan pengusaha yang meminta kenaikan 3% dan tuntutan pekerja yang meminta 10%.
Kebijakan ini juga menetapkan formula kenaikan upah minimum yang mencakup beberapa pertimbangan, seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu. Indeks tersebut merepresentasikan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan memperhatikan keseimbangan kepentingan antara perusahaan dan pekerja, serta prinsip proporsionalitas untuk memenuhi kebutuhan hidup layak. Dengan kenaikan sebesar 6,5%, Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta untuk tahun 2025 dipastikan menjadi Rp5,39 juta.
KPK Sita Rp6,8 Miliar dalam Kasus Korupsi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menelusuri aliran dan sumber uang korupsi yang melibatkan mantan Penjabat Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa, bersama dua orang anak buahnya, Indra Pomi Nasution (Sekda Pekanbaru) dan Novin Karmila (Plt. Kabag Umum Setda Pekanbaru). Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 2 Desember 2024. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan uang sebesar Rp6,8 miliar, yang sebagian besar diterima oleh tersangka melalui pemotongan anggaran ganti uang (GU) di Bagian Umum Setda Pekanbaru sejak Juli 2024. KPK juga sedang mendalami sumber uang yang diterima oleh ketiga tersangka, yang diduga berasal dari pemotongan anggaran tersebut, dengan bagian uang tersebut juga diberikan kepada pihak lain seperti Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru dan seorang wartawan.
Kenaikan harga barang dan jasa disaat kenaikan PPN belum pasti
Tiga minggu menuju akhir tahun 2024, namun, pemerintah tidak kunjung memberi kepastian soal kenaikan tarif PPN yang mestinya berlaku mulai 1 Januari 2025. Saat pemerintah menggantung nasib kenaikan PPN, harga barang dan jasa berpotensi mulai naik di pasaran untuk mengantisipasi kenaikan PPN tahun depan. Beberapa perusahaan pun sudah mulai mengumumkan penyesuaian harga barang dan jasa per 1 Januari 2025 seiring kenaikan tarif PPN menjadi 12 %. Raksasa teknologi Google, pekan ini mengumumkan pungutan tarif PPN baru atas berbagai produk barang dan jasa digitalnya di Indonesia. ”Penyesuaian pungutan PPN tersebut akan dicantukan dalam lembar tagihan dan invoice layanan Google Cloud Anda,” demikian keterangan dari The Google Payments Team.
Pengumuman itu dengan gamblang menyampaikan bahwa penyesuaian tarif PPN diberlakukan untuk mematuhi persyaratan pajak yang berlaku di Indonesia seiring kenaikan tarif PPN dari 11 % menjadi 12 % mulai tahun depan. ”Tim Google tidak bisa menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan pajak. Silakan kontak petugas pajak tempat Anda untuk menanyakan perihal perubahan tarif ini,” demikian pernyataan disclaimer atau sangkalan dari Google. Dalam surat yang disebar kepada nasabah, Mandiri Sekuritas mengumumkan adanya perubahan tarif PPN dari 11 % menjadi 12 % yang akan berdampak pada penyesuaian biaya transaksi. Perubahan itu efektif berlaku pada 1 Januari 2025 dan akan berlaku untuk seluruh transaksi yang menjadi obyek PPN. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









