;

TRIS Bidik Pasar Menengah Atas

TRIS Bidik Pasar Menengah Atas
Emiten sektor tekstil dan garmen, PT Trisula International Tbk (TRIS) menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang positif di tahun 2024. Hal ini tak lepas upaya perseroan yang fokus menghasilkan produk-produk dengan margin tinggi. Direktur Utama Trisula International, Widjaya Djohan mengatakan, perseroan menyiapkan sejumlah strategi untuk memacu kinerja tahun ini. Antara lain fokus meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat inovasi untuk menjangkau pasar menengah atas dengan terus mengikuti tren fesyen terkini. 

Namun, TRIS belum bisa memaparkan nilai pendapatan yang diincar tahun ini karena masih dalam perhitungan internal. "Rinciannya sedang dihitung dan akan disampaikan dalam RUPS tahunan berikutnya," ucapnya. Untuk itu, TRIS akan mengalokasikan sebagian anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini untuk membeli mesin baru. Hanya saja, ia Widjaya belum bisa merinci berapa anggaran capex yang disiapkan untuk kebutuhan tahun ini. 

Selain itu, Trisula Group memiliki jaringan distribusi sendiri, sehingga dapat terus mengikuti perkembangan permintaan pasar dengan keuntungan yang lebih maksimal. Widjaya mengungkapkan, peluang pasar di industri garmen dan tekstil masih sangat besar. Namun, peluang itu sangat dipengaruhi tantangan kondisi ekonomi global dan nasional. Selain itu, TRIS juga beradaptasi dengan kemajuan zaman, terutama di era digitalisasi. Dengan berkembangnya era tersebut, TRIS juga  mendaftarkan produknya di berbagai jaringan e-commerce, bahkan memiliki website sendiri yang bernama yukshopping.com. 

Di sisi lain, sejalan dengan membaiknya kondisi perekonomian, banyak pelanggan business to business (B2B) TRIS yang membutuhkan  produk. Widjaya menyatakan bahwa selama ini TRIS telah memiliki banyak pelanggan setia yang telah percaya dengan kualitas produk yang mereka hasilkan. Mengutip laporan keuangan kuartal III-2023, TRIS mencatatkan peningkatan penjualan 0,1% secara tahunan atau year and year (yoy) menjadi Rp 1,04 triliun. Pada saat sama, laba  bersih tumbuh 0,61% yoy menjadi Rp 28,07 miliar.
Tags :
#Umum #Korporasi
Download Aplikasi Labirin :