Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )Menhan Prabowo Kembali Resmikan 15 Titik Sumber Air di Bangkalan
Program Kartu Prakerja Berlanjut, Bidik 1,2 Juta Peserta
PROSPEK PENDAPATAN FANTASTIS GTA 6 BIKIN INVESTOR ”NGILER”
Penjualan seluruh waralaba Grand Theft Auto atau GTA yang dikembangkan Rockstar Game terus meroket. GTA 6 yang baru dirilis ”trailer”-nya pun sudah ditunggu penggemar. Semua tidak datang dengan tiba-tiba, tetapi dirancang dengan matang. Selasa (5/12) jagat maya dihebohkan dengan kemunculan trailer atau video promosi resmi Grand Theft Auto 6 di sejumlah kanal resmi milik pengembang gim asal AS, Rockstar Game. Video ini hanya membutuhkan waktu 24 jam untuk ditonton 94 juta kali di kanal Youtube Rockstar Game.
Pihak pengembang menjadwalkan perilisan trailer resmi GTA 6 pada awal 2024. Namun, karena pertengahan September lalu potongan tampilan visual dari gim bergenre open world action-adventure ini bocor di media sosial X, perilisan trailer resmi dilakukan lebih cepat. Seiring perilisan video trailer GTA 6, Take-Two Interactive, perusahaan induk dari Rockstar Games, pada laman resminya mengumumkan, gim GTA 6 mulai dipasarkan pada 2025 untuk konsol PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan komputer pribadi (PC).
Akhir tahun lalu, Take-Two Interactive merilis data penjualan GTA V dalam rentang September 2013-September 2023, mencapai 190 juta unit, menjadikan penjualan seluruh waralaba GTA yang dikembangkan Rockstar Game, antara lain GTA III yang rilis 2001, GTA Vice City (2002), GTA San Andreas (2004), dan GTA IV (2008), untuk berbagai platform dan konsol telah mencapai 410 juta unit. Adapun versi GTA online, yang rilis di tahun yang sama dengan GTA V, punya tingkat rata-rata jumlah pemain yang stabil, 200.000 pemain setiap bulannya. Alur dan interaksi dalam permainan GTA 6 yang dipastikan brutal membuat peredaran gim ini berpotensi dilarang di sejumlah negara. Kendati demikian, data penjualan dan keuntungan yang mampu dihasilkan waralaba GTA seolah membutakan mata investor dari unsur kekerasan yang ada di setiap seri gim ini.
Berdasarkan data histori Nasdaq, sejak tampilan visual GTA 6 bocor di media sosial, harga saham Take-Two Interactive melonjak signifikan dari 133,81 USD per lembar pada 1 November 2023 menjadi 163,89 USD per lembar pada 13 Desember 2023. Sentimen utama yang membuat harga saham Take-Two Interactive melonjak pasca kepastian waktu rilis GTA 6 adalah profit bisnis yang dihasilkan dari seri pendahulunya.
Mengutip data Statistia, ongkos produksi dan pemasaran GTA V mencapai 265 juta USD. Dari penjualannya, gim ini menghasilkan pendapatan 7,7 miliar USD. Pakar industri memperkirakan GTA 6 akan menghasilkan 1 miliar USD dalam 24 jam pertama penjualan. Maka ekspektasi tinggi juga digantungkan para investor, baik institusi maupun ritel, karena potensi bisnis dari GTA. (Yoga)
Penyaluran Kredit Triwulan I-2024 Melambat
Memperbaiki Kehidupan Petani
Debat cawapres pada Minggu (21/1) malam membahas, antara lain, pangan dan pertanian. Sayang tak satu pun calon wakil presiden menggunakan data Sensus Pertanian 2023 Tahap I BPS. Sensus mengonfirmasi petani semakin menua, berkurang jumlahnya, dan menggurem. Sementara ada tuntutan mandiri pangan. Menurut Sensus Pertanian (SP) 2023-I, dipublikasi 15 Desember 2023, jumlah usaha tani perorangan (UTP) turun 7,45 % dibandingkan dengan 2013 menjadi 29.342.202 unit. Komoditas yang diusahakan sebagian besar tanaman pangan.
Fakta lain, jumlah rumah tangga usaha pertanian (RTUP) gurem bertambah 2,64 juta unit atau naik 18,54 %. RTUP gurem adalah rumah tangga yang menguasai 0,5 hektar atau kurang untuk lahan pertanian dan rumah tinggal. Proporsi RTUP gurem terhadap semua RTUP adalah mayoritas; 55,33 % (14,25 juta unit) pada 2013 dan 60,84 % (16,89 juta unit) pada 2023.
Pada saat bersamaan, lahan pertanian subur, terutama di Jawa, terus beralih fungsi. Perubahan iklim juga mengubah pola cuaca yang memengaruhi pertanian on farm. Indonesia dan banyak negara lain menghadapi masalah penyediaan pangan yang berhubungan dengan perubahan cepat akibat iklim, teknologi, sistem dan usaha agribisnis global di tatanan baru yang multipolar.
Meski demikian, terdapat banyak peluang meningkatkan ketahanan pangan sekaligus kesejahteraan petani. Intinya, petani perlu dipersiapkan dan dibantu. Infrastruktur harus terus dibangun dan ditingkatkan kualitasnya, baik fisik, sosial, maupun ekonomi. Infrastruktur fisik seperti jalan, irigasi, listrik, pasar, telekomunikasi, dan transportasi. Infrastruktur sosial berupa pendidikan, penyuluhan, dan pelatihan.
Infrastruktur ekonomi misalnya kredit, asuransi, jaminan pasar, dan harga. Pemerintah perlu menjamin harga terendah yang diterima petani untuk komoditas pangan penting dan strategis agar petani tertarik memproduksi. Dalam jangka pendek, petani perlu pelatihan dan penyuluhan mengenai dampak dan cara menangani perubahan iklim, pengenalan dan penyediaan teknologi modern, serta respons cepat terhadap pasar.
Pemerintah perlu menyediakan fasilitas serta layanan sarana dan produksi pertanian, seperti pupuk dan benih tepat waktu dan jumlah, serta pembiayaan dengan kredit murah. Insentif penting lain: harga yang baik dan stabil untuk kepastian berusaha. Dalam jangka panjang, sekolah khusus petani perlu ada untuk mengubah perilaku agar menjadi petani andal. Intinya, petani dibekali pengetahuan dasar, memahami usaha taninya hingga pasar. (Yoga)
Pengaduan Jasa Keuangan di YLKI Didominasi Masalah Pindar
Sepanjang 2019-2023, pengaduan terkait jasa keuangan, terutama pinjaman daring atau pindar, selalu berada di urutan atas pengaduan yang diterima oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia. Permasalahan pindar yang terus dan jamak dikeluhkan masih berkaitan dengan cara penagihan utang.
Kabid Pengaduan dan Hukum YLKI, Rio Priambodo, saat konferensi pers pengaduan sepanjang 2023, Selasa (23/1) di Jakarta, mengatakan, khusus tahun 2023, pengaduan pindar mencapai 128 pengaduan, membuat pengaduan pindar berada di urutan pertama. Lima besar permasalahan pindar yang diterima YLKI berturut-turut ialah cara penagihan utang, permohonan keringanan pembayaran yang susah, pembobolan/penipuan, penawaran produk terus-menerus dan tak meminjam, tapi ditagih.
”Pengaduan masalah pindar berkontribusi setengah dari total pengaduan jasa keuangan,” ujar Rio Priambodo. Pengaduan jasa keuangan lainnya berupa masalah layanan perbankan, uang elektronik, sewa guna usaha (leasing), asuransi, dan lembaga keuangan nonbank lainnya. Dari klasifikasi pelaku usaha pindar, YLKI menemukan 55 % pindar daring ilegal, 35 % legal, dan 10 % tidak teridentifikasi.
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi berpendapat, di negara lain, keberadaan pindar jauh dari keluhan masyarakat. Sementara di Indonesia, pindar yang semestinya bisa membantu inklusi keuangan malah cenderung problematik. Jika keluhan masalah layanan jasa pinjaman,terutama pindar, relatif tinggi, dia menduga ada persoalan pengawasan pemerintah pada operasionalisasi pindar yang tidak optimal. ”Dugaan lainnya adalah literasi (digital dan keuangan) masyarakat masih rendah,” kata Tulus. (Yoga)
Pangan yang Mandiri
Mandiri adalah tidak bergantung pada orang lain atau berdiri sendiri.
Kemandirian bisa berlaku pada banyak hal, termasuk dalam pengadaan pangan. Indonesia,
negara berpenduduk 270 juta jiwa, adalah konsumen beras nomor empat di dunia
dibawah China, India, dan Bangladesh. Mengutip data Departemen Pertanian AS (USDA),
rata-rata konsumsi beras Indonesia 35,367 juta ton per tahun pada periode
2020/2021 dan 2022/2023. Adapun rata-rata produksinya per tahun pada periode
2018/2019 hingga 2022/2023 sebanyak 34,36 juta ton. Produksi gabah kering giling,
menurut data BPS, masih terpusat di Jawa dan Sumatera.
Wilayah selain Jawa dan Sumatera yang memerlukan beras dalam jumlah
yang melampaui produksi daerah itu akan mendatangkan dari daerah lain. Ada
biaya transportasi dan logistik yang ditambahkan pada harga beras di daerah
tujuan. Ketergantungan Indonesia atas beras kadang tak sebanding dengan
produksi di dalam negeri. Produksi beras bisa terganggu luas panen padi yang
menyusut, kekeringan, dan kebanjiran. Di sisi lain, sebagian masyarakat
meninggalkan pangan lokal dan beralih ke beras sehingga menambah kebutuhan
beras di Indonesia. Situasi ini membuat beras kerap kali menjadi komoditas
penyumbang utama inflasi karena harganya yang naik.
Jalan pintas dan langkah cepat ditempuh pemerintah saat menghadapi
situasi itu. Seperti pada awal tahun ini, pemerintah menggulirkan stabilisasi
pasokan dan harga pangan serta menyalurkan bantuan beras. Cadangan beras
pemerintah juga diperkuat dengan cara segera menyerap gabah petani dan mempercepatimpor
beras. Tahun ini, pemerintah akan mengimpor 2 juta ton beras (Kompas, 23/1). Berdasarkan
data BPS, impor beras pada 2023 merupakan yang tertinggi dalam lima tahun
terakhir, yakni 3,062 juta ton. Adapun pada 2019-2022 tak sampai 500.000 ton
per tahun. Namun, impor tak menyejahterakan petani. Apalagi jika impor
dilakukan secara terus-menerus, yang bisa membuat kemandirian pangan kian jadi
angan-angan. (Yoga)
BLT Puso untuk Naikkan Produksi
Presiden Jokowi berjanji segera merealisasikan penyaluran
bantuan langsung tunai atau BLT puso bagi petani yang gagal panen di Jateng.
Presiden meminta agar bantuan tersebut segera digunakan untuk biaya tanam padi
agar dalam waktu tiga-empat bulan ke depan panen sehingga produksi padi
meningkat. Sehingga, Indonesia tak lagi bergantung pada impor beras. Apalagi,
kata Presiden, saat ini 22 negara di dunia masih mengerem untuk ekspor beras. ”Moga-moga
dalam waktu sangat dekat uangnya bisa segera diterima petani dan langsung bisa
dipakai untuk tandur, tanam, tandur, tanam, dan segera panen. Kalau sudah
panen, kita tidak usah banyak impor lagi dari negara lain,” ujar Presiden
Jokowi di Kabupaten Grobogan, Jateng, Selasa (23/1).
Bantuan yang akan diberikan, menurut rencana, sebesar Rp 8
juta per 1 hektar lahan pertanian. Setiap kelompok tani bisa menerima bantuan
gagal panen yang beragam, mulai dari Rp 122 juta, Rp 180 juta, hingga Rp 200
juta. Di Jateng, Presiden mencatat terdapat 16.000 hektar lahan yang terdampak
El Nino, banjir dan kekeringan panjang. Penerima bantuan puso kali ini adalah
petani dari Kabupaten Grobogan, Kudus, Jepara, Demak, dan Pati. Di sisi lain,
harga gabah di tingkat petani saat ini cukup menggembirakan. Tiga tahun lalu,
harga gabah masih berkisar Rp 4.200-Rp 4.300 per kg. ”Sekarang (harga gabah) Rp
7.800, Rp 7.600.” ucap Presiden. Pemerintah akan terus berupaya menjaga agar
harga gabah di tingkat petani seimbang dengan harga beras di tingkat konsumen.
Petani harus puas dengan harga gabah, sedangkan masyarakat tak terbebani ketika
membeli beras. (Yoga)
TRIS Bidik Pasar Menengah Atas
Gagasan Asuransi Emisi Karbon
Baru-baru ini Konferensi Iklim PBB (COP 28) di Dubai, berhasil mencapai kesepakatan “dana loss and damage” akibat perubahan iklim. Tujuannya mengompensasi dosa-dosa negara maju penghasil karbon ke negara berkembang dan miskin. Peluang ini harus dimanfaatkan Indonesia untuk pendanaan aksi iklim yang masif. Pasalnya, Indonesia menjadi salah satu dari sepuluh penghasil karbon terbanyak di dunia (Worldmeter, 2022) dan hanya mampu 34% dari APBN untuk mendanai atau sebesar Rp3.461 triliun (Thaird Biennial Report, 2021).
Hadirnya UU PPSK No. 4/2023 perihal omnibus law keuangan dan POJK No.14/2023 mengenai perdagangan karbon melalui bursa karbon pada Agustus 2023, juga menjadi alternatif pendanaan. Potensi perdagangan karbon diproyeksi mencapai Rp8.000 triliun dalam 5 tahun ke depan. Potensi ini didasari bahwa, Indonesia juga penyerap karbon terbesar yang mempunyai 3 juta hektare hutan mangrove yang tumbuh di sepanjang 95.000 km pantai Indonesia. Sebenarnya, dukungan dari sektor jasa keuangan baik dalam pendanaan dan manajemen risiko sudah dihadirkan oleh regulator.
Perusahaan asuransi selama ini juga penghasil emisi, yang berasal dari emisi tertanggung. Untuk menurunkannya, harus meningkatkan seleksi risiko hijau sehingga menjadi katalis. Sebagai salah satu teknik pengelolaan risiko, tak perlu disangsikan bahwa asuransi dapat berkontribusi pada tahap mitigasi risiko, pasca dan transisi perubahan iklim.
Setidaknya, ada empat peranan asuransi. Pertama, memberikan assesmen dengan bobot besar bagi perusahaan yang aktivitasnya sudah bergerak ke energi terbarukan. Kedua, memberikan insentif berupa diskon tarif apabila perusahaan sudah melaksanakan laporan berkelanjutan dan mempunyai unit karbon. Ketiga, asuransi dapat memberikan ganti rugi atas kelebihan emisi (offset) yang dihasilkan oleh perusahaan yang aktivitasnya tidak dapat menyerap atau bahkan menghasilkan karbon (pembeli) karena hal tak terduga. Keempat, menjamin risiko pengiriman kredit karbon bagi perusahaan yang tidak mengeluarkan emisi bahkan mampu menyerap karbon (penjual).
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









