Pangan yang Mandiri
Mandiri adalah tidak bergantung pada orang lain atau berdiri sendiri.
Kemandirian bisa berlaku pada banyak hal, termasuk dalam pengadaan pangan. Indonesia,
negara berpenduduk 270 juta jiwa, adalah konsumen beras nomor empat di dunia
dibawah China, India, dan Bangladesh. Mengutip data Departemen Pertanian AS (USDA),
rata-rata konsumsi beras Indonesia 35,367 juta ton per tahun pada periode
2020/2021 dan 2022/2023. Adapun rata-rata produksinya per tahun pada periode
2018/2019 hingga 2022/2023 sebanyak 34,36 juta ton. Produksi gabah kering giling,
menurut data BPS, masih terpusat di Jawa dan Sumatera.
Wilayah selain Jawa dan Sumatera yang memerlukan beras dalam jumlah
yang melampaui produksi daerah itu akan mendatangkan dari daerah lain. Ada
biaya transportasi dan logistik yang ditambahkan pada harga beras di daerah
tujuan. Ketergantungan Indonesia atas beras kadang tak sebanding dengan
produksi di dalam negeri. Produksi beras bisa terganggu luas panen padi yang
menyusut, kekeringan, dan kebanjiran. Di sisi lain, sebagian masyarakat
meninggalkan pangan lokal dan beralih ke beras sehingga menambah kebutuhan
beras di Indonesia. Situasi ini membuat beras kerap kali menjadi komoditas
penyumbang utama inflasi karena harganya yang naik.
Jalan pintas dan langkah cepat ditempuh pemerintah saat menghadapi
situasi itu. Seperti pada awal tahun ini, pemerintah menggulirkan stabilisasi
pasokan dan harga pangan serta menyalurkan bantuan beras. Cadangan beras
pemerintah juga diperkuat dengan cara segera menyerap gabah petani dan mempercepatimpor
beras. Tahun ini, pemerintah akan mengimpor 2 juta ton beras (Kompas, 23/1). Berdasarkan
data BPS, impor beras pada 2023 merupakan yang tertinggi dalam lima tahun
terakhir, yakni 3,062 juta ton. Adapun pada 2019-2022 tak sampai 500.000 ton
per tahun. Namun, impor tak menyejahterakan petani. Apalagi jika impor
dilakukan secara terus-menerus, yang bisa membuat kemandirian pangan kian jadi
angan-angan. (Yoga)
Postingan Terkait
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Bulog Ajukan Tambahan Modal Rp 6 Triliun
Politik Pangan Indonesia Picu Optimisme
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023