Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )Terobosan Bisnis Kecerdasan Buatan dan Meta AI
Sesuai namanya, Meta AI adalah fitur simulasi percakapan atau chatbot yang berbasis teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Fitur chatbot ini tak hanya mampu menjawab pertanyaan dari pengguna, tetapi juga bisa membantu pengguna menghasilkan (generate) gambar ilustrasi sesuai dengan permintaan pengguna. Melansir dari blog resmi Whatsapp, Sabtu (7/12) sejumlah pembaruan yang dilakukan pada fitur Meta AI telah meningkatkan kualitas percakapan serta makin memudahkan pengguna mengeksplorasi berbagai ide untuk mendukung produktivitas.
”Kami mengumumkan serangkaian pembaruan terkini yang memungkinkan Anda untuk berbicara dengan Meta AI secara real time (langsung). Pembaruan ini akan memudahkan lebih banyak orang mengeksplorasi ide, meningkatkan kualitas chat, dan mencoba hal-hal baru,” tulis Whatsapp di blog resmi mereka. Meta AI dalam layanan Whatsapp sudah dikenalkan oleh induk perusahaan Meta Platforms Inc sejak April 2024. Namun, saat itu layanan terbatas tersedia di AS, Australia, Kanada, Ghana, India, Jamaika, Malawi, Selan-dia Baru, Nigeria, Pakistan, Singapura, Afrika Selatan, Uganda, Zambia, dan Zimbabwe.
Terdapat sejumlah fitur yang ditawarkan Meta AI dalam Whatsapp, utamanya adalah fitur ”pencarian atau Tanya Meta AI”. Dengan fitur ini, pengguna bisa berbicara dengan chatbot Meta AI dan mendapat balasan yang relevan. Lewat fitur ini, pengguna dapat mengirimkan gambar/foto ke Meta AI untuk mencari informasi terkait. Fitur lain yang ditawarkan adalah pembuatan gambar dan video dalam sekejap. Lewat fitur ini, pengguna dapat meminta Meta AI membuat visual unik, baik dalam bentuk gambar atau video, sesuai deskripsi dan keinginan yang disampaikan pengguna. (Yoga)
Respon Pekerja Setelah Upah Naik
Presiden Prabowo, Jumat (29/11) mengumumkan kenaikan upah minimum sebesar 6,5 % mulai 2025. Kebijakan itu disambut positif buruh, terutama yang masa kerjanya belum genap setahun. Respons mereka antara lain; “Harapan saya, untuk lowongan kerja tahun depan tidak lagi ada syarat batasan usia. Saya berniat mencari pekerjaan baru disebabkan untuk pekerjaan sekarang merasa stuck dan tidak dapat mengembangkan kemampuan yang saya miliki. Saya juga berharap ada kebijakan pengupahan yang semakin baik ke depan. Apabila saya mendapatkan pekerjaan baru disertai kesejahteraan yang lebih baik, situasi ini membantu saya mengasah keterampilan lebih bagus dan mendapatkan pengalaman baru,” ujar Aisah Nur (24) Karyawati swasta di Jakarta
“Saya menyambut baik kenaikan upah minimum 6,5 %. Namun, angka tersebut harus terus disesuaikan dengan inflasi dan kebutuhan hidup yang terus berubah, terlebih kebijakan pemerintah ke depan semakin membebani masyarakat, khusus kelas menengah. Harapannya, dengan adanya kenaikan upah, daya beli, khususnya bagi pekerja dan kelas menengah, bisa meningkat serta dapat membantu menjaga kesejahteraan. Jika dilihat dari situasi saat ini, kenaikan 6,5 % memang dapat membantu,” kata Shifa Nur Fadilla (25) Karyawati swasta di Jakarta. (Yoga)
Pilkada Satu Putaran Menunggu Kepastian MK
Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menetapkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, sebagai pemenang Pilkada Jakarta 2024 dengan meraih 2.183.239 suara (50,07%). Pasangan calon lainnya, Ridwan Kamil-Suswono, memperoleh 1.718.160 suara (39,4%), dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana memperoleh 459.229 suara (10,53%). Meskipun Pramono-Rano memperoleh lebih dari 50% suara, kepastian bahwa Pilkada Jakarta hanya berlangsung satu putaran masih menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait potensi perselisihan hasil pemilihan. Ketua KPU Jakarta, Wahyu Dinata, menyatakan hasil tersebut sah, namun proses selanjutnya, termasuk penetapan gubernur terpilih, akan bergantung pada keputusan MK. Dody Wijaya, Ketua Divisi Teknis KPU Jakarta, berharap masyarakat memberikan kesempatan bagi pasangan calon untuk menggunakan hak konstitusionalnya jika ada sengketa yang diajukan ke MK.
Judi Daring
Polda Metro Jaya mengungkap sindikat judi daring (online) yang melibatkan bekas staf ahli serta para ASN di Kemenkomdigi. Dari data yang tersedia di dunia internasional, prevalensi pelaku judi daring diperkirakan bervariasi, dari 2,7 % hingga 6,5 % populasi. Penelitian secara konsisten melaporkan bahwa perilaku bermain gim dan berjudi yang sudah problematik sama-sama ditemukan lebih banyak terjadi di kalangan pengguna internet. Perempuan tentu dapat terlibat dalam perilaku problematik bermain gim dan berjudi, tetapi laki-laki lebih berisiko. Aktivitas bermain gim dan ber judi daring ditemukan lebih banyak terjadi di Asia Tenggara. Judi daring mengacu pada permainan memprediksi dengan taruhan dengan menggunakan komputer dan koneksi internet.
Yang mengkhawatirkan, aktivitas perjudian semakin banyak menggabungkan fitur gim. Gim daring juga semakin sering mengintegrasikan elemen perjudian dalam permainannya, misalnya lewat promosi dan bonus yang hasilnya diacak dan hadiah berbayar. Pembuat gim yang ingin gimnya laku boleh jadi memasukkan elemen judi untuk menarik banyak pemain. Penelitian dari tim Eropa menyampaikan perkiraan bahwa dari gim daring yang tersedia di Facebook, 50 % memiliki elemen judi. Risiko masifnya judi daring melampaui yang dapat kita bayangkan dalam berbagai dimensi kehidupan. Dari sisi kesehatan fisik, orang yang melakukannya kesulitan mengendalikan diri sehingga mungkin akan sangat kekurangan waktu tidur, terus diam di tempat memelototi gawainya, serta tidak memedulikan makan dan minum.
Individu, keluarga, atau orang terdekat dapat menghadapi masalah besar dari sisi ekonomi. Uang dihabiskan untuk berjudi, bahkan individu dapat mengancam keluarga dan orang terdekat.Prevalensi judi daring dapat mencapai 29,8 % dalam populasi masyarakat kurang mampu. Judi daring dapat menghancurkan hidup siapa saja, terutama dari kalangan masyarakat tidak mampu yang hilang akal tentang bagaimana memperoleh uang atau sekadar mencari cara menyenangkan diri sendiri. Sebaliknya, judi daring amat sangat menguntungkan bagi orang-orang atau organisasi yang terlibat dalam membesarkan bisnis tersebut. (Yoga)
Kesejahteraan Finansial sebagai Pegawai
Berdasarkan laporan PwC Employee Wellness Survey pada tahun 2023 silam, pegawai yang mengalami kondisi stres akibat masalah finansial umumnya akan mengalami gejala seperti kesulitan tidur, gangguan kesehatan mental, gangguan rasa percaya diri, penurunan kesehatan fisik terutama terkait masalah pencernaan, dan memburuknya hubungan keluarga. Padahal, seorang pegawai bekerja utamannya karena ingin mencapai kesejahteraan finansial,dimana seseorang merasa aman secara finansial dan mental. Pegawai memiliki keamanan finansial dan sumber daya yang diperlukan untuk mencapai tujuan keuangan, mencakup faktor-faktor seperti tersedianya dana darurat dan tabungan pensiun, rasio utang terhadap pendapatan yang terkendali, serta kemampuan berinvestasi untuk masa depan finansial.
Ada empat tingkatan kesejahteraan finansial. Pertama, financial survival, yaitu bagaimana seseorang memiliki cukup uang untuk memenuhi kebutuhan minimum, seperti biaya hidup dasar, makanan, tempat tinggal, dan pakaian. Kondisi ini umum dialami oleh pekerja yang memiliki penghasilan UMR atau pekerja yang baru bekerja. Oleh sebab itu, memiliki anggaran bulanan dan kemampuan untuk mengendalikan diri adalah hal penting. Kedua, financial security, yaitu kondisi saat seorang pegawai mampu untuk menutupi biaya hidup dasar bulanan ataupun tahunan. Pegawai me miliki simpanan uang untuk keadaan darurat dan mulai dapat menabung untuk membuat tujuan keuangan masa depan. Ketiga, financial flexibility, yaitu kondisi yang memungkinkan seorang pegawai berbuat lebih banyak dengan uang yang dimiliki.
Keempat, financial freedom, yaitu kondisi saat pegawai memiliki level kesejahteraan finansial tertinggi. Bila pegawai telah mencapai tingkatan ini, mereka memiliki cukup tabungan, investasi, dan uang tunai untuk menjalani kehidupan yang lebih dari layak. Sumber daya keuangan juga cukup untuk melakukan apa yang diinginkan dengan keluarga, karier, dan masa depan. Untuk dapat menaiki tangga kesejahteraan finansial, penting untuk memiliki pola pikir dan gaya hidup yang sederhana. Dengan kesederhanaan, seorang pegawai akan tidak boros dalam pengeluaran, tetapi juga tidak pelit dalam mengatur penghasilan. Keseimbangan antara pengeluaran masa kini, masa depan, dan masa sulit merupakan kondisi yang senantiasa akan menjadi prioritas. Oleh sebab itu, menjauhkan diri dari pola hidup konsumtif, bahkan menghindari pinjaman daring untuk menaikkan taraf hidup, adalah salah satu kuncinya. (Yoga)
Hening Purwati Parlan, Aktivis lingkungan dan keberagaman
Hening Purwanti Parlan, Direktur Green Faith Indonesia, organisasi lintas agama yang fokus pada lingkungan hidup dan keadilan iklim, mendampingi perwakilan lintas iman dari Jepang yang berkunjung ke Jakarta dan Indramayu, Jabar, pada akhir November. Mereka berdiskusi dengan tokoh agama di Indonesia dan menemui langsung Jaringan Tanpa Asap Batubara Indramayu, kumpulan warga yang menolak pembangunan PLTU di Sukra, Indramayu. ”Mereka ingin mendengarkan suara-suara dari komunitas bawah. Sebagai pembayar pajak, komunitas agama, dan penggerak, mereka ingin membantu kampanye penutupan PLTU bisa lebih cepat,” ujar Hening di Indramayu, Kamis (24/10). Pemerintah mendorong penutupan sejumlah PLTU di Indonesia untuk mewujudkan komitmen net zero emission (NZE) pada 2060.
NZE adalah kondisi emisi karbon yang dilepaskan ke atmosfer tidak melebihi kapasitas penyerapan bumi. Jepang termasuk salah satu negara yang turut mendanai pembangunan PLTU. Padahal, PLTU tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga kesehatan dan aspek sosial. Kerja sama lintas organisasi hingga negara diperlukan untuk memastikan komitmen itu berjalan. ”Sebelumnya, GreenFaith Indonesia, Afrika, juga datang ke Jepang. Kami bertemu dengan akademisi, perwakilan kementerian lingkungan hidup, dan tokoh agama,” ucapnya. Tokoh agama, memiliki peran penting dalam melestarikan alam. Agama dan kepercayaan apa pun memegang nilai yang sama, seperti tidak merusak lingkungan, mengangkat harkat martabat seseorang agar hidup lebih damai, bersih, dan sejahtera. Setiap agama mengajarkan manusia agar menyelamatkan dan memuliakan bumi.
Dalam agama bahkan ada hubungan antara Tuhan dan hamba-Nya, manusia dengan manusia, serta manusia dengan alam. ”Kalau hubungan manusia dengan alam itu rusak, maka hubungan dengan Tuhan tidak akan berjalan dengan baik,” ucap Ketua Divisi Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Pimpinan Pusat Aisyiyah ini. Aisyiyah ialah organisasi perempuan Muhammadiyah. Hening mencontohkan, jika air tercemar atau mengering, umat Islam kesulitan berwudu. Padahal, wudu ialah cara Muslim menyucikan diri sebelum shalat. Begitu pula dengan umat Buddha, yang akan kehilangan hubungan sacral dengan pohon apabila pepohonan habis ditebang. Umat Hindu, juga tidak bisa beribadah dengan baik apabila buah dan bunga untuk menjalankan ritual habis dan digantikan plastik. Jadi, melestarikan alam tidak bisa dipisahkan dari menjaga relasi dengan Sang Pencipta. (Yoga)
Komitmen Mengakhiri Pandemi AIDS
Para pemimpin dunia berkomitmen mengakhiri AIDS sebagai ancaman kesehatan pada 2030. Untuk menuju eliminasi HIV-AIDS, target pengendalian penyakit ini mesti tercapai. Itu meliputi 95 % orang dengan HIV (ODHIV) tahu status HIV mereka, 95 % ODHIV mendapat terapi antiretroviral (ARV), dan 95 % ODHIV yang mendapat ARV mengalami supresi virus. Dunia berperang melawan HIV (human immunodeficiency virus), virus penyerang sistem kekebalan tubuh manusia sehingga rentan terinfeksi penyakit lain. Infeksi HIV bisa menjadi AIDS (acquired immunodeficiency syndrome) yang berakibat fatal. WHO menyebut angka HIV tinggi pada populasi kunci, di antaranya pengguna narkoba suntik, transpuan, pekerja seks, dan pria yang berhubungan seks dengan sesama lelaki.
Menurut Direktur Eksekutif Badan PBB untuk Penanggulangan AIDS (UNAIDS) Winnie Byanyima di laman UNAIDS, meski penanggulangan HIV membaik, pelanggaran HAM menghalangi dunia mengakhiri AIDS. Masih terjadi kriminalisasi karena jati diri mereka serta sejumlah faktor penghambat lain. Akibatnya, mereka sulit mengakses layanan HIV demi menyelamatkan jiwa dan mengakhiri pandemi AIDS. Kuatnya stigma di masyarakat pada perilaku berisiko oleh populasi kunci membuat populasi ini menghindari layanan kesehatan terkait HIV-AIDS. Data UNAIDS mencatat, dari 39,9 juta orang dengan HIV, 9,3 juta orang belum mengakses pengobatan. Pada 2023, sekitar 630.000 orang meninggal karena penyakit terkait AIDS dan 1,3 juta orang di seluruh dunia baru tertular HIV.
Di Indonesia, dalam rentang Januari-September 2024, Kementerian Kesehatan melaporkan lebih dari 35.000 kasus baru HIVdan 12.000 kasus baru AIDS di Indonesia. Dari jumlah kasus yang ditemukan, hanya 64 % yang menerima terapi antiretroviral. Undang-undang dan kebijakan yang mengkriminalisasi kelompok rentan menjauhkan mereka dari bantuan guna mencegah penularan HIV, menjalani tes dan pengobatan HIV. Tak heran, prevalensi HIV pada populasi kunci amat tinggi. Stigma dan diskriminasi jadi tantangan terbesar pengen- dalian HIV-AIDS. Karena itu, pendekatan berbasis hak yang menghapus stigma dan diskriminasi mendesak diterapkan untuk memenuhi janji mengakhiri pandemi AIDS. (Yoga)
Kasus Pembunuhan Orang Tua oleh Anak
Drama Satu Babak Bubarkan Utusan Presiden Soal Kerukunan
Reog, Kebaya, Kolintang: Warisan Budaya Mendunia
UNESCO telah mengakui Reog Ponorogo, kebaya, dan kolintang sebagai bagian dari Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) dunia. Pengakuan ini dilakukan dalam sidang ke-19 Komite untuk Pelindungan Warisan Budaya Tak Benda yang berlangsung di Asuncion, Paraguay, pada Desember 2024. Reog Ponorogo dan kebaya menjadi bagian dari daftar WBTb Indonesia yang diakui dunia, sementara kolintang, alat musik tradisional dari Minahasa, juga diakui dengan penetapan sebagai WBTb yang ke-16 asal Indonesia.
Pengakuan ini menunjukkan pentingnya pelestarian budaya tak benda, dan mencerminkan nilai lintas budaya yang dimiliki oleh alat musik seperti kolintang yang mirip dengan balafon dari Afrika Barat. Menteri Kebudayaan Indonesia, Fadli Zon, mengapresiasi pencapaian ini dan berharap dapat meningkatkan kesadaran global mengenai pentingnya pelestarian warisan budaya serta mempererat kerja sama lintas negara. Dia juga berharap agar kolintang menjadi simbol pemersatu antar negara melalui musik, serta mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan pada 2030.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









