Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10118 )Anak Muda Bertahan, Bulan ke Bulan
Konsultan keuangan dan pendiri Mind Money Balance, Lindsay
Bryan-Podvin, mengatakan, milenial dan gen Z menghadapi banyak persoalan ekonomi,
mulai dari krisis kemampuan membeli rumah, utang pinjaman sekolah atau kuliah,
hingga tingginya biaya pengasuhan anak. Kondisi ini membuat mereka tidak mudah
memasuki kehidupan finansial orang dewasa. Impian menjadi kaya di kalangan mereka
pun menguat. ”Gaya hidup kelas menengah terasa di luar jangkauan. Padahal,
setiap hari mereka dicekoki cerita dan gambaran di media sosial yang menunjukkan
orang yang lebih kaya tampak lebih bahagia,” kata Bryan-Podvin. Untuk bisa hidup
lebih kaya, gen Z menginginkan gaji lebih tinggi. Survei terbaru Redfield and
Wilton Strategies menyebutkan, di AS, gen Z menilai gaji tahunan sebesar 74.000
USD atau Rp 1,2 miliar tidak masuk dalam kelompok kelas menengah.
Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, rata-rata kekayaan
bersih gen Z adalah yang terendah. Menurut Bank Sentral AS, individu di bawah
usia 35 tahun memiliki kekayaan bersih rata-rata 39.000 USD. Tidak hanya
kekayaan bersih mereka lebih rendah, gaji rata-rata gen Z juga lebih rendah
ketimbang generasi lain sehingga sulit untuk menyewa apartemen, membeli mobil, atau
sekadar makan enak. Menurut survei American Staffing Association dan Harris
Poll terhadap 2.000 orang dewasa AS, pekan lalu, 66 % karyawan berusia 18-27
tahun berniat meminta kenaikan gaji tahun ini. Mereka khawatir gaji mereka tak
bisa mengimbangi inflasi. Generasi milenial dan gen Z mengaku harus hidup dari
gaji ke gaji karena gaji mereka habis untuk membayar tagihan dan belanja
kebutuhan primer.
Banyak yang mengaku berada dalam situasi seperti itu karena
harus membiayai anggota keluarga lainnya dan memiliki utang yang besar.
Sebenarnya mereka ingin berinvestasi, tetapi masalahnya tidak ada sisa uang
untuk berinvestasi. Survei perusahaan konsultan Deloitte pada 2023 terhadap
22.000 milenial dan gen Z di seluruh dunia menemukan makin banyak anak muda mencari
kerja sampingan demi menambah penghasilan. Untuk menghemat uang, anak muda di
AS mulai banyak yang memilih menyimpan dan bertransaksi dengan uang tunai.
Alasannya, memegang uang tunai lebih mudah dikendalikan ketimbang bertransaksi
melalui e-wallet di ponsel. Cara bersiasat lain adalah sejumlah anak muda
memilih tinggal bersama orangtua mereka. Bahkan, menurut BBC, 25 Januari 2024,
mengutip laporan PewResearch, menyebutkan, anak muda usia 18-34 tahun mengaku
masih dibantu orangtua untuk membayar kebutuhan, seperti uang pulsa ponsel,
tagihan internet, bahkan kebutuhan sehari-hari. (Yoga)
Warga Palestina Terpaksa Konsumsi Pakan Ternak
Bencana kelaparan menyiksa warga Palestina di Jalur Gaza.
Kepungan militer Israel membuat truk-truk pengangkut bantuan sosial yang menyeberang
dari Mesir lamban datang. Tiadanya bantuan makanan membuat warga Palestina
terpaksa mengonsumsi pakan ternak untuk bertahan hidup. Namun, setelah
berhari-hari bertahan hidup dengan mengonsumsi pakan ternak, kini pilihan itu
pun menipis. Abu Qussay Abu Nasser, warga Gaza, terpaksa mencari-cari tanaman panirak
(Malva sylvestris) yang biasanya tumbuh liar di padang rumput ataupun di pinggir
jalan. Tanaman berbunga ungu ini aman diolah untuk makan meskipun selama ini
masyarakat tidak menganggapnya sebagai sumber pangan.
”Panirak sekarang sudah jarang sekali. Banyak orang
memetiknya saking tidak ada makanan,” kataAbu Nasser kepada kantor berita
Turki, Anadolu, Jumat (1/3). Panirak bukan pilihan pertama Abu Nasser.
Sebelumnya, ia pergi ke pasar di Jabaliyya untuk mencari jagung kering dan
jelai sisa. Biasanya, biji-bijian ini dipakai untuk pakan ternak. Ketika tiba
di pasar, pakan ternak sekalipun sudah habis terjual. Di beberapa wilayah,
warga mengeluhkan harga pakan ternak yang melejit. Satu karung 3 kg dibanderol
dengan harga 60-80 shekel atau Rp 3 juta. Padahal, warga Gaza sudah serba
kekurangan sejak Israel melakukan invasi per Oktober 2023. ”Kemarin, kami sekeluarga
masing-masing hanya memakan sebutir kurma. Saya harus mencari makanan,
anak-anak menangis kelaparan,” kata Abu Nasser.
Data Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (UNOCHA)
memperlihatkan, sedikitnya 576.000 warga Gaza, seperempat dari total populasi
di enklave tersebut, tinggal satu tahap masuk kategori kelaparan. Sejumlah
tenaga medis menuturkan, banyak pasien anak di rumah-rumah sakit sekarat dan
meninggal akibat malanutrisi dan dehidrasi. Bantuan untuk warga Gaza pun lamban
bergulir. ”Segala sistem layanan masyarakat di Gaza sudah ambruk,” kata Jubir
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Christian Lindmeier. Ia menjelaskan, anak-anak
berumur 6-59 bulan menderita kelaparan akut. Angka kelaparan mereka 16,2 %.
Padahal, WHO menetapkan ambang batas bahaya kelaparan tertinggi di dunia adalah
15 %. (Yoga)
Anggaran Subsidi Listrik 2024 Tetap Rp 73,58 T
Optimalisasi Energi Panas Bumi
Panas bumi atau geotermal menjadi salah satu tumpuan energi masa depan. Di Indonesia, pemanfaatan energi geotermal yang dikenal ramah lingkungan sudah dilakukan sejak 42 tahun lalu, tepatnya sejak Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang beroperasi. Rentang waktu yang cukup panjang ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki kemampuan dalam mengembangkan geotermal. Selain itu, ditilik dari sisi geografis, Indonesia berada di jalur cincin api Pasifik. Posisi ini membuat potensi geotermal Indonesia makin tak terbendung. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sumber daya energi geotermal di Indonesia diproyeksikan mencapai 29,5 Giga Watt electrical (GWe) yang terdiri atas resources sebesar 11.073 megawatt (MW) dan cadangan sebesar 17.453 MW. Sayangnya, pemanfaatan geotermal masih belum optimal karena jumlah PLTP yang menjadi objek vital nasional masih terbatas.
Kendala kualitas data eksplorasi yang masih rendah, dan bahkan belum sampai pada penyampaian data pengeboran membuat investor kurang tertarik berinvestasi karena kesulitan mendapatkan kepastian cadangan energi ini di satu titik dari perut bumi.
Kondisi ini membuat investor panas bumi mendesak adanya penguatan kualitas data ditambah dengan dukungan pemerintah dalam bidang eksplorasi. Hal ini meliputi drilling insurance, cost-sharing dan implementasi geothermal fund.
Salah satu alasannya karena masih diperlukan strategi dan teknologi pembangkit listrik yang tepat untuk pengembangannya, metode survei yang tepat untuk eksplorasi, dan penyusunan harga tarif listrik untuk temperatur sedang hingga rendah. Menyadari bahwa investasi pengembangan geotermal begitu mendesak, pemerintah berupaya mengatasinya dengan menyiapkan serangkaian kebijakan pengembangan panas bumi. Salah satu yang paling penting adalah mengatur klaster ekonomi di sejumlah daerah di kawasan Indonesia Timur guna menambah pengembangan PLTP.
Selain masalah investasi, memunculkan kesadaran para pemangku kepentingan bahwa potensi panas bumi di Indonesia perlu diikuti dengan sinergi dari hulu hingga hilir menjadi pekerjaan rumah yang tak pernah usai.
MK Tak Meniadakan Ambang Batas Parlemen
Optimisme Investor ke IKN Meningkat Pascapemilu
Ruth Gottesman ”Malaikat” bagi Banyak Mahasiswa
Pekan ini, sivitas akademika Fakultas Kedokteran Albert
Einstein Universitas Yeshiva, New York, AS, dikejutkan kabar gembira. Mereka
mendapat sumbangan 1 miliar USD sehingga semua mahasiswa bisa kuliah gratis.
Bahkan, uang itu juga dapat dipakai untuk membiayai mahasiswa baru di
tahun-tahun mendatang. Penyumbangnya datang dari lingkungan kampus itu sendiri,
yaitu Ruth Gottesman, pensiunan dosen Fakultas Kedokteran Albert Einstein
(AECOM) yang kini mengabdi di dewan pembina yayasan. Uang yang ia sedekahkan adalah
warisan suaminya, David Gottesman, salah satu investor di firma Berkshire Hathaway
sekaligus mitra kerja miliarder Warren Buffett, yang meninggal pada 2022 dalam
usia 96 tahun. Sebelum berpulang, David berkata kepada istrinya untuk menggunakan
harta warisan sesukanya.
Gottesman sendiri tidak menyangka warisan suaminya sebesar
itu. Mereka memang hidup berkecukupan, tetapi tidak mewah. Ia pun memutuskan menyumbangkan
warisan itu kepada AECOM. Apalagi, ketiga anak pasangan Gottesman sudah dewasa
dan memiliki karier masing-masing. ”Hal yang langsung tebersit di pikiran saya
adalah para mahasiswa di AECOM dan berbagai persoalan keuangan mereka sehingga
kesusahan membiayai kuliah,” tutur Gottesman, dikutip oleh surat kabar lokal
Baltimore Sun edisi 27 Februari 2024. Menurut keterangan pers AECOM, biaya
kuliah di kampus itu adalah 60.000 USD per tahun. Umumnya, alumni fakultas kedokteran itu harus
menanggung utang pinjaman kuliah 200.000 USD yang memberatkan mereka dalam
mencari pekerjaan dan kesejahteraan. Beban itu harus dicicil selama
bertahun-tahun bekerja sehingga para dokter dan tenaga kesehatan tidak bisa menabung.
Kepada surat kabar The New York Times edisi 26 Februari 2024,
Gottesman menjelaskan pentingnya sumbangan itu. Berada di Bronx, distrik
termiskin New York, AECOM dikelilingi oleh kelompok rentan. Di samping miskin,
warga sekitar mayoritas berasal dari kelompok etnis minoritas. Akan tetapi, ada
banyak anak pintar berasal dari Bronx. ”Mereka memiliki kemampuan otak dan
karakter yang layak untuk menjadi dokter. Satu-satunya masalah yang merintangi
adalah biaya. Kita harus menanggulanginya karena kita membutuhkan dokter dari
berbagai latar belakang etnis dan agama guna memperkaya layanan kesehatan di
negara ini,” ujarnya. Gottesman yang menolak program beasiswa atau gedung dengan
nama dia ataupun suaminya adalah “Malaikat” bai banyak mahasiswa yang terbantu
oleh kedermawanannya. (Yoga)
Memanfaatkan Lembaga Pembiayaan secara Produktif
Lembaga pembiayaan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara
produktif dengan kegunaan, antara lain: 1. Memberikan alternatif pendanaan,
dimana Lembaga pembiayaan dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang
membutuhkan dana untuk pengembangan usaha, pengadaan aset, dan keperluan lainnya
sebagai alternatif pendanaan lain selain bank dengan proses yang mudah dan cepat.
2. Membantu pengembangan bisnis. Selain sebagai sumber pendanaan, beberapa
lembaga pembiayaan juga mengadakan pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha
untuk meningkatkan kapasitas produksi dan ekspansi usahanya.
Tips dan trik memilih lembaga pembiayaan Sebelum memilih
produk dan layanan lembaga pembiayaan, antara lain: 1. Cek legalitas perusahaan
pembiayaan yang digunakan Pastikan memilih lembaga pembiayaan yang sudah terdaftar
dan diawasi oleh OJK. 2. Perhatikan tingkat bunga pinjaman. Cari informasi dan
bandingkan tingkat bunga yang ditawarkan berbagai lembaga pembiayaan agar memperoleh
suku bunga yang kompetitif. 3. Pastikan jumlah pinjaman sesuai kemampuan bayar.
4. Pinjam untuk kebutuhan produktif, seperti pengembangan usaha. 5. Pahami
syarat dan ketentuan sebelum menandatangani dokumen perjanjian pembiayaan. (Yoga)
Saatnya Pesiar Bersama Kapal Pelni
Pintu ditutup, lampu utama dipadamkan. Mirwan (38) bersama istrinya, Nadya (35), mengambil tempat duduk di deretan belakang teater mini KM Kelud yang sedang berlayar dari Medan, Sumut, menuju Batam, Kepri, Selasa (27/2) malam. ”Tempat duduknya nyaman, gambarnya terang, dan soundnya juga jelas. Rasanya seperti menonton di bioskop XXI,” kata Mirwan. Dengan suhu 16 derajat Celsius, di dek bawah yang ”minim” goyangan gelombang, bioskop mini itu terasa nyaman. Dengan membayar Rp 15.000 per orang, kenyamanan itu membunuh rasa jenuh yang muncul di sela-sela pelayaran selama 26 jam. Ini kali ketiga pasangan itu menumpang KM Kelud. Sejak pengalaman pertama berlayar dengan kapal Pelni, mereka merasa nyaman. Tak hanya bioskop, ada fasiltas tambahan lain, seperti minimarket dan kafe, harga tiketnya pun kompetitif. Harga tiket kamar kelas satu KM Kelud yang mereka pakai Rp 749.000 per orang. Sedikit berbeda dengan tiket pesawat Medan-Batam di Rp 1 juta.
Meskipun waktu tempuh menggunakan pesawat jauh lebih pendek, ada kemewahan yang didapat apabila berlayar, yakni menghabiskan waktu berduaan di kapal. ”Bonus”nya pun istimewa, antara lain, menyaksikan matahari terbenam dan berkenalan dengan sesama penumpang. ”Serasa seperti di kapal pesiar,” ujar Mirwan. Pembenahan fasilitas dan pelayanan di KM Kelud merupakan bagian transformasi PT Pelni sebagai operator kapal penumpang milik negara. KM Kelud menjadi kapal pertama yang didandani. Dindingnya dicat sesuai warna logo baru. Bagian dalam kapal juga ditata ulang, seperti dapur, kamar mandi dan toilet, serta bioskop. Beberapa fasilitas baru dihadirkan, seperti minimarket, tempat ngopi, dan Wi-Fi. Kamar tidur kelas satu dilengkapi air panas serta makanan dan minuman ringan. Kamar bersih dan wangi. Setiap penumpang mendapat makan tiga kali sehari yang dipilih sendiri dengan berbagai lauk, di ruang makan yang bisa menampung hingga 1.000 orang. (Yoga)
Agar ”Live Shopping” Bisa Sukses
Praktik berjualan melalui siaran langsung yang dipandu pembawa
acara atau pemengaruh di platform daring atau live shopping telah menjadi tren
di pasar digital. Di balik ramainya kisah sukses live shopping, pelaku UMKM
masih banyak yang gagal. Edho Zell, pendiri Social Bread, perusahaan yang menghubungkan
kreator konten dan UMKM untuk mengelola online engagement terhadap pelanggan,
mengungkapkan pandangan itu saat ditemui di sela-sela peresmian Ruang Kreasi by
OCBC di Pasar Modern Intermoda Cisauk, BSD, Tangerang, Banten, Jumat (1/3). ”Kesalahan
utama adalah meremehkan live shopping.Pebisnis yang di dalamnya termasuk UMKM,
berpikir bahwa live shopping itu mudah karena tinggal pencet tombol. Padahal,
live shopping sebenarnya kompleks,” ujar Edho. Ibaratnya semua orang bisa dan
jago memasak, tetapi tidak semua masakan bisa dijual begitu saja, kemudian lalu
laku keras di pasaran.
Edho, yang juga berprofesi sebagai pemengaruh itu, lantas memberikan
setidaknya delapan saran agar live shopping yang dijalankan UMKM dapat optimal.
Pertama, UMKM harus membangun dulu pengikut (followers) di media sosial sejak
awal membuka bisnis dengan cara rajin membuat konten, agar jumlah followers di
atas 1.000 supaya live shopping bisa dimulai, bagi UMKM yang mau menjalankan
live shopping secara organik alias tanpa pasang iklan. Kedua, setelah mulai live
shopping, pemandu acara dari perwakilan UMKM harus memperhatikan hal-hal teknis
yang mendukung suasana berjualan, seperti teknik pencahayaan dan sinyal
internet yang kencang. Ketiga, produk yang dijual harus diutamakan muncul di depan
dibandingkan pemandu acara. Keempat, utamakan rutin melihat komentar penonton
yang muncul di layar. Kelima, pemandu acara harus banyak menyapa penonton,
bahkan sejak memulai siaran. Jika ada penonton baru bergabung, pemandu acara sebaiknya
menyapa mereka.
Keenam, menjelaskan produk, dimulai dari bahan baku ataupun
kandungan dalam produk. Ketujuh, menambahkan pemaparan manfaat produk. Terakhir,
pemandu acara harus tahan berbicara dalam waktu lama. Sebab, platform media
sosial, seperti Tiktok, akan memberi peringatan jika pemandu acara tengah jeda
bicara dan ini berpengaruh pada reputasi jenama yang bersangkutan. Oleh karena
itu, penting untuk memilih pemandu acara yang jago cuap-cuap marketing di depan
layar. ”Minimal dua jam durasi live shopping dilakukan setiap harinya untuk
membangun kehadiran jenama secara daring,” kata Edho, apalagi kini platform
lokapasar menyediakan pula fasilitas live shopping bagi UMKM. Bagi UMKM yang
sudah matang, fasilitas itu cocok karena dipastikan mendatangkan pembeli yang
benar-benar mau membeli. Sementara bagi UMKM baru, platform media sosial,
terutama Tiktok, dapat dipakai secara optimal untuk menggaet calon pelanggan. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









