;

Saatnya Pesiar Bersama Kapal Pelni

Ekonomi Yoga 02 Mar 2024 Kompas
Saatnya Pesiar Bersama Kapal Pelni

Pintu ditutup, lampu utama dipadamkan. Mirwan (38) bersama istrinya, Nadya (35), mengambil tempat duduk di deretan belakang teater mini KM Kelud yang sedang berlayar dari Medan, Sumut, menuju Batam, Kepri, Selasa (27/2) malam. ”Tempat duduknya nyaman, gambarnya terang, dan soundnya juga jelas. Rasanya seperti menonton di bioskop XXI,” kata Mirwan. Dengan suhu 16 derajat Celsius, di dek bawah yang ”minim” goyangan gelombang, bioskop mini itu terasa nyaman. Dengan membayar Rp 15.000 per orang, kenyamanan itu membunuh rasa jenuh yang muncul di sela-sela pelayaran selama 26 jam. Ini kali ketiga pasangan itu menumpang KM Kelud. Sejak pengalaman pertama berlayar dengan kapal Pelni, mereka merasa nyaman. Tak hanya bioskop, ada fasiltas tambahan lain, seperti minimarket dan kafe, harga tiketnya pun kompetitif. Harga tiket kamar kelas satu KM Kelud yang mereka pakai Rp 749.000 per orang. Sedikit berbeda dengan tiket pesawat Medan-Batam di Rp 1 juta.

Meskipun waktu tempuh menggunakan pesawat jauh lebih pendek, ada kemewahan yang didapat apabila berlayar, yakni menghabiskan waktu berduaan di kapal. ”Bonus”nya pun istimewa, antara lain, menyaksikan matahari terbenam dan berkenalan dengan sesama penumpang. ”Serasa seperti di kapal pesiar,” ujar Mirwan. Pembenahan fasilitas dan pelayanan di KM Kelud merupakan bagian  transformasi PT Pelni sebagai operator kapal penumpang milik negara. KM Kelud menjadi kapal pertama yang didandani. Dindingnya dicat sesuai warna logo baru. Bagian dalam kapal juga ditata ulang, seperti dapur, kamar mandi dan toilet, serta bioskop. Beberapa fasilitas baru dihadirkan, seperti minimarket, tempat ngopi, dan Wi-Fi. Kamar tidur kelas satu dilengkapi air panas serta makanan dan minuman ringan. Kamar bersih dan wangi. Setiap penumpang mendapat makan tiga kali sehari yang dipilih sendiri dengan berbagai lauk, di ruang makan yang bisa menampung hingga 1.000 orang. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :