Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10118 )Solusi Kompromi untuk Upah Minimum 2025
Keputusan pemerintah mengenai kenaikan upah minimum pada tahun 2025 yang ditetapkan sebesar 6,5%. Keputusan ini diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No.16/2024 yang diterbitkan pada 4 Desember 2024. Dalam kebijakan ini, Presiden Prabowo Subianto memilih jalan tengah setelah mempertimbangkan usulan pengusaha yang meminta kenaikan 3% dan tuntutan pekerja yang meminta 10%.
Kebijakan ini juga menetapkan formula kenaikan upah minimum yang mencakup beberapa pertimbangan, seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu. Indeks tersebut merepresentasikan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan memperhatikan keseimbangan kepentingan antara perusahaan dan pekerja, serta prinsip proporsionalitas untuk memenuhi kebutuhan hidup layak. Dengan kenaikan sebesar 6,5%, Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta untuk tahun 2025 dipastikan menjadi Rp5,39 juta.
KPK Sita Rp6,8 Miliar dalam Kasus Korupsi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menelusuri aliran dan sumber uang korupsi yang melibatkan mantan Penjabat Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa, bersama dua orang anak buahnya, Indra Pomi Nasution (Sekda Pekanbaru) dan Novin Karmila (Plt. Kabag Umum Setda Pekanbaru). Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 2 Desember 2024. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan uang sebesar Rp6,8 miliar, yang sebagian besar diterima oleh tersangka melalui pemotongan anggaran ganti uang (GU) di Bagian Umum Setda Pekanbaru sejak Juli 2024. KPK juga sedang mendalami sumber uang yang diterima oleh ketiga tersangka, yang diduga berasal dari pemotongan anggaran tersebut, dengan bagian uang tersebut juga diberikan kepada pihak lain seperti Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru dan seorang wartawan.
Kenaikan harga barang dan jasa disaat kenaikan PPN belum pasti
Tiga minggu menuju akhir tahun 2024, namun, pemerintah tidak kunjung memberi kepastian soal kenaikan tarif PPN yang mestinya berlaku mulai 1 Januari 2025. Saat pemerintah menggantung nasib kenaikan PPN, harga barang dan jasa berpotensi mulai naik di pasaran untuk mengantisipasi kenaikan PPN tahun depan. Beberapa perusahaan pun sudah mulai mengumumkan penyesuaian harga barang dan jasa per 1 Januari 2025 seiring kenaikan tarif PPN menjadi 12 %. Raksasa teknologi Google, pekan ini mengumumkan pungutan tarif PPN baru atas berbagai produk barang dan jasa digitalnya di Indonesia. ”Penyesuaian pungutan PPN tersebut akan dicantukan dalam lembar tagihan dan invoice layanan Google Cloud Anda,” demikian keterangan dari The Google Payments Team.
Pengumuman itu dengan gamblang menyampaikan bahwa penyesuaian tarif PPN diberlakukan untuk mematuhi persyaratan pajak yang berlaku di Indonesia seiring kenaikan tarif PPN dari 11 % menjadi 12 % mulai tahun depan. ”Tim Google tidak bisa menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan pajak. Silakan kontak petugas pajak tempat Anda untuk menanyakan perihal perubahan tarif ini,” demikian pernyataan disclaimer atau sangkalan dari Google. Dalam surat yang disebar kepada nasabah, Mandiri Sekuritas mengumumkan adanya perubahan tarif PPN dari 11 % menjadi 12 % yang akan berdampak pada penyesuaian biaya transaksi. Perubahan itu efektif berlaku pada 1 Januari 2025 dan akan berlaku untuk seluruh transaksi yang menjadi obyek PPN. (Yoga)
Milenial dan Gen Z Bakal jadi Tulang Punggung Indonesia Emas 2045, kata Menperin
Menaker Resmi Terbitkan Permenaker Nomor 16 Tahun 2024
KPK Sita Lebih dari Rp 1 Miliar dalam Operasi Tangkap Tangan
Wakil Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Alexander Marwata yang akrab disapa Alex menyatakan penyidik menyita uang lebih dari Rp 1 miliar saat penangkapan Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Riau, Risnandar Mahiwa dalam Operasi Tangkap Tangan (OOT), Senin (2/12) malam. Diketahui, penyidik KPP, Selasa (3/12/2024), membawa Pj Wali Kota Pekan baru Risnandar Mahiwa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. "Bukti uangnya untuk sementara tadi disampaikan di atas Rp 1 miliar ya tidak tahu mungkin nanti akan dikembangkan karena masih dalam proses" kata Alex. Dia mengaku belum mengetahui secara pasti siapa saja yang ditangkap selain Pj Walikota Pekanbaru RM.
"Saya membenarkam kegiatan penangkapan. Saya belum tahu berapa orang yang diamankan," katanya. Dia menyatakan penangkapan RM bukan langkah yang tiba-tiba. Namun, penyelidikan terhadap kasus tersebut sudah dimulai beberapa bulan yang lalu dengan penerbitan Surat Perintah Penyelidikan dan Penyidikan. "Sprindik-nya itu sudah beberapa bulan yang lalu. Itu sudah beberapa bulan yang lalu. Itu berdasarkan informasi dari masyarakat ya kemudian kami tindaklanjuti dengan melakukan penyadapan, dengan melakukan surveilans dengan melakukan klaifikasi kepada para pelapor," katanya. (Yetede)
Kejagung Amankan Rp288 Miliar dalam Kasus Korupsi
Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menyita uang tunai sebesar Rp288 miliar yang diduga hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait kegiatan usaha Duta Palma Group. Sebelumnya, Kejagung telah menyita uang tunai Rp1,1 triliun dalam kasus yang sama, sehingga total penyitaan mencapai Rp1,4 triliun. Penyitaan uang ini berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pemanfaatan kawasan hutan untuk perkebunan kelapa sawit di Indragiri Hulu, Riau. Direktur Penyidikan Jam-pidsus Kejagung, Abdul Qohar, mengungkapkan bahwa uang tersebut dialihkan dan disamarkan melalui rekening Yayasan Darmex dan rekening milik saksi berinisial RI. Kejagung juga telah menetapkan tujuh korporasi sebagai tersangka dalam kasus ini, dengan lima di antaranya terlibat dalam tindak pidana korupsi dan pencucian uang, dan dua perusahaan lainnya sebagai tersangka TPPU.
Pemeriksaan Propam Polda Jateng, Penembakan Gamma tidak Terkait Pembubaran Tawuran
Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar mengakui anak buahnya, Aipda Robig Zaenudin, menembak Gamma Rizkinata Oktafandy (17), pelajar SMKN 4 Semarang, Jateng. Berdasarkan hasil pemeriksaan Bidang Propam Polda Jateng, penembakan itu tidak terkait dengan pembubaran tawuran. Aipda Robig diakui mengeluarkan empat tembakan, Minggu (24/11) dini hari, di Semarang. Satu dari empat tembakan itu mengenai Gamma hingga mengakibatkan dia meninggal. Dua tembakan lainnya mengenai dua anak, yakni MS (16) yang terkena luka tembak di tangan dan APH (17) yang terserempet tembakan di dada. Adapun satu tembakan lainnya merupakan tembakan peringatan ke atas.
Kronologi penembakan Gamma itu dipaparkan oleh Irwan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, Selasa (3/12), di Kompleks Parlemen, Jakarta. Dalam rapat juga diputar rekaman kamera pengawas (CCTV) saat penem-bakan itu terjadi. Dalam rapat itu, Irwan didampingi Kabid Propam Polda Jateng, Kombes Aris Supriyono. ”Kami mengucapkan sekali lagi belasungkawa kami atas nama kepolisian Kapolrestabes Semarang atas berpulangnya ananda Gamma akibat tidak profesionalnya anggota kami,” kata Irwan. Sebagai atasan Robig, Irwan memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, khususnya warga Semarang dan keluarga besar Gamma. Segala tindakan anggota dan anak buahnya yang menyebabkan kematian warga sipil itu mengabaikan prinsip penggunaan kekuatan.
Ia juga siap bertanggung jawab dan dievaluasi. Robig dinilai abai dalam menilai situasi, teledor menggunakan senjata api, dan telah melakukan tindakan berlebihan yang tidak perlu atau excessive action. Dari pemeriksaan oleh Bidang Propam Polda Jateng terungkap, Robig mengeluarkan empat tembakan. Menurut Kabid Propam Polda Jateng Kombes Aris Supriyono, ”Penembakan tidak terkait pembubaran tawuran dan anggota ini benar-benar mau pulang dari kantor dan bertemu satu kendaraan yang dikejar tiga kendaraan. Terduga pelanggar (Aipda Robig) lalu menunggu tiga orang itu putar balik (di Alfamart) sehingga terjadi penembakan.” Kini, Robig sedang dalam penempatan khusus atau menjalani prosedur pemeriksaan anggota Polri yang diduga melanggar disiplin atau kode etik. Menurut Aris, Selasa kemarin dijadwalkan sidang kode etik terhadap Robig, tetapi lalu ditunda Rabu (4/12) ini. (Yoga)
TALENTA UNGGUL yang Berjaya di Negeri Lain
Prastudy Fauzi (38), pada 2003 mewakili Indonesia berkompetisi di ajang Olimpiade Matematika Internasional (IMO). Tahun itu pertama kali delegasi Indonesia yang berjumlah enam orang semua meraih medali, yakni dua perunggu dan empat honourable mention. Prastudy adalah salah satu peraih honourable mention. Selepas melambungkan nama Indonesia di IMO, Prastudy melanjutkan pendidikan sarjananya di UI. Lulus sarjana, ayah satu anak itu bertekad menekuni kriptografi. ”Passion saya dari kecil suka baca Sherlock Holmes tentang kode dan pemecahan. Saya maunya S-2. Saat itu, yang saya tahu ada di AS dan di Eropa,” kata Prastudy. Jurusan kriptografi di awal 2012 sampai 2017 masih berkutat seputar pengetahuan yang bersifat teoretis. Namun, jurusan itu kini kian relevan sejak munculnya aset kripto.
Mimpi Prastudy pun terwujud setelah berhasil menjadi salah satu penerima beasiswa Erasmus. Dia melanjutkan studi magister dengan sistem double degree di dua negara, yakni di Norwegian University of Science and Technology (NTNU), Norwegia, selama satu tahun dan tahun terakhirnya di University of Tartu, Estonia. ”Waktu itu tesis saya karena sudah cocok, S-3 saya juga di Estonia. Itu beasiswa S-3 dari Pemerintah Estonia,” ucapnya. Seusai menyelesaikan studi S-3, Prastudy mengambil program post-doctoral di Denmark dua tahun, kemudian melanjutkan program itu di Norwegia dari 2019 hingga 2021. Pada 2021, di Indonesia, Prastudy berpikir untuk menetap sembari mencari pekerjaan.
Namun, pasar tenaga kerja di Tanah Air tidak ramah bagi lelaki asal Lombok, NTB, bergelar doktor itu. Prastudy sebenarnya tidak terlalu mempersoalkan besaran gaji jika ada peluang untuk bekerja sebagai periset di Tanah Air. Namun, karena tidak ada kesempatan di Indonesia, Prastudy akhirnya melamar ke salah satu kampus terkemuka di Singapura, dan mendapat surat elektronik pemberitahuan dari NTU pada Desember 2021 dan mulai berkarya sebagai research fellow di NTU Scripts Center pada Mei 2022. Prastudy hanya contoh jebolan olimpiade sains internasional yang kini berjaya di negeri lain. Indonesia masih memiliki ratusan jebolan olimpiade internasional yang saat ini berkarya di luar negeri. Mutiara-mutiara unggul dari Indonesia itu sebagian belum dikenal di Tanah Air. (Yoga)
Insentif Baru Disiapkan pemerintah
Menyusul keputusan pemerintah untuk menaikkan upah minimum pada tahun 2025 sebesar 6,5 %, insentif baru akan dikucurkan untuk meringankan beban dunia usaha. Langkah itu diambil sebagai ”jalan tengah” untuk mengurai benang kusut pelemahan daya beli dan kelesuan dunia usaha yang tengah membayangi perekonomian Indonesia. Dengan menaikkan upah minimum, daya beli masyarakat bisa lebih kuat untuk menyambut rencana kenaikan tarif PPN dari 11 % menjadi 12 % pada 1 Januari 2025. Sementara untuk menjawab keresahan dunia usaha akibat kenaikan upah minimum sebesar 6,5 persen, insentif baru akan diberikan. Staf Khusus Menko Bidang Perekonomian, Raden Pardede mengatakan, pemerintah perlu melakukan tukar guling (trade off) tertentu saat mengambil kebijakan.
Dalam konteks saat ini, upah minimum (UMP) bagi pekerja sengaja dinaikkan untuk menggerakkan kembali daya beli masyarakat yang akhir-akhir ini melemah. Sebagai gantinya, pemerintah akan memberikan keringanan kepada dunia usaha melalui berbagai bentuk, seperti insentif fiskal dan nonfiskal. ”Memang soal UMP ini selalu akan ada trade off-nya. Di satu sisi, tentu dunia usaha akan kurang begitu suka. Di sisi lain, kita harus lihat juga sisi positifnya dari sisi pelemahan daya beli sekarang,” kata Raden di sela-sela acara Sarasehan 100 Ekonom yang digelar oleh Institute for Development of Economics and Finance (Indef) di Jakarta, Selasa (3/12). Menurut Raden, kenaikan UMP dibutuhkan untuk kembali menggerakkan perekonomian. Jika pendapatan naik, daya beli membaik dan tingkat konsumsi masyarakat meningkat. Saat itu terjadi, iklim usaha otomatis akan ikut menggeliat. Hal-hal tersebut sudah dipertimbangkan Presiden Prabowo saat memutuskan mengumumkan kenaikan UMP sebesar 6,0-6,5 %. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









